29-10-2014, 03:48 PM
(This post was last modified: 29-10-2014, 04:20 PM by triez_RF Cirebon.)
sambungan bro
Buat teman-teman yang menantikan kelanjutan perjalanan serelo, kami mohon maaf baru bisa menlanjutkannya saat ini dikarenakan belom ada nya kesempatan untuk melanjutkan trip report ini.
Sebelumnya S5 serelo sudah tiba distasiun Niru. Ditengah petak antara stasiun niru dan talang padang terdapat rel yang menikung terpisah. Kalau tidak salah, itu untuk angkutan KA pulp yang biasa ditarik si hijau hulk.
[spoiler=jalur cabang di NRU]
![[Image: 15462512687_1891b22966.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7470/15462512687_1891b22966.jpg)
![[Image: 15462512667_cbc94be4b9.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7541/15462512667_cbc94be4b9.jpg)
![[Image: 15462512657_4084b8f20a.jpg]](https://farm6.staticflickr.com/5606/15462512657_4084b8f20a.jpg)
![[Image: 15462512577_0be63f8464.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7526/15462512577_0be63f8464.jpg)
![[Image: 15462512567_97e6b1e802.jpg]](https://farm6.staticflickr.com/5607/15462512567_97e6b1e802.jpg)
[/spoiler]
Satu karakter dengan stasiun lainnya, stasiun talang padang pun ditutupi oleh pagar besi. Bisa dibayangkan lah kalo malam buasnya seperti apa dilokasi ini :ngeri:
Ditengah hutan gitu brooo..
Ternyata S5 Serelo ini berhenti hanya untuk menurunkan petugas ajah. Kayanya sih PPKA yang mau ganti shfit ini. Dia ikut dari PBM sepertinya.
[spoiler]
[/spoiler]
Selama berada dan hunting di talang padang, saya sangat berterima kasih sama beliau. Beliau adalah PPKA talang padang yang paling ngerti dengan railfans. Betapa tidak, disaat sedang sulitnya berburu foto distasiun beliau malah menyarankan saya untuk memfoto sepuas hati saya keadaan stasun talang padang kala itu. Bahkan, karena baiknya beliau rela mengulur waktu berangkat KA S5 serelo beberapa menit.
Berikut adalah percakapan singkat saya dengan beliau:
Saya: izin foto sebentar yah pak
PPKA : silahkan mas, ambil sesuka hati (seraya melampirkan senyum ikhlas).
Saya : terima kasih pak.
PPKA : (tersenyum) kemudian masuk kembali ke dalam stasiun.
Ternyata didalam, beliau sibuk angkat-angkat handel sinyal yang kelihatannya berat. Namun begitu, beliau tidak meminta bantuan kepada saya. Saya sendiri malah sibuk-sibuk berfoto keadaan sekitar.
Mungkin ada yang kenal??
[spoiler=Siapa gerangan?]
[/spoiler]
Setelah selesai menagkat sinyal, dan sinyal keluar aman. Assisten massinis terlihat mernohkan kepalanya keluar tanda memastikan semboyan 40 dari PPKa. Pun begitu si PPKA malah bertanya keapda saya.
PPKA : “sudah selesai mas fotonya?â€Â
Saya : “ belum pak,†balas ku padanya.
Mendengar jawaban seperti ini beliau tidak mengangkat semboyan 40 tersebut. melainkan menunggu saya selesai berfoto dulu. Setelah selesai dan puas berfoto-foto, kemudian saya bilang kepadanya sudah selesai. Lantas beliau mengingatkan saya supaya lekas menuju rangkaian. Karena ka SERELO Akan segera diberangkatkan. Seraya berpamitan sejenak dan mengucapkan rasa terima kasih, sayapun langsung pergi dan masuk ke dalam rangkaian.
Ketika saya sudah masuk dan berda didalam rangkaian, beliaupun langsung mengangkat ting-tinggi semboyan 40 terus. Izin PPKA sudah diberikan, semboyan 40 terdengar. Kini giliran massinis memberikan
. SS pun berangkat stasiun talang padang. Ini merupakan salah satu unik kisah saya dalam perjalanan dengan menggunakan KA S5 serelo. Sungguh sangat baik hati sekali PPKA tersebut. seandainya PPKA disini seperti beliau 
[spoiler=Persiapan masuk BIB]
![[Image: 15646415531_11b2bf5f60.jpg]](https://farm6.staticflickr.com/5598/15646415531_11b2bf5f60.jpg)
![[Image: 15646415611_6bd81229e9.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7522/15646415611_6bd81229e9.jpg)
[/spoiler]
Berbeda dengan PPKA stasiun talang padang, sepertinya PPKA BIB tidak terlalu ramah dan egois. Hal ini bisa dilihat dari sikap dan cara dia menyambut kami.
[spoiler=mana PPKA nya?
]
[/spoiler]
Ternyata PPKA nya ngumpet, Cuma mau berdiri diperon stasiun yang dijaganya. Gak mau item kali karena kepanasan
[spoiler]
[/spoiler]
[spoiler=Plate name BIB]
[/spoiler]
Dan ternyata di stasiun blimbing pendopo ini sudah ada material-material double track, bisa dilihat dari foto-foto diatas maupun foto dibawah ini yah mas bro
[spoiler=bangunan stasiun belimbing pendopo]
[/spoiler]
[spoiler=aman, silahkan berangkat]
[/spoiler]
[spoiler=rangkaian Serelo]
[/spoiler]
Tak lama kami berhenti disini, langsung capcus bro....
