Thread Rating:
  • 1 Vote(s) - 5 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
KA Penataran
#41
(08-05-2010, 04:18 PM)Adolph Wrote: ga bisa dibayangkan,,kalo ada tol Sby-Ml, gmana nasibnya KA di jalur ini, termasuk penataran,,PT KA HARUS membuat antisipasinya,Parahyangan waktu blumada tol masih berjaya, baru ambruknya setelah ada tol, tapi lihat apa yg terjadi di rute sby-ml,,wong ga ada tol aja Maleks kedodoran, gmana klo ada tol..
saya kira gak berpengaruh terlalu signifikan... Sampai saat ini Penataran masih favorit karena praktis, dari downtown ke downtown, yang tidak perlu ganti-ganti moda transportasi untuk masuk kota seperti kalau naik Bus.

Saya sendiri senang sekali naik Penataran kalau dari ML ke Surabaya Kota, tapi hanya yang pagi saja, yang berangkat dari ML jam 4.30, biasanya untuk ngejar Argo Wilis.

Kelemahannya yang paling utama adalah sering banget telat, kecuali yang pagi hari itu, jadi untuk orang-orang yang selalu ingin tepat waktu jadi ragu mau naik penataran ini.

Kalau dibuat patas nya saya kira juga banyak yang senang, tetapi dengan harga tiket yang terjangkau, Maleks kemarin kan harganya terlalu mahal untuk K2 dan K1nya. Coba kalo harga K2 10.000, dan K1 15.000, kemungkinan besar pasti laris. Apalagi kalau jadwalnya disesuaikan untuk koneksi dengan kereta-kereta tujuan BD,YK,Jakarta, dan Banyuwangi..
---------------------------------------------------------------------------------

[Image: 10152518_770209422991478_115824953701405038_n.jpg]
Reply
#42
(20-06-2010, 12:11 AM)toerangga Wrote:
(08-05-2010, 04:18 PM)Adolph Wrote: ga bisa dibayangkan,,kalo ada tol Sby-Ml, gmana nasibnya KA di jalur ini, termasuk penataran,,PT KA HARUS membuat antisipasinya,Parahyangan waktu blumada tol masih berjaya, baru ambruknya setelah ada tol, tapi lihat apa yg terjadi di rute sby-ml,,wong ga ada tol aja Maleks kedodoran, gmana klo ada tol..
saya kira gak berpengaruh terlalu signifikan... Sampai saat ini Penataran masih favorit karena praktis, dari downtown ke downtown, yang tidak perlu ganti-ganti moda transportasi untuk masuk kota seperti kalau naik Bus.

Saya sendiri senang sekali naik Penataran kalau dari ML ke Surabaya Kota, tapi hanya yang pagi saja, yang berangkat dari ML jam 4.30, biasanya untuk ngejar Argo Wilis.

Kelemahannya yang paling utama adalah sering banget telat, kecuali yang pagi hari itu, jadi untuk orang-orang yang selalu ingin tepat waktu jadi ragu mau naik penataran ini.

Kalau dibuat patas nya saya kira juga banyak yang senang, tetapi dengan harga tiket yang terjangkau, Maleks kemarin kan harganya terlalu mahal untuk K2 dan K1nya. Coba kalo harga K2 10.000, dan K1 15.000, kemungkinan besar pasti laris. Apalagi kalau jadwalnya disesuaikan untuk koneksi dengan kereta-kereta tujuan BD,YK,Jakarta, dan Banyuwangi..

Iya...apalagi penumpang dari ML mau ke Tanggulangin-Sidoarjo-Gedangan, kalo naek bus ga bisa terjangkau. Terus kalo masalah telat kayaknya sudah engga. Ane sebulan ini bolak-balik naik ni KA yang ada malah kecepetan, sering ni KA berhenti di stasiun menunggu jadwal keberangkatan sesuai dengan GAPEKAnya.

