Posts: 4,569
Threads: 0
Joined: Jun 2009
Reputation:
54
01-09-2010, 02:27 PM
Quote:Rel di Daop VI Yogyakarta, dijadikan sebagai percontohan rel terbaik di seluruh Indonesia, yang mampu menopang kecepatan kereta hingga 120 kilometer per jam. Sehingga, harapannya nanti KA Prameks bisa melaju lebih cepat. Selain didukung infrastruktur yang memadai, juga sarana KA Prameks itu sendiri bisa ikut dibenahi, papar Noor, Rabu.
~Sumber~
monggo didiskusikan...
Posts: 1,708
Threads: 0
Joined: Jun 2010
Reputation:
51
memang joss kalo KA lewat Daop VI ini. Pasti ngebut banget jalannya..
KA pada nguber jadwal disini ya? Makanya full throtle :p
Jalurnya juga padat. Pantas kalo jalurnya harus baik dan prima 
salute
Posts: 1,312
Threads: 0
Joined: Jul 2010
Reputation:
19
mungkin juga karena jarang banget ada berita KA anjlok di Daop VI YK.........
Posts: 1,813
Threads: 0
Joined: Mar 2010
Reputation:
23
Ya memang betul jalur di Daop VI ini rata2 sdh menggunakan rel standard R54 dan bantalan beton (walaupun di jalur Wonogiri pakai R42 sih), tapi utk jalur utamanya sdh bagus karena jalurnya relatif datar dan tanjakan hampir tdk dijumpai (kecuali wkt naik ke Wonogiri)
Pokoknya salut ama Daop VI
Posts: 132
Threads: 0
Joined: Jun 2009
Reputation:
2
01-09-2010, 03:12 PM
(This post was last modified: 01-09-2010, 03:23 PM by jokotingkir.)
waktu PLH logawa kemarin juga ada niat untuk membandingkan kondisi rel bantalan beton yg ada di lintas madiun sampai surabaya , dengan rel bantalan beton solo-jogya-kutoarjo tapi bener kata mas gak ada referensi untuk menyimpulkan sulit bagi RF mendapatkan detail hasil pemeriksaan teknisnya.
di lintas solo-jogya-kutoarjo dari kualitas betonnya dilihat sekilas mata terlihat lebih kuat , cara kerja penggantian bantalan dan relnya juga lebih rapi , walaupun belum dilewati mesin pecok balas, relnya sudah kelihatan tertata lurus, pokoknya meyakinkanlah itu cuman pandangan mata saya sebagai seorang RF lo ya teknisnya ya gak tahu wong gak diajak proyeknya hahaha, ada yg tahu tipe Rel , bantalan, dan juga tipe penambat yg dipakai dijalur ini gak ya please sharing.
dibanding dengan proses penggantian di lintas madiun sampai surabaya bantalan betonnya aja kelihatan kepyur kayak campuran beton kurang semen kebanyakan pasir, proses pengantian relnya kayak grusa grusu mungkin karena satu jalur sedang slo-yk-kta ada 2 jalur jadi bisa lebih konsen gak diganggu kepadatan perjalanan ka, habis diganti beton rel masih kelihatan bengkong dan bergelombang gak rata kiri kanan, sekalipun sudah di pecok, coba kalau kita lihat rel ketika lewat JPL masih kelihatan gak meyakinkan, jenis penambat sebagian besar yg dipakai pun kontroversial, alhasil GBMS,Sancaka,Logawa pernah keseleo dilintas ini. kalau di lintas slo-yk-kta belum pernah denger ada yg anjlok.
wajar kalau pejabat daop 6 YK berani ngomong gitu (walaupun rel itu yg bangun pemerintah), coba daop 7 atau 8 berani gak.
Posts: 4,569
Threads: 0
Joined: Jun 2009
Reputation:
54
sebenarnya pernah ada anjlokan di daop VI, yaitu KA Argo Lawu saat masih menggunakan rangkaian ABA yg berbogie K9. Padahal relnya baru saja diresmikan
Quote:Kereta Eksekutif Argolawu Anjlok di Yogyakarta
Kamis, 11 Januari 2007 | 11:44 WIB
TEMPO Interaktif, Yogyakarta:Kereta Api Argolawu jurusan Solo-Jakarta hari ini pukul 09.15 WIB anjlok persis di atas jembatan Kewek antara Stasiun Lempuyangan dan Stasiun Tugu, Yogyakarta.
Kereta eksekutif yang membawa sembilan gerbong, tiga di antaranya anjlok. Ratusan penumpang panik. Tak ada korban jiwa atau luka-luka.
Argolawu berangkat pukul 08.00 WIB dari Stasiun Solo Balapan tujuan Gambir, Jakarta. Sekitar 400 meter sebelum memasuki Stasiun Tugu, kereta tersebut memperlambat kecepatannya. Tiba-tiba kereta anjlok.
Tiga gerbong yang anjlok, yaitu gerbong kereta makan dan gerbong nomor tujuh. Beberapa bantalan rel yang masih baru terlihat patah. "Kami belum tahu persis kenapa bisa anjlok," kata juru bicara PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasinal VI Yogyakarta, Mochtadi, yang ditemui di lokasi kejadian.
