(29-12-2010, 04:39 PM)raditiya Wrote: (29-12-2010, 03:18 PM)tomrys Wrote: Muttim sepertinya akan mendapatkan kompetitor baru di rute Surabaya - Banyuwangi.
Kalau tidak salah baca tadi,
Maskapai Penerbangan mulai melirik jalur Surabaya - Banyuwangi..
CMIIW
Bandara di Banyuwangi dan Jember belum untuk pesawat2 besar. Malah dibilang belum bisa
sepertinya tidak, , ,Muttim gak akan tersaingi oleh maskapai Pesawat terbang. . .saingan KA Muttim untuk 5 bahkan 10 tahun mendatang hanyalah KA Sritanjung. . .untuk saingan darat lainnya yaitu perusahaan Otobus dan Travel saat ini sudah "kalah" dari KA Muttim
masyarakat Banyuwangi dan sekitarnya memiliki karakteristik yg unik, , ,mereka pasti akan berfikir 2 kali untuk naik angkutan udara itu. . .tiket pesawat rute Banyuwangi-Surabaya mencapai Rp 700 Ribu padahal tiket KA Muttim "hanya" Rp 60 Ribu untuk K2 dan Rp 90 Ribu untuk EXA. .tiket untuk hari normal itu sepi penumpang.!!
masyarakat Banyuwangi dan sekitarnya cenderung memilih angkutan yang murah, ,tak peduli pelayanan di atas ala kadarnya dan waktu tempuh yg lama. .mereka pasti enggan membayar Rp 700 ribu hanya untuk perjalanan BW-SB meski waktu tempuhnya cepat
itu sebabnya okupansi KA Muttim dengan KA Sritanjung relasi BW-SGU berbanding terbalik
Saat ini KA Muttim sepi penumpang dikarenakan orang Banyuwangi dan sekitarnya memilih KA Sritanjung yg harga tiketnya hanya separuh dari tiket KA Muttim. . .itulah fakta yg seharusnya bisa dibaca oleh PT. Kereta Api Indonesia (Persero)