[Image: a2vric.jpg]
Reply
#43
(05-06-2010, 06:13 PM)fun_plano Wrote: Ga tau kenapa ane tambah demen ma ni sepur....beberapa hari kemaren ane ke SDA naek ni KA. Ane naek yang jam 12 dari ML. Ya seperti biasa, ane selalu bergelantungan di pintu kereta. Sesekali toiletnya dibersihin ma kru KA, jadi wangi dan bersih. Selepas BMG...mau melintas di PJL Karanglo, KA ini melambat, ane anggap lumrah coz jalan menanjak...tapi lama kelamaan koq seperti mau berhenti ni KA hingga kecepatan 5 km/jam. Ane tengok depan (ane berada di gerbong 1) gak ada apa2. Tapi begitu di PJL Karanglo, ada orang di lok, tanpa pakaian dinas dan membawa barang, turun dari lok!!!! Bingung

[Image: ajkx9u.jpg]
Siapakah gerangan?? kambing?? ato pegawai PT.KA yang lagi ga dines?? ato siapa?? apa diperbolehkan kejadian seperti itu?

bisa aja pegawai KA yang numpang pulang.....
Reply
#44
(24-06-2010, 02:10 PM)ebret_cc20191 Wrote:
(05-06-2010, 06:13 PM)fun_plano Wrote: Ga tau kenapa ane tambah demen ma ni sepur....beberapa hari kemaren ane ke SDA naek ni KA. Ane naek yang jam 12 dari ML. Ya seperti biasa, ane selalu bergelantungan di pintu kereta. Sesekali toiletnya dibersihin ma kru KA, jadi wangi dan bersih. Selepas BMG...mau melintas di PJL Karanglo, KA ini melambat, ane anggap lumrah coz jalan menanjak...tapi lama kelamaan koq seperti mau berhenti ni KA hingga kecepatan 5 km/jam. Ane tengok depan (ane berada di gerbong 1) gak ada apa2. Tapi begitu di PJL Karanglo, ada orang di lok, tanpa pakaian dinas dan membawa barang, turun dari lok!!!! Bingung

[Image: ajkx9u.jpg]
Siapakah gerangan?? kambing?? ato pegawai PT.KA yang lagi ga dines?? ato siapa?? apa diperbolehkan kejadian seperti itu?

bisa aja pegawai KA yang numpang pulang.....
Pro fun_plano : uenak tenan ... naik KA yang toiletnyah selalu bersih dan wangi ...Ngiler
Pro ebret : uenak tenan ... bisa turun "sembarangan" ... TLH ... Turun KA Luar Biasa ... awas bisa kena tilang ... Ngakak
Reply
#45
(24-06-2010, 02:43 PM)Eko Budy Santoso Wrote:
(24-06-2010, 02:10 PM)ebret_cc20191 Wrote:
(05-06-2010, 06:13 PM)fun_plano Wrote: Ga tau kenapa ane tambah demen ma ni sepur....beberapa hari kemaren ane ke SDA naek ni KA. Ane naek yang jam 12 dari ML. Ya seperti biasa, ane selalu bergelantungan di pintu kereta. Sesekali toiletnya dibersihin ma kru KA, jadi wangi dan bersih. Selepas BMG...mau melintas di PJL Karanglo, KA ini melambat, ane anggap lumrah coz jalan menanjak...tapi lama kelamaan koq seperti mau berhenti ni KA hingga kecepatan 5 km/jam. Ane tengok depan (ane berada di gerbong 1) gak ada apa2. Tapi begitu di PJL Karanglo, ada orang di lok, tanpa pakaian dinas dan membawa barang, turun dari lok!!!! Bingung

[Image: ajkx9u.jpg]
Siapakah gerangan?? kambing?? ato pegawai PT.KA yang lagi ga dines?? ato siapa?? apa diperbolehkan kejadian seperti itu?

