Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
PT. Kereta Api Indonesia (Persero) DIDORONG MENGAKUISISI PERUM DAMRI DAN PERUM PPD
#11
berbeda angkutan darat(bis) dengan angkutan darat(kereta api)..
At last,,, Menanti dioperasikannya DT Purwokerto-Kroya Playboy

Reply
#12
Hmmm...
Wacana (yang lagi-lagi) menarik.....

Dikala perusahan lain memfokus dan mengerucutkan masalah pada kebijakan internal yang tidak nyeleneh, peningkatan pelayanan yang optimal, peningkatan SDM yang profesional untuk mencapai kepuasan, kenyamanan dan keamanan pelanggan, sekarang operator (yang kondisinya... you know lah...) diminta untuk melebarkan sayap.......

Duh.... penentuan prioritas yang aneh........

Kapan ya...

[Image: spammingsj0.gif]
Reply
#13
(06-03-2012, 07:28 AM)ady_mcady Wrote: kedua2 perusahaan(damri dan ppd) masih berbentuk perum, apakah bisa diakuisisi oleh perusahaan berbentuk pt?

apakah nanti brand perusahaan yang diakuisisi akan berubah seperti kasus akuisisi tv7 oleh trans tv, atau tetap tapi ada tambahan brand perusahaan yang mengakuisisi seperti kasus akuisisi aqua oleh danone?

btw, mas dedy. thread ini gak level nih masuk sepur badug. kayaknya lebih pantas masuk gerbong ppka.
dari info yang saya baca di surat kabar bisnis indonesia sebelum di akusisi perum damri dan perum ppd akan di ubah dahulu statusnya jadi pt, baru kemudian akan di lakukan studi yang mendalam . dan lagi masih dalam satu artikel yang berhubungan di bisnis tadi keuangan damri sudah sehat dan bisa mengasilkan laba yang cukup signifikan
artinya di kemudian hari di harapakan tidak akan membebani keungan PT. Kereta Api Indonesia (Persero). namun kalau PPD kayanya statusnya masih merugi terus.

kalau saya sih sangat setuju sekali sehingga akan semakin mensinergikan pelayanan di kedua moda darat yang berbeda tersebut. di luar negeri saya amati juga mengarah seperti itu ko !

tidak terbayangkan keindahan trem uap ketika lalu lalang di bawah jembatan kereta api jatinegara
foto ane yang lainnya ada disini kang !
http://www.flickr.com/photos/36503981@N02/

Reply
#14
kalo mengubah status perum ke pt, berarti status karyawan juga berubah dari pns ke bumn/swasta. belum lagi kalo kedua2 nya dimerger menjadi pt baru, pasti ada pengurangan karyawan. apakah karyawan di kedua perusahaan bus ybs ada yang protes kah?

itu belum masuk proses terakhir yaitu akuisisi oleh pt. kai setelah muncul perusahaan otobus baru hasil merger.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#15
(09-03-2012, 07:57 PM)ady_mcady Wrote: kalo mengubah status perum ke pt, berarti status karyawan juga berubah dari pns ke bumn/swasta. belum lagi kalo kedua2 nya dimerger menjadi pt baru, pasti ada pengurangan karyawan. apakah karyawan di kedua perusahaan bus ybs ada yang protes kah?

itu belum masuk proses terakhir yaitu akuisisi oleh pt. kai setelah muncul perusahaan otobus baru hasil merger.

dulu PPD pernah berstatus PT ya kalo ga salah? Pernah baca sejarahnya dmana gt Eh iya lupa... cmiiw
Reply
#16
AKUISISI
Proses akuisisi Perum PPD hampir selesai
Oleh Ragil Nugroho - Senin, 12 Maret 2012 | 16:09 WIB

JAKARTA. Proses akuisisi Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) hampir pasti terjadi. Saat ini, Kementerian Badan Usaha Milik Negara telah menyelesaikan memberhentikan seluruh karyawan PPD kecuali posisi direktur utama.

Deputi Menteri BUMN Bidang Infrastruktur dan Logistik Sumaryanto Widayatin menilai, pemberhentian karyawan PPD ini akan mempercepat proses akuisisi yang dilakukan KAI. "Tahun ini harus segera rampung," ujar Sumaryanto, Senin (12/3).

Nantinya armada-armada milik Perum PPD akan dijadikan angkutan penumpang KAI sehingga bisa tercipta integrasi transportasi antarmoda. "Kami memang akan menidurkan Perum PPD daripada dilikuidasi lebih baik dikelola KAI," tambahnya.

