Posts: 3,191
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
16
(23-06-2010, 10:34 AM)azu Wrote: (23-06-2010, 10:23 AM)Charles Wrote: Berita dari The Malay Mail:
Quote:228 Tokyo Metro subway trains for KL
Tuesday, June 1st, 2010 13:10:00
PETALING JAYA: The Kuala Lumpur railway service will get a much-needed boost in the form of 228 used Tokyo Metro of Japan car sets  free of charge.
The gift is the culmination of efforts by Transport Minister Datuk Seri Ong Tee Keat who had just concluded discussions with Tokyo Metro to secure the 38x6 used car sets, which are in good operational condition, and have a lifespan of no less than 20 years.
It was learnt that the cars , which still have an average of 20 good years left for local use, would be delivered by 2012.
The sets had been used by Tokyo Metro in their subway lines (tubes), and some modifications may be carried out to allow the cars to be used in Malaysia.
Tokyo Metro operates a network of nine subway lines in the heart of Tokyo, with its network forming a tight mesh throughout the three central wards of Chiyoda, Chuo and Minato; and the surrounding Shinjuku, Shibuya, Ikebukuro and Ueno areas.
Upon delivery, the sets are expected to ease the pressure off the local rail system persistently bogged down by a range of issues that had affected the service's reliability.
In an interview with The Malay Mail recently, KTMB president Dr Aminuddin Adnan had admitted that reliability was an issue, forcing KTMB to take several measures to improve the capacity and reliability of train services.
It had set itself a deadline of two years to give commuters the best service possible at its optimum capacity level in line with the National Key Result Area (NKRA) target for urban public transport to improve the network.
Dr Aminuddin had said KTMB was working on completely overhauling its trains as well as the wiring systems and other services to improve current services.
KTMB are also working on refurbishing 15 old electric multiple unit (EMU) trains, which it aims to put back into service in stages by March next year. Once completed, the number of trains available will be increased from 28 trains to 43 by next year.
The EMUs have been plagued with problems caused by the closure of the two companies that supplied the trains.This had made it difficult to find spare-parts for the trains.
Dr Aminuddin had also said that KTMB had ordered 38 six car-trains at a cost of RM2 billion, which are expected to arrive in mid-2012.
With the increase in number of trains available, KTMB hopes to accomplish a passenger waiting time of between 10 and 20 minutes.
Sumber: http://www.mmail.com.my/content/38264-22...-trains-kl
KCJ lagi-lagi dapat saingan baru dalam pengadaan KRL bekas dari Jepang, yaitu KTMB asal Malaysia yang kabarnya akan mengambil rolling stock bekas pakai dari jalur Hibiya, Chiyoda, Namboku, atau Tozai pada 2012 mendatang, akan tetapi hanya dengan 6 kereta per setnya.
Bagaimana tanggapan rekan-rekan khususnya RF Daop I?
bukannya Catenary/LAA di malaysia itu 25kV AC dan gaugenya 1000mm? berarti harus merubah gauge dan modifikasi kelistrikannya?
Perhatikan salah satu klausul penggalan dari berita tersebut sebagai berikut:
Quote:The sets had been used by Tokyo Metro in their subway lines (tubes), and some modifications may be carried out to allow the cars to be used in Malaysia.
Tentu saja berdasarkan berita tersebut KRL-KRL yang akan diimpor untuk KTMB dimodifikasi terlebih dahulu dengan penyetelan ulang bogie berdasarkan rail gauge yang dimiliki Malaysia (1000 mm) dan pengubahan sistem kelistrikan menjadi 25 kV oleh pihak Tokyo Metro sebelum KRL-KRL tsb dikirim untuk beroperasi di KTMB.
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi
Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Posts: 2,564
Threads: 0
Joined: Feb 2008
KAsihan juga Malaysia, apa-apa dari Jepang harus dimodif dulu. Kalau kita kan langsung "blung" masuk aja.
Posts: 1,813
Threads: 0
Joined: Mar 2010
Reputation:
23
23-06-2010, 11:42 AM
(This post was last modified: 23-06-2010, 11:43 AM by sepur_lori.)
(23-06-2010, 11:33 AM)bagus70 Wrote: KAsihan juga Malaysia, apa-apa dari Jepang harus dimodif dulu. Kalau kita kan langsung "blung" masuk aja.
