Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
KA Feeder Purworejo
Orang pintar sapa saja, terpenting dia membenahi perkeretaapian Indonesia, saya yakin banyak orang Indonesia, memang perlu publikasi, mungkin saat ini belum ada kesempatan saja.
Reply
Penggantian rel dan perbaikan lintas KTA - PWR masih menunggu penggantian rel di petak KTA - BTH, selanjutnya rel dari KTA - BTH akan digunakan untuk mengganti rel ke PWR.. Untuk kabar yang menyebutkan Sta. PWR “nggak laku“ itu nggak benar.. Sta. PWR masuk 10 besar stasiun dengan pendapatan tertinggi di DAOP 5..
Reply
(22-10-2011, 09:52 AM)Macuz Sawung Wrote: Penggantian rel dan perbaikan lintas KTA - PWR masih menunggu penggantian rel di petak KTA - BTH, selanjutnya rel dari KTA - BTH akan digunakan untuk mengganti rel ke PWR.. Untuk kabar yang menyebutkan Sta. PWR “nggak laku“ itu nggak benar.. Sta. PWR masuk 10 besar stasiun dengan pendapatan tertinggi di DAOP 5..


Yang saya bold, apakah maz Macuz punya data yg valid utk menguatkan statement diatas? kok PWR termasuk 10 bsr... terus terang q ragu sm kebenaran fakta tsb...
Reply
Sayang lintas Purworejo-Kutoarjo ditelantarkan
Padahal jaman Belanda di lintasan ini ramai dengan lalu lalang kereta api, bahkan ada yang jaraknya jauh.


[Image: 9gawqb.jpg]


[Image: a4osnd.jpg]

Salam kami
Nurcahyo

[Image: Railbus-Signature.jpg]
Reply
(22-10-2011, 12:23 PM)Smidi_cahbagus Wrote:
(22-10-2011, 09:52 AM)Macuz Sawung Wrote: Penggantian rel dan perbaikan lintas KTA - PWR masih menunggu penggantian rel di petak KTA - BTH, selanjutnya rel dari KTA - BTH akan digunakan untuk mengganti rel ke PWR.. Untuk kabar yang menyebutkan Sta. PWR “nggak laku“ itu nggak benar.. Sta. PWR masuk 10 besar stasiun dengan pendapatan tertinggi di DAOP 5..


Yang saya bold, apakah maz Macuz punya data yg valid utk menguatkan statement diatas? kok PWR termasuk 10 bsr... terus terang q ragu sm kebenaran fakta tsb...

Kalo ditilik dr brapa banyak aktifitas normal sta di DAOP V si gw pribadi si percaya yak, coba disebutin aja dhe dr banyaknya ppenumpang yg naek di sta yg ada di DAOP V plus pendapatan sewa counter (warung dll) di dlm sta:
1. PWT (pusat DAOP, pembrangkatan awal logawa & pemasok okupansi smua KA yg lewat)
2. KYA (pemberangkatan awal cipuja & sta besar)
3. MA (pemasok angkutan kethel)
4. KRL (pemasok angkutan semen)
5. BMA (sta klas 1 dg pemasok okupansi yg bsar)
6. GB (sta besar & pemasok okupansi smua KA yg lewat)
7. KM (sta klas 1 dg pemasokan okupansi yg besar)
8. KTA (sta besar pembrangkatan awal 3 KA)
9. CP (sta besar pemberangkatan awal purwojaya)
10. PWR (sta pembrangkatan awal feeder untuk sawunggalih, taksaka, kutojaya selatan, kutojaya utara, dg ticketin OL & warung soto yg laris bukan maen)
Kalo menurut gw si peritungannya itu.
Tolong diralat cus

Btw, kabar loknya jadi uda slesai go item blom jadinya disono cus?
Reply
(22-10-2011, 04:19 PM)Andrew_CN Wrote:
(22-10-2011, 12:23 PM)Smidi_cahbagus Wrote:
(22-10-2011, 09:52 AM)Macuz Sawung Wrote: Penggantian rel dan perbaikan lintas KTA - PWR masih menunggu penggantian rel di petak KTA - BTH, selanjutnya rel dari KTA - BTH akan digunakan untuk mengganti rel ke PWR.. Untuk kabar yang menyebutkan Sta. PWR “nggak laku“ itu nggak benar.. Sta. PWR masuk 10 besar stasiun dengan pendapatan tertinggi di DAOP 5..


