Thread Rating:
  • 1 Vote(s) - 4 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Kereta Malioboro Ekspress (Yogyakarta [YK]- Malang [ML])
#91
(26-10-2011, 03:20 PM)Adolph Wrote:
(26-10-2011, 02:40 PM)kabei Wrote: kenapa ga dibikin semarang madiun/malang aja ???

mas mohon dibaca judul threadnya sblum posting..thread ini ttg kereta relasi yogyakarta - malang...ato gunakan quote out of topic klo mau oot..

Back on Topic

ndak usah galak galak gitu lah toh gw ga oot oot banget....:o


tombol oot dimana yah?
Reply
#92
(28-10-2011, 05:05 PM)kabei Wrote:
(26-10-2011, 03:20 PM)Adolph Wrote:
(26-10-2011, 02:40 PM)kabei Wrote: kenapa ga dibikin semarang madiun/malang aja ???

mas mohon dibaca judul threadnya sblum posting..thread ini ttg kereta relasi yogyakarta - malang...ato gunakan quote out of topic klo mau oot..


Back on Topic

ndak usah galak galak gitu lah toh gw ga oot oot banget....:o


tombol oot dimana yah?

perasaan quote of oot cuma bisa dilakukan oleh admin deh,
klo gak ada kotak kuning , berarti gak oot dah Xie Xie
semarang-malang pernah dibahas di suatu trit, tp lupa di trit mana ..

ok, ane dukung dah semoga wacana ini terealisasi,
soalnya kalau pagi mau ke klaten, atau solo, atau jokja, di TA pagi2, harus naik dhoho trus ganti kereta pasundan di kertosono.
Reply
#93
(28-10-2011, 05:05 PM)kabei Wrote:
(26-10-2011, 03:20 PM)Adolph Wrote:
(26-10-2011, 02:40 PM)kabei Wrote: kenapa ga dibikin semarang madiun/malang aja ???

mas mohon dibaca judul threadnya sblum posting..thread ini ttg kereta relasi yogyakarta - malang...ato gunakan quote out of topic klo mau oot..

Back on Topic

ndak usah galak galak gitu lah toh gw ga oot oot banget....:o


tombol oot dimana yah?

ok..sori bos klo ada yg kurang berkenan ..Pisss ahhh....lagi terlalu bersemangat Eh iya lupa.....
oot gk da tombolnya, nulisnya manualPlayboy
Silence Is Golden

But My Eyes Still SeeNgeledek
Reply
#94
(28-10-2011, 05:30 PM)Adolph Wrote:
(28-10-2011, 05:05 PM)kabei Wrote:
(26-10-2011, 03:20 PM)Adolph Wrote:
(26-10-2011, 02:40 PM)kabei Wrote: kenapa ga dibikin semarang madiun/malang aja ???

mas mohon dibaca judul threadnya sblum posting..thread ini ttg kereta relasi yogyakarta - malang...ato gunakan quote out of topic klo mau oot..

Back on Topic

ndak usah galak galak gitu lah toh gw ga oot oot banget....:o


tombol oot dimana yah?

ok..sori bos klo ada yg kurang berkenan ..Pisss ahhh....lagi terlalu bersemangat Eh iya lupa.....
oot gk da tombolnya, nulisnya manualPlayboy

