Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
KERETA BATIK (Usulan, Diskusi)
#61
(13-02-2011, 03:23 PM)dtRAiNeR Wrote: @ Narendro Anindito: Itu pengecatan K1 GoPar dalam rangka event "Kereta Batik" yang berlangsung 12-15 Februari 2011 di Stasiun Bandung?

Soalnya sempet liat spanduk iklannnya di depan Stasiun Bandung ama di pagar pembatas rel depan Kartika Sari Kebon Jukut...

di stiker batik bertepatan dengan acara kreasi kereta batik dan festival kuliner di Stasiun Bandung... livery itu hanya sementara, so don't miss it
Big Grin
Reply
#62
(13-02-2011, 07:09 PM)Narendro Anindito Wrote:
(13-02-2011, 03:23 PM)dtRAiNeR Wrote: @ Narendro Anindito: Itu pengecatan K1 GoPar dalam rangka event "Kereta Batik" yang berlangsung 12-15 Februari 2011 di Stasiun Bandung?

Soalnya sempet liat spanduk iklannnya di depan Stasiun Bandung ama di pagar pembatas rel depan Kartika Sari Kebon Jukut...

di stiker batik bertepatan dengan acara kreasi kereta batik dan festival kuliner di Stasiun Bandung... livery itu hanya sementara, so don't miss it
Big Grin

Itu kira-kira dipamerin di jalur langsir bukan ya? Coba besok sempetin liat, apa untuk event ini boleh motret bebas atau tetep minta izin kayak hari biasa?

Ayo, bagi RF BD (dan juga lainnya) yang penasaran, masih ada waktu sampe hari Selasa tanggal 15, mumpung libur tuh...
Visit my new blog at https://idrailnews.wordpress.com/

Visit also:
YouTube Channel
Twitter
Reply
#63
Kirain mau dirangkai ke Argowilis... Padahal mau nyegat di SLO Sad
Cobalah Cari tahu sendiri dulu baru bertanya bila benar - Benar Bingung dan tidak ada penjelasan, jangan maunya disuapin terus. Gak ada Nubie atau Master, semua sama, sama - sama belajar. Eh iya lupa...
Reply
#64
(13-02-2011, 08:14 PM)dtRAiNeR Wrote: Itu kira-kira dipamerin di jalur langsir bukan ya? Coba besok sempetin liat, apa untuk event ini boleh motret bebas atau tetep minta izin kayak hari biasa?

Ayo, bagi RF BD (dan juga lainnya) yang penasaran, masih ada waktu sampe hari Selasa tanggal 15, mumpung libur tuh...

bebas izin, potrek sepuasnya,..... Bye Bye
Reply
#65
(13-02-2011, 01:22 PM)Narendro Anindito Wrote: New Livery Argo Parahyangan dengan corak batik
[Image: I-Luv-Indonesia.gif]

[Image: mpphoto56752_20112-13-117102p.JPG]


[Image: mpphoto56753_20112-13-117101p.JPG]


[Image: mpphoto56754_20112-12-117099p.JPG]


[Image: mpphoto56755_20112-12-117098p.JPG]

Gerbong Batik
Sejumlah pekerja menempelkan penutup motif batik di salah satu gerbong Kereta Api Argo Parahyangan di Dipo Lokomotif PT Kereta Api Indonesia, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (12/2/2011). Selain sebagai penarik minat konsumen kereta api, pemasangan motif ini sebagai bentuk apresiasi terhadap batik sebagai warisan budaya tak benda dari UNESCO. KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO

ini buat GoPar jam brapa yak?
kali2 aj besok bisa nyegat di BKS
693-5073-893-673
Reply
#66
Rupanya orang yang bawa handycam dan kamera kemarin orang wartawan Kompas tho.... Ini saya sempat menjpretnya sendiri...


[Image: 15x7jv6.jpg]


[Image: 9tk74p.jpg]
Reply
#67
@ bagus70: Nomor gerbongnya K1-02527 ya?

Apa gerbong ini beroperasi normal? Soalnya sekarang posisi lagi di stasiun dan K1-02527 tidak tampak, yang ada di jalur 6 GoPar biasa, itupun baru BP Satwa 64505 ama 3 K1, M dan K2 plus lok belum dipasang...
Visit my new blog at https://idrailnews.wordpress.com/

Visit also:
YouTube Channel
Twitter
Reply
#68
KEREN2.....

