Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Nomor tempat duduk double
#21
aduh sistemnya sebenernya aneh ni krang masuk logika.

tapi seharusnya memang PT Ka lebih gencar sosialisasiin masalah ini, jangan cuma gembar gemborin kemudahan pemesanan tiket ka bisa lewat agen dimana-mana, call center, kantor pos, dll. Bethe




[Image: overstappen.png]
aduh sistemnya sebenernya aneh ni krang masuk logika.

tapi seharusnya memang PT Ka lebih gencar sosialisasiin masalah ini, jangan cuma gembar gemborin kemudahan pemesanan tiket ka bisa lewat agen dimana-mana, call center, kantor pos, dll. Bethe



Reply
#22
Wink 
Bagaaimana kalo tgl utama di tiket disesuaikan pada stasiun awal dan d beri tgl tambahan d stasiun tengah yang bersifat informasi untuk mencegah kerancuan.atau setidaknya ada penjelasan d tiket tsb.
Guys just suggestion
Reply
#23
(07-03-2011, 11:18 PM)pasundan_0808 Wrote: Bagaaimana kalo tgl utama di tiket disesuaikan pada stasiun awal dan d beri tgl tambahan d stasiun tengah yang bersifat informasi untuk mencegah kerancuan.atau setidaknya ada penjelasan d tiket tsb.
Guys just suggestion

Memang harusnya seperti itu, sayang pada software ticketing belum ada...
[Image: new_peace.gif]
Reply
#24
harusnya kalo PT KA memberikan pelayanan, termasuk pembelian tiket OL dan lain sebagainya, harus dipastikan bahwa kejadian semacam ini dapat dihindari.
emang sih kalo dilihat dari ratusan orang yang berangkat, kalo hanya 1 ato 2 terkesan hanya kecil. tetapi yang kecil ini jangan dipandang sebagai masalah kecil.

kalo masalah ini ae sering nemuin di KA - kelas Ekonomi.

kedepannya semoga pelayanan KA semakin baik saja....

[Image: 30dl4ie.jpg]
Reply
#25
Masalahnya penumpang dan penjual tiket online nya harus paham, kereta ini sampai KTA jam berapa? Apakah sudah lewat tengah malam? Apakah diinformasikan di komputer? Misal saat ini tiket bisa di pesan di Indomaret, apakah informasi tersebut bisa diketahui di kasir Indomaret?

Kalau memang tidak dapat diketahui di layar komputer, berarti tetap kesalahan di pihak PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sebagai penyedia jasa. PT. Kereta Api Indonesia (Persero) harus melakukan maintenance di Software Ticketing agar menampilkan tanggal secara benar.
Reply
#26
Mengalami sendiri kejadian ini bersama saudara chupink a.k.a H****n setelah bela2in menunggu kereta itu 7 jam dari kedatangan kita di KTA dengan Bogowonto, secara pribadi memang dari saya ada beberapa pertanyaan yang belum bisa saya jawab

1. OTC kereta menyatakan bahwa kelas bisnis di tiket adalah K3 bedasarkan penafsirannya sendiri, apa perusahaan yang mempekerjakan kru OTC tersebut ga pernah mengajarkan kepada kru itu beda kelas kereta api, atau mereka sudah diprogramming supaya mengusir penumpang dengan tiket double?

2. Tiket tertera tanggal 5, walaupun kereta berangkat tanggal 4, seharusnya ada keringanan bagi penumpang yang tidak tahu soalan prosedur yang menyatakan tiket harus sesuai dengan kereta Dari stasiun awal pemberangkatan bukannya malah mempersulit, selain petugas yang menurut saya bertindak di luar logika, juga tidak ada sosialisasi mengenai masalah kereta yang dipesan keberangkatan di atas tanggal awal pemberangkatan. Dan ini terjadi sudah bertahun2?!

Sudah saatnya kita harus mempertanyakan bagaimana prosedur yang memang bagi beberapa orang, atau malah beberapa RF mungkin tidak menyadari, karena kasus ini bukan hanya sekali, tapi juga ada masyarakat pengguna jasa yang terkena ini, dan hasilnya malah membuat kepercayaan masyarakat terhadap penyedia jasa Kereta Api menjadi berkurang

[Image: 8359555449_fd6dd08f73.jpg]
Reply
#27
(08-03-2011, 09:16 AM)phepe_ph Wrote:
(07-03-2011, 11:18 PM)pasundan_0808 Wrote: Bagaaimana kalo tgl utama di tiket disesuaikan pada stasiun awal dan d beri tgl tambahan d stasiun tengah yang bersifat informasi untuk mencegah kerancuan.atau setidaknya ada penjelasan d tiket tsb.
Guys just suggestion

Memang harusnya seperti itu, sayang pada software ticketing belum ada...
[Image: new_peace.gif]
Biar gak bingung yak... pemesanan tiket online pada pukul 11.30 malam misalnya ya.... sampai jam 01.00 dini hari gak usah dilayanin ... tunggu tanggalnya ganti aja setelah itu baru dilayanin ...

yang susahnya-kan menurutku dengan System on line ini, pengupdate tan datanya dari agen ke pusat yg kemungkinan lemotnya mungkin speednya atau server pusatnya busy,

contohnya kasus : KA Argo bromo dipusat terekam data di komputer "vacany" (*siap jual) termasuk di agen2 juga masih sama datanya.... semuanya blm ada yang reserv

Trus di Agen terjual tiket KA A no Kursi D, pada saat proggressing upload data dari agen ke pusat, di pusat juga ada transaksi penjualan sama tiket yg dijual KA A no kursi D, karena waktu buka data KA A tersebut dikatakan masih "Vacancy" baik di pusat atau agen , setelah itu baru beberapa menit data dari Agen A masuk ke pusat..... sedangkan di data basenya mungkin gak ada "Warning" double transaction yang akhirnya kejual tuh tiket KA Kelas sama,Gerbong sama,Kursi sama ....

