Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Berita Umum Menyangkut Kereta Api
Quote:KPPU
PT KA Dihukum Denda Rp 2 Miliar
Kamis, 2 September 2010 | 07:55 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pengawas Persaingan Usaha atau KPPU menghukum PT Kereta Api berupa denda Rp 2 miliar, yang harus dibayar ke kas negara. KPPU menilai PT Kereta Api melakukan praktik diskriminasi dan pengaturan pemenang pengadaan 20 unit lokomotif tipe CC204.

Putusan KPPU itu dibacakan di Jakarta, Selasa (31/8/2010). Menanggapi keputusan tersebut, PT KA akan mengajukan banding. ”Dalam waktu 14 hari sesuai aturan hukum, kami akan mengajukan banding atas putusan KPPU ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat,” kata Direktur Komersial KA Sulistyo Wimbo Hardjito di sela-sela kunjungan direksi PT KA di Jakarta, Rabu (1/9/2010).

Selain PT KA, KPPU juga menghukum industri kereta api General Electric Transportation dengan denda Rp 1,5 miliar. KPPU menangani Perkara Nomor 5/KPPU-L/2010 tersebut setelah mendapat laporan dari masyarakat.

Wimbo menilai KPPU tidak mengerti teknis pengadaan barang. ”Kalau spesifikasi harus diganti sesuai pengetahuan KPPU, kinerja KA tidak akan efisien,” katanya.

Dijelaskan, dana pengadaan 20 unit lokomotif itu berasal dari dana PT KA tahun anggaran 2008 dan 2009. Nilai pengadaan semua lokomotif Rp 366,43 miliar. Pengadaan lokomotif itu merupakan penggantian dari teknologi mesin diesel hidrolik ke diesel elektrik. ”Mekanismenya tak bisa disamakan dengan mengganti mobil dengan merek lain,” kata Wimbo. (OSA)
Reply
(02-09-2010, 12:00 AM)eling Wrote:
(01-09-2010, 10:52 PM)ahmadi Wrote: Maksudnya dry port Jababeka bukan?
Bingung

mungkin juga, seingat saya waktu jaman orba sdh ada rencana ini sekitar thn 90'an, saya waktu inget banget ada di headlinenya kompas lengkap dengan peta jalurnya....

Berarti nyambung dengan jalur nambo?
Reply
(02-09-2010, 11:04 PM)ahmadi Wrote:
(02-09-2010, 12:00 AM)eling Wrote:
(01-09-2010, 10:52 PM)ahmadi Wrote: Maksudnya dry port Jababeka bukan?
Bingung

mungkin juga, seingat saya waktu jaman orba sdh ada rencana ini sekitar thn 90'an, saya waktu inget banget ada di headlinenya kompas lengkap dengan peta jalurnya....

Berarti nyambung dengan jalur nambo?

yup...Tersenyuum

Reply
2013, Semua Kereta Ekonomi Ber-AC
Jumat, 3 September 2010 | 22:52 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Kementrian Perhubungan menargetkan agar seluruh kereta ekonomi telah dilengkapi pendingin udara pada tahun 2013. Hal tersebut disampaikan Menteri Perhubungan, Freddy Numberi saat meresmikan kereta AC ekonomi jurusan Senen-Kutoarjo, Bogowonto.

"Untuk kelas ekonomi sudah semuanya ber-AC (pendingin udara) pada 2013, kita harapkan," katanya dalam sambutannya dalam acara peresmian di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (3/9/2010).
Dirjen Perkeretaapian Kementrian Perhubungan, Tundjung Inderawan, usai peresmian menambahkan bahwa pemerintah akan mulai mengadakan rangkaian kereta ekonomi AC jarak jauh mulai tahun ini. Bukan hanya mengadakan, pihak Kementrian Perhubungan juga akan menambah pendingin ruangan pada kereta-kereta ekonomi yang ada saat ini.

"Bukan hanya pembiayaan murni dari pemerintah tapi juga nanti yang eksisting dilakukan semacam rehabilitasi di pasang AC, AC. Kalau memasang AC saja kan waktunya lebih cepat dari membangun semua," katanya.