Kejar setoran
Perjalanan kembali dilanjut. Kali ini kami menuju stasiun tanjung terang. Distasiun tajung terang pun kereta kami hanya beberapa detik saja berhentinya. Kurang dari 10 detik, KA pun berangkat. So, saya tidak banyak dapat foto distasiun tanjung terang. Hanya ini yang saya dapatkan:
[spoiler]
[/spoiler]
Assisten masinis dalam foto tersebut melambaikan tangan kepada saya, mengisyaratkan kalo ka akan segera berangkat. Otomatis langsung cameback ke rangkaian. So, gak ada banyak foto yang saya abadikan
Berangkat lagi brooo.
Stasiun berikutnya adalah stasiun gunung megang.
Perjalanan menuju stasiun gunung megang agak berbeda. Terlihat disebelah kiri rel sedang ada pembuatan jalur double track. Namun progresnya masih berupa lahan kosongnya saja. Untuk material-materialnya belom tersedia di sepanjang lintasan. Sesekali kami berjumpa dengan penduduk sekitar dilahan kosong tersebut.
Sekarang terjawab sudah kenapa S5 Serelo BLB dibeberapa stasiun sbelumnya dan berjalan perlahan disetiap petak diantara stasiun tersebut yang kami lalui. Penyebabnya adalah, kami “di-odongin†oleh BBR. Dengan segala kesaktiannya, S5 berhasil menysul BBR tersebut distasiun gunung megang.
[spoiler=Susul BBR]
![[Image: 15656565322_99fd1b303f.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7512/15656565322_99fd1b303f.jpg)
![[Image: 15656565392_840ddff12f.jpg]](https://farm4.staticflickr.com/3932/15656565392_840ddff12f.jpg)
[/SPOILER]
Setelah beberapa menit menghitung jumlah rangkaian KKBW yang ada di rangkaian KA Super BBR tersebut, akhirnya ketemu juga sama lokomotif penariknya. Yaitu dous cc 205.
[spoiler]
![[Image: 15656565462_ddaae123d4.jpg]](https://farm6.staticflickr.com/5600/15656565462_ddaae123d4.jpg)
![[Image: 15656565492_920d44e2e6.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7501/15656565492_920d44e2e6.jpg)
[/spoiler]
Memiliki kode stasiun GNM. Berada di kecamatan gunung megang, kabupaten muaraenim provinsi sumatera selatan. Untuk KA yng melintasi stasiun ini adalah KA barang pengangkut batubara, minyak cair, kereta penumpang seperti serelo dan sindang marga dan juga sepur fakultatif. Stasiun ini hanya memiliki 2 jalur saja, dimana jalur 1 adalah sepur langsungnya. Kooerdinat 3°27'14"S 103°52'0"E.
Ketika melintasi GNM, kami tidak berhenti alias berjalan langung. Akhirnya, bisa juga ngerasain berjalan langsung di divre 3 ini.

Dan efek dari meilintas langsung tersebut adalah, saya tidak bisa take foto bangunan stasiun GNM
okelah, perjalanan mesti dilanjut. Lepas GNM, ada salah satu spot bagus untuk hunting. Yaitu posisinya tak jauh dari stasiun. Ada sebuah jembatan dengan sisi ditumbuhi kurungan besi yang lumayan tinggi. Posisi rel pun menikung, rasanya mantap juga kalo bisa foto disitu. Untuk foto yahud nyusul yah, ada di TR serelo S6 nanti
[spoiler]
![[Image: 15653193561_423330b3c5.jpg]](https://farm4.staticflickr.com/3954/15653193561_423330b3c5.jpg)
[/spoiler]
[spoiler]
[/spoiler]
[spoiler]
![[Image: 15655942655_d080db7aa7.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7493/15655942655_d080db7aa7.jpg)
![[Image: 15655942675_dcb9723ab2.jpg]](https://farm6.staticflickr.com/5600/15655942675_dcb9723ab2.jpg)
[/spoiler]
Berikut adalah detik-detik ketika kami bersilang dengan ka barang tersebut:
[spoiler]
![[Image: 15035911913_f2a6bcd77f.jpg]](https://farm9.staticflickr.com/8135/15035911913_f2a6bcd77f.jpg)
![[Image: 15035911943_533a66cd63.jpg]](https://farm6.staticflickr.com/5608/15035911943_533a66cd63.jpg)
![[Image: 15035911953_d516bfb596.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7465/15035911953_d516bfb596.jpg)
![[Image: 15035912043_e695b015c0.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7487/15035912043_e695b015c0.jpg)
![[Image: 15035912053_dd7b7dafe6.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7512/15035912053_dd7b7dafe6.jpg)
[/spoiler]
[spoiler]
![[Image: 15469969888_9fbb8023d9.jpg]](https://farm4.staticflickr.com/3933/15469969888_9fbb8023d9.jpg)
![[Image: 15469969958_61354dd9c5.jpg]](https://farm6.staticflickr.com/5610/15469969958_61354dd9c5.jpg)
[/spoiler]
[spoiler]
[/spoiler]
[spoiler=Stasiun Penanggiran dari dalam k3-1]
![[Image: 15469970018_21b0c4039b.jpg]](https://farm6.staticflickr.com/5606/15469970018_21b0c4039b.jpg)
[/spoiler]
Beberapa foto yang bisa saya dapatkan distasiun penanggiran:
[spoiler]
![[Image: 15469970148_0cf29d6c63.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7534/15469970148_0cf29d6c63.jpg)
![[Image: 15633165956_c0225f5157.jpg]](https://farm4.staticflickr.com/3940/15633165956_c0225f5157.jpg)
![[Image: 15633165966_ab96100357.jpg]](https://farm4.staticflickr.com/3939/15633165966_ab96100357.jpg)
![[Image: 15633165996_dcc6b46f36.jpg]](https://farm4.staticflickr.com/3944/15633165996_dcc6b46f36.jpg)
![[Image: 15633166046_45113c25b2.jpg]](https://farm4.staticflickr.com/3939/15633166046_45113c25b2.jpg)
[/spoiler]
Dan ini oleh-oleh dari stasiun penangiran
[spoiler]
[/spoiler]
Stasiun ini memiliki kode stasiun PNGG. Memiliki dua buah jalur, dimana jalur 2 adalah jalur utamanya. Berada pada lintas prabumilih-muara enim dan berada pada petak gunung megang dan ujan mas. Stasiunnya terletak disisi jalan raya, sehingga bentuk bangunnnya tidak dilapisi pagar-pagar.
