Posts: 56
Threads: 0
Joined: Jan 2011
Reputation:
2
Kalo memg sempat dan jrak pngereman ckup, sharusnya mass brusaha mnghentikan lok sblm prlintasan jika mngetahui palang pntu blm ditu2p dg mmperhatikan faktor kselamatan lok/KA yg dibwanya. Mass brhak mnegur ptugas PJL jika memg lalai dlm mnjalankan tugas.
RF Martu Hares P, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jan 2011.
Posts: 1,114
Threads: 0
Joined: Dec 2010
Reputation:
18
kejadian ini mirip yng terjadi di nabatiasa-Kediri. da KA g tw KA apa, lewat mnj sta Kediri dg kec ckp tinggi. pada saat itu pintu terbuka. akhirnya 2 mobil jadi korban. namun beruntung tidak ada korban jiwa. kejadian ini padahal di siang hari kurang lebih 1 th yng lalu....
![[Image: oldpatent_1937525c.jpg]](http://i.telegraph.co.uk/multimedia/archive/01937/oldpatent_1937525c.jpg)
Hasil penemuan Mbah Richard Trevithick yang terus berkembang...
Posts: 2,640
Threads: 0
Joined: Jun 2010
Reputation:
19
Jadi inget waktu abis pulang maen ke Kebasen..
161 tertahan di Sinyal masuk BKS...menjelang PJL H Agus Salim (Proyek)
ternyata PALANG KERETA belum tertutup..!!
motor yang melintas pun pada ngebut karena sorot lampu loko SH yang berjarak kurang dari 50m (saya melongok dari pintu Kereta no 3 dr depan)
Mass nya lgsg ngasih Semboyan 35 2x panjang....
baru palang ditutup..
beberapa minggu kemudian,
temen saya yg naik 153 mengalami hal yang sama..di PJL yang sama
693-5073-893-673
Posts: 1,158
Threads: 0
Joined: Oct 2010
Reputation:
8
di Jabotabek juga pernah
pas lagi musim2nya perbaikan lintas BOO-SI
KLB Kricak lewat tengah malem di skitaran POC-DPB palang pintu ga ditutup, cuma massnya ngasih Semboyan 35 ajah
untungnya daerah situ agak sepi
tp ngeri juga yah klo daerahnya rame ky d BD gt
ya seenggaknya bunyiiin Semboyan 35 lah tanda ntu lok mau lewat
heu...
RF aatea_goparmania, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Oct 2010.
Posts: 4,227
Threads: 0
Joined: Aug 2010
Reputation:
83
Hmm, padahal sepengamatan saya petugas PJL disitu (163), berikut temannya 162 (Jl. Braga), belum pernah kedapatan lalai menutup palang, malah kadang (bisa ga ya dibilang) "kerajinan", beberapa kali pas pagi jam 7 saya ke situ, si Argo Wilis baru keluar stasiun udah mulai ditutup palangnya (apa karena jam sibuk + macet ya makanya diharuskan menutup jauh - banget - sebelum kereta lewat?)...
Tapi ya mungkin karena kondisi waktu, maka petugas ybs. lalai menunaikan tugasnya...
Atau mungkin tidak ada tanda-tanda berupa lonceng (disebelah pos PJL) yg biasanya berbunyi 3-5 kali kalo ada kereta mau lewat? Harusnya dengan bunyi lonceng yg cukup keras tersebut si petugas terbangun dari tidurnya, yg entah biasa saja atau terlalu lelap...
Tapi biasanya setiap kali ada kereta lewat disitu masinis sering membunyikan Semboyan 35 walau palang sudah ditutup koq. Jadi ada juga kemungkinan masinis lalai memberikan tanda saat lokomotif mau lewat di perlintasan yg palangnya belum diturunkan...
Oh ya Mas chidzir, sempet liat ke arah PJL 162 (sebelah barat, arah kanan kalo dari BIP) ga, apa disitu palang masih terbuka atau sempat ditutup?
Dari sini kan bisa disimpulkan perkiraan terbesar sebab dari insiden ini:
Jika PJL 162 tertutup --> ada tanda lonceng juga di PJL 163, dan petugas tidak menerima sinyalnya (alias tertidur atau entah lagi kemana)
Jika PJL 162 tidak tertutup -->
- Tidak ada lonceng, baik di 162 maupun di 163 (TKP)
- Ada lonceng, tapi petugas 162 juga tertidur/entah kemana seperti petugas 163
Kira-kira begitu analisa saya...
Posts: 2,096
Threads: 0
Joined: Dec 2011
Reputation:
33