Mengenai sumber pembiayaan pengadaan pendingin ruangan tersebut, pihak Kementrian Perhubungan masih membicarakannya dengan pihak terkait. Pendanaan bisa didapat dari pihak pemerintah atau swasta. "Nanti kita lihat karena ini tidak mudah. Kita atur mana yang bisa masuk dilakukan pemasangan AC. Bisa anggaran dari pemerintah, bisa peran swasta, perbankan atau perusahanaan besar yang ingin beriklan," tuturnya.

Diperkirakan, untuk menambah pendingin ruangan pada satu kereta dibutuhkan dar Rp 800 juta. "Masih ada 300-an yang belum terpasang," ujar Tundjung. "Kalau persiapan sudah ada semua, satu hari dua unit (gerbong). Satu rangkaian dua minggu selesai," tambahnya.

Adapun kendala pengadaan kereta ekonomi AC menurut Tundjung adalah keuangan negara serta sulitnya menyesuaikan jadwal rehabilitasi dengan operasi. "Mensingkrongkan antara operasional dan rehab, karena pelayanan tidak boleh diberhentikan," pungkas Tundjung.
Reply
(04-09-2010, 07:12 AM)Eko Budy Santoso Wrote: 2013, Semua Kereta Ekonomi Ber-AC
Jumat, 3 September 2010 | 22:52 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Kementrian Perhubungan menargetkan agar seluruh kereta ekonomi telah dilengkapi pendingin udara pada tahun 2013. Hal tersebut disampaikan Menteri Perhubungan, Freddy Numberi saat meresmikan kereta AC ekonomi jurusan Senen-Kutoarjo, Bogowonto.

"Untuk kelas ekonomi sudah semuanya ber-AC (pendingin udara) pada 2013, kita harapkan," katanya dalam sambutannya dalam acara peresmian di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (3/9/2010).
Dirjen Perkeretaapian Kementrian Perhubungan, Tundjung Inderawan, usai peresmian menambahkan bahwa pemerintah akan mulai mengadakan rangkaian kereta ekonomi AC jarak jauh mulai tahun ini. Bukan hanya mengadakan, pihak Kementrian Perhubungan juga akan menambah pendingin ruangan pada kereta-kereta ekonomi yang ada saat ini.

"Bukan hanya pembiayaan murni dari pemerintah tapi juga nanti yang eksisting dilakukan semacam rehabilitasi di pasang AC, AC. Kalau memasang AC saja kan waktunya lebih cepat dari membangun semua," katanya.

Mengenai sumber pembiayaan pengadaan pendingin ruangan tersebut, pihak Kementrian Perhubungan masih membicarakannya dengan pihak terkait. Pendanaan bisa didapat dari pihak pemerintah atau swasta. "Nanti kita lihat karena ini tidak mudah. Kita atur mana yang bisa masuk dilakukan pemasangan AC. Bisa anggaran dari pemerintah, bisa peran swasta, perbankan atau perusahanaan besar yang ingin beriklan," tuturnya.

Diperkirakan, untuk menambah pendingin ruangan pada satu kereta dibutuhkan dar Rp 800 juta. "Masih ada 300-an yang belum terpasang," ujar Tundjung. "Kalau persiapan sudah ada semua, satu hari dua unit (gerbong). Satu rangkaian dua minggu selesai," tambahnya.

Adapun kendala pengadaan kereta ekonomi AC menurut Tundjung adalah keuangan negara serta sulitnya menyesuaikan jadwal rehabilitasi dengan operasi. "Mensingkrongkan antara operasional dan rehab, karena pelayanan tidak boleh diberhentikan," pungkas Tundjung.

Ancaman untuk K2 neh..Big Grin
Reply
(04-09-2010, 07:12 AM)Eko Budy Santoso Wrote: 2013, Semua Kereta Ekonomi Ber-AC
Jumat, 3 September 2010 | 22:52 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Kementrian Perhubungan menargetkan agar seluruh kereta ekonomi telah dilengkapi pendingin udara pada tahun 2013. Hal tersebut disampaikan Menteri Perhubungan, Freddy Numberi saat meresmikan kereta AC ekonomi jurusan Senen-Kutoarjo, Bogowonto.