Kan gauge-nya beda kang, Jepang ama kita 1067, di Malaya 1000. Dulu D 51 eks Hedjaz Railway itu kalibernya 1050, trus dimodip jadi 1067. Bener mas Bagus?
Posts: 3,191
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
16
Berita dari Media Indonesia:
Quote:Karyawan PT Kereta Api Divonis Satu Tahun Penjara
23 Juni 2010
BANDUNG--MI: Widyasono, karyawan PT Kereta Api (KA) yang tersangkut kasus gratifikasi dana investasi PT KA divonis satu tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat, Selasa (22/6).
Majelis hakim yang dijketuai Sahrul Machfud menyatakan Widyasono terbukti menerima uang gratifikasi senilai Rp20 juta dalam bentuk travel chaque dari PT OKCM. Selain itu, ia Widyasono juga diwajibkan membayar denda RP50 juta subsider satu bulan kurungan. Vonis tersebut sama dengan tuntutan jaksa pada sidang sebelumnya.
Terdakwa dan jaksa penuntut umum langsung menerima putusan tersebut. Melaui kuasa kukumnya Widyasono mengaku lega dengan berakhirnya masa persidangan. Diperkirakan karyawan PTKA itu akan bebas pada akhir 2010 karena bulan ini ia genap tujuh bulan menjalani masa tahanan.
"Sejak awal kami berharap hakim memberikan sanksi secara proporsional. Meskipun klien kami bersalah, ia hanya bawahan yang tidak memiliki kewenangan untuk menentukan keputusan. Ia hanya disuruh oleh atasan," kata kuasa hukum Widyasono, Marolop Tua Sinaga.
Agenda berikutnya, majelis hakim akan memutuskan hukuman bagi direktur PT OKCM Antonius Torang Siahaan yang diduga sebagai penggagas ide pemberian gratifikasi kepada sejumlah oknum pejabat PT KA senilai Rp100 juta. Nelain kedua nama di atas, kasus gratifikasi juga menyeret nama Ahmad Kutjoro yang waktu itu menjabat sebagai Direktur Keuangan PTKA. (EM/OL-01)
Sumber: http://www.mediaindonesia.com/read/2010/...un_Penjara
Ada apa dengan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) saat ini? Mengapa banyak oknum karyawannya yang tersangkut kasus demikian?
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi
Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Posts: 6,463
Threads: 0
Joined: Jul 2008
Reputation:
1
(23-06-2010, 10:23 AM)Charles Wrote: [spoiler]
Berita dari The Malay Mail:
Quote:228 Tokyo Metro subway trains for KL
Tuesday, June 1st, 2010 13:10:00
PETALING JAYA: The Kuala Lumpur railway service will get a much-needed boost in the form of 228 used Tokyo Metro of Japan car sets  free of charge.
The gift is the culmination of efforts by Transport Minister Datuk Seri Ong Tee Keat who had just concluded discussions with Tokyo Metro to secure the 38x6 used car sets, which are in good operational condition, and have a lifespan of no less than 20 years.
It was learnt that the cars , which still have an average of 20 good years left for local use, would be delivered by 2012.
The sets had been used by Tokyo Metro in their subway lines (tubes), and some modifications may be carried out to allow the cars to be used in Malaysia.
Tokyo Metro operates a network of nine subway lines in the heart of Tokyo, with its network forming a tight mesh throughout the three central wards of Chiyoda, Chuo and Minato; and the surrounding Shinjuku, Shibuya, Ikebukuro and Ueno areas.
Upon delivery, the sets are expected to ease the pressure off the local rail system persistently bogged down by a range of issues that had affected the service's reliability.
In an interview with The Malay Mail recently, KTMB president Dr Aminuddin Adnan had admitted that reliability was an issue, forcing KTMB to take several measures to improve the capacity and reliability of train services.
It had set itself a deadline of two years to give commuters the best service possible at its optimum capacity level in line with the National Key Result Area (NKRA) target for urban public transport to improve the network.
Dr Aminuddin had said KTMB was working on completely overhauling its trains as well as the wiring systems and other services to improve current services.
KTMB are also working on refurbishing 15 old electric multiple unit (EMU) trains, which it aims to put back into service in stages by March next year. Once completed, the number of trains available will be increased from 28 trains to 43 by next year.
The EMUs have been plagued with problems caused by the closure of the two companies that supplied the trains.This had made it difficult to find spare-parts for the trains.