Yang saya bold, apakah maz Macuz punya data yg valid utk menguatkan statement diatas? kok PWR termasuk 10 bsr... terus terang q ragu sm kebenaran fakta tsb...

Kalo ditilik dr brapa banyak aktifitas normal sta di DAOP V si gw pribadi si percaya yak, coba disebutin aja dhe dr banyaknya ppenumpang yg naek di sta yg ada di DAOP V plus pendapatan sewa counter (warung dll) di dlm sta:
1. PWT (pusat DAOP, pembrangkatan awal logawa & pemasok okupansi smua KA yg lewat)
2. KYA (pemberangkatan awal cipuja & sta besar)
3. MA (pemasok angkutan kethel)
4. KRL (pemasok angkutan semen)
5. BMA (sta klas 1 dg pemasok okupansi yg bsar)
6. GB (sta besar & pemasok okupansi smua KA yg lewat)
7. KM (sta klas 1 dg pemasokan okupansi yg besar)
8. KTA (sta besar pembrangkatan awal 3 KA)
9. CP (sta besar pemberangkatan awal purwojaya)
10. PWR (sta pembrangkatan awal feeder untuk sawunggalih, taksaka, kutojaya selatan, kutojaya utara, dg ticketin OL & warung soto yg laris bukan maen)
Kalo menurut gw si peritungannya itu.
Tolong diralat cus

Btw, kabar loknya jadi uda slesai go item blom jadinya disono cus?

sumber data : laporan pendapatan bulanan DAOP 5 PWT

BMA stasiun kelas 2.. GB, CP stasiun kelas 1..
urutan pendapatan bulan September 2011 : PWT, KTA, GB, KM, MA, KYA, CP, KRL, PWR, GDM..
Reply
(22-10-2011, 10:44 PM)Macuz Sawung Wrote:
(22-10-2011, 04:19 PM)Andrew_CN Wrote:
(22-10-2011, 12:23 PM)Smidi_cahbagus Wrote:
(22-10-2011, 09:52 AM)Macuz Sawung Wrote: Penggantian rel dan perbaikan lintas KTA - PWR masih menunggu penggantian rel di petak KTA - BTH, selanjutnya rel dari KTA - BTH akan digunakan untuk mengganti rel ke PWR.. Untuk kabar yang menyebutkan Sta. PWR “nggak laku“ itu nggak benar.. Sta. PWR masuk 10 besar stasiun dengan pendapatan tertinggi di DAOP 5..

Yang saya bold, apakah maz Macuz punya data yg valid utk menguatkan statement diatas? kok PWR termasuk 10 bsr... terus terang q ragu sm kebenaran fakta tsb...

Kalo ditilik dr brapa banyak aktifitas normal sta di DAOP V si gw pribadi si percaya yak, coba disebutin aja dhe dr banyaknya ppenumpang yg naek di sta yg ada di DAOP V plus pendapatan sewa counter (warung dll) di dlm sta:
1. PWT (pusat DAOP, pembrangkatan awal logawa & pemasok okupansi smua KA yg lewat)
2. KYA (pemberangkatan awal cipuja & sta besar)
3. MA (pemasok angkutan kethel)
4. KRL (pemasok angkutan semen)
5. BMA (sta klas 1 dg pemasok okupansi yg bsar)
6. GB (sta besar & pemasok okupansi smua KA yg lewat)
7. KM (sta klas 1 dg pemasokan okupansi yg besar)
8. KTA (sta besar pembrangkatan awal 3 KA)
9. CP (sta besar pemberangkatan awal purwojaya)
10. PWR (sta pembrangkatan awal feeder untuk sawunggalih, taksaka, kutojaya selatan, kutojaya utara, dg ticketin OL & warung soto yg laris bukan maen)
Kalo menurut gw si peritungannya itu.
Tolong diralat cus

Btw, kabar loknya jadi uda slesai go item blom jadinya disono cus?

sumber data : laporan pendapatan bulanan DAOP 5 PWT

BMA stasiun kelas 2.. GB, CP stasiun kelas 1..
urutan pendapatan bulan September 2011 : PWT, KTA, GB, KM, MA, KYA, CP, KRL, PWR, GDM..