[spoiler]
[/spoiler]
[spoiler]
[/spoiler]
Ada yang unik distasiun penangiran. Masinis dari kabin berteriak kepada tukang dagang yang lagi menjajakan dagannya nya didepan stasiun penanggiran. Dan tanpa pikir panjang, si abang tukang dagang langsung ajah bikinin pesenan dia..
[spoiler]
[/spoiler]
[spoiler=Perhatikan muka si abangnya]
[/spoiler]
[spoiler=lagi masak]
[/spoiler]
Ternyata, yang diberangkatkan terlebih dahulu adalah KA batubara tersebut. bukan serelo yang tadi sudah memberikan
– nya. Ya ampun. DiPHP 
[spoiler=Serelo alone]
[/spoiler]
[spoiler=sinyal pengulang]
[/spoiler]
oke deh. Bersambung dulu yah
nanti kita lanjut lagi
Buat teman-teman yang menantikan kelanjutan perjalanan serelo, kami mohon maaf baru bisa menlanjutkannya saat ini dikarenakan belom ada nya kesempatan untuk melanjutkan trip report ini.
Sebelumnya S5 serelo sudah tiba distasiun Niru. Ditengah petak antara stasiun niru dan talang padang terdapat rel yang menikung terpisah. Kalau tidak salah, itu untuk angkutan KA pulp yang biasa ditarik si hijau hulk.
[spoiler=jalur cabang di NRU]
![[Image: 15462512687_1891b22966.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7470/15462512687_1891b22966.jpg)
![[Image: 15462512667_cbc94be4b9.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7541/15462512667_cbc94be4b9.jpg)
![[Image: 15462512657_4084b8f20a.jpg]](https://farm6.staticflickr.com/5606/15462512657_4084b8f20a.jpg)
![[Image: 15462512577_0be63f8464.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7526/15462512577_0be63f8464.jpg)
![[Image: 15462512567_97e6b1e802.jpg]](https://farm6.staticflickr.com/5607/15462512567_97e6b1e802.jpg)
[/spoiler]Distasiun Niru, rel kembali menjadi satu lagi. Singel track bro 
Rel di niru akan berpisah menjadi dua bagian. Rel ke arah kiri menuju stasiun talang padang hingga lubuk linggau, sementara untuk rel yang ke arah kanan nantinya akan tembus ke hutan tempat KA pulp mengambil bahan baku pembuatan kertas
Back to train[/b]
Jalur yang kami lalui sekarang sudah kembali menjadi singel track, double tracknya terputus di stasiun niru saja. Untuk masalah kecepatan, relatif cepat untuk kisaran KA penumpang disana. Tak lebih dari 60 Kph. Suasana sekitar pun masih dipenuhi dengan pepohanan. Jika sika hari seperti ini, suasana asri masih bisa memanjakan mata kita. Namun berbanding terbalik jika malam menyapa. Ngerii banget coooy. Takut sama binatang buas yang tiba-tiba nonggol gitu. Jangan lupakan juga
Hanya bebeberapa menit lepas niru, kami sudah hampir tiba lagi distasiun talang padang. Stasiun lintas juga sih, namun kami juga harus berhenti disini. Seperti biasa, ya untuk persilangan saja. Mbuuuh bersilang dengan KA apa, mungkin BBR, batubara atau juga KA penumpang Serelo, atau bahkan sepur fakultatif

Rel di niru akan berpisah menjadi dua bagian. Rel ke arah kiri menuju stasiun talang padang hingga lubuk linggau, sementara untuk rel yang ke arah kanan nantinya akan tembus ke hutan tempat KA pulp mengambil bahan baku pembuatan kertas
Back to train[/b]
Jalur yang kami lalui sekarang sudah kembali menjadi singel track, double tracknya terputus di stasiun niru saja. Untuk masalah kecepatan, relatif cepat untuk kisaran KA penumpang disana. Tak lebih dari 60 Kph. Suasana sekitar pun masih dipenuhi dengan pepohanan. Jika sika hari seperti ini, suasana asri masih bisa memanjakan mata kita. Namun berbanding terbalik jika malam menyapa. Ngerii banget coooy. Takut sama binatang buas yang tiba-tiba nonggol gitu. Jangan lupakan juga
Hanya bebeberapa menit lepas niru, kami sudah hampir tiba lagi distasiun talang padang. Stasiun lintas juga sih, namun kami juga harus berhenti disini. Seperti biasa, ya untuk persilangan saja. Mbuuuh bersilang dengan KA apa, mungkin BBR, batubara atau juga KA penumpang Serelo, atau bahkan sepur fakultatif

Stasiun talang padang
Stasiun ini memiliki kode stasiun TLP. Hanya memiliki 2 jalur, dimana jalur 2 adalah sepur langsungnya. Stasiun ini didirikan dan diresmikan pada saat pemberlakuan gapeka baru pada tahun 2011 yang lalu. Stasiun ini terletak diantara petak Stasiun Niru – stasiun blimbing pendopo dan berada diketinggian 28 meter dari permukaan laut.