"Untuk kelas ekonomi sudah semuanya ber-AC (pendingin udara) pada 2013, kita harapkan," katanya dalam sambutannya dalam acara peresmian di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (3/9/2010).
Dirjen Perkeretaapian Kementrian Perhubungan, Tundjung Inderawan, usai peresmian menambahkan bahwa pemerintah akan mulai mengadakan rangkaian kereta ekonomi AC jarak jauh mulai tahun ini. Bukan hanya mengadakan, pihak Kementrian Perhubungan juga akan menambah pendingin ruangan pada kereta-kereta ekonomi yang ada saat ini.

"Bukan hanya pembiayaan murni dari pemerintah tapi juga nanti yang eksisting dilakukan semacam rehabilitasi di pasang AC, AC. Kalau memasang AC saja kan waktunya lebih cepat dari membangun semua," katanya.

Mengenai sumber pembiayaan pengadaan pendingin ruangan tersebut, pihak Kementrian Perhubungan masih membicarakannya dengan pihak terkait. Pendanaan bisa didapat dari pihak pemerintah atau swasta. "Nanti kita lihat karena ini tidak mudah. Kita atur mana yang bisa masuk dilakukan pemasangan AC. Bisa anggaran dari pemerintah, bisa peran swasta, perbankan atau perusahanaan besar yang ingin beriklan," tuturnya.

Diperkirakan, untuk menambah pendingin ruangan pada satu kereta dibutuhkan dar Rp 800 juta. "Masih ada 300-an yang belum terpasang," ujar Tundjung. "Kalau persiapan sudah ada semua, satu hari dua unit (gerbong). Satu rangkaian dua minggu selesai," tambahnya.

Adapun kendala pengadaan kereta ekonomi AC menurut Tundjung adalah keuangan negara serta sulitnya menyesuaikan jadwal rehabilitasi dengan operasi. "Mensingkrongkan antara operasional dan rehab, karena pelayanan tidak boleh diberhentikan," pungkas Tundjung.

Ntar K2 ngga dipakein AC gituh ???
Wah kalo siang mending naik K3 AC aja

BTW klo udahAC masih disubsidi PT.KA ga ya ??
Fanboys are people who are willing to defend and promote the object of their affection. They are rarely objective and disregard facts that contradict their opinions.
Facebook BB: 55FFFBE5
Reply
^^^
Hmm K3 AC masih di subsidi tentunya.
Dengan harga tiket Rp 70.000 KTA-PSE. Kita sudah bisa menikmati perjalanan K3 yg lebih 'manusiawi' dan lebih murah dari K2 dengan jurusan yg sama Pisss ahhh...
Reply
^^...........
untuk K2 kelanjutannya gimana ?Bingung tak ada kabar. SEMOGA K2 TAK DIHAPUS dan perlu "dimanusiakan" juga. Jadi nanti lusa atau kapan ada K2 AC Ngiler
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !

[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply
(06-09-2010, 02:56 PM)Warteg Wrote: ^^...........
untuk K2 kelanjutannya gimana ?Bingung tak ada kabar. SEMOGA K2 TAK DIHAPUS dan perlu "dimanusiakan" juga. Jadi nanti lusa atau kapan ada K2 AC Ngiler

untuk K2 emang rencana mau dihapus.......dan sama saja dengan K3 AC, nanti ada K2 AC.......cuma kapan terbit blom tau........
kalo liat dari program2nya PT KA si sekitar 2012 gituy

[Image: bannersaveourearth.png]

My Website Railway Photography www.flickr.com/photos/Agung_Ajunks

My videos on www.youtube.com/user/cc20409
Reply
(06-09-2010, 03:23 PM)Agung Wrote:
(06-09-2010, 02:56 PM)Warteg Wrote: ^^...........
untuk K2 kelanjutannya gimana ?Bingung tak ada kabar. SEMOGA K2 TAK DIHAPUS dan perlu "dimanusiakan" juga. Jadi nanti lusa atau kapan ada K2 AC Ngiler

untuk K2 emang rencana mau dihapus.......dan sama saja dengan K3 AC, nanti ada K2 AC.......cuma kapan terbit blom tau........
kalo liat dari program2nya PT KA si sekitar 2012 gituy

perlu juga K2 AC yg bangku tdk berhadap2an spt K3 AC, kl bangku searah macam K1-K2 sekarang ini kan bisa indehoi sama pasangan....
Gembira

Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 2 Guest(s)