Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
PT. Kereta Api Indonesia (Persero) DIDORONG MENGAKUISISI PERUM DAMRI DAN PERUM PPD
#21
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#22
PPD, mantan penguasa jalan jakarta dari bus tingkat, bus gandeng, bus BBG pertama. Dulu juga pernah mengakuisisi perusahaan otobis milik swasta (minus Mayasari Bakti) kini kau yg musti diakuisisi Sedih
Reply
#23
(19-03-2012, 06:02 PM)ady_mcady Wrote: semakin jelas, nanti bus2 ppd bakal menjadi feeder untuk kereta api. jadi bakalan hilang itu trayek2 ppd yang selama ini melayani warga jakarta beraktivitas, untuk diganti dengan bus2 rute baru ke arah stasiun2 besar.

sedih juga. selama saya tinggal di jakarta, bus ppd sudah menjadi bagian dari hidup saya untuk bepergian keseluruh penjuru kota dengan murah. disatu sisi saya sangat kehilangan dengan hilangnya rute2 legendaris yang jadi langganan saya seperti P2, 46, dll. namun disisi yang lain, ada bagusnya juga jika ada feeder bus seperti bus bandara. mungkin namanya jadi bus stasiun?
hmmmm..... lumayan lah, ntar di jakarta kan ada sebuah intermoda ke stasiun2 KA... cuman ada kekhawatiran dikir seh... tapi moga aja ndak lah... semoga sang Jagoan kita di lintas Timur (PPD-43) tetap ngeksis... mungkin bisa tetep kek sekarang, dari Cililitan ke Priok... secara tasiun Priok kan mefet ama terminal busnya....

cuman semoga Damri bandara dari Gambir, Bekasi dll... terutama yg poolnya mefet tasiun ga dihapus.... pelayanan Damri ke Bandara membuat semua orang bisa terbang dengan ekonomis Ngeledek
"Penipuan Publik atau kebohongan Publik adalah seseorang yang dengan sadar berkata - menyampaikan - melakukan kebohongan dan ungkapan tersebut, tersebar luas dan bisa dipahami sebagai kebenaran atau dipercayai kebenarannya"
~just quote~
Reply
#24
(17-03-2012, 09:41 PM)ady_mcady Wrote: nggak ada pengurangan karyawan? lha itu berita sebelumnya yang diposting rf unionexpress isinya kayak begini lho mas dedy:

Quote:Proses akuisisi Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) hampir pasti terjadi. Saat ini, Kementerian Badan Usaha Milik Negara telah menyelesaikan memberhentikan seluruh karyawan PPD kecuali posisi direktur utama.

Deputi Menteri BUMN Bidang Infrastruktur dan Logistik Sumaryanto Widayatin menilai, pemberhentian karyawan PPD ini akan mempercepat proses akuisisi yang dilakukan KAI. "Tahun ini harus segera rampung," ujar Sumaryanto, Senin (12/3).

Nantinya armada-armada milik Perum PPD akan dijadikan angkutan penumpang KAI sehingga bisa tercipta integrasi transportasi antarmoda. "Kami memang akan menidurkan Perum PPD daripada dilikuidasi lebih baik dikelola KAI," tambahnya.
mungkin maksudnya kan anda tahu sendiri bagaiamana kondisi riil keuangan dan armada yang dimiliki oleh PPD yang sudah sedemikian parahnya.dimana mana bocor.intinya lebih besar pasak daripada tiang dan dimata PT. Kereta Api Indonesia (Persero) mungkin akan semakin memberatkan kondisi neraca keuangaannya di kemudian hari sehingga mau tidak mau harus ada pengurangan karyawan ppd. dan mungkin nantinya akan di remajakan dan direkstrukturisasi organisasinya.dimata saya percuma ngambil alih perusaahaan yang kurang sehat kalau sumber daya manusianya ya itu itu aja yang tidak punya displin dan berdedikasi rendah akan membebani neraca keuangan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) selaku induk perusahaan.saya rasa itu pilihan yang sangat sulit dan tidak bisa di hindari. sedangkan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) saat ini sedang berusaha mengarah ke perusahaan yang sehat . saya rasa saat ini PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sudah di jalur yang benar dan menuju perusahaaan berkelas internasional ini bisa di lihat dari kinerja perusahaan dan semakin besarnya pendapatan perusahaan.kalaupun ada penurunan pendapatan karena dampak dari di batasinya jumlah penumpang yang hanya 100 %

tidak terbayangkan keindahan trem uap ketika lalu lalang di bawah jembatan kereta api jatinegara
foto ane yang lainnya ada disini kang !
http://www.flickr.com/photos/36503981@N02/

Reply
#25
mungkin salah satu bobroknya manajemen PPD karena sistim setoran, gak kebayang dah kalau KRL CL atau Eko ini pakai sistem setoran kyk PPD, kondekturnya bisa 20 orang tapi masinisnya cuman 1 Big Grin...tarikkk..nisss... awas CL merapat dibelakang...Ngakak
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelarMarah
Reply
#26
(21-03-2012, 06:11 PM)bonbon Wrote: mungkin salah satu bobroknya manajemen PPD karena sistim setoran, gak kebayang dah kalau KRL CL atau Eko ini pakai sistem setoran kyk PPD, kondekturnya bisa 20 orang tapi masinisnya cuman 1 Big Grin...tarikkk..nisss... awas CL merapat dibelakang...Ngakak

setahu saya bobroknya PPD bkn krna sistem setoran, awak bus mendapatkan gaji tiap bulannya. Kehancuran PPD itu dimulai setelah mengakuisisi beberapa PO swasta di jakarta yg membuat rasio antara armada dgn jumlah armada jd tak seimbang yg semestinya hanya 1:3 tapi di PPD 1:12 sehingga terus merugi hingga akhirnya berujung pada demo awaknya karena gaji yg tak kunjung dibayar Bye Bye
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)