[spoiler=Plante Name Stasiun Talang Padang]
[/spoiler]
[spoiler=Bangunan stasiun TLP]
[/spoiler]
[spoiler=Tertahan disinnyal keluar]
[/spoiler]
[spoiler=Plante Name Stasiun Talang Padang]
[/spoiler][spoiler=Bangunan stasiun TLP]
[/spoiler][spoiler=Tertahan disinnyal keluar]
[/spoiler]Satu karakter dengan stasiun lainnya, stasiun talang padang pun ditutupi oleh pagar besi. Bisa dibayangkan lah kalo malam buasnya seperti apa dilokasi ini :ngeri:
Ditengah hutan gitu brooo..
Ternyata S5 Serelo ini berhenti hanya untuk menurunkan petugas ajah. Kayanya sih PPKA yang mau ganti shfit ini. Dia ikut dari PBM sepertinya.
[spoiler]
[/spoiler]Selama berada dan hunting di talang padang, saya sangat berterima kasih sama beliau. Beliau adalah PPKA talang padang yang paling ngerti dengan railfans. Betapa tidak, disaat sedang sulitnya berburu foto distasiun beliau malah menyarankan saya untuk memfoto sepuas hati saya keadaan stasun talang padang kala itu. Bahkan, karena baiknya beliau rela mengulur waktu berangkat KA S5 serelo beberapa menit.
Berikut adalah percakapan singkat saya dengan beliau:
Saya: izin foto sebentar yah pak
PPKA : silahkan mas, ambil sesuka hati (seraya melampirkan senyum ikhlas).
Saya : terima kasih pak.
PPKA : (tersenyum) kemudian masuk kembali ke dalam stasiun.
Ternyata didalam, beliau sibuk angkat-angkat handel sinyal yang kelihatannya berat. Namun begitu, beliau tidak meminta bantuan kepada saya. Saya sendiri malah sibuk-sibuk berfoto keadaan sekitar.
Mungkin ada yang kenal??
[spoiler=Siapa gerangan?]
[/spoiler]Setelah selesai menagkat sinyal, dan sinyal keluar aman. Assisten massinis terlihat mernohkan kepalanya keluar tanda memastikan semboyan 40 dari PPKa. Pun begitu si PPKA malah bertanya keapda saya.
PPKA : “sudah selesai mas fotonya?â€Â
Saya : “ belum pak,†balas ku padanya.
Mendengar jawaban seperti ini beliau tidak mengangkat semboyan 40 tersebut. melainkan menunggu saya selesai berfoto dulu. Setelah selesai dan puas berfoto-foto, kemudian saya bilang kepadanya sudah selesai. Lantas beliau mengingatkan saya supaya lekas menuju rangkaian. Karena ka SERELO Akan segera diberangkatkan. Seraya berpamitan sejenak dan mengucapkan rasa terima kasih, sayapun langsung pergi dan masuk ke dalam rangkaian.
Ketika saya sudah masuk dan berda didalam rangkaian, beliaupun langsung mengangkat ting-tinggi semboyan 40 terus. Izin PPKA sudah diberikan, semboyan 40 terdengar. Kini giliran massinis memberikan
. SS pun berangkat stasiun talang padang. Ini merupakan salah satu unik kisah saya dalam perjalanan dengan menggunakan KA S5 serelo. Sungguh sangat baik hati sekali PPKA tersebut. seandainya PPKA disini seperti beliau 
Berikut oleh-oleh dari TLP
[spoiler]
![[Image: 15463080180_26a3bcdf72.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7559/15463080180_26a3bcdf72.jpg)
![[Image: 15463080200_db47906e0c.jpg]](https://farm4.staticflickr.com/3955/15463080200_db47906e0c.jpg)
[/spoiler]
Perjalanan dilanjut. Menuju stasiun berikutnya, keadaan berkelok-kelok menuju stasiun blimbing pendopo. Ya, namanya memang mirip salah satu nama stasiun didaerah operasi 8 surabaya, stasiun blimbing.
Perjalanan menuju kesana hanya membutuhkan waktu sekitar 8 menit saja. Lagi-lagi, kami harus berhenti. Entah mau apa. Rasanya menyenangkan sekali berhenti disetiap stasiun yang dilalui dan bisa
KA yang kita naiki tersebut. 
Selama perjalanan menuju stasiun belimbing pendopo tak banyak yang bisa saya ceritakan dan saya rekam. Karena memang suasanya mirip dengan perjalanan meuju stasiun sebelumnya. Ya, masih berupa hutan sih. Seperti biasa, ciri khas akan masuk stasiun adalah kecepatan melambat, dan selalu berhenti disinyal masuk. Ini pun menjadi patokan saya untuk bersiap mengabadikan moment tersebut
Memiliki kode stasiun BIB. Memiliki 3 jalur, dimana jalur 2 adalah jalur utama yang berperan sebagai jalur langsung. Jalur ini terletak diantara stasiun talang padang dan stasiun tanjung terang.
[spoiler]
![[Image: 15463080180_26a3bcdf72.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7559/15463080180_26a3bcdf72.jpg)
![[Image: 15463080200_db47906e0c.jpg]](https://farm4.staticflickr.com/3955/15463080200_db47906e0c.jpg)
[/spoiler]Perjalanan dilanjut. Menuju stasiun berikutnya, keadaan berkelok-kelok menuju stasiun blimbing pendopo. Ya, namanya memang mirip salah satu nama stasiun didaerah operasi 8 surabaya, stasiun blimbing.
