Posts: 2,657
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
43
(15-01-2014, 10:36 PM)Fajar Utama Yk Wrote: (15-01-2014, 09:29 PM)stasiunkastephanie Wrote: Mas, saya mau ada niatan nih buat JRan ke divre III, kalo ga salah mas bilangnya total semuanya buat JRan ini 900rb, kira2 bisa dikasih rincian gak keseluruhannya, siapa tau kalo ada biaya yg gak dibutuhkan, bisa dicoret dari list, itung2 penghematan, aw aw aw  [spoiler=Boleh, ni saya jabarin ya]
- Tiket KA
LNA - THB
Comm Line
IDR 3500
THB - MER
KA 268 (Kalimaya) -> klo mo murah bs naek patas merak dr duri
IDR 30k
TNK - KPT
KA S2 (Sriwajaya II)
IDR 90k (K2)
KPT - LLG
KA S3 (Sindang Marga I)
IDR 120k (K1)
LLG - KPT
KA S6 (Bukit Serelo II)
IDR 40k (K3)
KPT - TNK
KA S1 (Sriwijaya I)
IDR 110k (K2)
MER - THB
KA 269 (Kalimaya) -> klo mo murah bs naek patas merak
IDR 30k (K3)
THB - LNA
Comm Line
IDR 3500
Total pengeluaran bwt tiket IDR 427.000
- Transportasi lain selain KA
Merak - Bakauheni
Ferry ASDP
IDR 13k
Bakauheni - Tanjung Karang
Travel (klo mo murah naek bis cm lama, bs kekejar naek kereta)
IDR 40k
Kertapati - Ampera
Angkot
IDR 3000
Ampera - Bukit Besar (Tempat Penginapan)
Angkot
IDR 3000
Bukit Besar - Ampera
Angkot
IDR 3000
Ampera - Kertapati
IDR 3000
Tanjung Karang - Bakauheni
Travel
IDR 40k
Bakauheni - Merak
Ferry ASDP
IDR 13k
Total pengeluaranIDR 128.000
- Penginapan
Bervariasi ada yg 160 - 250 (AC, Kamar mandi dalem)
kemarin saya yang IDR 250.000
- Makan, snack, minum
+/- IDR 100.000
total semua IDR 905 [/spoiler]
Wah sampe ada biaya angkot, penginapan & semacamnya segala 
Tapi thx atas rinciannya, sebuah bonus buat masnya.
Ternyata tarif angkot di Palembang gak jauh beda ya ma di Malang, jadi inget kalo naik angkot di Malang suka bilang gini, "Arjosari 3000, Gadang 3000, Landungsari 3000" 
Posts: 499
Threads: 0
Joined: Jul 2013
Reputation:
3
(11-01-2014, 03:30 PM)fauzanh21 Wrote: cuma 1 post
langsung selesai TRnya
nice TR om
Sayang perjalanannya malam hari.....
jadinya cuma pindah tidur doang....ke KA... 
gak ada photo2 pemandangan jalur KA nya.....
Padahal pemandangan Alam nya sangat cantik lho di daerah ini.....
Posts: 71
Threads: 0
Joined: Oct 2011
Reputation:
4
(16-01-2014, 08:33 AM)yusirwan Wrote: Sayang perjalanannya malam hari.....
jadinya cuma pindah tidur doang....ke KA...
gak ada photo2 pemandangan jalur KA nya.....
Padahal pemandangan Alam nya sangat cantik lho di daerah ini..... Disini K1 K2 jalannya malam, ada K2 fakultatif jalan pagi, tp jln pas musim lebaran saja, jujur pemandangan mmg msh alami karena 65% Divre III adl hutan, pernah suatu ketika saya naik S8, rangkaian berhenti di tengah2 hutan, dan monyet2 pun turun ke rel, atau kemaren ketika saya naik Serelo melewati bukit Serelo saja sdh jd pemandangan yg luar biasa, di tambah ketika itu saya liat kawanan babi hutan masuk lahan perkebunan karet, tp ingat Divre III msh rawan, kriminalitasnya cukup tinggi jg, ya jd kemaren itu cari aman aja.
Posts: 716
Threads: 0
Joined: Mar 2011
Reputation:
5
Konon pintu bordes (pembatas kabin penumpang dengan bordes) pakai pintu kaca ya? dapat foto dari MKA edisi Januari 2014, KA Sindang Marga
LAGI BOYONGAN DARI DAOP IX KE DAOP VIII . . . .
Posts: 71
Threads: 0
Joined: Oct 2011
Reputation:
4
(16-01-2014, 08:15 PM)cc 204 18 Wrote: Konon pintu bordes (pembatas kabin penumpang dengan bordes) pakai pintu kaca ya? dapat foto dari MKA edisi Januari 2014, KA Sindang Marga Iya benar di K1 dan K2, tp saya lupa foto kemarin
Posts: 716
Threads: 0
Joined: Mar 2011
Reputation:
5
Kelihatan amat kalau soal perawatan armada penumpang, mungkin Divre III yang paling telaten dalam perawatannya. Kaca pembatas bordes dengan kaca, interior yang berani berbeda namun tetap memerhatikan estetika dan detailnya membuat saya penasaran tentang KA penumpang di Divre III. Ini bisa jadi pembelajaran buat DAOP di Jawa yang selama ini kurang inovatif dalam memerhatikan interior penumpang (malah ada kemunduran). Mungkin yang perlu diperbaiki oleh Divre III dari segi eksterior, karena rangkaiannya saya lihat sedikit kusam dan masih menggunakan pintu kupu2 (pada K2 dan K3). Kalau soal perjalanan yang tidak pernah tepat waktu, bisa dimaklumi karena perjalanan KA sering tersendat oleh keberadaan KA Babaranjang, mungkin pengaturan ulang GAPEKA bisa jadi solusi agar persilangan dengan babaranjang diminimalisir atau priorotas KA Penumpang dalam persilangan dengan KA Babaranjang
LAGI BOYONGAN DARI DAOP IX KE DAOP VIII . . . .