Dr Aminuddin had also said that KTMB had ordered 38 six car-trains at a cost of RM2 billion, which are expected to arrive in mid-2012.
With the increase in number of trains available, KTMB hopes to accomplish a passenger waiting time of between 10 and 20 minutes.
Sumber: http://www.mmail.com.my/content/38264-22...-trains-kl[/spoiler]
KCJ lagi-lagi dapat saingan baru dalam pengadaan KRL bekas dari Jepang, yaitu KTMB asal Malaysia yang kabarnya akan mengambil rolling stock bekas pakai dari jalur Hibiya, Chiyoda, Namboku, atau Tozai pada 2012 mendatang, akan tetapi hanya dengan 6 kereta per setnya.
Bagaimana tanggapan rekan-rekan khususnya RF Daop I?

biarin aje malaysia pk kereta bekas, yg penting Indonesia jgn pakai kereta bekas, INDONESIA udah punya pabrik kereta INKA, kalo perlu KRL ex Jepang yg udah pernah di pakai di INDONESIA jual aja ke malaysia.....
Posts: 251
Threads: 0
Joined: Dec 2008
Reputation:
4
Ada berita nih, tentang penggabungan tiga depo menjadi satu di Manggarai:
Quote:TEMPO Interaktif, Jakarta - PT Kereta Api (KA) Daerah Operasi (Daop) I yang beroperasi di wilayah Jakarta berencana memusatkan operasional tiga depo yang ada saat ini ke Stasiun Manggarai untuk meminimalisasi tingkat keterlambatan kereta.
Kepala PT KA Daop I Mulianta Sinulingga menjelaskan, saat ini terdapat tiga depo di wilayahnya, antara lain Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan; Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur; dan Stasiun Kota, Jakarta Barat.
"Lokasinya terpisah-pisah. Dibutuhkan waktu lama bagi lokomotif masuk stasiun karena harus mengantre," kata Mulianta di Jakarta, Selasa (22/6). Hal itu, menurut dia, berakibat pada keterlambatan keberangkatan. Saat ini rata-rata keterlambatan keberangkatan mencapai 12-60 menit.
Sebab itu ketiga depo harus disatukan untuk memperlancar masuknya lokomotif ke stasiun. Stasiun Manggarai dipilih menjadi pusat kegiatan operasional depo. Dengan demikian, diharapkan keterlambatan keberangkatan dapat ditekan. "Target kami pada 2012 semua kereta berangkat tepat waktu," ujar Mulianto.
Selain itu, nantinya di Stasiun Manggarai juga akan dibangun penginapan untuk para pegawai, seperti masinis, kondektur, pramugari, dan teknisi. Pengembangan dan pembangunan infrastruktur baru bakal dibangun di lokasi tersebut. Pembangunan akan ditenderkan kepada kontraktor.
"Kami akan membuka tender secara transparan. Minimal diikuti lima kontraktor," tutur Mulianta. Sayang, ia enggan menyebut nilai investasi proyek yang akan dimulai pertengahan 2011. Diharapkan pada awal 2012, seluruh kegiatan lokomotif dan rangkaian gerbong kereta sudah dapat dilakukan di satu depo.
dari sini http://tempointeraktif.com/hg/bisnis/201...74,id.html
Jadinya rencana dipo lok Jatinegara pindah ke Cipinang batal donk?
WAHAI PAK PRESIDEN SAYA MEMOHON DENGAN SANGAT AGAR PT KA DIPRIVATISASI SAJA, SOALNYA BILA SWASTA TIDAK MASUK KE INDONESIA MAKA JALAN KEHANCURAN BAGI PERKERETAAPIAN KITA MAKIN TERBUKA LEBAR...
Posts: 3,191
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
16
(25-06-2010, 08:52 AM)Ray Wrote: Ada berita nih, tentang penggabungan tiga depo menjadi satu di Manggarai:
Quote:TEMPO Interaktif, Jakarta - PT Kereta Api (KA) Daerah Operasi (Daop) I yang beroperasi di wilayah Jakarta berencana memusatkan operasional tiga depo yang ada saat ini ke Stasiun Manggarai untuk meminimalisasi tingkat keterlambatan kereta.
Kepala PT KA Daop I Mulianta Sinulingga menjelaskan, saat ini terdapat tiga depo di wilayahnya, antara lain Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan; Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur; dan Stasiun Kota, Jakarta Barat.