Perjalanan menuju kesana hanya membutuhkan waktu sekitar 8 menit saja. Lagi-lagi, kami harus berhenti. Entah mau apa. Rasanya menyenangkan sekali berhenti disetiap stasiun yang dilalui dan bisa
KA yang kita naiki tersebut. 
Selama perjalanan menuju stasiun belimbing pendopo tak banyak yang bisa saya ceritakan dan saya rekam. Karena memang suasanya mirip dengan perjalanan meuju stasiun sebelumnya. Ya, masih berupa hutan sih. Seperti biasa, ciri khas akan masuk stasiun adalah kecepatan melambat, dan selalu berhenti disinyal masuk. Ini pun menjadi patokan saya untuk bersiap mengabadikan moment tersebut
Stasiun blimbing pendoppo
Memiliki kode stasiun BIB. Memiliki 3 jalur, dimana jalur 2 adalah jalur utama yang berperan sebagai jalur langsung. Jalur ini terletak diantara stasiun talang padang dan stasiun tanjung terang.
[spoiler=Persiapan masuk BIB]
![[Image: 15646415531_11b2bf5f60.jpg]](https://farm6.staticflickr.com/5598/15646415531_11b2bf5f60.jpg)
![[Image: 15646415611_6bd81229e9.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7522/15646415611_6bd81229e9.jpg)
[/spoiler]Berbeda dengan PPKA stasiun talang padang, sepertinya PPKA BIB tidak terlalu ramah dan egois. Hal ini bisa dilihat dari sikap dan cara dia menyambut kami.
[spoiler=mana PPKA nya?
]
[/spoiler]Ternyata PPKA nya ngumpet, Cuma mau berdiri diperon stasiun yang dijaganya. Gak mau item kali karena kepanasan

[spoiler]
[/spoiler][spoiler=Plate name BIB]
[/spoiler]Dan ternyata di stasiun blimbing pendopo ini sudah ada material-material double track, bisa dilihat dari foto-foto diatas maupun foto dibawah ini yah mas bro
[spoiler=bangunan stasiun belimbing pendopo]
[/spoiler][spoiler=aman, silahkan berangkat]
[/spoiler][spoiler=rangkaian Serelo]
[/spoiler]Tak lama kami berhenti disini, langsung capcus bro....
Kejar setoran

Perjalanan kembali dilanjut. Kali ini kami menuju stasiun tanjung terang. Distasiun tajung terang pun kereta kami hanya beberapa detik saja berhentinya. Kurang dari 10 detik, KA pun berangkat. So, saya tidak banyak dapat foto distasiun tanjung terang. Hanya ini yang saya dapatkan:
[spoiler]
[/spoiler]Assisten masinis dalam foto tersebut melambaikan tangan kepada saya, mengisyaratkan kalo ka akan segera berangkat. Otomatis langsung cameback ke rangkaian. So, gak ada banyak foto yang saya abadikan
Berangkat lagi brooo.
Stasiun berikutnya adalah stasiun gunung megang.
Perjalanan menuju stasiun gunung megang agak berbeda. Terlihat disebelah kiri rel sedang ada pembuatan jalur double track. Namun progresnya masih berupa lahan kosongnya saja. Untuk material-materialnya belom tersedia di sepanjang lintasan. Sesekali kami berjumpa dengan penduduk sekitar dilahan kosong tersebut.
Sekarang terjawab sudah kenapa S5 Serelo BLB dibeberapa stasiun sbelumnya dan berjalan perlahan disetiap petak diantara stasiun tersebut yang kami lalui. Penyebabnya adalah, kami “di-odongin†oleh BBR. Dengan segala kesaktiannya, S5 berhasil menysul BBR tersebut distasiun gunung megang.
[spoiler=Susul BBR]
![[Image: 15656565322_99fd1b303f.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7512/15656565322_99fd1b303f.jpg)
![[Image: 15656565392_840ddff12f.jpg]](https://farm4.staticflickr.com/3932/15656565392_840ddff12f.jpg)
[/SPOILER]Setelah beberapa menit menghitung jumlah rangkaian KKBW yang ada di rangkaian KA Super BBR tersebut, akhirnya ketemu juga sama lokomotif penariknya. Yaitu dous cc 205.
[spoiler]
![[Image: 15656565462_ddaae123d4.jpg]](https://farm6.staticflickr.com/5600/15656565462_ddaae123d4.jpg)
![[Image: 15656565492_920d44e2e6.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7501/15656565492_920d44e2e6.jpg)
[/spoiler]Stasiun gunung megang
Memiliki kode stasiun GNM. Berada di kecamatan gunung megang, kabupaten muaraenim provinsi sumatera selatan. Untuk KA yng melintasi stasiun ini adalah KA barang pengangkut batubara, minyak cair, kereta penumpang seperti serelo dan sindang marga dan juga sepur fakultatif. Stasiun ini hanya memiliki 2 jalur saja, dimana jalur 1 adalah sepur langsungnya. Kooerdinat 3°27'14"S 103°52'0"E.
Ketika melintasi GNM, kami tidak berhenti alias berjalan langung. Akhirnya, bisa juga ngerasain berjalan langsung di divre 3 ini.

Dan efek dari meilintas langsung tersebut adalah, saya tidak bisa take foto bangunan stasiun GNM

okelah, perjalanan mesti dilanjut. Lepas GNM, ada salah satu spot bagus untuk hunting. Yaitu posisinya tak jauh dari stasiun. Ada sebuah jembatan dengan sisi ditumbuhi kurungan besi yang lumayan tinggi. Posisi rel pun menikung, rasanya mantap juga kalo bisa foto disitu. Untuk foto yahud nyusul yah, ada di TR serelo S6 nanti

[spoiler]
![[Image: 15653193561_423330b3c5.jpg]](https://farm4.staticflickr.com/3954/15653193561_423330b3c5.jpg)
[/spoiler]Coba perhatikan foto diatas deh, apakah diantara teman-teman ada yang tahu maksut dari marka jalan tersebut? papan yang berbentuk belah ketupat dan segi empat yang bergambar bulat? Mohon bantuannya, yang tahu silahkan dishare.. dan efek dari marka jalan tersebut, lari KA tidak begitu cepat. tak lebih dari 50kmj saja.
