Posts: 1,103
Threads: 0
Joined: Jul 2009
Reputation:
30
(22-01-2012, 09:33 PM)mas_bagus_ajah Wrote: Gambarnya terlalu berat untuk dibuka 
Oh..maaf, mas..
udah ane kecilin resolusinya, monggo dicoba lagi
Silence Is Golden
But My Eyes Still See
Posts: 402
Threads: 0
Joined: Sep 2011
Nasinya kok lebih mirip nasi putih yah? Juga telurnya nggak terlalu mirip dengan nasi lemak yang ada di Malaysia. Juga rasa sambalnya gimana?
Posts: 1,103
Threads: 0
Joined: Jul 2009
Reputation:
30
sambelnya sih gk terlalu manis mas,,nasinya rada gurih,,mirip2 nasi uduk sih
Silence Is Golden
But My Eyes Still See
Posts: 402
Threads: 0
Joined: Sep 2011
 
Wah itu berarti ya nasi uduk biasa dong.
Nasi lemak itu ciri khasnya sambelnya rada manis. Sudah gitu telurnya direbus, lalu dimasak bumbu rujak.
Posts: 1,103
Threads: 0
Joined: Jul 2009
Reputation:
30
(23-01-2012, 01:23 PM)mas_bagus_ajah Wrote:   
Wah itu berarti ya nasi uduk biasa dong.
Nasi lemak itu ciri khasnya sambelnya rada manis. Sudah gitu telurnya direbus, lalu dimasak bumbu rujak.
lho mas, selain telur orak-arik, itu juga ada telur rebus yg dibumbu rujak lho
comment ane di atas Quote:telurnya telur rebus, kayaknya dibumbu rujak,,
ini lho telurnya yang ane maksud, yg berlumur bumbu 
[spoiler]
![[Image: 20t3xis.jpg]](http://i39.tinypic.com/20t3xis.jpg) [/spoiler]
Silence Is Golden
But My Eyes Still See
Posts: 219
Threads: 0
Joined: May 2011
Reputation:
6
(17-01-2012, 11:05 AM)mas_bagus_ajah Wrote: Pemerintah Malaysia itu masih punya belas kasih dan masih memkirkan rakyatnya. Tidak seperti pemerintah Indonesia yang rupanya masih keracunan pengaruh bengis Belanda.
Makanya, saya kadang kepikir, kalau kita mau maju ada baiknya:
1. Demokrasi dikekang dulu, sampai pendapatan per kapita Indonesia masuk kategori makmur di ukuran dunia.
2. Ibukota negara dipindah ke tempat yang lebih tenang, agar politisi kita bisa berpikir jernih.
jujur saja saya SETUJU dengan 2 langkah di atas....
cuma kalau langkah ke 2 pasti rekan-rekan kerja saya yang kerja di Jakarta bakalan sewot semua karena kehilangan "gengsi"
waktu saya chatting dan mengutarakan pendapat saya bahwa pusat pemerintahan sebaiknya pindah keluar Jawa mereka langsung mengamuk gak karuan
Posts: 402
Threads: 0
Joined: Sep 2011
(23-01-2012, 07:57 PM)mdnboy Wrote: cuma kalau langkah ke 2 pasti rekan-rekan kerja saya yang kerja di Jakarta bakalan sewot semua karena kehilangan "gengsi" 
waktu saya chatting dan mengutamakan pendapat saya bahwa pusat pemerintahan sebaiknya pindah keluar Jawa mereka langsung mengamuk gak karuan 
Makanya saya rada benci orang Jakarta karena watak-watak yang terkait hal itu. Ini kelihatan sekali di komen-komen forum seberang.
Tapi ya tetap saja, di Malaysia sekarang pusat pemerintahan ada di Putrajaya yang terletak diantara KL dan KLIA.
Selain Malaysia, negara lain yang sudah memisahkan adalah Filipine, dimana pusat pemerintahan sekarang di Queezon City, bukan Manila, sama Myanmar.
