Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Yang Enggak dan Kurang Setuju KA Supercepat Jakarta - Bandung
#11
Dari dulu terlalu banyak wacana Kereta cepat Jakarta - Bandung. Wacana yang terus lahir itu untuk menutupi kegagalan wacana sebelumnya. Jangan terlalu diharapin deh wacana kayak ginian.... hehehe

Ada wacana KA Super Cepat Jakarta - Surabaya yang konon udah ada kontraknya. Masa sih mau bangun 2 trayek sekaligus ? Saya rasa mustahil.

Antara setuju, kurang setuju, dan tidak setuju. Bingung menentukan pendapat, di sisi lain banyak hal yang membuat saya setuju, tapi banyak juga hal yang membuat saya tidak setuju.
Mending pilih kurang setuju...
My Facebook = Bilal Ragil Saputra

Nama akun baru dari CC203 35

Reply
#12
Kalau Jakarta - Surabaya saya setuju, tapi kalo Jakarta - bandung, rasanya kurang setuju. Saya punya beberapa alasan ...

. Jakarta - Bandung = Lintas Pegunungan, ndak cocok untuk KA super cepat
. Jarak kedua kota itu pendek, jadi lebih baik KA biasa saja ...
. Biaya perawatan KA super cepat dengan jarak pendek, akan sia-sia ...
-  R y z k y   W i d i   A T m a j a  -
Reply
#13
Taruhan deh,,, nanti setelah proyek ini selesai pasti ada beberapa orang "Pejabat" yang terlibat di proyek ini jadi incaran KPK

Setuju :: Peningkatan teknologi
Tidak Setuju :: Pasti jadi ladang Korupsi baru
Reply
#14
saya mah netral aja, toh jarang bgt suara rakyat apalagi hanya pecinta yg cuma segelintir didengar petinggi negara maupun instansinya. Tp kalo musti merusak bukit ya saya nda setuju.
Reply
#15
Antara setuju dan tidak setuju.......
- walaupun jalur lama tidak dimatikan, otomatis okupansi Parahyangan akan turun
- Jarak antar kota terlalu pendek, lbh baik buat jalur Jakarta - CN - SMT - SBI
- kalopun pemerintah sudah lama merencanakan, knp yg dibangun Tol Cipularang bkn jalur ini
- Trus gmana dgn Proyek Double-Double Track Manggarai - Cikarang yg msh MANGKRAK pembangunan nya, dan Double Track lain nya untuk lintas utara dan selatan

[Image: CopyofIMG_0286.jpg]
Reply
#16
Quote:Yang di bold otomatis kan lewat jakarta & selat sunda juga mas. heheheh Playboy

ia dong kan udh hampir pasti jembatan di bangun, nah uang buat bangun itu yg kata nya 54 t di buat jalur dari medan-riau-kertapati-tanjung karang-jembatan selat sunda-jakarta-surabaya
JOGJA! JOGJA! TETAP ISTIMEWA, ISTIMEWA NEGRI NYA, ISTIMEWA ORANG NYA

"JOGJA HIP-HOP FOUNDATION"

FACEBOOK

TWITTER

POSTIMAGE

Reply
#17
hehehe... urun ya...

bukannya setuju ato ga setuju seh.... kalo saya melihatnya tidak realistis ajah... cumi a.k.a cuma mimpi Ngiler

pertanyaan saya atas proyek tsb:
- dari jakarta mana???
- mo lewat mana???
- biaya pembebasan lahannya gimana?? lah harga tanah di Jabodetabek aja udah naudzubillah
- harga karcisnya berapa???
- tingkat okupansi gimana???? gimana keunggulan absolutnya atas moda pesaing???
- balik modalnya berapa tahun???

pesimis aja seh..... secara hanya sebuah moda angkutan darat, apalagi dengan rute sependek jakarta-bandung... dengan pembebasan lahan yg udah ga masuk akal trus konstruksi membelah gunung... apa pake duit Yen (Yen ana duiteNgakak ) ..... sekedar perbandingan ajah.. pelabuhan export-Import tanjung priok yg udah overcapacity dan menimbulkan ekonomi biaya tinggi aja masih belum direvitalisasi (padahal sangat berpengaruh atas perekonomian)... trus Bandara Soetta yg jelas2 gerbang Indonesia ke Int'l aja yg udah kumuh aja juga belon diapa-apain... palagi yg sekedar angkutan darat jarak dekat

hehehehe... piss yaaa... namanya berargumen kan Ngakak
"Penipuan Publik atau kebohongan Publik adalah seseorang yang dengan sadar berkata - menyampaikan - melakukan kebohongan dan ungkapan tersebut, tersebar luas dan bisa dipahami sebagai kebenaran atau dipercayai kebenarannya"
~just quote~
Reply
#18
ini judulnya yang nggak dan kurang setuju bearti yg setuju dipersilahkan minggir ya Ngikik

[Image: 6795473923_d3e89295b7.jpg]
Reply
#19
Apakah jarak sejauh Jakarta - Bandung benar2 MEMBUTUHKAN KA Supercepat??

693-5073-893-673
Reply
#20
(20-03-2012, 05:59 AM)Dana Komuter Wrote: [spoiler]
Ma'af nih berhubung aku sangat gregetan dengan wacana yang akan dimunculkan dan akan terus bergulir seiring perkembangan waktu... Meski enggak gitu heboh belakangan ini dan mungkin utk seterusnya, tapi aku teteap saja gregetan sampai mau melayangkan thread ini ke mari....

Aku pribadi sih sangat enggak setuju dengan berbagai alasan :
1. Para penumpang sudah tidak lagi menikmati keindahan panorama bumi Parahyangan lagi krn semata demi tercapainya jarak yang cukup jauh alias menengah ini.
2. Padahal perjalanan Jakarta - Bandung dan sebaliknya itu pada awal mulanya ditujukan kpd para penumpang utk disuguhin panorama Bumi Parahyangan yang indah khan? Semata kalau kita berlenjeh2 alias rebahan duduk tenang dan cuma semisal 1/2 jam sudah sampai Bandung. Gimana tuh?
3. Petak rel Jkt - Bdg justru dinikmatinya dengan kondisi yang berkelok - kelok dan menanjak sekaligus menurun spt skr ini... Aku yakin pasti para turis akan berpikir panjang kenapa Indonesia maunya segalanya dg sangat praktis yah? Kalau tujuan bisnis OK deh krn ngejar waktu pakai travel... tapi utk berwisata pasti enaknya pakai KA lha... Turis2 yg masih pd minat naik KA Jakarta - Bandung sejauh ini yah macem dr negara Belanda dan Perancis. Trus dr Bandung mrk melanjutkan perjalanan ke Solo dg KA Lodaya Pagi atau pun juga Turangga.
4. Menyia - nyiakan proyek rel ganda yang kian terus dibangun meski banyak mengalami kendala soal lahan dan ganti rugi khan...
5. Mengeruk lagi perbukitan seperti halnya waktu pembangunan ruas tol Cipularang. Yang kayak gini sayang habitat alam yang sudah ada...
6. Pasti Argo Parahyangan makin sepi peminat karena kalau sampai Shinkansen ala Jkt - Bdg ini beroperasi, maka dg tarif yg semisal gak gitu mahal krn faktor jarak pasti pd pengen beralih ke Shinkansen.[/spoiler]

Apalagi yah?

Kalau geregetan,
kenapa tidak dikirim aja ini thread via email ke PT. KAI ?
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 2 Guest(s)