Lepas jembatan tersebut, pembangunan jalur ganda masih berlanjut. Masih dikerjaakan oleh beberapa kuli. Dibeberapa sudut, terlihat beberapa kuli sedang beristirahat dibawah rimbunannya pepohonan yang hijau. Kalau di ibu kota mana bisa kaya gitu. Tak terasa, 8 menit berlalu. Kami sudah hampir tiba distasiun penangiran.
Saat hendak masuk penangiran, KA berjalan agak diperlambat. Seperti biasa.
Hendak bersilang sepertinya.. yang saya pikirkan adalah mau masuk dijalur berapa. Kalo ada disebelah kiri artinya harus siap di bordes sebalah kiri dan sebaliknya. Jika berada dikanan rel, maka harus siap di bordes sebelah kanan.
Saat hendak masuk stasiun posisi rel agak sedikit membelok kesebelah kiri. Dari kejauhan saya sudah melihat lokomotif berwarna putih berada disebalah kanan kami. Artinya saya harus siap di bordes sebalah kanan. Dengan terpaksa minta space kepada penumpang yang ada disisi itu, karena saya sebenarnya sudah siap di bordes kiri.
Lepas jembatan tersebut, pembangunan jalur ganda masih berlanjut. Masih dikerjaakan oleh beberapa kuli. Dibeberapa sudut, terlihat beberapa kuli sedang beristirahat dibawah rimbunannya pepohonan yang hijau. Kalau di ibu kota mana bisa kaya gitu. Tak terasa, 8 menit berlalu. Kami sudah hampir tiba distasiun penangiran.
Saat hendak masuk penangiran, KA berjalan agak diperlambat. Seperti biasa.
Hendak bersilang sepertinya.. yang saya pikirkan adalah mau masuk dijalur berapa. Kalo ada disebelah kiri artinya harus siap di bordes sebalah kiri dan sebaliknya. Jika berada dikanan rel, maka harus siap di bordes sebelah kanan.
Saat hendak masuk stasiun posisi rel agak sedikit membelok kesebelah kiri. Dari kejauhan saya sudah melihat lokomotif berwarna putih berada disebalah kanan kami. Artinya saya harus siap di bordes sebalah kanan. Dengan terpaksa minta space kepada penumpang yang ada disisi itu, karena saya sebenarnya sudah siap di bordes kiri.
[spoiler]
[/spoiler]Ternyata benar, kami harus kembali bersilang. Kali ini kami menang silang KA pengangkut batubara lagi. Tapi kali ini yang nguli adalah loko eks jawa, cc 204. Seperti biasa posisi lokomotifnya mundur.
[spoiler]
![[Image: 15655942655_d080db7aa7.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7493/15655942655_d080db7aa7.jpg)
![[Image: 15655942675_dcb9723ab2.jpg]](https://farm6.staticflickr.com/5600/15655942675_dcb9723ab2.jpg)
[/spoiler]Berikut adalah detik-detik ketika kami bersilang dengan ka barang tersebut:
[spoiler]
![[Image: 15035911913_f2a6bcd77f.jpg]](https://farm9.staticflickr.com/8135/15035911913_f2a6bcd77f.jpg)
![[Image: 15035911943_533a66cd63.jpg]](https://farm6.staticflickr.com/5608/15035911943_533a66cd63.jpg)
![[Image: 15035911953_d516bfb596.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7465/15035911953_d516bfb596.jpg)
![[Image: 15035912043_e695b015c0.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7487/15035912043_e695b015c0.jpg)
![[Image: 15035912053_dd7b7dafe6.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7512/15035912053_dd7b7dafe6.jpg)
[/spoiler]Setelah hampir 1 menit menelusuri panjangnya rangkaian ka pengangkut batubara tersebut, akhirnya nemu juga semboyan 21 ka tersebut. anehnya, gimana yah caranya massinis dan assisten masinis melihat semboyan tersebut? jujur, ane aja yang matanya masih sehat normal gak jelas lihat emblem kapsul tersebut?
Padahal dibelakang juga gak ada petugas yang stand by?? Atau ada komunikasi diantara dua rumah sinyal distasiun tersebut yah?? Entah lah
Padahal dibelakang juga gak ada petugas yang stand by?? Atau ada komunikasi diantara dua rumah sinyal distasiun tersebut yah?? Entah lah

[spoiler]
![[Image: 15469969888_9fbb8023d9.jpg]](https://farm4.staticflickr.com/3933/15469969888_9fbb8023d9.jpg)
![[Image: 15469969958_61354dd9c5.jpg]](https://farm6.staticflickr.com/5610/15469969958_61354dd9c5.jpg)
[/spoiler]
Setelah bersilang dengan KA batubara tersebut. rupanya kami tidak langsung berjalan. Melainkan harus berhenti cukup lama juga. disini ada juga petugas yang turun. Tepatnya di gerbong ke 4, atau ke 5 dari depan.
