Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Liputan Perjalanan


Warteg Wrote:TawangJaya gak berhenti Normal di Gambringan ya .........?

Untuk KA Tawang Jaya hanya sampai Semarang Poncol , yang berhenti di normal di Gambringan ya KA Feeder Tawang Jaya relasi Semarang Poncol - Bojonegoro , tetapi sekarang sudah tidak di sambung ke rangkaian Tawang Jaya lagi , penumpang pindah kereta,


[Image: 293hzxv.jpg]
Reply
(05-09-2011, 12:06 AM)BAMBANG EKO Wrote:
Warteg Wrote:TawangJaya gak berhenti Normal di Gambringan ya .........?

Untuk KA Tawang Jaya hanya sampai Semarang Poncol , yang berhenti di normal di Gambringan ya KA Feeder Tawang Jaya relasi Semarang Poncol - Bojonegoro , tetapi sekarang sudah tidak di sambung ke rangkaian Tawang Jaya lagi , penumpang pindah kereta,


[Image: 293hzxv.jpg]
Ya maksud saya itu Feeder TawangJaya, kan dulu kabarnya sampai ke CU juga Tersenyuum
KertaJaya gak berhenti normal di Gambringan ya ? Gembira
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !

[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply

[Image: 33bimc8.jpg]




[Image: n3xkcg.jpg]

Jalur KA menuju stasiun Ngrombo yang sehari2 nya dilintasi KA ABA , Kertajaya , Gumarang . Sembrani , Rajawali . Parcel . ONS , Feeder TJ , Blora Jaya dan beberapa KA Barang
[Image: overstappen.png]

[Image: sm3685.jpg]

Jalur rel yang sudah diganti bantalan beton ini menuju Stasiun Gundih yang jaraknya sekitar 10 Km dari Gambringan , sayang sekali belum digunakan maksimal , hanya untuk lintas rangkaian KA Barang .
[Image: overstappen.png]

[Image: 23ueazl.jpg]

Pandangan dari arah barat stasiun Gambringan di mana kedua jalur KA dari Gundih dan Ngrombo bertemu tepat di depan sinyal masuk Stasiun Gambringan
[Image: overstappen.png]

[Image: 29olgyq.jpg]

Dari arah Gundih masuk ke Gambringan , bantalan beton dengan tipe R 42 yang beberapa waktu silam sempat dilintasi oleh KRDI Joglosemar atau Banyubiru relasi Semarang Poncol - Yogyakarta ini kini sunyi tiada henti,
[Image: overstappen.png]

[Image: 2cmkm7p.jpg]

Pandangan dari arah barat . Sinyal Masuk Stasiun Gambringan , yang dekat dari arah Ngrombo - dan yang jauh dari arah Gundih , Sinyal Mekanik dan Elektrik .
[Image: overstappen.png]

[Image: 2d9rbmf.jpg]


[Image: 2mewxvt.jpg]

Akhirnya kedua Jalur Rel ini pun bersatu dalam kebersamaan , saling bersama-sama memasuki areal stasiun Gambringan.
[Image: overstappen.png]

[Image: 2e3yavb.jpg]

Kedua rel ini , yang ramai dan yang sepi seiring sejalan seirama memasuki area stasiun Gambringan yang ketinggian 40 m dpl
[Image: overstappen.png]

[Image: m9ya9w.jpg]

yang kanan ke Gundih , yang kiri ke Ngrombo s/d Semarang
[Image: overstappen.png]

[Image: nd1qmh.jpg]


[Image: overstappen.png]

[Image: 2eqar1g.jpg]

setelah penantian yang melelahkan , akhirnya muncul KA Feeder Tawang Jaya relasi Bojonegoro - Semarang Poncol yang terlihat membawa 4 K3 plus 1 Bagasi dihela lok CC 201
[Image: overstappen.png]



[Image: j7voys.jpg]

berdasarkan informasi di stasiun Gambringan , KA Feeder Tawang Jaya ini sekarang sudah tidak disambungkan lagi pada rangkaian KA Tawang Jaya yang stand by di stasiun Semarang Poncol , bahkan penumpang tujuan Pasarsenen dianjurkan untuk naik KRDI Blora Jaya yang berangkat lebih dulu untuk menghindari keterlambatan.
[Image: overstappen.png]

[Image: 53o3u9.jpg]

Backside KA Feeder
Reply

[Image: bdv8kw.jpg]

Pandangan dari arah barat stasiun Gambringan
[Image: overstappen.png]

[Image: 6sgny8.jpg]

sebagai panduan lokasi yang saya telusuri ada di dalam garis putus2 merah dan sekedar tambahan informasi semua foto2 di atas berada di zona 1.
[Image: overstappen.png]

[Image: i5ve43.jpg]

Sepur 3 , dimana jalur yang digunakan untuk berjalan langsung beberapa KA Jarak jauh relasi Surabaya - Jakarta juga KA Rajawali relasi Semarang - Surabaya dengan taspat sekitar 70 Km / jam
[Image: overstappen.png]

[Image: 1zzq1ax.jpg]