Posts: 71
Threads: 0
Joined: Oct 2011
Reputation:
4
(16-01-2014, 09:04 PM)cc 204 18 Wrote: Kelihatan amat kalau soal perawatan armada penumpang, mungkin Divre III yang paling telaten dalam perawatannya. Kaca pembatas bordes dengan kaca, interior yang berani berbeda namun tetap memerhatikan estetika dan detailnya membuat saya penasaran tentang KA penumpang di Divre III. Ini bisa jadi pembelajaran buat DAOP di Jawa yang selama ini kurang inovatif dalam memerhatikan interior penumpang (malah ada kemunduran). Mungkin yang perlu diperbaiki oleh Divre III dari segi eksterior, karena rangkaiannya saya lihat sedikit kusam dan masih menggunakan pintu kupu2 (pada K2 dan K3). Kalau soal perjalanan yang tidak pernah tepat waktu, bisa dimaklumi karena perjalanan KA sering tersendat oleh keberadaan KA Babaranjang, mungkin pengaturan ulang GAPEKA bisa jadi solusi agar persilangan dengan babaranjang diminimalisir atau priorotas KA Penumpang dalam persilangan dengan KA Babaranjang Disini penguasanya babaranjang om, soale hampir 75% pendapatan KAI Divre III dr angkutan tambang, mknya klo di minimalisir itu tdk mgkn terjadi disini, toh masy sini pun sdh terbiasa dgn keterlambatan, & ga ada yg protes, tp imbal baliknya pun ada dengan penataan ulang interior K3, K2, & K1 (bahkan di K1 S3 kursinya beremboskan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) yg di daop pun blm ada), yg selama ini cermati Divre III selau berbenah, & selalu ada progres.
Posts: 411
Threads: 0
Joined: Mar 2010
Reputation:
3
(16-01-2014, 10:05 PM)Fajar Utama Yk Wrote: (16-01-2014, 09:04 PM)cc 204 18 Wrote: Kelihatan amat kalau soal perawatan armada penumpang, mungkin Divre III yang paling telaten dalam perawatannya. Kaca pembatas bordes dengan kaca, interior yang berani berbeda namun tetap memerhatikan estetika dan detailnya membuat saya penasaran tentang KA penumpang di Divre III. Ini bisa jadi pembelajaran buat DAOP di Jawa yang selama ini kurang inovatif dalam memerhatikan interior penumpang (malah ada kemunduran). Mungkin yang perlu diperbaiki oleh Divre III dari segi eksterior, karena rangkaiannya saya lihat sedikit kusam dan masih menggunakan pintu kupu2 (pada K2 dan K3). Kalau soal perjalanan yang tidak pernah tepat waktu, bisa dimaklumi karena perjalanan KA sering tersendat oleh keberadaan KA Babaranjang, mungkin pengaturan ulang GAPEKA bisa jadi solusi agar persilangan dengan babaranjang diminimalisir atau priorotas KA Penumpang dalam persilangan dengan KA Babaranjang Disini penguasanya babaranjang om, soale hampir 75% pendapatan KAI Divre III dr angkutan tambang, mknya klo di minimalisir itu tdk mgkn terjadi disini, toh masy sini pun sdh terbiasa dgn keterlambatan, & ga ada yg protes, tp imbal baliknya pun ada dengan penataan ulang interior K3, K2, & K1 (bahkan di K1 S3 kursinya beremboskan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) yg di daop pun blm ada), yg selama ini cermati Divre III selau berbenah, & selalu ada progres.
sing penting sepure tetep aktif,selamet semua bahagia sampai tujuan, kalau ketepatan waktu itu mah 'telorasin" eh maaf toleransi
Kalimaya heading to Merak via Pondok Ranji station
Posts: 71
Threads: 0
Joined: Oct 2011
Reputation:
4
(16-01-2014, 10:32 PM)sego_pecel_madiun Wrote: sing penting sepure tetep aktif,selamet semua bahagia sampai tujuan, kalau ketepatan waktu itu mah 'telorasin" eh maaf toleransi Nah ini yg terpenting, sejauh ini penumpang disini bahagia2 aja, ga ada yg dongkol karena telat, klo yg ngedumel pasti ketebak bkn asli sana.
Posts: 2,657
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
43
(16-01-2014, 10:45 PM)Fajar Utama Yk Wrote: (16-01-2014, 10:32 PM)sego_pecel_madiun Wrote: sing penting sepure tetep aktif,selamet semua bahagia sampai tujuan, kalau ketepatan waktu itu mah 'telorasin" eh maaf toleransi Nah ini yg terpenting, sejauh ini penumpang disini bahagia2 aja, ga ada yg dongkol karena telat, klo yg ngedumel pasti ketebak bkn asli sana.
Dan bukan RF pastinya kalo tiap KA telat ngedumel. 
|