[spoiler]
[/spoiler][spoiler=Stasiun Penanggiran dari dalam k3-1]
![[Image: 15469970018_21b0c4039b.jpg]](https://farm6.staticflickr.com/5606/15469970018_21b0c4039b.jpg)
[/spoiler]Saat tengah berfoto ria mengabadikan moment-moment di penangiran, ternyata ada salah satu er ef juga yang sedang beraksi diisana. Saya sempat berkenalan dengannya. Namanya fadhil anak daop 1 juga rupanya. Dia sedang liburan disini, dirumah family-nya. Dan hingga kini, saya akrab dengannya.
Selama beberapa menit kami berbincang, namun akhirnya harus terpisahkan oleh lengkingan
serelo lima.
Selama beberapa menit kami berbincang, namun akhirnya harus terpisahkan oleh lengkingan
serelo lima.Beberapa foto yang bisa saya dapatkan distasiun penanggiran:
[spoiler]
![[Image: 15469970148_0cf29d6c63.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7534/15469970148_0cf29d6c63.jpg)
![[Image: 15633165956_c0225f5157.jpg]](https://farm4.staticflickr.com/3940/15633165956_c0225f5157.jpg)
![[Image: 15633165966_ab96100357.jpg]](https://farm4.staticflickr.com/3939/15633165966_ab96100357.jpg)
![[Image: 15633165996_dcc6b46f36.jpg]](https://farm4.staticflickr.com/3944/15633165996_dcc6b46f36.jpg)
![[Image: 15633166046_45113c25b2.jpg]](https://farm4.staticflickr.com/3939/15633166046_45113c25b2.jpg)
[/spoiler]Dan ini oleh-oleh dari stasiun penangiran
[spoiler]
[/spoiler]Stasiun penanggiran
Stasiun ini memiliki kode stasiun PNGG. Memiliki dua buah jalur, dimana jalur 2 adalah jalur utamanya. Berada pada lintas prabumilih-muara enim dan berada pada petak gunung megang dan ujan mas. Stasiunnya terletak disisi jalan raya, sehingga bentuk bangunnnya tidak dilapisi pagar-pagar.
[spoiler]
[/spoiler][spoiler]
[/spoiler]Ada yang unik distasiun penangiran. Masinis dari kabin berteriak kepada tukang dagang yang lagi menjajakan dagannya nya didepan stasiun penanggiran. Dan tanpa pikir panjang, si abang tukang dagang langsung ajah bikinin pesenan dia..
[spoiler]
[/spoiler][spoiler=Perhatikan muka si abangnya]
[/spoiler][spoiler=lagi masak]
[/spoiler]Ternyata, yang diberangkatkan terlebih dahulu adalah KA batubara tersebut. bukan serelo yang tadi sudah memberikan
– nya. Ya ampun. DiPHP 
[spoiler=Serelo alone]
[/spoiler][spoiler=sinyal pengulang]
[/spoiler]Dan setelah beberapa menit berlalu, kami masih belum bisa diberangkatkan juga ternyata.Ternyata nunggu aman stasiun ujan mas. Mungkin disana lagi mengurusi persilangan yang akan kami lakukan selanjutnya.. sekali lagi, ya mungkin.
oke deh. Bersambung dulu yah
nanti kita lanjut lagi




![[Image: IMG_20150517_082252_zpsxucdmcqt.jpg]](http://i1286.photobucket.com/albums/a609/hendra20409/IMG_20150517_082252_zpsxucdmcqt.jpg)

![[Image: 15738604666_2b880e33d2.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7486/15738604666_2b880e33d2.jpg)
![[Image: 15738604736_efa589c541.jpg]](https://farm4.staticflickr.com/3939/15738604736_efa589c541.jpg)
![[Image: 15738604846_3a616af034.jpg]](https://farm4.staticflickr.com/3940/15738604846_3a616af034.jpg)
[/spoiler]
[/spoiler]
[/spoiler]
[/spoiler]![[Image: 15576531309_8bf44a86e1.jpg]](https://farm4.staticflickr.com/3937/15576531309_8bf44a86e1.jpg)
![[Image: 15576531369_00217385c8.jpg]](https://farm4.staticflickr.com/3951/15576531369_00217385c8.jpg)
![[Image: 15576531529_e8707d14be.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7538/15576531529_e8707d14be.jpg)
![[Image: 15577654410_25704a692d.jpg]](https://farm6.staticflickr.com/5616/15577654410_25704a692d.jpg)
![[Image: 15577654420_2eaf07097f.jpg]](https://farm4.staticflickr.com/3947/15577654420_2eaf07097f.jpg)
![[Image: 15577654490_c91d3cc833.jpg]](https://farm4.staticflickr.com/3944/15577654490_c91d3cc833.jpg)
![[Image: 15577654500_75ef3aa355.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7575/15577654500_75ef3aa355.jpg)
[/spoiler]
[/spoiler]
[/spoiler]
[/spoiler]
[/spoiler]
[/spoiler]![[Image: 15578121268_45743851c9.jpg]](https://farm4.staticflickr.com/3950/15578121268_45743851c9.jpg)
![[Image: 15578121398_b31decd460.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7488/15578121398_b31decd460.jpg)
![[Image: 15578121408_d863616d18.jpg]](https://farm4.staticflickr.com/3943/15578121408_d863616d18.jpg)
![[Image: 15578121418_75911cd2ef.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7474/15578121418_75911cd2ef.jpg)
![[Image: 15578121438_67e7fd59e5.jpg]](https://farm4.staticflickr.com/3940/15578121438_67e7fd59e5.jpg)
[/SPOILER]![[Image: 15577778709_630094911e.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7509/15577778709_630094911e.jpg)
![[Image: 15577778759_b92c8977a8.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7486/15577778759_b92c8977a8.jpg)
[/spoiler]