Ops, sala klas yak
Ngeledek
Shocking juga, tak kira urutan pendapatan terbesar diurutan 3-4 ato 2-3 malahan bakal terisi KRL & MA, justru KRL cuma diurutan 8, emank skecil itu ya pendapatannya dr sana?
GDM juga banyak yg naek ya? Bukannya kalo yg kliatan potensinya justru SDR cus?
Reply
(22-10-2011, 11:53 PM)Andrew_CN Wrote: Ops, sala klas yak
Ngeledek
Shocking juga, tak kira urutan pendapatan terbesar diurutan 3-4 ato 2-3 malahan bakal terisi KRL & MA, justru KRL cuma diurutan 8, emank skecil itu ya pendapatannya dr sana?
GDM juga banyak yg naek ya? Bukannya kalo yg kliatan potensinya justru SDR cus?

SDR sama GDM emang 11 12 coyyy.. Sama kek GB sama KM.. Kadang SDR diatas, kadang dibawah.. nah buat bulan september kemaren, pendapatan GDM lebih dari SDR..

Reply
(22-10-2011, 10:44 PM)Macuz Sawung Wrote:
(22-10-2011, 04:19 PM)Andrew_CN Wrote:
(22-10-2011, 12:23 PM)Smidi_cahbagus Wrote:
(22-10-2011, 09:52 AM)Macuz Sawung Wrote: Penggantian rel dan perbaikan lintas KTA - PWR masih menunggu penggantian rel di petak KTA - BTH, selanjutnya rel dari KTA - BTH akan digunakan untuk mengganti rel ke PWR.. Untuk kabar yang menyebutkan Sta. PWR “nggak laku“ itu nggak benar.. Sta. PWR masuk 10 besar stasiun dengan pendapatan tertinggi di DAOP 5..


Yang saya bold, apakah maz Macuz punya data yg valid utk menguatkan statement diatas? kok PWR termasuk 10 bsr... terus terang q ragu sm kebenaran fakta tsb...

Kalo ditilik dr brapa banyak aktifitas normal sta di DAOP V si gw pribadi si percaya yak, coba disebutin aja dhe dr banyaknya ppenumpang yg naek di sta yg ada di DAOP V plus pendapatan sewa counter (warung dll) di dlm sta:
1. PWT (pusat DAOP, pembrangkatan awal logawa & pemasok okupansi smua KA yg lewat)
2. KYA (pemberangkatan awal cipuja & sta besar)
3. MA (pemasok angkutan kethel)
4. KRL (pemasok angkutan semen)
5. BMA (sta klas 1 dg pemasok okupansi yg bsar)
6. GB (sta besar & pemasok okupansi smua KA yg lewat)
7. KM (sta klas 1 dg pemasokan okupansi yg besar)
8. KTA (sta besar pembrangkatan awal 3 KA)
9. CP (sta besar pemberangkatan awal purwojaya)
10. PWR (sta pembrangkatan awal feeder untuk sawunggalih, taksaka, kutojaya selatan, kutojaya utara, dg ticketin OL & warung soto yg laris bukan maen)
Kalo menurut gw si peritungannya itu.
Tolong diralat cus

Btw, kabar loknya jadi uda slesai go item blom jadinya disono cus?

sumber data : laporan pendapatan bulanan DAOP 5 PWT

BMA stasiun kelas 2.. GB, CP stasiun kelas 1..
urutan pendapatan bulan September 2011 : PWT, KTA, GB, KM, MA, KYA, CP, KRL, PWR, GDM..

KA ngga msk 10bsr ya om? sepi ya... kalah sama GDM/SDR
Xie Xie
thanx jd nambah ilmu seputar Daops V
Reply
jadi sekarang udah sampe mana nih progressna??
selain kepastian perbaikan jalur menungggu perbaikan petak KTA-BTH??
Loknya?? apa pake BB 300 lagi atau lok lain??
tetap sabar menunggu
Tersenyuum
RF aatea_goparmania, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Oct 2010.
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)