Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
All about D52 Series
#81
(27-09-2011, 08:29 AM)mdnboy Wrote: kalau saja DD52 yang di TMII bisa dipulihkan plus output powernya bertambah menjadi 2300 HP alangkah senangnya....
tapi saya sadar ITU MUSTAHIL.....

Sekedar koreksi, benernya D52. Lengkapnya D 52099. Bukan DD52. Xie Xie
Reply
#82
(30-09-2011, 10:19 AM)pardjono Wrote:
Sekedar koreksi, benernya D52. Lengkapnya D 52099. Bukan DD52. Xie Xie

sorry salah ketik Ngakak, sudah ane koreksi
Reply
#83
(24-08-2011, 01:20 PM)eling Wrote:
(18-08-2011, 05:03 PM)Agus Riyanto Wrote: Sekarang, masihkah ada ?

D52-99 masih ada di museum transpotasi di TMII

[Image: 268757_2188758366891_1485041322_2434786_8176960_n.jpg]

Terakhir saya mengunjungi D52-99 di TMII kondisinya masih terawat dengan baik.Ngiler
Reply
#84
Dari 100 loko hanya sisa 1...tapi gpp lah, daripada kaya loko DD52 yang gak bersisa sama sekali.
"Lampen Aan!" Pengumuman
Reply
#85
(18-09-2011, 11:06 PM)Adi Sutjipto Wrote:
(15-09-2011, 05:05 PM)pardjono Wrote: [spoiler]
(15-09-2011, 04:39 PM)bonbon Wrote:
(15-09-2011, 04:05 PM)denzuko Wrote:
(10-09-2011, 02:43 PM)bonbon Wrote: dari 100 biji cuman ke sisa 1 ??? trus yg di sumatra selatan ada sisanya nggak ? apa cuman di TMII saja ?

D52 yg tersisa dr 100unit cuma 1 unit aja. dulu tahun 1980an D52080 dr dipo banjar tertulis di kabinnya "untuk Museum TMII" tp kenapa dia tidak pernah samapi ke TMII nyangkut dimana dia y? disumatera g ada. dan sy yakin bgt lok D52 yg dirucat kondisinya g smuanya rusak, kemungkinan sih dibuat rusak dl sebelum akhirnya dijagal.

Sayah sih curiga malah ada yg ekspor ke luar negeri tuh .. mudah2an sayah salah.
[/spoiler]

Kalau ada yang diekspor sih masih mending. Barang masih ada tapi entah dimana. Saya malah curiga D52 habis karena dikiloin ke KS.

Memang habis,
kalau mau mendengar mereka yang saat ini sudah banyak yang pensiun,
dan turut merucat lokomotive,
ya datang saja ke Daop X.

Kebetulan,
tetangga di Daop X adalah perumahan PT. KAI sejak Jaman Londo,
hampir semua, puluhan rumah, pensiunan para jagoan lok uap.
Ada yang sudah almarhum, ada juga sudah generasi ketiga,
yang bekerja di PT. KAI.

Bye Bye

[spoiler]*untuk manual book D52,
sudah pernah saya upload di thread
yang ada dibawah thread ini.
[/spoiler]

emang ada ya daop x ?? perasaan daop cm mpe 9,,
Reply
#86
Dalam cerita seseorang railfans yang pernah saya dengar, bahwa lok D52 pernah digunakan untuk melangsir KA Maja CMIIW. dan pernah untuk menarik rangkaian KA Sendja Gaja Baroe (SGU - JAK). CMIIW.
"Naik kereta sambil mendengarkan Chrisye bernyanyi, sesuatu banget - teringat seseorang" Playboy
_____
My Facebook: http://www.facebook.com/AERazzaq2040301
My Twitter: http://www.twitter.com/AuliaRazzaq | @AuliaRazzaq
Reply
#87
mari kita sama2 berjuang agr lok ini dan lok2 uap lain bs kembali hidup...
Wink
RF aatea_goparmania, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Oct 2010.
Reply
#88
lok D52 itu kan lok uap satu2nya yang gandengannya sesuai dengan gerbong yang pakai rem Westinghouse.

Mau tanyak lok ini compressornya dimana ato gak pakai compresor tapi remnya pakai tekanan uap?

Salam
Reply
#89
(14-12-2011, 12:40 AM)antonius_123 Wrote: lok D52 itu kan lok uap satu2nya yang gandengannya sesuai dengan gerbong yang pakai rem Westinghouse.

Mau tanyak lok ini compressornya dimana ato gak pakai compresor tapi remnya pakai tekanan uap?

Salam

D52 menggunakan coupler ganda (perdik) yakni ganco dan automatic coupler tipe knuckle namun bukan berarti bersistem rem westinghouse. Kalo menurut pandangan saya lok ini menggunakan rem udara tekan namun dalam buku manual D52 sendiri memakai rem westinghouse jadi saya masih bingung mas yang bener. Jadi compressornya sendiri pun belum tau dimanaSakit

[Image: 11854949193_f4066c0b84.jpg]
Reply
#90
(17-12-2011, 06:07 AM)bagas_alqadri Wrote:
(14-12-2011, 12:40 AM)antonius_123 Wrote: lok D52 itu kan lok uap satu2nya yang gandengannya sesuai dengan gerbong yang pakai rem Westinghouse.

Mau tanyak lok ini compressornya dimana ato gak pakai compresor tapi remnya pakai tekanan uap?

Salam

D52 menggunakan coupler ganda (perdik) yakni ganco dan automatic coupler tipe knuckle namun bukan berarti bersistem rem westinghouse. Kalo menurut pandangan saya lok ini menggunakan rem udara tekan namun dalam buku manual D52 sendiri memakai rem westinghouse jadi saya masih bingung mas yang bener. Jadi compressornya sendiri pun belum tau dimanaSakit

saya juga bingung apakah kompresor di gerakan oleh roda padasaat kereta berjalan. atau juga memanfaatkan tekanan uap dari ketel yang di tampung di dalam tabung lalu di salurkan ke pengereman..? Bingung
TUT TUT.. KOBONG..!!




~Presjam~
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 2 Guest(s)