[/spoiler]![[Image: 15739949846_c9b016025d.jpg]](https://farm4.staticflickr.com/3949/15739949846_c9b016025d.jpg)
![[Image: 15739949546_290edaf2ea.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7551/15739949546_290edaf2ea.jpg)
![[Image: 15739949636_9730cf005c.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7525/15739949636_9730cf005c.jpg)
[/spoiler]
[/spoiler]
[/spoiler]
[/SPOILER]![[Image: 15577883529_552fa3a280.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7574/15577883529_552fa3a280.jpg)
[/spoiler]
![[Image: 15765555672_b4533c24f5.jpg]](https://farm6.staticflickr.com/5603/15765555672_b4533c24f5.jpg)
![[Image: 15765555662_e279bc4ddb.jpg]](https://farm4.staticflickr.com/3939/15765555662_e279bc4ddb.jpg)
[/SPOILER]
[/SPOILER]![[Image: 15765555832_4a9935154b.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7473/15765555832_4a9935154b.jpg)
[/spoiler]![[Image: 15740343706_fa5d979ac2.jpg]](https://farm9.staticflickr.com/8279/15740343706_fa5d979ac2.jpg)
![[Image: 15740343666_fff7644835.jpg]](https://farm4.staticflickr.com/3948/15740343666_fff7644835.jpg)
[/spoiler]
[/spoiler]
[/spoiler]
[/spoiler]![[Image: 15764291265_ffaf11569d.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7541/15764291265_ffaf11569d.jpg)
[/spoiler]![[Image: 15764291405_58bd09542d.jpg]](https://farm4.staticflickr.com/3949/15764291405_58bd09542d.jpg)
[/spoiler]
[/spoiler]![[Image: 15579255257_38db7a0f8b.jpg]](https://farm9.staticflickr.com/8644/15579255257_38db7a0f8b.jpg)
![[Image: 15579255357_d18bffdc26.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7554/15579255357_d18bffdc26.jpg)
![[Image: 15579255377_519f977af8.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7518/15579255377_519f977af8.jpg)
[/spoiler]
[/SPOILER]
[/spoiler]
[/spoiler]![[Image: 15747023356_6e00e143ba.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7538/15747023356_6e00e143ba.jpg)
[/spoiler]
[/spoiler]
. “Jalur 2, KA Serelo tujuan akhir stasiun lahat sampai lubuk linggau tunggu bersilang KA serelo... bla.. bla..bla..â€.
[/spoiler]
[/spoiler]
[/spoiler]
[/spoiler]
[/spoiler]
![[Image: 15779791615_e672bd6584.jpg]](https://farm6.staticflickr.com/5612/15779791615_e672bd6584.jpg)
![[Image: 15779791775_a755857217.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7473/15779791775_a755857217.jpg)
![[Image: 15779791785_8c970135a2.jpg]](https://farm6.staticflickr.com/5608/15779791785_8c970135a2.jpg)
![[Image: 15779791795_aeb11e4877.jpg]](https://farm6.staticflickr.com/5610/15779791795_aeb11e4877.jpg)
[/spoiler]![[Image: 15599677710_0bf5fd7dde.jpg]](https://farm6.staticflickr.com/5613/15599677710_0bf5fd7dde.jpg)
![[Image: 15599677720_b1342e68d3.jpg]](https://farm9.staticflickr.com/8123/15599677720_b1342e68d3.jpg)
![[Image: 15599677740_7610b268fe.jpg]](https://farm9.staticflickr.com/8657/15599677740_7610b268fe.jpg)
[/spoiler]![[Image: 15599677880_4f9a255790.jpg]](https://farm6.staticflickr.com/5604/15599677880_4f9a255790.jpg)
![[Image: 15599677890_cb1c6173eb.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7531/15599677890_cb1c6173eb.jpg)
![[Image: 15164597284_476835de55.jpg]](https://farm6.staticflickr.com/5613/15164597284_476835de55.jpg)
![[Image: 15164597424_b0305a9408.jpg]](https://farm6.staticflickr.com/5614/15164597424_b0305a9408.jpg)
![[Image: 15164597434_43eddd45d5.jpg]](https://farm6.staticflickr.com/5608/15164597434_43eddd45d5.jpg)
![[Image: 15164597454_3989200346.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7475/15164597454_3989200346.jpg)
![[Image: 15164597504_97035bd0c0.jpg]](https://farm9.staticflickr.com/8622/15164597504_97035bd0c0.jpg)
![[Image: 15164597614_4c1237cdb6.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7478/15164597614_4c1237cdb6.jpg)
![[Image: 15783238691_c0bc721062.jpg]](https://farm6.staticflickr.com/5604/15783238691_c0bc721062.jpg)
[/spoiler]![[Image: 15783238751_1c2323cea0.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7557/15783238751_1c2323cea0.jpg)
![[Image: 15783238761_1a2a5c4208.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7466/15783238761_1a2a5c4208.jpg)
![[Image: 15783238811_8a1471d34d.jpg]](https://farm6.staticflickr.com/5602/15783238811_8a1471d34d.jpg)
![[Image: 15600347517_7c02f16f1a.jpg]](https://farm6.staticflickr.com/5610/15600347517_7c02f16f1a.jpg)
![[Image: 15600347627_31b589bbff.jpg]](https://farm6.staticflickr.com/5610/15600347627_31b589bbff.jpg)
![[Image: 15600347677_f920e0c179.jpg]](https://farm8.staticflickr.com/7561/15600347677_f920e0c179.jpg)
[/spoiler]
[/SPOILER]
[/spoiler]
[/SPOILER]
[/spoiler]
[/spoiler] ![[Image: 15165779924_28f00be707.jpg]](https://farm9.staticflickr.com/8581/15165779924_28f00be707.jpg)