"Lokasinya terpisah-pisah. Dibutuhkan waktu lama bagi lokomotif masuk stasiun karena harus mengantre," kata Mulianta di Jakarta, Selasa (22/6). Hal itu, menurut dia, berakibat pada keterlambatan keberangkatan. Saat ini rata-rata keterlambatan keberangkatan mencapai 12-60 menit.
Sebab itu ketiga depo harus disatukan untuk memperlancar masuknya lokomotif ke stasiun. Stasiun Manggarai dipilih menjadi pusat kegiatan operasional depo. Dengan demikian, diharapkan keterlambatan keberangkatan dapat ditekan. "Target kami pada 2012 semua kereta berangkat tepat waktu," ujar Mulianto.
Selain itu, nantinya di Stasiun Manggarai juga akan dibangun penginapan untuk para pegawai, seperti masinis, kondektur, pramugari, dan teknisi. Pengembangan dan pembangunan infrastruktur baru bakal dibangun di lokasi tersebut. Pembangunan akan ditenderkan kepada kontraktor.
"Kami akan membuka tender secara transparan. Minimal diikuti lima kontraktor," tutur Mulianta. Sayang, ia enggan menyebut nilai investasi proyek yang akan dimulai pertengahan 2011. Diharapkan pada awal 2012, seluruh kegiatan lokomotif dan rangkaian gerbong kereta sudah dapat dilakukan di satu depo.
dari sini http://tempointeraktif.com/hg/bisnis/201...74,id.html
Jadinya rencana dipo lok Jatinegara pindah ke Cipinang batal donk?
Terus bagaimana soal lahannya? Bukannya lahan BY MRI agak sempit karena dipenuhi kereta dan gerbong yang mangkrak?
Kalau memang mau dijadikan satu dipo lok, gerbong, KRL dan KRD terus dikemanakan rangkaian yang mangkrak di BY?
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi
Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Posts: 152
Threads: 0
Joined: Jan 2010
Reputation:
1
(19-06-2010, 01:40 PM)bagus70 Wrote: Cuman alinea terakhir isinya kurang enak  which is? if you really want to share this and start a discussion please provide a sufficient information regarding this matter. Kalo hanya begitu kan banyak yang tidak tahu alinea yg tidak enak itu yang bagaimana??
---------------------------------------------------------------------------------
Posts: 2,564
Threads: 0
Joined: Feb 2008
Nanti saya upload isinya. Lagi sibuk euy, belum sempat ngetik lagi.
Posts: 6,463
Threads: 0
Joined: Jul 2008
Reputation:
1
dikutip dari detik finance
Quote:Selasa, 29/06/2010 16:46 WIB
KAI Gelar Tender Pengadaan 2.400 Gerbang KA
Angga Aliya - detikFinance
Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) cari tambahan 2.400 gerbong baru secara bertahap dalam 3 tahun. Perseroan akan menggelar tender pengadaan yang melibatkan 19 perusahaan baik dari dalam maupun luar negeri.
Demikian hal itu diungkapkan oleh Direktur Utama KAI Ignasius Jonan di kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (29/6/2010).
"Tanggal 30 penutupan (pendaftaran tender). Ada sekitar 19 perusahaan yang ikut," katanya.
Ia mengatakan, sebanyak 19 perusahaan itu berasal dari dalam maupun luar negeri. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.200 gerbong untuk pengangkutan batubara sementara 1.200 sisanya gerbong untuk mengangkut kontainer.
Jonan menambahkan, untuk membiayai belanja gerbong itu, perseroan saat ini sudah mengantongi komitmen pinjaman sebanyak Rp 600 miliar dari dua bank pelat merah, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI).
"Itu kan belum cair, jadi bentuknya standby. Belum tentu digunakan semuanya tahun ini," ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Logistik KAI Sumut Albert Tara mengatakan, salah satu negara yang ikut berpartisipasi dalam lelang tersebut adalah China.
Perseroan sengaja melakukan tender, dari sebelumnya membeli langsung dari PT Industri Kereta Api (INKA), supaya bisa mendapatkan harga yang bersaing.
"Untuk tahun ini belum ada gerbong baru. Kan bertahap untuk 2011, 2012, sampai 2013," ujarnya.
(ang/dnl)
|