Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
[INFO] KA di Atjeh...
#51
sebenernya yang bakal dibangun SNCF (Prancis) itu jalur Banda Aceh - Lhokseumawe aja atau sampe ke Besitang (perbatasan Aceh - Sumut) yah???
Reply
#52
lintas Aceh dan Sumut ..... JADUL ...

kapanlagi

20081023131627_sumut_1_490016bbd89f4.jpg

kapanlagi

20081023131627_sumut_2_490016bbdff68.jpg

kapanlagi

20081023131627_sumut_3_490016bbe74b5.jpg

kapanlagi

20081023131627_sumut_4_490016bbec2b5.jpg

kapanlagi

20081023131627_sumut_5_490016bbf37a6.jpg

kapanlagi

20081023131628_sumut_6_490016bc0440d.jpg

kapanlagi

20081023131628_sumut_7_490016bc0b982.jpg

kapanlagi

20081023131628_sumut_8_490016bc15538.jpg
Reply
#53
thanks Mas totok, atas upload foto2nya Big Grin

Reply
#54
memang sih bagusnya begitu .... semua lintas di Indonesia pake 1435 mm ... sebab kalo nggak pake 1435 mm ... di Indonesia nggak bakal ada KA Super Cepat ..... lebar spur 1067 mm kan cm bisa lari sampe 180 km/jam ... lebih cepet dari itu ... ngguling ... sebab gaya sentrifugal, sentripetal dan gaya lain nggak bisa seimbang .... katanya lho ... gw bingung baca rumusnya .... maklum waktu sekolah matematika paling tinggi dapet 5 .... itu juga dah dikatrol ..... hahahahahahahah ....
Reply
#55

[Image: 3089490p.jpg]
PT Inka telah merampungkan pembuatan kereta rel diesel (KRD) untuk dioperasikan di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (kiri, warna biru) di pabriknya di Madiun, Jawa Timur, pertengahan Oktober 2008. Berbeda dengan KA lain di Jawa dan Sumatera, KRD-I untuk Aceh didesain PT Inka untuk rel selebar 1.435 milimeter (lebar rel standar dunia). Kini, Ditjen Perkeretaapian Departemen Perhubungan sedang merampungkan pembangunan jalur rel di Aceh.

Sekilas info Grin Grin
Ketika anda berniat mencari pengetahuan atau ilmu, yang harus anda lakukan adalah membaca, mencari informasi, mendengar diskusi, dan memberi pendapat yang logis. Dan itulah gunanya forum :3.

Apakah Hibernasi bisa menghasilkan ilmu dan informasi? Semua orang pun tau jawabannya...

Hibernasi いみは ねていきます. XDa
l


Reply
#56
yang jelas biaya investasinya lebih besar dari daerah lain ,lah woong lebih lebar gaugenya.otomatis kereta lebih lebar dan biayanya lebih besar dengan yang 1067 mm Hitung...Hitung
tidak terbayangkan keindahan trem uap ketika lalu lalang di bawah jembatan kereta api jatinegara
foto ane yang lainnya ada disini kang !
https://www.flickr.com/photos/36503981@N02/
Reply
#57
dedy vh Wrote:yang jelas biaya investasinya lebih besar dari daerah lain ,lah woong lebih lebar gaugenya.otomatis kereta lebih lebar dan biayanya lebih besar dengan yang 1067 mm Hitung...Hitung

menurut bukunya Ir Hartono M.M, lebar keratanya sama kayak banyubiru ( KRD-I ), tapi lebar sepurnya doank yang beda.....
Reply
#58
Dengar2 ternyata ukuran gauge di mana KRDI NAD akan dioperasikan bukan 1435 mm, melainkan ukuran standar Indonesia 1067 mm. Supaya KA ini bisa jalan sampai Sumut.
Reply
#59
b777 Wrote:Dengar2 ternyata ukuran gauge di mana KRDI NAD akan dioperasikan bukan 1435 mm, melainkan ukuran standar Indonesia 1067 mm. Supaya KA ini bisa jalan sampai Sumut.

yang 1435 itu lintasan khusus...

coz itu kan dana bantuan prancis...

nantinya juga bakal dibangun yang 1067....

biar nyambung......
Reply
#60
Ada inpoh tambahan...

Quote:Sebatas pengetahuan saya:
  1. Pasca tsunami pemerintah Perancis memberikan grant via SNCF utk membuatkan FS untuk jalur bandaaceh-medan.
  2. Tim dari SNCF melakukan survey parsial ttg kondisi dan kemungkinan pembukaan kembali jalur ini - saya ada DVD filmnya - dan dinyatakan cukup layak.
  3. Diputuskan kemudian:
    1. Gauge akan digunakan standar int'l = 1435mm - karena selain SNCF adalah konsultan int'l, Dephub pun sudah berniat utk mengembangkan jaringan di Sumatra & Kalimantan dgn standar 1435 mm ini.
    2. 'Jatah' pembagian pekerjaan proyek: Bd.aceh - lhokseumawe = swadaya pemerintah RI; L.mawe - medan = bantuan asing (bisa SNCF atau yg lain jika ada yg b'minat).
    3. RI duluan ngerjain (kan asing kudu memantau dulu efek proyeknya) dan memang ada beberapa hambatan seperti penolakan dari beberapa daerah (tdk usah disebut disini).
  4. Eks revitalisasi jalur beberapa tahun lalu oleh p'Habiebie sdh 'Habis-bis' dijarah baik seluruh material maupun trasenya (jangankan rel, bantalan beton saja dihancurkan utk diambil rangka bajanya!!)
  5. Beberapa pemerintah daerah minta trase dialihkan dari original trase krn sdh banyak berubah fungsi, dan mereka sanggup memberikan lahan penggantinya yg jauh dari keramaian.
  6. Tahap pertama pembangunan (2007) adalah start dari Kruengmane (sblh barat Bireun) ke Blangpulo (kl. 12 km) dan tahap 2 (2008) Blangpulo - Cunda (selatan Lhokseumawe) - kl. 9 km spoor; jadi total yg siap duluan adalah hanya kl. 21 km (eks jalur AT)! track inilah yg akan dijalani oleh KRDI NAD tsb pp. (kebetulan perusahaan saya waktu itu ikutan tender supervisi Tahap 2 tsb dan hanya jadi peringkat kedua alias kalah boss!!)
  7. Standar regulasi 1435 mm sekarangpun masih dalam penggodokan dan penyusunan oleh tim Dirjenka Dephub (abis kan baru cing!).
  8. Enaknya sih ada peta lokasi proyek 21 km itu ya? tapinya ketinggalan di kantor tuh...
  9. Jadi konklusinya: ke Bd. Aceh masih jauuuhhh.... ..... ke Medan? opo meneh...... harus sabar menanti Bang!; tapi yg paling penting ada progress yg berjalan walaupun hanya 10-15 km / tahun.
Semoga info ini bermanfaat, sorry kalo ada update terbaru yg saya lewatkan.... .......
Wassalam, Intrias.

Laporan oleh : Intrias Herlistiarto (intrias_oh@..........)

[Image: spammingsj0.gif]
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 3 Guest(s)