Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Nasib KA Luar Negeri Buatan INKA
#41
gauge di malaysia 1000, makanya bogienya beda sama di indonesia yang 1067
Reply
#42
Cuman BP ato kereta yg blkgnya jg dari INKA?
Reply
#43
BP nya aja yang INKA. Dulu di tahun 2000an awal INKA pernah eksport BP (disebut PGC di Malaysia) dan beberapa flatcar PPCW (disebut BRF di Malaysia).

Waktu diadakan double tracking Rawang-Ipoh, yang juga membutuhkan KRL cepat, INKA juga pernah berkompetisi untuk pengadaan KRL khusus itu. Tapi kemudian kalah sama Korea.
Reply
#44
BP INKA atau PGC buatan INKA untuk Malaysia sebagian udah dibahas di SINI
[Image: a2vric.jpg]
Reply
#45
bang momod tolong di delete aja ya trid ini... tks..
Reply
#46
(27-03-2010, 08:50 AM)fun_plano Wrote:
(27-03-2010, 05:35 AM)Aldio Yudha Trisandy Wrote: Betul sekali! Buktinya setelah PT INKA sukses merakit CC 203 seri 13-42, Filipina berminat membeli CC 203 42 sebagai loko langsir di sana. Kemudian dibeli lagi oleh Australia dijadikan lok andalan sekarang. Ayo! Majukan teknologi perkeretaapian kita agar bisa setara dengan KA luar negeri! Maju tak gentar!
[spoiler=ini pic nya..post mas azu dari trit sebelah..kondisinya mengenaskan, untung dibeli ma perusahaan australia, jadi nasibnya jauh lebih baik.]
[Image: sPa160071.jpg][/spoiler]

Itu kok nasib lok CC 203-nya waktu di Filipina sama Kayak TKI yang disiksa sama majikannya?NgeledekNgakak
[Classified]

Reply
#47
(21-04-2010, 08:14 PM)Ikhsan_CC20323 Wrote:
(27-03-2010, 08:50 AM)fun_plano Wrote:
(27-03-2010, 05:35 AM)Aldio Yudha Trisandy Wrote: Betul sekali! Buktinya setelah PT INKA sukses merakit CC 203 seri 13-42, Filipina berminat membeli CC 203 42 sebagai loko langsir di sana. Kemudian dibeli lagi oleh Australia dijadikan lok andalan sekarang. Ayo! Majukan teknologi perkeretaapian kita agar bisa setara dengan KA luar negeri! Maju tak gentar!
[spoiler=ini pic nya..post mas azu dari trit sebelah..kondisinya mengenaskan, untung dibeli ma perusahaan australia, jadi nasibnya jauh lebih baik.]
[Image: sPa160071.jpg][/spoiler]

Itu kok nasib lok CC 203-nya waktu di Filipina sama Kayak TKI yang disiksa sama majikannya?NgeledekNgakak

iya mas,disana kena vandalismeSedih,untung diselametin aussieMalaikatTerharu
Reply
#48
ngemeng2, gerbong yg d export k bangladesh couplernya kok beda ya, di pinggirnya ada tambahan gitu.
gaugenya lebar bgt, mgkn bogienya dr negara lain yak....
Keep Fighting Never Give
Reply
#49
(22-04-2010, 01:34 AM)ouilevio Wrote: ngemeng2, gerbong yg d export k bangladesh couplernya kok beda ya, di pinggirnya ada tambahan gitu.
gaugenya lebar bgt, mgkn bogienya dr negara lain yak....

gauge di bangladesh itu Broad Gauge sama seperti negara2 tetangganya (India, Pakistan), yaitu 1676 mm..

dan coupler yang digunakan adalah Buffer and Chain Coupler.. yang nonjol di pinggirnya itu buffer,, mencegah agar keretanya tidak menempel,, dan disambung menggunakan rantai pengikat ditengahnya.. coupler jenis ini juga digunakan di Inggris dan Jerman..
Dengan ponsel Samsung GT-S5233S + IM3, ditambah juga Telkom Speedy tetep bisa buka Semboyan35.com meskipun dengan penuh kesabaran.


[Image: v7sagz.jpg]
My Name in QR-Code
Reply
#50
thanks buat info
sekarang Back on Topic yaBye Bye
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 2 Guest(s)