Harusnya kalo pusat tau hal ini dia menghubungi agent untuk re-scheduleling tempat duduknya, tp mungkin karena kesibukan dipusat dan keterbatasan penguasaan menu dalam data akhirnya didiemin, yang mentok2nya pusat gak mau disalahkan, agen juga gak mau disalahkan dan yg rugi kembali ke ....."penumpang"

Kalo masalah systemnya , saya yakin yg sangat bermasalah ini yg agent2 pihak ke II artinya bukan milik PT KA, kalo milik dia pastilah systemnya jadi satu dan sama semuanya serta speednya sudah diperhitungkan.

Kalau seperti saya buka misalnya, kan gak mungkin masuk dalam system PT KA, paling juga disediakan seystem terendiri buat agen2 yg buka diluar management PT KA... kalo pas speednya bagus It's Okelah gak masalah tp kalo musim hujan kayak gini jelaslah lemott.... yg dari agent ke pusat soal kita masih pake speedy/isp mentok2nya PT KA dah fiber optic jelas dong keteter...Xie Xie


[spoiler=BRAKE.Emergency use only]

[/spoiler]
Reply
#28
sebab bukan DEWA atau TUHAN, sehingga sistem juga bisa khilaf dan melakukan kesalahan

tujuan sistem dibuat guna mempermudah manusia, apapun kesalahan thd penanganan masalah seharusnya dapat diatasi selama menyangkut dgn tujuan sistem tersebut, hanya saja permasalahan udah tercover atau belum,

tp karena dah kebacut ya seharusnya secepatnya di update ya bos sistem onlennya di semua aspek...! biar bisa mengcover permasalahan yg sekarang baru nongol Xie Xie

toh baru2 ini aj (26/12/11) ane pesen tiket K3 yg katanya dah onlen dapet kursi nomor 24A,
ane cari gak da tandingannya TD tsb coz TD blok 23-24 A-B di K3 trnyata emang gak ada, Ngakak Abis
ya jadi Kambingers korban sistem dah.....

untuk yang lebih tau tentang salah siapa sehingga bisa2nya sistem membuat transaksi tuk TD dobel ato malah TD fiktif ya mereka yg buat Mikir Dulu

* semoga aja kalo yg bermasalah sistemnya ya cepet2 diupdate dan disempurnakan,
* semoga aja kalo yg bermasalah si mas koneksi ya smoga sistem ma mas koneksi bisa jadi sohiban baik
* kalo yg bermasalah si-user sistem ya cepet2 diupgrade pengetahuan pemahaman dan penggunaan akan sistem biar fasih dlm pengoperasian dan gak telmi lagi coz mereka satu2nya jembatan antara sistem dengan pengguna jasa
* kalo yg salah si pengguna jasa dengan persepsinya ya cobalah berilah informasi yang jelas, benar dan tepat sasaran sekalian mohon dimaafkan....Nyengir
Reply
#29
pengalaman yang sama sepertinya..

saya naik matarmaja dari jakarta ke malang berangkat dari sta pasarsenen tanggal 24 des 2011 sampai di sta malang tanggal 25 des 2011 *tertera di tiket

setibanya di sta kediri (tanggal 25 desember) ada 3 orang penumpang naik meminta tempat duduk kami, sambil menunjukkan tiketnya dan ternyata benar ada 2 tiket dengan no tempat duduk dan gerbong yang sama.. sontak saya heran, tetapi setelah dilihat ada sedikit perbedaan di tiket ketiga orang tersebut tertera tanggal keberangkatan untuk tanggal 25 desember (terhitung dari keberangkatan di pasar senen) yang seharusnya untuk perjalanan KA keesokan harinya..

setelah ditanyakan pada pihak yang berwenang di kereta, ternyata yang salah adalah petugas penjual tiket di sta tersebut..

ternyata ada kelemahan di penjualan online, terutama untuk perjalanan jauh seperti matarmaja.. semoga bisa jadi perhatian untuk PTKA ke depannya Xie Xie

==============
dont ask god to make your life easier...
ask him to make you a stronger person
Reply
#30
HHmm pelik juga yaaNgiler
Gimana kalo menjual tiket dengan tgl berbeda untuk kereta yg sama, yg membedakan adlh sta pemberangkatan dan jam pemberangkatan, mungkin tidak? Kalo menurut saya hal ini mungkin jika ketepatan jadwal sudah 90% keatas. Jadi misal tiket berangkat dari malang tgl 1, tapi yg di kta tgl 2, untuk kereta yg sama, mengingat komputer kan jam 00.01 secara otomatis ganti tgl. Gimana ni script nya memungkinkan apa nggak?Bingung
Ngeledek

[Image: 6795473923_d3e89295b7.jpg]
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)