Taspat 70 km / Jam dengan jelas terpasang di sepur lempeng stasiun KA Gambringan
[Image: overstappen.png]

[Image: 678p44.jpg]

Emplasemen stasiun Gambringan sepertinya terlihat sudah di rehab menjadi lebih tinggi sehingga dapat digunakan oleh para penumpang KA Lokal relasi Bojonegoro - Semarang Poncol yang merupakan satu-satunya KA Penumpang yang berhenti normal di sini untuk naik - turun menjadi lebih mudah.
[Image: overstappen.png]

[Image: 2sacvhy.jpg]

salah satu asset yang sudah sepuh
[Image: overstappen.png]

[Image: 2vxf5zt.jpg]

KA Rajawali melintas dengan angkuh , seolah tidak ada waktu untuk singgah , mana sempat.......
[Image: overstappen.png]


[Image: 24lsa2s.jpg]


Merasa sudah cukup berada di lingkungan stasiun Gambringan , kakipun ku ayunkan ke raha barat daya selama 20 menit. Berhenti untuk ambil gambar . Lokasi ini berjarak 2 km dari stasiun Gambringan ke arah Gundih . terlihat rel yang dulunya type R 33 dengan bantalan kayu yang lapuk , kini terlihat tampan dan perkasa karena sudah diganti menjadi type R 42 dengan bantalan Beton
[Image: overstappen.png]

[Image: 123ku3k.jpg]

Perlintasa KA dengan jalan raya Purwodadi - Solo yang tidak terjaga
[Image: overstappen.png]


[Image: 20iuzxs.jpg]

Kondisi jalur rek KA 3 Km dari Gambringan
[Image: overstappen.png]

Keterangan gambar di Zona 2


[Image: ru4747.jpg]

Banyak juga tikungan di petak Gambringan -Gundih
[Image: overstappen.png]



[Image: aoq4j6.jpg]

Di Zona 3 , sudah mulai terlihat banyak tikungan yang dilengkapi dengan Rel Paksa / Rel Gongsol untuk meningkatkan keselamatan perjalanan KA , karena memang daerah ini kerap dan sring terjadi Anjlok pada rangkaian KA BBM.
[Image: overstappen.png]

[Image: 2iggnpw.jpg]

semakin jauh kaki melangkah semakin yakin dan tegar harapan terbilang
[Image: overstappen.png]


[Image: nlvpf6.jpg]

masih spot yang sama beda arah
[Image: overstappen.png]


[Image: 2r2u4w9.jpg]

Benar2 membanggakan melihat kondisi jalur rel ini , sekarang , bagaimana tidak , Sepuluh tahun yang lalu rei kecil type R 33 dengan bantalan kayu lapuk dengan jarak lebih jauh , kini semuanya sudah berubah menjadi Rel besar berbantalan beton , ,,,,,hmmm sayang , satu2nya KA Penumpang , KRDI Banyubiru alis Joglosemar kini tlah tidak jalan, andai saja,,,,,,,,,,,,,

[Image: overstappen.png]



[Image: 2ztem83.jpg]

masih seputar rel paksa di zona 3
Reply


[Image: 2rh080m.jpg]

Saat akses jalan sulit , huntingpun dari kejauhan , ikut jalur jalan raya Purwodadi - Solo.
Reply
Wah mentang2 liputan di jalur sepi , komentator dan pengunjung juga sepi pulak NgeledekXie Xie


[Image: 9sz7yq.jpg]


[Image: aet7ip.jpg]

Cukup banyak lintasan tak terjaga di petak Gundih - Gambringan ini , siapa sangka kalau di halaman rumah belakang pada pic ini terbentang jalur rel KA type R 42 berbantalan beton.
[Image: overstappen.png]


[Image: 33u6e4g.jpg]

Ladang jagung turut menghiasi indahnya pemandangan di jalur tandus ini.
[Image: overstappen.png]



[Image: f05e2c.jpg]

inilah buktinya kalau jalur ini boleh dibilang tandus btw pohon pun tak berdaun
[Image: overstappen.png]



[Image: 2yw7fvp.jpg]

Lagi2 perlintasan tak terjaga di zona 3 sekitar 4 km dari stasiun Gambringan
[Image: overstappen.png]



[Image: zmgmsw.jpg]

Salah satu sudut di lintas Gambringan - Gundih yang sepi , bahkan ternakpun boleh dan bisa melihat sepur
[Image: overstappen.png]



[Image: 315fxj7.jpg]

Lagi , perlintasan tak terjaga , andai saja mobil sedang posisi menanjak , tiba2 terdengar gemuruh kereta api , apa ndak deg- degan sang sopirnya ya ?


