19-03-2012, 06:02 PM
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
|
PT. Kereta Api Indonesia (Persero) DIDORONG MENGAKUISISI PERUM DAMRI DAN PERUM PPD
|
|
19-03-2012, 09:52 PM
PPD, mantan penguasa jalan jakarta dari bus tingkat, bus gandeng, bus BBG pertama. Dulu juga pernah mengakuisisi perusahaan otobis milik swasta (minus Mayasari Bakti) kini kau yg musti diakuisisi
19-03-2012, 10:03 PM
(19-03-2012, 06:02 PM)ady_mcady Wrote: semakin jelas, nanti bus2 ppd bakal menjadi feeder untuk kereta api. jadi bakalan hilang itu trayek2 ppd yang selama ini melayani warga jakarta beraktivitas, untuk diganti dengan bus2 rute baru ke arah stasiun2 besar. hmmmm..... lumayan lah, ntar di jakarta kan ada sebuah intermoda ke stasiun2 KA... cuman ada kekhawatiran dikir seh... tapi moga aja ndak lah... semoga sang Jagoan kita di lintas Timur (PPD-43) tetap ngeksis... mungkin bisa tetep kek sekarang, dari Cililitan ke Priok... secara tasiun Priok kan mefet ama terminal busnya....
cuman semoga Damri bandara dari Gambir, Bekasi dll... terutama yg poolnya mefet tasiun ga dihapus.... pelayanan Damri ke Bandara membuat semua orang bisa terbang dengan ekonomis
"Penipuan Publik atau kebohongan Publik adalah seseorang yang dengan sadar berkata - menyampaikan - melakukan kebohongan dan ungkapan tersebut, tersebar luas dan bisa dipahami sebagai kebenaran atau dipercayai kebenarannya"
~just quote~
21-03-2012, 11:48 AM
(17-03-2012, 09:41 PM)ady_mcady Wrote: nggak ada pengurangan karyawan? lha itu berita sebelumnya yang diposting rf unionexpress isinya kayak begini lho mas dedy:mungkin maksudnya kan anda tahu sendiri bagaiamana kondisi riil keuangan dan armada yang dimiliki oleh PPD yang sudah sedemikian parahnya.dimana mana bocor.intinya lebih besar pasak daripada tiang dan dimata PT. Kereta Api Indonesia (Persero) mungkin akan semakin memberatkan kondisi neraca keuangaannya di kemudian hari sehingga mau tidak mau harus ada pengurangan karyawan ppd. dan mungkin nantinya akan di remajakan dan direkstrukturisasi organisasinya.dimata saya percuma ngambil alih perusaahaan yang kurang sehat kalau sumber daya manusianya ya itu itu aja yang tidak punya displin dan berdedikasi rendah akan membebani neraca keuangan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) selaku induk perusahaan.saya rasa itu pilihan yang sangat sulit dan tidak bisa di hindari. sedangkan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) saat ini sedang berusaha mengarah ke perusahaan yang sehat . saya rasa saat ini PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sudah di jalur yang benar dan menuju perusahaaan berkelas internasional ini bisa di lihat dari kinerja perusahaan dan semakin besarnya pendapatan perusahaan.kalaupun ada penurunan pendapatan karena dampak dari di batasinya jumlah penumpang yang hanya 100 %
tidak terbayangkan keindahan trem uap ketika lalu lalang di bawah jembatan kereta api jatinegara
foto ane yang lainnya ada disini kang ! http://www.flickr.com/photos/36503981@N02/
21-03-2012, 06:11 PM
mungkin salah satu bobroknya manajemen PPD karena sistim setoran, gak kebayang dah kalau KRL CL atau Eko ini pakai sistem setoran kyk PPD, kondekturnya bisa 20 orang tapi masinisnya cuman 1
...tarikkk..nisss... awas CL merapat dibelakang...
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelar
22-03-2012, 04:33 AM
(21-03-2012, 06:11 PM)bonbon Wrote: mungkin salah satu bobroknya manajemen PPD karena sistim setoran, gak kebayang dah kalau KRL CL atau Eko ini pakai sistem setoran kyk PPD, kondekturnya bisa 20 orang tapi masinisnya cuman 1 setahu saya bobroknya PPD bkn krna sistem setoran, awak bus mendapatkan gaji tiap bulannya. Kehancuran PPD itu dimulai setelah mengakuisisi beberapa PO swasta di jakarta yg membuat rasio antara armada dgn jumlah armada jd tak seimbang yg semestinya hanya 1:3 tapi di PPD 1:12 sehingga terus merugi hingga akhirnya berujung pada demo awaknya karena gaji yg tak kunjung dibayar
|
|
« Next Oldest | Next Newest »
|