Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Berita Umum Menyangkut Kereta Api
Kereta Super Cepat, Jepang Ogah Terganggu Pemilu

TEMPO.CO , Jakarta: Lucky Eko Wuryanto, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mengatakan, pembangunan kereta api super cepat (High Speed Railway Project) Jakarta-Surabaya akan dimulai dengan pembangunan jalur Jakarta-Bandung."Yang akan disasar tahap pertama Jakarta-Bandung karena melihat pengalaman di Jepang, yang pasarnya paling besar dahulu," kata Lucky di Jakarta, Selasa, 28 Januari 2014.Ia mengatakan, berdasarkan pembicaraan Indonesia dengan Jepang, pihak Jepang meminta komitmen pemerintah Indonesia berkaitan dengan pemilihan umum yang akan dilaksanakan 2014 ini. "Kebetulan kami mengadakan studi kelayakan pada saat tahun pergantian pemerintahan. Studi ini kan mahal sekali, jadi mereka menginginkan kepastian," kata Lucky Eko.Ia mengatakan pihak Jepang membutuhkan komitmen mengenai upaya pengadaan lahan dan penugasan BUMN. "Komitmen-komitmen itu harus dipenuhi selama masafeasability study," kata dia. (Baca pula:Jepang Hibah Rp 70 T buat Kereta Supercepat di RI).Pada tahap kedua studi kelayakan akan dipastikan mengenai biaya dan komitmen pemerintahan baru. "Mungkin belum bisa kami jawab sekarang, tetapi untuk sampai Maret atau Januari tahun depan, yang paling penting adalah kami bisa menyajikan kenapa kita membutuhkan High Speed Railway seperti ini," kata Lucky.Menurutnya, pembangunan ini akan menguntungkan dari sisi lingkungan, energi, maupun konektivitas. Apalagi kalau hendak mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan raya. Namun, dia mengatakan keputusan lebih strategis tetap menunggu pemerintahan selanjutnya.Kereta super cepat akan dibangun sepanjang 133 kilometer dari Jakarta menuju Bandung. Pembangunan ini dimulai dengan studi kelayakan yang dilakukan oleh konsultan Jepang selama 2 tahun. Proses studi kelayakan melalui dua tahap dengan biaya US$ 15 juta menggunakan dana hibah pemerintah Jepang. 
Sumber: http://m.tempo.co/read/news/2014/01/29/0...ggu-Pemilu

Marak banget gan berita tentang kereta supercepat jakarta bandung ini.. Xie Xie
Reply
asalkan tidak jadi wacana :p

[Image: hira148591.gif]
"Memburu kereta api keseluruh nusantara."
Facebook : https://www.facebook.com/spoor.hunter
Reply
(29-01-2014, 10:27 AM)Rail_Ram Wrote: Kereta Super Cepat, Jepang Ogah Terganggu Pemilu

TEMPO.CO , Jakarta: Lucky Eko Wuryanto, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mengatakan, pembangunan kereta api super cepat (High Speed Railway Project) Jakarta-Surabaya akan dimulai dengan pembangunan jalur Jakarta-Bandung."Yang akan disasar tahap pertama Jakarta-Bandung karena melihat pengalaman di Jepang, yang pasarnya paling besar dahulu," kata Lucky di Jakarta, Selasa, 28 Januari 2014.Ia mengatakan, berdasarkan pembicaraan Indonesia dengan Jepang, pihak Jepang meminta komitmen pemerintah Indonesia berkaitan dengan pemilihan umum yang akan dilaksanakan 2014 ini. "Kebetulan kami mengadakan studi kelayakan pada saat tahun pergantian pemerintahan. Studi ini kan mahal sekali, jadi mereka menginginkan kepastian," kata Lucky Eko.Ia mengatakan pihak Jepang membutuhkan komitmen mengenai upaya pengadaan lahan dan penugasan BUMN. "Komitmen-komitmen itu harus dipenuhi selama masafeasability study," kata dia. (Baca pula:Jepang Hibah Rp 70 T buat Kereta Supercepat di RI).Pada tahap kedua studi kelayakan akan dipastikan mengenai biaya dan komitmen pemerintahan baru. "Mungkin belum bisa kami jawab sekarang, tetapi untuk sampai Maret atau Januari tahun depan, yang paling penting adalah kami bisa menyajikan kenapa kita membutuhkan High Speed Railway seperti ini," kata Lucky.Menurutnya, pembangunan ini akan menguntungkan dari sisi lingkungan, energi, maupun konektivitas. Apalagi kalau hendak mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan raya. Namun, dia mengatakan keputusan lebih strategis tetap menunggu pemerintahan selanjutnya.Kereta super cepat akan dibangun sepanjang 133 kilometer dari Jakarta menuju Bandung. Pembangunan ini dimulai dengan studi kelayakan yang dilakukan oleh konsultan Jepang selama 2 tahun. Proses studi kelayakan melalui dua tahap dengan biaya US$ 15 juta menggunakan dana hibah pemerintah Jepang. 
Sumber: http://m.tempo.co/read/news/2014/01/29/0...ggu-Pemilu

