Posts: 98
Threads: 0
Joined: Jan 2010
Reputation:
4
07-10-2010, 05:23 PM
Sebelumnya mohon maaf buat Momod dan Mimin ,berdasarkan artikel,berita yang saya bacadi forum ini ,forum tetangga ,maupun media massa ,ko saya jadi miris membayangkan nasib Bpk Slamet Suradio ,untuk itu mohon di ijinkan melalui forum ini saya ingin mengusulkan dan mengajak rekan2 RF untuk mengumpulkan dana kemanusiaan sekedar ingin meringankan beban hidup beliau
Berapapun besar dari sumbangsih kita semoga nantinya akan sangat berguna buat beliau
Untuk itu mohon masukan dan saran dari rekan2 RF buat mekanisme dan konsep serta koordinator pengumpulan "Dompet Peduli" ini
Apabila thread yang saya sampaikan ini kurang berkenan silahkan saja buat di hapus...
Thx
Heroex Bismania
Bismania Feat Railfans
Posts: 352
Threads: 2
Joined: Mar 2008
Reputation:
3
Ini ya beritanya ?
Quote:KERIPUT kulit wajahnya, menunjukkan usianya sudah sepuh. Matanya juga mulai mengapur sehingga membuat dia tak lagi jelas melihat. Jalannya pun sudah lambat sempoyongan.
Kendati begitu, ingatan Slamet Suradio (71) masih tajam. Terutama untuk mengingat peristiwa nahas 23 tahun silam, yang hanya dua minggu lagi akan "haul", masih sangat detail dia mampu menceritakannya. Tragedi pagi Senin Pon, 19 Oktober 1987 pukul 07.30 yang mengantarkannya dalam ruang kenestapaan, kesedihan, dan kesengsaraan hidup.
Ya, dialah masinis kereta KA 225 yang bertabrakan dengan KA 220 hingga akhirnya menewaskan 139 orang dan 300 orang lebih luka-luka. Kejadian itu tercatat sebagai peristiwa terburuk dalam sejarah perkeretapian di Indonesia.
Cerita kehidupan Slamet ini bisa jadi merupakan potret betapa buramnya nasib masinis kereta api yang kerap menjadi pihak yang paling disalahkan dan harus bertanggung jawab dari setiap kecelakaan kereta api.
â€ÂTragedi itu terus menghantui kehidupan saya. Tidak ada yang menghendaki kecelakaan itu terjadi, termasuk saya. Tapi itulah tanda kebesaran Allah yang Mahamenguasai segala takdir kehidupan hamba-Nya,†ujar warga yang menempati rumah tak layak huni di RT 02 RW 02 Dusun Krajan Kidul, Desa Gintungan, Kecamatan Gebang, Purworejo saat ditemui, kemarin.
Cerita ketidakadilan yang dia rasakan dimulai persis setelah tragedi 1987 tersebut. Dia yang saat itu juga mengalami luka parah, awalnya dirawat di Rumah Sakit (RS) Pelni. Selanjutnya, dipindahkan ke RS Cipto. Di sinilah dia sempat akan diculik oleh keluarga korban karena dianggap paling bersalah menyebabkan ratusan orang tewas.
Selanjutnya dia dipindahkan ke RS Kramatjati. Selama tiga bulan dirawat di ICU, dia mulai disidik aparat kepolisian.
Dalam perjalanan kasus yang dialaminya, Slamet merasa ada konspirasi untuk menimpakan semua kesalahan kepada pegawai rendahan seperti dirinya.
“Akhirnya dalam persidangan saya divonis lima tahun penjara dari tuntutan yang diajukan jaksa penuntut umum (JPU) selama 14 tahun penjara. Vonis itu dikuatkan sampai pengadilan tingkat kasasi,“ ujarnya.
Istri Direbut Teman Pada saat menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang, dia kembali merasa mendapatkan ketidakadilan. Istri tercintanya, Kasni meninggalkannya termasuk anakanaknya yang tidak lagi peduli dengan nasibnya. “Istri saya diroyok (direbut, red) oleh teman saya yang juga masinis.
Sakit rasanya hati saya,“ ucapnya lirih.
Setelah menjalani hukuman selama 3,5 tahun, Slamet dibebaskan. Sekitar April 1994 dia keluar penjara dan kembali masuk kerja. Namun, sehari-hari dia hanya apel saja karena setelah kejadian itu dia dibebastugaskan dari posisinya sebagai masinis kereta.
