Posts: 5,708
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
117
Warteg Wrote:TawangJaya gak berhenti Normal di Gambringan ya .........?
Untuk KA Tawang Jaya hanya sampai Semarang Poncol , yang berhenti di normal di Gambringan ya KA Feeder Tawang Jaya relasi Semarang Poncol - Bojonegoro , tetapi sekarang sudah tidak di sambung ke rangkaian Tawang Jaya lagi , penumpang pindah kereta,
Posts: 7,452
Threads: 0
Joined: Apr 2010
Reputation:
62
Posts: 5,708
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
117
05-09-2011, 08:38 PM
(This post was last modified: 05-09-2011, 09:44 PM by BAMBANG EKO.)
Jalur KA menuju stasiun Ngrombo yang sehari2 nya dilintasi KA ABA , Kertajaya , Gumarang . Sembrani , Rajawali . Parcel . ONS , Feeder TJ , Blora Jaya dan beberapa KA Barang
Jalur rel yang sudah diganti bantalan beton ini menuju Stasiun Gundih yang jaraknya sekitar 10 Km dari Gambringan , sayang sekali belum digunakan maksimal , hanya untuk lintas rangkaian KA Barang .
Pandangan dari arah barat stasiun Gambringan di mana kedua jalur KA dari Gundih dan Ngrombo bertemu tepat di depan sinyal masuk Stasiun Gambringan
Dari arah Gundih masuk ke Gambringan , bantalan beton dengan tipe R 42 yang beberapa waktu silam sempat dilintasi oleh KRDI Joglosemar atau Banyubiru relasi Semarang Poncol - Yogyakarta ini kini sunyi tiada henti,
Pandangan dari arah barat . Sinyal Masuk Stasiun Gambringan , yang dekat dari arah Ngrombo - dan yang jauh dari arah Gundih , Sinyal Mekanik dan Elektrik .
Akhirnya kedua Jalur Rel ini pun bersatu dalam kebersamaan , saling bersama-sama memasuki areal stasiun Gambringan.
Kedua rel ini , yang ramai dan yang sepi seiring sejalan seirama memasuki area stasiun Gambringan yang ketinggian 40 m dpl
yang kanan ke Gundih , yang kiri ke Ngrombo s/d Semarang
setelah penantian yang melelahkan , akhirnya muncul KA Feeder Tawang Jaya relasi Bojonegoro - Semarang Poncol yang terlihat membawa 4 K3 plus 1 Bagasi dihela lok CC 201
berdasarkan informasi di stasiun Gambringan , KA Feeder Tawang Jaya ini sekarang sudah tidak disambungkan lagi pada rangkaian KA Tawang Jaya yang stand by di stasiun Semarang Poncol , bahkan penumpang tujuan Pasarsenen dianjurkan untuk naik KRDI Blora Jaya yang berangkat lebih dulu untuk menghindari keterlambatan.
Backside KA Feeder
Posts: 5,708
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
117
07-09-2011, 07:42 PM
(This post was last modified: 07-09-2011, 09:23 PM by BAMBANG EKO.)
Pandangan dari arah barat stasiun Gambringan
sebagai panduan lokasi yang saya telusuri ada di dalam garis putus2 merah dan sekedar tambahan informasi semua foto2 di atas berada di zona 1.
Sepur 3 , dimana jalur yang digunakan untuk berjalan langsung beberapa KA Jarak jauh relasi Surabaya - Jakarta juga KA Rajawali relasi Semarang - Surabaya dengan taspat sekitar 70 Km / jam
Taspat 70 km / Jam dengan jelas terpasang di sepur lempeng stasiun KA Gambringan
Emplasemen stasiun Gambringan sepertinya terlihat sudah di rehab menjadi lebih tinggi sehingga dapat digunakan oleh para penumpang KA Lokal relasi Bojonegoro - Semarang Poncol yang merupakan satu-satunya KA Penumpang yang berhenti normal di sini untuk naik - turun menjadi lebih mudah.
salah satu asset yang sudah sepuh
KA Rajawali melintas dengan angkuh , seolah tidak ada waktu untuk singgah , mana sempat.......