gaak usah marah2Ngamuk
Reply
#95
KAI Buka Jurusan Malang-Jogja
Selasa, 25 Oktober 2011 15:15
SURABAYA – PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan menghentikan operasional KA Rajawali dan KA Harina, per 1 Nopember mendatang. Kedua KA ini kemudian akan dimanfaatkan untuk mendukung dibukanya jurusan baru yaitu Malang-Jogjakarta.
Hal di atas diungkapkan Sri Winarto, Kepala Humas KAI Daops VIII Surabaya kepada Malang Post di kantornya, kemarin siang. ‘’Pasti. Kedua KA akan ditutup dan kedua armadanya akan dimanfaatkan untuk pembukaan jalur baru Malang-Jogja,’’ tandas Winarto.
Dikatakan dia, manajemen KAI dengan sangat terpaksa menutup KA Rajawali yang beroperasional di jalur Surabaya-Semarang. Karena load factor (daya angkut) KA Rajawali tidak sesuai dengan target yang diharapkan manajemen. Sebaliknya, justru kerugian terus mendera KAI.
Kondisi serupa, lanjut dia, juga diberlakukan untuk KA Harina yang beroperasional di rel Bandung-Semarang. Bahkan, load factor-nya jauh lebih buruk dibanding KA Rajawali. Tapi, berapa nilai kerugian yang ditanggung selama kedua KA dioperasikan, tidak ada jawaban pasti.
‘’Bukan wewenang saja. Yang boleh menyebutkan angka kerugian hanya pusat (KAI Bandung). Tapi, kalau tidak rugi tentu tidak mungkin kita tutup,’’ katanya dengan menyebut pangsa pasar penumpang untuk kedua KA ternyata jauh dari harapan.
Tentang pembukaan jalur baru Malang-Jogja, Sri menyebutkan, tim khusus di KAI Pusat tengah mematangkan rencana pembukaan jalur gemuk ini. Jika tidak ada halangan, tahun 2011 ini juga, KA yang namanya belum ditentukan tersebut sudah dioperasikan.
‘’Pasarnya sangat siap. Pasarnya cukup gemuk. Tim sekarang masih merampungkan laporannya terkait jurusan baru tadi. Kalau namanya masih belum ditentukan. Biasanya, nama itu ditentukan mendekati hari-hari operasional,’’ ujarnya.
Sementara itu dari data yang dihimpun Malang Post di Daops VII Surabaya menunjukkan, KA Rajawali ditutup sesuai SK Direksi PT KA No: KEP.U/II.207/X/2/KA-2011. Padahal, KA Rajawali baru diluncurkan ke public 12 Pebruari 2011 lalu.
Selama ini, KA Rajawali diperkuat dengan tiga gerbong eksekutif dan tiga gerbong bisnis. KA ini dimaksudkan untuk menambah pelayanan KA Rajawali Sore yang telah ada sebelumnya. ‘’Ternyata KA Rajawali pagi tidak laku, sejak dioperasionalkan delapan bulan lalu, kursinya hanya laku seprohnya saja,’’ kata Sri.
Seharusnya dengan kekuatan tiga gerbong eksekutif, KA ini mampu menampung sebanyak 150 penumpang kelas eksekutif ditambah tiga gerbong bisnis yang berkapasitas 180 penumpang kelas bisnis. Tapi dari kedua kelas itu penumpangnya tiap hari tidak sampai 150 orang.
Awalnya gerbong KA Rajawali jumlahnya delapan unit yaitu empat esksekutif dan empat bisnis. Karena sepi masing-masing kelas dikurangi satu gerbong. Sampai-sampai agar masyarakat tertarik KAI hanya menjual tiket seharga Rp 120 ribu – Rp 200 ribu untuk eksekutif. Dan kelas bisnis harga separohnya.
‘’Hari ini (kemarin) kita masih melayani penjualan karcis. Karena operasionalnya baru tutup 1 November nanti,’’ pungkasnya dengan mengatakan sejak 24 Oktober lalu dihentikan juga KA Pandan Wangi Semarang-Solo. (has)
[Image: overstappen.png]
(29-10-2011, 10:45 AM)yantasu_indonesia Wrote: KAI Buka Jurusan Malang-Jogja
Selasa, 25 Oktober 2011 15:15
SURABAYA – PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan menghentikan operasional KA Rajawali dan KA Harina, per 1 Nopember mendatang. Kedua KA ini kemudian akan dimanfaatkan untuk mendukung dibukanya jurusan baru yaitu Malang-Jogjakarta.
Hal di atas diungkapkan Sri Winarto, Kepala Humas KAI Daops VIII Surabaya kepada Malang Post di kantornya, kemarin siang. ‘’Pasti. Kedua KA akan ditutup dan kedua armadanya akan dimanfaatkan untuk pembukaan jalur baru Malang-Jogja,’’ tandas Winarto.
Dikatakan dia, manajemen KAI dengan sangat terpaksa menutup KA Rajawali yang beroperasional di jalur Surabaya-Semarang. Karena load factor (daya angkut) KA Rajawali tidak sesuai dengan target yang diharapkan manajemen. Sebaliknya, justru kerugian terus mendera KAI.
Kondisi serupa, lanjut dia, juga diberlakukan untuk KA Harina yang beroperasional di rel Bandung-Semarang. Bahkan, load factor-nya jauh lebih buruk dibanding KA Rajawali. Tapi, berapa nilai kerugian yang ditanggung selama kedua KA dioperasikan, tidak ada jawaban pasti.
‘’Bukan wewenang saja. Yang boleh menyebutkan angka kerugian hanya pusat (KAI Bandung). Tapi, kalau tidak rugi tentu tidak mungkin kita tutup,’’ katanya dengan menyebut pangsa pasar penumpang untuk kedua KA ternyata jauh dari harapan.
Tentang pembukaan jalur baru Malang-Jogja, Sri menyebutkan, tim khusus di KAI Pusat tengah mematangkan rencana pembukaan jalur gemuk ini. Jika tidak ada halangan, tahun 2011 ini juga, KA yang namanya belum ditentukan tersebut sudah dioperasikan.
‘’Pasarnya sangat siap. Pasarnya cukup gemuk. Tim sekarang masih merampungkan laporannya terkait jurusan baru tadi. Kalau namanya masih belum ditentukan. Biasanya, nama itu ditentukan mendekati hari-hari operasional,’’ ujarnya.
Sementara itu dari data yang dihimpun Malang Post di Daops VII Surabaya menunjukkan, KA Rajawali ditutup sesuai SK Direksi PT KA No: KEP.U/II.207/X/2/KA-2011. Padahal, KA Rajawali baru diluncurkan ke public 12 Pebruari 2011 lalu.
Selama ini, KA Rajawali diperkuat dengan tiga gerbong eksekutif dan tiga gerbong bisnis. KA ini dimaksudkan untuk menambah pelayanan KA Rajawali Sore yang telah ada sebelumnya. ‘’Ternyata KA Rajawali pagi tidak laku, sejak dioperasionalkan delapan bulan lalu, kursinya hanya laku seprohnya saja,’’ kata Sri.
Seharusnya dengan kekuatan tiga gerbong eksekutif, KA ini mampu menampung sebanyak 150 penumpang kelas eksekutif ditambah tiga gerbong bisnis yang berkapasitas 180 penumpang kelas bisnis. Tapi dari kedua kelas itu penumpangnya tiap hari tidak sampai 150 orang.
Awalnya gerbong KA Rajawali jumlahnya delapan unit yaitu empat esksekutif dan empat bisnis. Karena sepi masing-masing kelas dikurangi satu gerbong. Sampai-sampai agar masyarakat tertarik KAI hanya menjual tiket seharga Rp 120 ribu – Rp 200 ribu untuk eksekutif. Dan kelas bisnis harga separohnya.
‘’Hari ini (kemarin) kita masih melayani penjualan karcis. Karena operasionalnya baru tutup 1 November nanti,’’ pungkasnya dengan mengatakan sejak 24 Oktober lalu dihentikan juga KA Pandan Wangi Semarang-Solo. (has)