Seperti petir di siang bolong, laki laki lulusan SLTP kelahiran Purworejo 18 Agustus 1939 ini kembali merasa diperlakukan tidak adil. Sekitar tahun 1996, Nomor Induk Pegawainya (NIP) 120035237 dicabut. Ironisnya dia diberhentikan dengan tidak hormat yang mendasarkan pada tragedi kecelakaan Bintaro.
Sempat bertahan di Jakarta beberapa saat, akhirnya dia memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya di Purworejo. Dia yang tidak lagi punya saudara akhirnya diajak menikah oleh istrinya sekarang, Tuginem (45) yang memang telah memiliki gubuk seadanya. Dari pernikahan itu, dia dikarunia tiga orang anak. Yaitu Untung Sariono (16), Suroso (14), dan Safitri (9).
Setelah menetap di Purworejo, Slamet yang oleh warga sekitar akrab disapa Mbah Slamet berjualan rokok keliling di sekitar Perempatan BRI Kutoarjo.
Tempat jualannya itu jaraknya sekitar 17 km dari rumah tinggalnya. Awalawal dia masih mampu mengayuh se
peda ontel untuk pergi bekerja. Namun belakangan matanya sudah tidak lagi jelas melihat, akhirnya dia memilih naik angkutan.
Jangan dibayangkan dagangan Mbah Slamet banyak. Di sebuah kan tong plastik warna hitam, hanya ada belasan batang rokok yang ditaruhnya di beberapa bungkus, supaya terlihat banyak. Keuntungan yang diperolehnya sehari-hari hanya berkisar Rp 5.000.
“Mau bagaimana lagi, hanya (pekerjaan) ini yang bisa saya lakukan,“ akunya.
Di usianya yang memasuki kepala delapan, dia merasa hidupnya sudah tidak lama lagi. Tapi hatinya tidak tenang karena tidak ada sesuatu yang bisa ditinggalkan untuk istri dan ketiga anak.
Satu-satunya harapan hanya adanya mukjizat uang pensiun yang bisa diwariskan kepada keluarganya.
“Rasanya saya tidak bisa mati kalau uang pensiun itu tidak diberikan,“ ujarnya membuat bulu kuduk merinding.
(Nur Kholiq-20)
Posts: 3,218
Threads: 0
Joined: Jun 2008
Reputation:
44
kalau di milis sebelah kordinatornya sdr. Zudi Susanto (member Semboyan 35 juga)....
Tali kasih untuk pa slamet suradio, masinis eks PLH Bintaro, bisa disampaikan melalui rekening BCA atas nama Zudi Susanto dgn no rek 6280114373
tapi kalau disini ada koordinatornya juga akan lebih baik.....
Posts: 193
Threads: 0
Joined: Jan 2009
Reputation:
4
Dua puluh tiga tahun lalu Slamet Suradio menghadapi masa-masa sulit ,di pecat dari PT. Kereta Api Indonesia (Persero) ,tidak mendapat pensiun,. Kini mantan masinis berusia 71 tahun itu menghabiskan masa tuanya dengan menjadi penjual rokok eceran .pak slamet adalah korban salah tangkap PLH bintaro 1987 yang sebenarnya adalah kesalahan PPKA bukan MAsinis
atention :
Oke saya Pribadi mendukung acara ini saya juga menawarnkan diri menjadi Koordinator acara ini untuk berkunjung ketempat beliau di kutoarjo bersama para RF yang lain mohon para Moderator dan semu pecinta KA untuk bisa membantu
HANYA KERETA API YANG MEMBUATKU HAPPY
Posts: 543
Threads: 0
Joined: Jul 2010
Reputation:
7
silahkan dapat disalurkan melalui Zudi Susanto. berikut pengumumannya di milis keretapi at yahoogroups.com
Dari: Zudi Susanto < zudi.susanto at gmail.com >
Judul: [keretapi] Tali kasih untuk masinist eks Tragedi Bintaro
Kepada: keretapi at yahoogroups.com
Tanggal: Kamis, 7 Oktober, 2010, 3:20 PM
Dear Teman Semua,
Seperti kita ketahui bersama , eks masinist tragedy “Bintaro†Pak Slamet Suradio 71 th hidup nya saat ini boleh dibilang sangat jauh dari layak, dengan keterbatasan kondisi tubuh nya yg mulai uzur, mata yg sudah mulai rabun penglihatan, bekas cacat di pinggang nya hasil tragedi Bintaro , beliau masih giat dan aktif mejadi tulang punggung keluarga nya dalam mencari sesuap nasi.