Marak banget gan berita tentang kereta supercepat jakarta bandung ini.. Xie Xie

harga tiketnya berapa tuh ???
asal sama kayak gopar si gak apa2 !!! Playboy
Reply
(29-01-2014, 03:12 PM)rfsampingan Wrote: harga tiketnya berapa tuh ???
asal sama kayak gopar si gak apa2 !!! Playboy

Harganya kemungkinan si 200rb gan.. Grin Grin

Dahlan: Kereta Supercepat Sudah Sangat Mendesak

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri BUMN Dahlan Iskan menilai sudah saatnya Indonesia, khususnya Pulau Jawa, memiliki kereta api supercepat. Yaitu seperti yang dioperasikan di negara-negara maju semisal Jepang, Cina dan Prancis."Realisasi pengoperasian kereta api supercepat sudah sangat mendesak. Karena Pulau Jawa membutuhkan alat transportasi darat yang handal dan mengangkut dalam jumlah besar," kata di Jakarta, Rabu (29/1).Menurut Dahlan, perlunya percepatan pengadaan kereta supercepat tersebut dapat mengatasi masalah kemacetan. Selain itu, akan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut."Tidak perlu secepat Shinkansen (kereta api cepat Jepang). Cukup 100 km per jam saja sudah sangat bagus. Pokoknya harus lebih cepat dari yang sekarang," ujarnya.Saat ini, katanya, kecepatan tempuh kereta api Jakarta-Surabaya masih sekitar lima jam. Jika dengan kereta api supercepat bisa ditempuh dengan hanya sekitar dua jam.Pemerintah saat ini sedang merencanakan pembangunan kereta supercepat Jakarta-Surabaya.Investasi yang dibutuhkan untuk pembangunan proyek tersebut diperkirakan mencapai Rp 60 triliun sampai Rp70 triliun yang bersumber dari dana hibah pemerintah Jepang.Saat ini proyek tersebut sedang memasuki tahap penyelesaian studi kelayakan. Alternatif rute yang masih dalam pembahasan yaitu Jakarta-Cirebon-Semarang- Surabaya, Jakarta-Bandung-Cirebon-Semarang-Surabaya, dan rute Jakarta-Cikarang-Bandung-Cirebon-Semarang-Surabaya.Menurut Dahlan, saat ini teknologi kereta supercepat hingga di atas 300 km per jam. Sehingga waktu tempuh antara Jakarta dan Surabaya hanya sekitar 2,5 jam."Tetapi Cina, saat ini menjadi negara dengan kereta api tercepat di dunia. Mereka terus melakukan inovasi, dan tidak lagi mengembangkan kereta api cepat jarak dekat, tapi sudah kereta jarak jauh ribuan kilometer," ujarnya.Ia menggambarkan, kereta api rute Beijing-Shanghai dengan jarak sekitar tiga ribu kilometer bisa ditempuh dalam waktu sekitar 4-5 jam. Atau setara dengan Jakarta-Medan.
Sumber: http://m.republika.co.id/berita/nasional...t-mendesak
Reply
Banjir dan Longsor Melanda, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Siapkan KA Khusus

