Thread Rating:
  • 2 Vote(s) - 3 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
All About Mutiara Timur
(08-05-2011, 07:23 PM)cc 204 18 Wrote: ngmng2 si muttim bkal pnya pesaing baru,
aq dengar Lapter Rogojampi sdh memakai F-50 bwt prjlnan BWG-SUB
kapasitasnya 30 penumpang,

sepertinya susah untuk transportasi udara untuk menyaingi KA di Daop IX.
1. masyarakat setempat lebih familiar dengan transportasi KA dibanding udara.
2. Frekuensi perjalanan KA lebih intens.
3. Tarif KA lebih terjangkau.
4. Sarana dan Prasarana bandara setempat yg kurang memadai.
Hal ini juga bisa dilihat di daerah Jember. Walaupun ada bandara, namun tranportasi KA tetap melaju
Reply
(09-05-2011, 12:30 AM)raditiya Wrote:
(08-05-2011, 07:23 PM)cc 204 18 Wrote: ngmng2 si muttim bkal pnya pesaing baru,
aq dengar Lapter Rogojampi sdh memakai F-50 bwt prjlnan BWG-SUB
kapasitasnya 30 penumpang,

sepertinya susah untuk transportasi udara untuk menyaingi KA di Daop IX.
1. masyarakat setempat lebih familiar dengan transportasi KA dibanding udara.
2. Frekuensi perjalanan KA lebih intens.
3. Tarif KA lebih terjangkau.
4. Sarana dan Prasarana bandara setempat yg kurang memadai.
Hal ini juga bisa dilihat di daerah Jember. Walaupun ada bandara, namun tranportasi KA tetap melaju

Kalo pesawat terlalu mahal untuk dijangkau oleh masyarakat DAOP IX, lagipula pesawat juga untuk orang yang sangat dikejar waktu... Kalau niat ke SB hanya untuk rekreasi ya KA masih jadi transportasi terbaik...
Purwojaya mahal... Kutojaya tiketnya habis... Yo wes lah Sinar Jaya ae...
Reply
Semoga PT.KAI lebih meningkatkan pelayanan, dengan adanya lapter di Banyuwangi, meskipun penumpang yang diangkut tidak banyak, tetapi tetap berpengaruh pada okupansinya suatu masa mendatang. Banyuwangi punya potensi besar di pariwisata dan pertaniannya.
Reply
Bagaimanakah okupansi Muttim akhir-akhir ini?
Masih seringkah ditarik CC204 10 XX dan CC204 11 XX?
Mohon infonya Rekan Rekan Railfans Daop IX JR
ThxXie Xie
My Journey With Train is An Enjoyable Experince
Reply
(09-05-2011, 10:18 AM)Ken Aditya Wrote: Semoga PT.KAI lebih meningkatkan pelayanan, dengan adanya lapter di Banyuwangi, meskipun penumpang yang diangkut tidak banyak, tetapi tetap berpengaruh pada okupansinya suatu masa mendatang. Banyuwangi punya potensi besar di pariwisata dan pertaniannya.

Wow..daerah banyuwangi penyumbang okupansi terbesar mutiara timur bro..dari mana anda bisa mengeluarkan statement kalo penumpang dari banyuwangi gak banyak..

kejar setoran brur..?
[Image: Applause.gif]

(10-05-2011, 11:07 AM)michaelhartanto Wrote: Bagaimanakah okupansi Muttim akhir-akhir ini?
Masih seringkah ditarik CC204 10 XX dan CC204 11 XX?
Mohon infonya Rekan Rekan Railfans Daop IX JR
ThxXie Xie

Masalah okupansi ya tetap2 saja seperti biasanya..masalah lokomotif, ane sekarang jarang liat loko 201 narik mutiara timur...204 mulu...
[Image: HeHe.gif]
Reply
Taspat dibeberapa petak masih dibawah 50 km/jam, penyebabnya bantalannya masih campuran beton+kayu+besi, jalur lintas timur berkelok-kelok penuh tanjakan.
Reply
KA Mutiara Timur ini trmsk KA yg sering yg membawa bule ya
umumnya turun di PB dan BWI,
Prnh naik eksa di KA ini, trnyata ada rombongan bule yg mau ke Bali, beberapa diantaranya mngkn RF
Yg WNI di grbong itu cuma 6 orang !!! trmsuk sya
rasanya bukan miliknya Indonesia kereta ini
LAGI BOYONGAN DARI DAOP IX KE DAOP VIII . . . .
Reply
(10-05-2011, 05:43 PM)Ken Aditya Wrote: Taspat dibeberapa petak masih dibawah 50 km/jam, penyebabnya bantalannya masih campuran beton+kayu+besi, jalur lintas timur berkelok-kelok penuh tanjakan.

Dimana aja bro..?
Reply
(11-03-2009, 04:49 PM)BB30135 Wrote: Dareah Banyuwangi Baru-Kalibaru klo g salah bisa jalan 80 km/jam kok.

abis kalibaru om plan bangetzz
Reply
Petak Kalisat-Sempolan 30 km/jam,salah satunya. Hm, mungkin salah ketik pernyataan di atas, penumpang yang pake pesawat tidak terlalu banyak, karena sekarang masih pesawat kapasitas kecil, dengar-dengar pake foker? Mohon koreksi. Tapi suatu masa mendatang siapa yang bisa meramalkan perkembangan Banyuwangi?
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 2 Guest(s)