Saya yakin kalau pusat pemerintahan dipindah ke Palangkaraya, para politisi dan orang pemerintahan bisa berpikir lebih subyektif.
Posts: 543
Threads: 0
Joined: Jul 2010
Reputation:
7
(23-01-2012, 07:57 PM)mdnboy Wrote: (17-01-2012, 11:05 AM)mas_bagus_ajah Wrote: Pemerintah Malaysia itu masih punya belas kasih dan masih memkirkan rakyatnya. Tidak seperti pemerintah Indonesia yang rupanya masih keracunan pengaruh bengis Belanda.
Makanya, saya kadang kepikir, kalau kita mau maju ada baiknya:
1. Demokrasi dikekang dulu, sampai pendapatan per kapita Indonesia masuk kategori makmur di ukuran dunia.
2. Ibukota negara dipindah ke tempat yang lebih tenang, agar politisi kita bisa berpikir jernih.
jujur saja saya SETUJU dengan 2 langkah di atas....
cuma kalau langkah ke 2 pasti rekan-rekan kerja saya yang kerja di Jakarta bakalan sewot semua karena kehilangan "gengsi" 
waktu saya chatting dan mengutarakan pendapat saya bahwa pusat pemerintahan sebaiknya pindah keluar Jawa mereka langsung mengamuk gak karuan 
Yang anda maksud mereka gengsi dan sewot/ngamuk itu siapa ya ? saya kira hanya sebagian saja kok.
Walaupun saya tinggal di jakarta, saya setuju ibu kota di pindah ke luar Jakarta (bahkan keluar Jawa), ikhlas dan malah saya sangat gembira. Semua orang tumplek blek ke kota-kota besar di Jawa (tidak hanya Jakarta) karena pemerintah daerah (kabupaten/kota) gagal untuk membuka lapangan kerja/membangun infrastruktur untuk warganya karena APBD -nya habis untuk membayar gaji pegawai-nya, hanya sedikit yang tersisa untuk rakyat. Oleh karena itu pemerintah pusat mengeluarkan moratorium PNS mulai 2011 tidak menerima PNS lagi. Rakyat terpaksa berusaha dengan caranya sendiri untuk bertahan hidup, salah satu pilihannya ya pindah ke kota besar, karena memang uang banyak beredar di kota besar. Tidak ada pemerataan pembangunan lagi sampai ke desa-desa.
Sedangkan APBN, hanya dinikmati oleh segelintir oknum elit partai atau oknum pejabat yang kebetulan tinggal di jakarta, jadi mungkin saya kira ini yang anda maksud orang-orang yang gengsi dan sewot/ngamuk ketika ibukota jakarta akan dipindah ke luar Jakarta atau ke luar Jawa, karena mereka akan kehilangan 'lahan basah' -nya.
mari semua bicara berdasarkan data dan fakta. thanks.
RF spoor_jadul, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jul 2010.
Posts: 402
Threads: 0
Joined: Sep 2011
Nggak usah ditaruh di papan merah mas spoor_jadul, komentar anda masih relevan kalau dikaitkan dengan thread ini. Saya melihat sendiri bahwa di Malaysia, perputaran uangnya adil. Apa yang ada di KL juga ada di kota-kota besar lain di penjuru Malaysia.
Dan di Malaysia tidak ada ceritanya orang Kuala Lumpur sesumbar sok superior di depan orang-orang dari daerah lain. Tidak seperti di Indonesia dimana orang Jakarta merasa ras paling tinggi kastanya se-Indonesia.
Selama Jakarta masih pusat segala-galanya di Indonesia, mustahil Indonesia bisa menyamai kemajuan di Malaysia.
Posts: 133
Threads: 0
Joined: Aug 2011
Reputation:
2
bagus nih laporan perjalanan meliput KA di malaysia, keren-keren kereta komuternya. Btw di malaysia juga menereapkan kebijakan KRL ekonomi seperti di Indonesia nga ya?
|