Metrotvnews.com, Surabaya,Musim hujan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 8 Surabaya menyiapkan Alat Material untuk Siaga (Amus) untuk antisipasi bencana banjir dan tanah longsor yang bisa mengganggu perjalanan kereta api.    "Selama ini perjalanan masih lancar hanya terganggu di wilayah Pantura, namun sudah kita siapkan Amus agar sewaktu waktu bisa dimanfaatkan," kata Manager Humas PT Kereta Api (PT KA) Daerah Operasional 8 Surabaya Sri Winarto di Surabaya, Rabu (29/1).    Menurutnya, Amus tersebut yang disiapkan terdiri dari balas kricak atau pecahan batu kecil, bantalan rel, dan leger jembatan atau jembatan darurat.   
Sumber: http://m.metrotvnews.com/read/news/2014/...-KA-Khusus
Reply
Wah, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) baru gemar meluncurkan kereta jarak pendek.
RF RINALDI, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Mar 2011.
Reply
Wesel di Stasiun Bogor sudah normal

Bogor (ANTARA News) - Wesel atau alat pemindah jalur di stasiun Bogor telah beroperasi normal setelah  sempat tidak dapat digerakan secara otomatis sehingga menyebabkan keterlambatan perjalanan KRL Commuter Line dari dan menuju Stasiun Bogor."Sudah normal sekitar pukul 06.50 WIB tadi," kata Wakil Kepala Stasiun Bogor Farid kepada ANTARA News, di Bogor, Kamis.Farid mengatakan wesel atau alat pemindah jalur yang mengalami gangguan ada di perlintasan Pasar Anyar di dekat Stasiun Bogor.Wesel tiba-tiba tidak dapat digerakan secara otomatis sehingga pihak Stasiun Bogor harus menggerakkannya secara manual."Namanya peralatan, kalau kena panas atau hujan. Padahal sudah sering dirawat," kata dia.Gangguan wesel di stasiun Bogor terjadi menyebabkan sejumlah pemberangkatan KRL relasi Jakarta Kota dan Jatinegara tertahan di Stasiun Bogor pada pukul 6.12 WIB tadi.
Sumber:
http://m.antaranews.com/berita/416659/we...dah-normal
Reply
(30-01-2014, 03:17 PM)Rail_Ram Wrote: Wesel di Stasiun Bogor sudah normal

Bogor (ANTARA News) - Wesel atau alat pemindah jalur di stasiun Bogor telah beroperasi normal setelah  sempat tidak dapat digerakan secara otomatis sehingga menyebabkan keterlambatan perjalanan KRL Commuter Line dari dan menuju Stasiun Bogor."Sudah normal sekitar pukul 06.50 WIB tadi," kata Wakil Kepala Stasiun Bogor Farid kepada ANTARA News, di Bogor, Kamis.Farid mengatakan wesel atau alat pemindah jalur yang mengalami gangguan ada di perlintasan Pasar Anyar di dekat Stasiun Bogor.Wesel tiba-tiba tidak dapat digerakan secara otomatis sehingga pihak Stasiun Bogor harus menggerakkannya secara manual."Namanya peralatan, kalau kena panas atau hujan. Padahal sudah sering dirawat," kata dia.Gangguan wesel di stasiun Bogor terjadi menyebabkan sejumlah pemberangkatan KRL relasi Jakarta Kota dan Jatinegara tertahan di Stasiun Bogor pada pukul 6.12 WIB tadi.
Sumber:
http://m.antaranews.com/berita/416659/we...dah-normal

owh, ini toh penyebab perka tadi pagi kacau balau.
krl yang saya naiki, KRL 455.
pemberangkatan bogor seharusnya 06.36.
tapi molor dan kanget, baru bisa jalan pukul:


[spoiler]
07.15[/spoiler]

ngaret banget broh. bikin Apppppaaaaa!!!
Reply
Ini Membahayakan, Jarak Peron dengan Rel di Stasiun Duri Terlalu Dekat