bisa aja pegawai KA yang numpang pulang.....
Pro fun_plano : uenak tenan ... naik KA yang toiletnyah selalu bersih dan wangi ...Ngiler
Pro ebret : uenak tenan ... bisa turun "sembarangan" ... TLH ... Turun KA Luar Biasa ... awas bisa kena tilang ... Ngakak
banyak pegawai yang seperti itu masalahna mas....
Reply
#46
(24-06-2010, 03:09 PM)ebret_cc20191 Wrote:
(24-06-2010, 02:43 PM)Eko Budy Santoso Wrote:
(24-06-2010, 02:10 PM)ebret_cc20191 Wrote:
(05-06-2010, 06:13 PM)fun_plano Wrote: Ga tau kenapa ane tambah demen ma ni sepur....beberapa hari kemaren ane ke SDA naek ni KA. Ane naek yang jam 12 dari ML. Ya seperti biasa, ane selalu bergelantungan di pintu kereta. Sesekali toiletnya dibersihin ma kru KA, jadi wangi dan bersih. Selepas BMG...mau melintas di PJL Karanglo, KA ini melambat, ane anggap lumrah coz jalan menanjak...tapi lama kelamaan koq seperti mau berhenti ni KA hingga kecepatan 5 km/jam. Ane tengok depan (ane berada di gerbong 1) gak ada apa2. Tapi begitu di PJL Karanglo, ada orang di lok, tanpa pakaian dinas dan membawa barang, turun dari lok!!!! Bingung

[Image: ajkx9u.jpg]
Siapakah gerangan?? kambing?? ato pegawai PT.KA yang lagi ga dines?? ato siapa?? apa diperbolehkan kejadian seperti itu?

bisa aja pegawai KA yang numpang pulang.....
Pro fun_plano : uenak tenan ... naik KA yang toiletnyah selalu bersih dan wangi ...Ngiler
Pro ebret : uenak tenan ... bisa turun "sembarangan" ... TLH ... Turun KA Luar Biasa ... awas bisa kena tilang ... Ngakak
banyak pegawai yang seperti itu masalahna mas....
OOT : muhun kang ... prihatin... sama penumpang yang ngambing di Loko POLSUSKA bisa tegas ... tapi sama pegawai KA yang TLH sembarangan mah ... cing cay lah ... padahal cukup berbahaya ...
BTT ah ...
Reply
#47
(20-05-2010, 08:01 PM)Adolph Wrote:
[Image: overstappen.png]
(20-05-2010, 07:38 AM)Joe_cn Wrote:
(19-05-2010, 10:59 AM)Adolph Wrote: menurut ane rangkaian dan jadwal penataran mesti ditambah,,agar bisa mengangkut lebih banyak penumpang ( biar ga desak2an) dan mengkover lebih banyak jam..

Maksudnya mengkover lebih banyak jam gimana maksdunya mas?

maksudnya biar lebih banyak frekuensinya, sehingga penumpang lebih punya banyak pilihan jam keberangkatan,,Xie Xie



Waduh.....ini kalo mau tambah rangkaian berarti harus DT menurut manager sarana...kemiringan lintas 20 permil......lokomotif setingkat cc 203-dan 201 hanya bisa ditarik 6-7 kereta jadi gak bisa ditambah
Reply
#48
(25-06-2010, 06:52 AM)sspraptama Wrote:
(20-05-2010, 08:01 PM)Adolph Wrote:
[Image: overstappen.png]
(20-05-2010, 07:38 AM)Joe_cn Wrote:
(19-05-2010, 10:59 AM)Adolph Wrote: menurut ane rangkaian dan jadwal penataran mesti ditambah,,agar bisa mengangkut lebih banyak penumpang ( biar ga desak2an) dan mengkover lebih banyak jam..

Maksudnya mengkover lebih banyak jam gimana maksdunya mas?

maksudnya biar lebih banyak frekuensinya, sehingga penumpang lebih punya banyak pilihan jam keberangkatan,,Xie Xie



Waduh.....ini kalo mau tambah rangkaian berarti harus DT menurut manager sarana...kemiringan lintas 20 permil......lokomotif setingkat cc 203-dan 201 hanya bisa ditarik 6-7 kereta jadi gak bisa ditambah

Yang masih memungkinkan ya nambah frekuensi perjalanannya

[Image: a2vric.jpg]
Reply
#49
penataran keluar DBK


[Image: 4734581371_df48d15521_b.jpg]


[Image: 4734581375_5a9282a9d4_b.jpg]


[Image: 4734581373_b0f8c69326_b.jpg]

Bye ByeBye Bye
Reply
#50
Nyumbang penataran juga
[Image: 35221ar.jpg]
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)