Sungguh Tragis dan ironic kehidupan bisa dibilang Pahlawan tanpa tanda jasa ini , di sisa sisa hidup nya , beliau belum pernah mengecap dan merasakan hidup yg berkecukupan.
Untuk itu atas nama railfans Indonesia, ijinkan kami membuka tali kasih untuk pak Slamet ini,tunjukan bahwa kita peduli , karena jika bukan kita, siapa lagi ?,
Tali kasih bisa disampaikan melalui rekening BCA atas nama Zudi Susanto dengan no rek 6280114373,
Besar dan berapapun tali kasih yg disumbangkan , akan sangat berarti bagi pak Slamet.
Untuk transparansi , jika sudah transfer mohon diinfokan via sms : nama penyumbang, tanggal-jam transfer dan jumlah rupiah yang ditransfer. bisa sms ke no +6281315595104.
Terima kasih atas perhatian dan atensi nya, Semoga amal / tali kasih yg diberikan mendapat balasan dari Tuhan YME , Amien.
salam ijo ijo ~ spoor,
zudi susanto
(07-10-2010, 05:23 PM)heroex Wrote: Sebelumnya mohon maaf buat Momod dan Mimin ,berdasarkan artikel,berita yang saya bacadi forum ini ,forum tetangga ,maupun media massa ,ko saya jadi miris membayangkan nasib Bpk Slamet Suradio ,untuk itu mohon di ijinkan melalui forum ini saya ingin mengusulkan dan mengajak rekan2 RF untuk mengumpulkan dana kemanusiaan sekedar ingin meringankan beban hidup beliau
Berapapun besar dari sumbangsih kita semoga nantinya akan sangat berguna buat beliau
Untuk itu mohon masukan dan saran dari rekan2 RF buat mekanisme dan konsep serta koordinator pengumpulan "Dompet Peduli" ini
Apabila thread yang saya sampaikan ini kurang berkenan silahkan saja buat di hapus...
Thx
Heroex Bismania
RF spoor_jadul, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jul 2010.
Posts: 98
Threads: 0
Joined: Jan 2010
Reputation:
4
07-10-2010, 06:13 PM
(This post was last modified: 07-10-2010, 06:18 PM by heroex.)
(07-10-2010, 05:39 PM)bordes Wrote:
![[Image: 001934132080boksslametm.jpg]](http://img215.imageshack.us/img215/8617/001934132080boksslametm.jpg)
Dua puluh tiga tahun lalu Slamet Suradio menghadapi masa-masa sulit ,di pecat dari PT. Kereta Api (Persero) ,tidak mendapat pensiun,. Kini mantan masinis berusia 71 tahun itu menghabiskan masa tuanya dengan menjadi penjual rokok eceran .pak slamet adalah korban salah tangkap PLH bintaro 1987 yang sebenarnya adalah kesalahan PPKA bukan MAsinis
atention :
Oke saya Pribadi mendukung acara ini saya juga menawarnkan diri menjadi Koordinator acara ini untuk berkunjung ketempat beliau di kutoarjo bersama para RF yang lain mohon para Moderator dan semu pecinta KA untuk bisa membantu
nah sudah ada om bordes yang bersedia menjadi seorang koordinator......nah ga pake lama silahkan om bordes buat menyampaikan mekanisme dan konsep pengumpulan "Dompet Peduli" ini....beserta estimasi waktu penyerahan "Dompet Peduli" ke Bpk Slamet.....biar rekan2 yang lain juga bisa mengira2 buat confirm keikutsertaan dalam penyerahan "Dompet Peduli" kepada yang bersangkutan sekaligus silaturahmi......Saya yakin sedikit perhatian dan bantuan kita kepada beliau akan sangat berkesan untuk kelangsungan hidup beliau....
(07-10-2010, 05:33 PM)asep_0907 Wrote: kalau di milis sebelah kordinatornya sdr. Zudi Susanto (member Semboyan 35 juga)....