apakah temen2 ada info lain?Bingung
------------Hidupkan kembali Jalur Mati Kereta Api Pulau Jawa----------
Lok Merah Biru
Reply
#96
sblmnya wacana saja ya, trus apakah kedua KA rajawali sama harina akan dipake rute ini?
------------Hidupkan kembali Jalur Mati Kereta Api Pulau Jawa----------
Lok Merah Biru
Reply
#97
(29-10-2011, 10:58 AM)yantasu_indonesia Wrote: sblmnya wacana saja ya, trus apakah kedua KA rajawali sama harina akan dipake rute ini?

kemungkinan besar rangkainya dipakai untuk relasi ini
Reply
#98
(29-10-2011, 11:05 AM)TheLintang_32 Wrote:
(29-10-2011, 10:58 AM)yantasu_indonesia Wrote: sblmnya wacana saja ya, trus apakah kedua KA rajawali sama harina akan dipake rute ini?

kemungkinan besar rangkainya dipakai untuk relasi ini

sudah pasti yah...?????Bingung

[Image: oldpatent_1937525c.jpg]
Hasil penemuan Mbah Richard Trevithick yang terus berkembang...
Reply
#99
Mari berandai2..kalo bisa mencari wangsit untuk nama calon jabang sepur ini..
693-5073-893-673
Reply
Usul: Nama KA relasi Ml-YK kita kasih KA MAYA (MALANG YOGYA), biar terkenal keelokan dari dua kota ini... oye??Lagian beberapa kereta di ML kan diambil dri singkatan kota. MATARMAJA: MALANG BLITAR MADIUN JAKARTA ; MALABAR: MALANG BANDUNG RAYA
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)