Dia menambahkan, jalur ganda kereta api ini memang baru. "Tapi sebelum resmi digunakan sudah melalui kontrol yang ketat. Jadi, pecahnya bantalan rel itu bukan sejak kemarin tapi baru terjadi setelah tertimpa roda kereta," kata Mochtadi.
Syaiful Amin
Posts: 405
Threads: 0
Joined: Jun 2010
Reputation:
6
(01-09-2010, 03:22 PM)Narendro Anindito Wrote: sebenarnya pernah ada anjlokan di daop VI, yaitu KA Argo Lawu saat masih menggunakan rangkaian ABA yg berbogie K9. Padahal relnya baru saja diresmikan 
Quote:Kereta Eksekutif Argolawu Anjlok di Yogyakarta
Kamis, 11 Januari 2007 | 11:44 WIB
TEMPO Interaktif, Yogyakarta:Kereta Api Argolawu jurusan Solo-Jakarta hari ini pukul 09.15 WIB anjlok persis di atas jembatan Kewek antara Stasiun Lempuyangan dan Stasiun Tugu, Yogyakarta.
Kereta eksekutif yang membawa sembilan gerbong, tiga di antaranya anjlok. Ratusan penumpang panik. Tak ada korban jiwa atau luka-luka.
Argolawu berangkat pukul 08.00 WIB dari Stasiun Solo Balapan tujuan Gambir, Jakarta. Sekitar 400 meter sebelum memasuki Stasiun Tugu, kereta tersebut memperlambat kecepatannya. Tiba-tiba kereta anjlok.
Tiga gerbong yang anjlok, yaitu gerbong kereta makan dan gerbong nomor tujuh. Beberapa bantalan rel yang masih baru terlihat patah. "Kami belum tahu persis kenapa bisa anjlok," kata juru bicara PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasinal VI Yogyakarta, Mochtadi, yang ditemui di lokasi kejadian.
Dia menambahkan, jalur ganda kereta api ini memang baru. "Tapi sebelum resmi digunakan sudah melalui kontrol yang ketat. Jadi, pecahnya bantalan rel itu bukan sejak kemarin tapi baru terjadi setelah tertimpa roda kereta," kata Mochtadi.
Syaiful Amin
maklum lah namanya juga K9 dan dipake di jalur pegunungan...lah ABA yang ga lewat gunung aja anjlog di MRI....  
Posts: 3,300
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
38
01-09-2010, 04:57 PM
(This post was last modified: 01-09-2010, 05:00 PM by eko winarno.)
(01-09-2010, 02:27 PM)Narendro Anindito Wrote: Quote:“Rel di Daop VI Yogyakarta, dijadikan sebagai percontohan rel terbaik di seluruh Indonesia, yang mampu menopang kecepatan kereta hingga 120 kilometer per jam. Sehingga, harapannya nanti KA Prameks bisa melaju lebih cepat. Selain didukung infrastruktur yang memadai, juga sarana KA Prameks itu sendiri bisa ikut dibenahi,†papar Noor, Rabu.
~Sumber~
sebenernya, dulu saya mau buat thread ini, tapi karena ga ada sumber beritanya ga jadi buat 
Setelah proyek DT anatara YK-SLO selesai maka di kasih sebutan jalur pacu...sekarang ada rencana taspat 100-120 kmh berarti semua pintu perlintasan benar benar harus safety...serta menutup jalan tikus yang liar.
Jangan matikan aku bila perlu tambah dan panjangkan jalurku, biarkan kereta melaju di punggungku....SPOR RAIDER
GREEN LIVING
Salam Kereta, Nuwun
Posts: 1,813
Threads: 0
Joined: Mar 2010
Reputation:
23
(01-09-2010, 04:57 PM)eko winarno Wrote: (01-09-2010, 02:27 PM)Narendro Anindito Wrote: Quote:“Rel di Daop VI Yogyakarta, dijadikan sebagai percontohan rel terbaik di seluruh Indonesia, yang mampu menopang kecepatan kereta hingga 120 kilometer per jam. Sehingga, harapannya nanti KA Prameks bisa melaju lebih cepat. Selain didukung infrastruktur yang memadai, juga sarana KA Prameks itu sendiri bisa ikut dibenahi,†papar Noor, Rabu.
~Sumber~
sebenernya, dulu saya mau buat thread ini, tapi karena ga ada sumber beritanya ga jadi buat 
Setelah proyek DT anatara YK-SLO selesai maka di kasih sebutan jalur pacu...sekarang ada rencana taspat 100-120 kmh berarti semua pintu perlintasan benar benar harus safety...serta menutup jalan tikus yang liar.
Betul mas Eko juga sarana dan prasana seputar rel dan komponennya hrs dirawat baik2 agar bisa digunakan utk ngebut pd 100-120 km/jam. Dulu KRDI Joglosemar yg saya naiki berani 90an keatas...
Posts: 2,217
Threads: 0
Joined: Sep 2009
Reputation:
25
Jalur ke Wonogiri di wilayah Daop VI juga makin sip dengan perbaikan2 yg dilanjutkan tahun ini. Tinggal sinyalnya aja nih yg jalur utama Purwosari-Maguwo masih pakai manual.
.
|