Tali kasih untuk pa slamet suradio, masinis eks PLH Bintaro, bisa disampaikan melalui rekening BCA atas nama Zudi Susanto dgn no rek 6280114373
tapi kalau disini ada koordinatornya juga akan lebih baik.....
(07-10-2010, 05:43 PM)spoor_jadul Wrote: silahkan dapat disalurkan melalui Zudi Susanto. berikut pengumumannya di milis keretapi at yahoogroups.com
Dari: Zudi Susanto < zudi.susanto at gmail.com >
Judul: [keretapi] Tali kasih untuk masinist eks Tragedi Bintaro
Kepada: keretapi at yahoogroups.com
Tanggal: Kamis, 7 Oktober, 2010, 3:20 PM
Dear Teman Semua,
Seperti kita ketahui bersama , eks masinist tragedy “Bintaro†Pak Slamet Suradio 71 th hidup nya saat ini boleh dibilang sangat jauh dari layak, dengan keterbatasan kondisi tubuh nya yg mulai uzur, mata yg sudah mulai rabun penglihatan, bekas cacat di pinggang nya hasil tragedi Bintaro , beliau masih giat dan aktif mejadi tulang punggung keluarga nya dalam mencari sesuap nasi.
Sungguh Tragis dan ironic kehidupan bisa dibilang Pahlawan tanpa tanda jasa ini , di sisa sisa hidup nya , beliau belum pernah mengecap dan merasakan hidup yg berkecukupan.
Untuk itu atas nama railfans Indonesia, ijinkan kami membuka tali kasih untuk pak Slamet ini,tunjukan bahwa kita peduli , karena jika bukan kita, siapa lagi ?,
Tali kasih bisa disampaikan melalui rekening BCA atas nama Zudi Susanto dengan no rek 6280114373,
Besar dan berapapun tali kasih yg disumbangkan , akan sangat berarti bagi pak Slamet.
Untuk transparansi , jika sudah transfer mohon diinfokan via sms : nama penyumbang, tanggal-jam transfer dan jumlah rupiah yang ditransfer. bisa sms ke no +6281315595104.
Terima kasih atas perhatian dan atensi nya, Semoga amal / tali kasih yg diberikan mendapat balasan dari Tuhan YME , Amien.
salam ijo ijo ~ spoor,
zudi susanto
Saya rasa juga tidak ada masalah seandainya di forum ini juga di bentuk koordinator lagi.....
Bismania Feat Railfans
Posts: 193
Threads: 0
Joined: Jan 2009
Reputation:
4
07-10-2010, 06:24 PM
(This post was last modified: 07-10-2010, 07:29 PM by bordes.)
saya siap membantu tapi saya butuh teman juga terutama yang member S 35 wilayah Jateng atau DAOP yk karena memeprmudah kunjungan ke tempat beliau klo rekan2 lain mo ikut gabung di tunggu,,,,,
HANYA KERETA API YANG MEMBUATKU HAPPY
Posts: 4,518
Threads: 0
Joined: Jan 2008
Reputation:
35
(07-10-2010, 06:24 PM)bordes Wrote: saya siap membantu tapi saya butuh teman juga terutama yang member S 35 wilayah Jateng atau DAOP yk karena memeprmudah kunjungan ke tempat beliau klo rekan2 lain mo ikut gabung di tunggu,,
saya siap membantu om.......
bagaimana kalo kita kumpulkan duitnya di satu account.....dan kita beri batas waktu 2 minggu......saya juga lagi berkoordinasi dengan rf2 YK untuk dapat membantu penyaluran dananya nanti setelah semuanya terkumpul.....
Posts: 98
Threads: 0
Joined: Jan 2010
Reputation:
4
(07-10-2010, 06:24 PM)bordes Wrote: saya siap membantu tapi saya butuh teman juga terutama yang member S 35 wilayah Jateng atau DAOP yk karena memeprmudah kunjungan ke tempat beliau klo rekan2 lain mo ikut gabung di tunggu,,
wah saya ada di Daop 7 om.....ayo rekan2 RF YK om bordes butuh bantuan nich......
Bismania Feat Railfans
Posts: 3,218
Threads: 0
Joined: Jun 2008
Reputation:
44
07-10-2010, 06:39 PM
(This post was last modified: 07-10-2010, 06:40 PM by asep_0907.)
mungkin Om Momod kasih pengumuman atau avatar di Semboyan 35 saya usulkan "Tali asih Slamet Bintaro" ?????
|