[Image: 30dl4ie.jpg]
Reply
#69
Thumbs Up 
Quote:Melestarikan kebudayaan Nasional merupakan sebuah kewajiban dan hak bagi setiap insan anak bangsa Indonesia. Karena dari kebudayaan inilah jati diri dan ciri sebuah bangsa yang besar bisa dinilai. PT. Reska Multi Usaha (RMU), salah satu anak perusahaan dari PT. Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) membuat kegiatan yang bisa dibilang sangat unik dalam melestarikan salah satu budaya Indonesia. Dalam kegiatan yang bertajuk “Kreasi Kereta Batik dan Festival Kuliner”, yang diadakan di pelataran parkir Utara Stasiun Bandung, dari Sabtu hingga Selasa (12-15/2), RMU mencoba untuk menghias eksterior sebuah kereta penumpang dengan motif batik bekerja sama dengan mahasiswa Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Teknologi Bandung (ITB).

Melestarikan kebudayaan Nasional merupakan sebuah kewajiban dan hak bagi setiap insan anak bangsa Indonesia. Karena dari kebudayaan inilah jati diri dan ciri sebuah bangsa yang besar bisa dinilai. PT. Reska Multi Usaha (RMU), salah satu anak perusahaan dari PT. Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) membuat kegiatan yang bisa dibilang sangat unik dalam melestarikan salah satu budaya Indonesia. Dalam kegiatan yang bertajuk “Kreasi Kereta Batik dan Festival Kuliner”, yang diadakan di pelataran parkir Utara Stasiun Bandung, dari Sabtu hingga Selasa (12-15/2), RMU mencoba untuk menghias eksterior sebuah kereta penumpang dengan motif batik bekerja sama dengan mahasiswa Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Teknologi Bandung (ITB).

Dalam acara yang dibuka oleh Wakil Direktur Utama PT. KAI, Darmawan Daud, selain menghias kereta juga diadakan bazaar kuliner khas Indonesia serta baju-baju batik dengan motif-motif yang berbeda tersebar dalam 50 stand. Selama 4 hari beragam acara pun dikemas dengan menarik, dimulai lomba mewarnai untuk siswa Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD), festival musik akustik, lomba body painting. Dan pada puncak acara, akan diadakan pencanangan kreasi kereta batik masuk dalam daftar Museum Rekor Indonesia (MURI).

Kereta yang menggunakan motif batik serta tokoh perwayangan ini akan digunakan pada KA Argo Parahyangan yang melayani rute Bandung - Jakarta PP.

Darmawan Daud mengemukakan, acara ini bertujuan untuk menumbuh kembangkan kreativitas anak bangsa melalui seni membatik dan aneka kuliner sebagai kebudayaan bangsa yang dapat dibanggakan. “Dengan acara ini diharapkan akan mempopulerkan batik tidak hanya sebagai busana, bahkan pada media transportasi kereta api,” ujar Darmawan dalam sambutannya.

Ditambahkannya, saat ini stasiun kereta api bukan lagi semata-mata tempat naik turun penumpang saja, namun sudah saatnya juga berfungsi sebagai area komersial tanpa mengabaikan fungsinya sebagai area publik. “Semoga dengan kegiatan ini bisa memberikan suguhan yang terbaik, khususnya kepada pengguna jasa kereta api dan umumnya kepada masyarakat luas juga meningkatkan tingkat kecintaan masyarakat terhadap kereta api,” tutup Darmawan.

Sesaat setelah meresmikan pembukaan kegiatan ini, Darmawan menyempatkan diri untuk melihat ke berbagai stand yang ada. Selanjutnya melihat prosesi penghiasan kereta eksekutif yang dihias oleh motif batik. (Humaska)

Bagaimana menurut agan-agan sekalian ??? Bingung

Reply
#70
keren...
kalo gak salah dulu pernah dehh kereta kelas satwa yang lama di pasang striping mirip kaya batik ?
Biarkan Aku berlari secepat CC 204 03 02, terbang tinggi seperti A340-600, dan gagah seperti Legacy SR-1
youtube nya BagusRailfans
Flickrnya BagusRailfans
Twitter : @BagusRailfans
218071D7 for more Inpoh ! Xie Xie
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)