Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Liputan Perjalanan
#81
Para RF yang berbahagia di tempat.
Saat-saat yang menyenangkan bagi saya adalah saat2 segala urusan apa saja yang ada kaitannya dengan sepur , saat2 membicarakan sepur , perjalanan dengan sepur , nonton berita TV yang memberitakan sepur , baca koran yang ada sepur dll. bahkan saat beli nasi uduk seharga 2 ribu rupiahpun yg dibungkus dengan koran , e ndilalahnya aba berita tentang sepur juga.
saat membuat liputan perjalanan kemaren tak lupa " nglongok kondisi halaman Dipo Lokomotip Jatinegara dan seperti inilah kondisinya.


[Image: 264m3q0.jpg]


[Image: 35hmgit.jpg]


[Image: kcfhgj.jpg]

[Image: axiik3.jpg]


[Image: 20iv05i.jpg]
Reply
#82
Berbahagialah kang...ane dari sebrang cuma jadi pemirsa aja..jangan bosan liput terus..Sakit
Jangan matikan aku bila perlu tambah dan panjangkan jalurku, biarkan kereta melaju di punggungku....SPOR RAIDER

GREEN LIVING
Salam Kereta, Nuwun
Reply
#83

[Image: 24fdz4w.jpg]


[Image: fmhnqt.jpg]


[Image: 1z306wz.jpg]

[Image: znq8fs.jpg]

Dipo Induk Lokomotip Jatinegara ini selain merawat Loko sendiri ( milik Daop I ) juga merawat Loko " Tamu , artinya punya Daop lain yang beristirahat / stabling di dipo ini.
Isi dalam Dipo didominasi Lok2 besar DE sekelas CC ( CC 201 , CC 203 , CC 204 ) dan tidak terlihat adanya lok lain .dan khusus Lok DH ditempatkan di Dipo Lok Tanah Abang ( sekelas BB )

[Image: 33ms9w9.jpg]

Kadang 2 ketemu juga jalur rel yang agak unik terlihat dari model dan type bantalan yang setiap hari dilalui lok besar sekelas CC . Rel sekecil ini mampu memikul lok CC yang beratnya sekitar 86.600 kg.

[Image: 23hrs6f.jpg]

Diluar Dipo benmgan DDT empat jalur tak pernah kosong dari KA yang melintas . KRL type Rheostatik juga masih sering melintas disamping Dipo Induk Lokomotip Jatinegara .


[Image: 2vkmarr.jpg]

Terowongan hidup menuju Turn Table yang dikelilingi tumbuhan hijau
Dalam hitungan menit di Dipo Jatinegara ini KA Melintas dari pelbagai jurusan , juga KRL Wisata Depok / Bogor - Ancol , Bekasi - Ancol , Tangerang - Ancol , Serpong - Ancol pun melintas untuk langsir di Jatinegara. Karena Koridor Kampung Bandan - Tanjung Priok saat ini memang belum berfungsi


[Image: nz4pbl.jpg]


[Image: 2gwgfw2.jpg]


[Image: 24nr3f4.jpg]
Mungkin di koridor inilah termasuk dua besar jalur KA yang terpadat dan terbanyak dilalui Kereta api di Indonesia , Mulai dari KA Odong2 , KA Bisnis , KA Ekonomi , KA Eksekutip , KA Petikemas , KA Parcel , KA Barang Khusus , KRL Ekonomi , KRC AC , KRL Ekspres , KRL Wisata dll melintas di jalur ini.


[Image: 140jmo3.jpg]


[Image: ztfxur.jpg]

Juga adanya loko yang selalu tersemyu, karena sudah disegarkan lagi arahnya ( Diputar di Turn Table ) sehin gga nggak bosen seperti lok di bawah ini.


[Image: 33cq2w0.jpg]

Dipo Induk Lokomotip Jatinegara di lihat dari arah utara setelah stasiun KA Pondok Jati.


[Image: 2cfw280.jpg]
Reply
#84

[Image: 59sky0.jpg]

Jarak Dipo Induk Jatinegara dengan Stasiun ternyata sangat dekat sehingga bila kita berjalan kaki cuma butuh waktu sekitar 5 menit.


[Image: mhardg.jpg]

Dan Stasiun Jatinegara ini termasuk KSB , Kepala Stasiun Besar yang juga melayani penumpang Eksekutip seperti KA Purwojaya , Cirebon Ekspres , Argogede dan Parahiyangan.


[Image: 29og9q9.jpg]
Reply
#85
Muantep pic-nya sebagai obat rekan2 yang jauh dari JKT..nah itu dipo JNG kok banyak oli serta kasur dan bantal, kok bisa sinergi yach..Ngakak
Jangan matikan aku bila perlu tambah dan panjangkan jalurku, biarkan kereta melaju di punggungku....SPOR RAIDER

GREEN LIVING
Salam Kereta, Nuwun
Reply
#86
kok ada yg belang rangkaian KRL-e pakdhe oren campur putih
itu krl wisata jalan tiap hari ato hari2 tertentu aja?
rame gak okupansine
Reply
#87
Mas Wedhoez Yth :
KRL Orange campur Silver sudah lumrah di Jakarta , KRL Klas Ekonomi non AC Bekasi - Jakarta , dan untuk KRL Wisata yang lewat / Langsir di Jatinegara keknya cuman hari minggu saja seperti

1. KRL Wisata Bogor - Ancol
2. KRL Wisata Tangerang - Ancol
3. KRL Wisata Bekasi - Ancol
4. KRL Wisata Serpong - Ancol

KRL Wisata ini keknya tidak melayani penumpang di tasyun Jatinegara
Untuk rangkaian KRL Wisata ini beda dengan KRL Ekonomi rheostatik. KRL Rheostatik yg berwarna orange keknya ga ada yg pake AC, dan Semua KRL Wisata rangkaiannya AC . demikian dan CMIIW.
Reply
#88
Beginilak KRL Wisata yang berjalan temporary ciri2 nya adalah AC , pintu dan jemdela tertutup semua , dan ada Papan Nama pada kaca depan.


[Image: 2dv36h3.jpg]

sedangkan KRL Non AC Ekonomi pintu dan jendela selalu terbuka seperti pada kedua foto dibawah ini.


[Image: rtqlgj.jpg]


[Image: fc1blv.jpg]
Reply
#89
KRL Eco 
Cibitung halte dulu bukan saat sekarang posisinya. Tapi didekat kebun2 yang orang daerah situ bilang (PLN) Pulo Nyamuk. Pak de Cibitungnya dimana nih. klo ane dipondok jl mawar merahXie Xie
berharap terealisasi kereta api di kalsel dan kalteng Ngiler
Reply
#90
Rupanya bung pattas purwakarta penasaran nih ,
mang bener halte Cibitung dulu di Pln dan ane juga sering mbantuin pak Sawal , pak Djemari dkk ngangkat sinyal dan buka blok saat halte ini masih pakai sinyal mekanik , bahkan KA setingkat Argobromo dan Argogede pun sering tertahan di halte ini karena tunggu aman warta dari tasyun Tambun. klo masih penasaran lagi , jika sampeyan ngliat orang kurang kerjaan motret sana motret sini ( tentu saja yg ada hubungannya dgn KA ) dan mbawa motor doyok , ya itulah saya.
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)