[Image: 1z4woau.jpg]

sisi lain di petak yang sama
[Image: overstappen.png]



[Image: 30961kl.jpg]

Adakalanya posisi rel KA lebih rendah dari tanah sekitarnya sehingga tak terlihat dari jalan raya
[Image: overstappen.png]


[Image: 2ly3nys.jpg]


masih di Zona 4


[Image: 2vttbgh.jpg]
[Image: overstappen.png]



[Image: nw0hmh.jpg]

bagaikan sebuah lagu , aku jauh , engkau jauh
aku dekat engkau dekat
rel dan jalan raya
[Image: overstappen.png]


[Image: 11l3rqb.jpg]

Masih lanjutan yang tadi
damai tapi gersang
damai karena nggak ada keributan , gersang karena nggak ada sepur yang lewat
[Image: overstappen.png]



[Image: zls01.jpg]

masih di zona 4 ,sekitar 6 km dari Gambringan , bertemu lagi dengan kompetitor tak tertandingi , jalan raya Purwodadi - Gundih - Solo
[Image: overstappen.png]


[Image: 2hqvwxl.jpg]

liku dan kelok jalur darat senada dengan liukan rel KA, serupa tapi tak sama
[Image: overstappen.png]


[Image: 71rxpy.jpg]

Petak Gambringan Gundih ini sepertinya mirip dengan Petak Padalarang - Purwakarta tapi dalam ukuran mini , mikro
bedanya tandus dengan ijo royo2 , berjurang dan tidak ,
[Image: overstappen.png]

[Image: 123p0gi.jpg]

Ada kalanya rangkaian KA harus merayap di perbukitan tandus rawan longsor
[Image: overstappen.png]



[Image: zo89zt.jpg]

ada kalanya bertemu dengan " Cisomang Mini " ala Gambringan - Gundih
Reply
Bagus banget mas...Kado

Pantes.., dl pas naik SK ato Matar lewat jalur ini (saat jalur kedungjati - gundih di tutup sementara), jalannya ko' pelan banget,pdahal st. gambringan masih agak jauh, Mana di tengah kegelapan lg.
wah..,ga taunya kaya gn ternyata..

lanjut lg..
Reply


[Image: 2vvnts2.jpg]

Tiada pohon yang rindang ,tempat berteduh diri ,
Mata airpun kering , tiada titik embun turun saat itu
kemarau yang panjang , hati gersang dan berdebu..............
Cahya mentari , terasa panas........


[Image: overstappen.png]



[Image: 20ixno7.jpg]

Terkadang sang " Cisomang " pun tertutup dengan pemukiman penduduk ,tapi masih bisa diintip kok.Xie Xie
Reply
Sangat disayangkan Banyubiru dinonaktifkan Sad
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !

[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply

[Image: 9hszth.jpg]



[Image: fkmxbo.jpg]

Masih di zona 4. KM 7 dari Gambringanatau 2 km sebelum Gundih
[Image: overstappen.png]

Pic . Jembatan KA Gundih yang mengapit Depo Lokomotip Gundih


[Image: 2zok7e1.jpg]

Gundih.
Sebuah setasiun yang terletak di Purwodadi atau Kabupaten Grobogan juga menjadi saksi sejarah Kereta api lintas Semarang - Tanggung sampai dengan Solo diluncurkan
[Image: overstappen.png]

[Image: 15cerf9.jpg]


[Image: 2uos7tf.jpg]

Suasara di depan Depo KA Gundih yang cukup............ Sepuh dan bersejarah
[Image: overstappen.png]


Cahya'35 Wrote:Bagus banget mas...New_kado

Pantes.., dl pas naik SK ato Matar lewat jalur ini (saat jalur kedungjati - gundih di tutup sementara), jalannya ko' pelan banget,pdahal st. gambringan masih agak jauh, Mana di tengah kegelapan lg.
wah..,ga taunya kaya gn ternyata..

lanjut lg..


[Image: 2dueby9.jpg]

Kalau ngebut , eyang yang sudah sangat sepuh ini bisa marah Lho.......


Gimana nggak pelan , lha wong taspatnya saja ............


[Image: anfria.jpg]

[Image: overstappen.png]



[Image: wi2hag.jpg]

Kondisi Wessel dari arah Gambringan menuju Gundih ini sepertinya sudah sepuh dan mohon pensiun , sehingga agar " beliau " tidak cepat lelah dan mudah terkejut maka harus diberlakukan taspat 10 km / jam
[Image: overstappen.png]


[Image: hrjyhu.jpg]

Kondisi Eyang sepuh yang ingin mendapat usapan kasih sayang para cucu agar bisa bugar kembali
[Image: overstappen.png]
Warteg Wrote:Sangat disayangkan Banyubiru dinonaktifkan Sad

KRDI Banyubiru dinonaktifkan karena mesinya rusak dan sampai sekarang belum selesai perbaikan.
saat saya nanya para pedagang pecel di stasiun Gambringan , katanya sih okupansinya bagus kok tapi setelah saya bertanya kepada para Punggawa PT. Kereta Api Indonesia (Persero) apakah ada wacana lagi KA Banyubiru akan dioperasikan kembali . beliau tersenyum dan bilang itu urusan para Petinggi Pusat . Weleh....weleh....weleh.....
[Image: overstappen.png]


[Image: 15po0hj.jpg]

Kondisi bagian atap Depo Lokomotip Gundih ini sungguh memprihatinkan
[Image: overstappen.png]



[Image: 2h39b2h.jpg]

Bagian lantainya sepertinya dulu ada ruang untuk memeriksa Lokomotip dari bawah
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 3 Guest(s)