Jakarta - Stasiun Duri, merupakan stasiun yang berada di ujung rute perjalanan kereta KRL Jakarta-Tangerang. Namun banyak penumpang yang ketika menunggu kereta di stasiun ini, bisa terancam bahaya. Kenapa?Pembaca detikcom Ahmad Saefurrohman, mengkisahkan penumpang yang berjejalan di saat jam sibuk selalu ditempatkan di jalur empat. Di tempat itu, penumpang menunggu kereta api datang."Padahal peron jalur empat sangat sempit dan rendah," ujar Ahmad, Kamis (30/1/2014).Peron yang sangat rendah itu, kata Ahmad, membuat penumpang mendapatkan hambatan besar untuk bisa naik. Namun persoalan tak hanya selesai sampai di situ saja."Posisi peron empat yang sangat sempit tersebut juga sangat berbahaya mengingat kereta yang lewat di jalur tiga berdekatan dengan calon penumpang yang berdiri berdesakan di peron empat," ujar Ahmad.Bahkan menurut Ahmad, dalam kondisi tertentu, calon penumpang di peron empat harus berdiri di jalur rel tiga. Ahmad berharap peron empat dilebarkan dan ditinggikan."Minimal keseleo, kepeleset dan jatuh tertimpa sesama penumpang yang berebut sudah sering terjadi," ujar Ahmad
Sumber: http://m.detik.com/news/read/2014/01/30/...at?9911012
Reply
Industri didorong gunakan KA untuk angkut barang ekspor

Bandung (ANTARA News) - Asosiasi Pengusaha Indonesia atau Apindo, dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia atau Hipmi Jawa Barat mendorong kalangan industri memanfaatkan kereta api dalam mengangkut barang yang akan diekspor."Jalur angkutan jalan raya sudah semakin padat, bahkan banyak kendala akibat jumlah kendaraan yang semakin meningkat. Maka kami mendorong agar industri menggunakan angkutan KA untuk mengangkut barang ekspor," kata Ketua Apindo Jabar Deddy Wijaya pada Rakerda BPC HIPMI Kota Bandung, Kamis.Menurut Deddy, bila ke depan masih mengandalkan angkutan jalan raya, maka biaya operasional khususnya untuk angkutan bisa lebih membengkak."Biaya angkutan saat ini bisa mencapai 30 persen, terlebih bila terjadi hambatan seperti macet atau tercegat banjir bisa lebih tinggi lagi. Sedangkan jalur KA relatif lebih lancar dan sampai ke pelabuhan," kata Deddy.Ia menyebutkan, barang ekspor dari industri di Jawa Barat saat ini menyumbang sekitar 60-70 persen barang yang akan diekspor ke luar negeri melalui Pelabuhan Tanjung Priok.Selain terkendala kemacetan, menurut Deddy di beberapa lokasi kerusakan infrastruktur jalan juga menghambat pendistribusian, karena tak jarang mengakibatkan kemacetan."Saya angkut KA jauh lebih besar dan banyak lagi," katanya. Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua HIPMI Jawa Barat Yedi Karyadi yang menyebutkan beban jalan raya perlu dikurangi untuk menghindari kepadatan arus lalu lintas."Jalan raya perlu ada pengurangan beban dan memprioritaskan untuk arus perpindahan orang, sedangkan perpindahan barang sudah waktunya menggunakan angkutan KA," katanya.Menurut Yedi, pengalihan angkutan barang industri ke angkutan KA barang merupakan langkah bijak yang bisa diambil sekaligus solusi untuk mengurangi kepadatan di jalan raya. Namun demikian, menurut Yedi PTKA harus meningkatkan kesiapan sarana dan prasarana angkutannya. Selain menyiapkan rangkaian dan layanan di terminal peti kemas dan ke pelabuhan, juga perlu meningkatkan infrastruktur jalur rel."PTKA harus lebih siap, menjawab layanan yang efektif dan efesien, selain itu jalur doble track perlu diperpanjang sehingga layanan lebih luas," kata Yedi.
Sumber: http://m.antaranews.com/berita/416785/in...ang-ekspor
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)