Untuk proses akuisisi Perum Damri, Sumaryanto mengaku masih dikaji ulang. Dia beralasan Perum Damri masih dalam posisi ekspansif dan membukukan kinerja positif. Tahun ini, lanjutnya, Damri sudah menyiapkan 200 armada baru.

Menteri Perhubungan EE Mangindaan mendukung sepenuhnya langkah KAI mengakuisisi Perum PPD dan Perum Damri. Menurutnya, sinergi antar BUMN itu akan menciptakan sinergi operasional KAI dengan moda lainnya yakni transportasi darat.

Menurut Mangindaan, sinergitas antara KAI dan Damri misalnya, ke depannya dibutuhkan dalam pembangunan akses transportasi ke Bandara Kualanamu di Medan yang digarap KAI. "Damri yang selama ini menjadi perusahaan BUMN terbesar yang menangani angkutan darat bandara pastinya akan berbagi tugas dengan PT. Kereta Api Indonesia (Persero). Jadi, tak ada persaingan usaha yang tercipta," katanya.

Sumber: kontan.co.id

dah mau selese nih prosesnya..
Reply
#17
(09-03-2012, 07:57 PM)ady_mcady Wrote: kalo mengubah status perum ke pt, berarti status karyawan juga berubah dari pns ke bumn/swasta. belum lagi kalo kedua2 nya dimerger menjadi pt baru, pasti ada pengurangan karyawan. apakah karyawan di kedua perusahaan bus ybs ada yang protes kah?

itu belum masuk proses terakhir yaitu akuisisi oleh pt. kai setelah muncul perusahaan otobus baru hasil merger.
saya rasa tidaka akan ada pengurangan, kalaupun ada tidak terlalu besar. paling hanya menghilangkan pos pos yang tidak produktif . kan beda sistem pelayanan nya yang satu di kereta api dua lainnya di pelayanan bus AKAP dan bus dalam kota.
tidak harus satu induk dan satu manajemen ! kan bisa perusahaan yang di akuisisi tersebut menjadi anak perusahaan PT. Kereta Api Indonesia (Persero)

tidak terbayangkan keindahan trem uap ketika lalu lalang di bawah jembatan kereta api jatinegara
foto ane yang lainnya ada disini kang !
http://www.flickr.com/photos/36503981@N02/

Reply
#18
nggak ada pengurangan karyawan? lha itu berita sebelumnya yang diposting rf unionexpress isinya kayak begini lho mas dedy:

Quote:Proses akuisisi Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) hampir pasti terjadi. Saat ini, Kementerian Badan Usaha Milik Negara telah menyelesaikan memberhentikan seluruh karyawan PPD kecuali posisi direktur utama.

Deputi Menteri BUMN Bidang Infrastruktur dan Logistik Sumaryanto Widayatin menilai, pemberhentian karyawan PPD ini akan mempercepat proses akuisisi yang dilakukan KAI. "Tahun ini harus segera rampung," ujar Sumaryanto, Senin (12/3).

Nantinya armada-armada milik Perum PPD akan dijadikan angkutan penumpang KAI sehingga bisa tercipta integrasi transportasi antarmoda. "Kami memang akan menidurkan Perum PPD daripada dilikuidasi lebih baik dikelola KAI," tambahnya.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#19
(17-03-2012, 09:41 PM)ady_mcady Wrote: nggak ada pengurangan karyawan? lha itu berita sebelumnya yang diposting rf unionexpress isinya kayak begini lho mas dedy:

Quote:Proses akuisisi Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) hampir pasti terjadi. Saat ini, Kementerian Badan Usaha Milik Negara telah menyelesaikan memberhentikan seluruh karyawan PPD kecuali posisi direktur utama.

Deputi Menteri BUMN Bidang Infrastruktur dan Logistik Sumaryanto Widayatin menilai, pemberhentian karyawan PPD ini akan mempercepat proses akuisisi yang dilakukan KAI. "Tahun ini harus segera rampung," ujar Sumaryanto, Senin (12/3).

Nantinya armada-armada milik Perum PPD akan dijadikan angkutan penumpang KAI sehingga bisa tercipta integrasi transportasi antarmoda. "Kami memang akan menidurkan Perum PPD daripada dilikuidasi lebih baik dikelola KAI," tambahnya.

walah, kok pada di phk smua? Bingung
Reply
#20
Bus Damri selama ini memang menjadi primadona masyarakat Jakarta dan sekitarnya untuk dari dan ke bandara. Wajar aja kalau membukukan pendapatan yang positif. Busnya bagus2, khususnya yang jurusan Bogor dan Stasiun Gambir. Saya akui kursinya lebih nyaman dari KA Gajayana.
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)