Thread Rating:
  • 1 Vote(s) - 5 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Semua tentang KA Barang
Kangen dengan Gerbong pengangkut (ternak) sapi
Sedih

[Image: vpco02.jpg]
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !

[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply
(26-02-2013, 01:48 AM)Illia Wrote:
(25-02-2013, 08:47 PM)ady_mcady Wrote: dari postingan jeng illia di thread gapeka, yaitu tentang rumor ka ons bakal digabung sama parsel. apakah benar ini?

masih blm pasti...kita tunggu aja :v
soale pas itu aku dapat info dr org JAKGnya langsung wkwkwkw.
mgkn pas akhir thn kemaren pendapatannya kurang OK kali ya? :v

btw share ah yang uda alm...
KA barang 1005/1006 D/H :v

[Image: 376347_333536056756105_1982004554_n.jpg]
atau biasanya disebut KA BARANG CEPAT :3

ONS Parcel sudah di gabung beberapa waktu lalu, di JAKG ada KA baru KA2515/2516 relasi JAKG-BET (KALOG 5) SF30 GD
Reply
jerit peluit iringi putaran cakram membelai batang baja
. . . . .



[Image: new2copy.jpg]

Reply
Jalur Kereta Api Pelabuhan Semarang Diaktifkan Lagi


TEMPO.CO, Semarang - Jalur rel kereta api di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, akan diaktifkan kembali mulai tahun ini. Asisten Manajer Operasi Terminal Pelabuhan Tanjung Emas Purwanto Wahyu Widodo menyatakan saat ini proses pembangunan kembali jalur rel kereta di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Tanjung Emas sudah dilakukan. "Masih dalam tahap pengurukan lahan," kata Purwanto kepada Tempo di Pelabuhan Tanjung Emas, Jumat, 13 Maret 2015.

Pengaktifan lagi jalur kereta itu untuk pengangkutan peti kemas dari dan ke Pelabuhan Tanjung Emas. Ada lahan 30 hektare untuk keperluan aktivasi stasiun barang pengangkutan kereta tersebut. Setiap kali berhenti, ujar Purwanto, kereta bisa mengular hingga 40 gerbong. Adapun jalur kereta di sekitar pelabuhan tersebut panjangnya 3 kilometer.

Purwanto menyatakan rel kereta di Pelabuhan Tanjung Emas sebenarnya masih ada. Namun, karena sudah lama tak digunakan, rel tersebut terpendam tanah. Purwanto menuturkan nantinya akan dibuat rel kereta baru yang bisa langsung tersambung dengan jalur Surabaya dan Jakarta. Pembangunan rel kereta, ujar Purwanto, ditargetkan selesai pada tahun ini. "Agar bisa segera beroperasi," ucapnya. 

Menurut Purwanto, rel kereta itu akan berdampak positif bagi roda transportasi di darat. Selama ini, kata dia, truk-truk kontainer sudah menyesaki jalan raya, terutama di jalur Surabaya-Jakarta.

Purwanto menghitung biaya transportasi kontainer jalur jalan raya lebih mahal dibanding lewat jalur kereta. Jika menggunakan kereta, biayanya hanya Rp 2 juta untuk Semarang-Surabaya. Sedangkan jika lewat jalan raya bisa Rp 5 juta.

Dari pantauan Tempo, hingga hari ini, rel kereta masih dalam tahap pengurukan. Truk-truk pembawa tanah menumpahkan muatannya di lokasi tersebut. Purwanto menyatakan calon lahan stasiun kereta barang tersebut akan dibiarkan sekitar tiga bulan agar tanah urukannya bisa semakin padat. Rel kereta sengaja dibuat 1 meter lebih tinggi daripada jalan raya. Maklum, problem banjir dan rob selalu menghantui pelabuhan yang posisinya di pesisir Pantai Utara Jawa tersebut.

General Manager Terminal Peti Kemas Semarang Iwan Sabatini menyatakan rob dan banjir di Pelabuhan Tanjung Emas sudah berhasil ditangani. "Pompa air dan polder sangat efektif membuat Pelabuhan tidak banjir lagi," kata Iwan.



Semoga cepat dioperasikan biar bisa ngurangin kepadatan & beban jalan pantura
Regards,
Public Transportation Enthusiast Arrow

Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)