Merasa sudah cukup berada di lingkungan stasiun Gambringan , kakipun ku ayunkan ke raha barat daya selama 20 menit. Berhenti untuk ambil gambar . Lokasi ini berjarak 2 km dari stasiun Gambringan ke arah Gundih . terlihat rel yang dulunya type R 33 dengan bantalan kayu yang lapuk , kini terlihat tampan dan perkasa karena sudah diganti menjadi type R 42 dengan bantalan Beton
Perlintasa KA dengan jalan raya Purwodadi - Solo yang tidak terjaga
Kondisi jalur rek KA 3 Km dari Gambringan
Keterangan gambar di Zona 2
Banyak juga tikungan di petak Gambringan -Gundih
Di Zona 3 , sudah mulai terlihat banyak tikungan yang dilengkapi dengan Rel Paksa / Rel Gongsol untuk meningkatkan keselamatan perjalanan KA , karena memang daerah ini kerap dan sring terjadi Anjlok pada rangkaian KA BBM.
semakin jauh kaki melangkah semakin yakin dan tegar harapan terbilang
masih spot yang sama beda arah
Benar2 membanggakan melihat kondisi jalur rel ini , sekarang , bagaimana tidak , Sepuluh tahun yang lalu rei kecil type R 33 dengan bantalan kayu lapuk dengan jarak lebih jauh , kini semuanya sudah berubah menjadi Rel besar berbantalan beton , ,,,,,hmmm sayang , satu2nya KA Penumpang , KRDI Banyubiru alis Joglosemar kini tlah tidak jalan, andai saja,,,,,,,,,,,,,
masih seputar rel paksa di zona 3
Posts: 5,708
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
117
Saat akses jalan sulit , huntingpun dari kejauhan , ikut jalur jalan raya Purwodadi - Solo.
Posts: 5,708
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
117
08-09-2011, 08:10 PM
(This post was last modified: 08-09-2011, 09:24 PM by BAMBANG EKO.)
Wah mentang2 liputan di jalur sepi , komentator dan pengunjung juga sepi pulak 
Cukup banyak lintasan tak terjaga di petak Gundih - Gambringan ini , siapa sangka kalau di halaman rumah belakang pada pic ini terbentang jalur rel KA type R 42 berbantalan beton.
Ladang jagung turut menghiasi indahnya pemandangan di jalur tandus ini.
inilah buktinya kalau jalur ini boleh dibilang tandus btw pohon pun tak berdaun
Lagi2 perlintasan tak terjaga di zona 3 sekitar 4 km dari stasiun Gambringan
Salah satu sudut di lintas Gambringan - Gundih yang sepi , bahkan ternakpun boleh dan bisa melihat sepur
Lagi , perlintasan tak terjaga , andai saja mobil sedang posisi menanjak , tiba2 terdengar gemuruh kereta api , apa ndak deg- degan sang sopirnya ya ?
sisi lain di petak yang sama
Adakalanya posisi rel KA lebih rendah dari tanah sekitarnya sehingga tak terlihat dari jalan raya
masih di Zona 4
bagaikan sebuah lagu , aku jauh , engkau jauh
aku dekat engkau dekat
rel dan jalan raya
Masih lanjutan yang tadi
damai tapi gersang
damai karena nggak ada keributan , gersang karena nggak ada sepur yang lewat
masih di zona 4 ,sekitar 6 km dari Gambringan , bertemu lagi dengan kompetitor tak tertandingi , jalan raya Purwodadi - Gundih - Solo
liku dan kelok jalur darat senada dengan liukan rel KA, serupa tapi tak sama
Petak Gambringan Gundih ini sepertinya mirip dengan Petak Padalarang - Purwakarta tapi dalam ukuran mini , mikro
bedanya tandus dengan ijo royo2 , berjurang dan tidak ,
Ada kalanya rangkaian KA harus merayap di perbukitan tandus rawan longsor
ada kalanya bertemu dengan " Cisomang Mini " ala Gambringan - Gundih
Posts: 138
Threads: 0
Joined: Jun 2009
Reputation:
4
Bagus banget mas...
Pantes.., dl pas naik SK ato Matar lewat jalur ini (saat jalur kedungjati - gundih di tutup sementara), jalannya ko' pelan banget,pdahal st. gambringan masih agak jauh, Mana di tengah kegelapan lg.
wah..,ga taunya kaya gn ternyata..
lanjut lg..
Posts: 5,708
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
117
08-09-2011, 09:32 PM
(This post was last modified: 08-09-2011, 10:05 PM by BAMBANG EKO.)
Tiada pohon yang rindang ,tempat berteduh diri ,
Mata airpun kering , tiada titik embun turun saat itu
kemarau yang panjang , hati gersang dan berdebu..............
Cahya mentari , terasa panas........
Terkadang sang " Cisomang " pun tertutup dengan pemukiman penduduk ,tapi masih bisa diintip kok.
Posts: 7,452
Threads: 0
Joined: Apr 2010
Reputation:
62
Sangat disayangkan Banyubiru dinonaktifkan
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !
![[Image: warteg.png]](https://img832.imageshack.us/img832/6434/warteg.png)
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Posts: 5,708
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
117
08-09-2011, 10:08 PM
(This post was last modified: 08-09-2011, 11:07 PM by BAMBANG EKO.)
|