Posts: 7,346
Threads: 0
Joined: Oct 2008
Reputation:
44
(02-08-2012, 06:20 AM)eri4nto Wrote: imho, logic sistem ticketing yg benar ya harga tiket berbanding terbalik dgn persentase jumlah tiket tersedia untuk dijual.. makin kecil persentase tiket yg tersedia untuk dijual maka harga makin mahal.. jadi kalau org beli tiket lbh awal dia dpt harga murah karena tiket masih banyak tersedia.. ini sejalan dgn kurva keseimbangan supply and demand dlm teori ekonomi serta nilai waktu uang (time value of money) dlm manajemen keuangan.. nah kalau yg terjadi sebaliknya maka itu udah gak benar sama sekali.. jadi saya berharap kalau itu hanya error sistem aja..
Eror sistem tp sampe skrg msh terjadi....artine?
bukane itu bakal merugikan penumpang yak?
apa lg kalau tiket e dituker dengan harga yang seharusnya tidak bisa.....
kasian bener ya penumpang kereta api 2012.....
kalau emang bener eror sistem penumpang punya hak untuk menukarkan tiket yang lebih mahal tersebut ke lebih murah atau uang sisa kembali. Seharuse...kalau eror....
dan kalau mw komplain pun jg bingung....lah CS jg ga tw apa2. Penumpang tetep ga mendapatkan hak nya jika alasannya memang Database EROR. namun jika alasannya memang bener sistem yang berjalan dibuat seperti saat ini. Ya itu uda jd resiko penumpang agar lebih waspada kalau mau beli tiket
kasian ya penumpang kereta 2012...
Ketika anda berniat mencari pengetahuan atau ilmu, yang harus anda lakukan adalah membaca, mencari informasi, mendengar diskusi, dan memberi pendapat yang logis. Dan itulah gunanya forum :3.
Apakah Hibernasi bisa menghasilkan ilmu dan informasi? Semua orang pun tau jawabannya...
Hibernasi ã„ã¿ã¯ ãÂÂã¦ã„ãÂÂã¾ãÂâ„¢. XDa
l
Posts: 4,757
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
0
(02-08-2012, 06:20 AM)eri4nto Wrote: imho, logic sistem ticketing yg benar ya harga tiket berbanding terbalik dgn persentase jumlah tiket tersedia untuk dijual.. makin kecil persentase tiket yg tersedia untuk dijual maka harga makin mahal.. jadi kalau org beli tiket lbh awal dia dpt harga murah karena tiket masih banyak tersedia.. ini sejalan dgn kurva keseimbangan supply and demand dlm teori ekonomi serta nilai waktu uang (time value of money) dlm manajemen keuangan.. nah kalau yg terjadi sebaliknya maka itu udah gak benar sama sekali.. jadi saya berharap kalau itu hanya error sistem aja..
Nah, kalo itu kan menurut teori ekonomi, Om... Dulu waktu saya lulus kuliah pernah dipesan oleh dosen saya, tdk selamanya teori2 yg dipelajari di bangku kuliah berlaku di lapangan. Perlu ada feeling & judgement dr setiap individu / pelaku usaha. Bisa jd Pak Dirut pola bisnisnya dah kyk gitu... :p
"Everyone can train..." #sloganoperatorsepoertempodoeloe
Posts: 6,717
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
46
(01-08-2012, 10:29 PM)Illia Wrote: wkwkwkwkw kalau misal harga yang lebih mahal bisa dapat fasilitas yg lebih malah gak apa. Lah ini sama aja kok mau harga tiket lebih mahal atau ga tetep pelayanan yang di dapatkan sama 
nah itu dia jeng, jangan2 yang lebih mahal malah duduk di atas bogie lagi.... 
yang katanye mau ada harga kursi sendiri2 itu juga harus disosialikan secara bener sama PT. Kereta Api Indonesia (Persero), ntar penumpang yang kaga ngerti dan gamau tau masalah duduk dimana bingung lagi kalo ternyata harga tiketnya lebih mahal sama orang yang duduk di sebelahnya...
SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN
Posts: 140
Threads: 0
Joined: Sep 2011
Reputation:
0
Posts: 1,487
Threads: 0
Joined: Jul 2009
Reputation:
5
Posts: 327
Threads: 0
Joined: Jul 2012
Reputation:
5
ga ada error sistem kok, emang tarif yg berlaku emng segitu......beberapa KA emng ada penurunan yg tarif cukup signifikan dari tarif sebelumnya.....
mumpung lg turun buruan beli dah, keburu ntar naik lg tuh.......
Posts: 833
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
12
(02-08-2012, 09:14 AM)see_204XX Wrote: Nah, kalo itu kan menurut teori ekonomi, Om... Dulu waktu saya lulus kuliah pernah dipesan oleh dosen saya, tdk selamanya teori2 yg dipelajari di bangku kuliah berlaku di lapangan. Perlu ada feeling & judgement dr setiap individu / pelaku usaha. Bisa jd Pak Dirut pola bisnisnya dah kyk gitu... :p pola bisnis yang aneh kalau seperti itu karena tidak mendorong orang untuk pesan jauh hari sebelumnya tapi menunggu dekat-dekat hari keberangkatan aja karena ada kemungkinan harga lebih murah.. jadi kebijakan pesan tiket H-90 sia-sia aja diterapkan..
tadinya saya berpikir pesan tiket H-90 nanti akan diiringi dengan harga tiket yang bervariasi dimana makin lama pesan makin murah sehingga orang terdorong untuk pesan tiket lebih awal.. keuntungannya adalah:
- PT. Kereta Api Indonesia (Persero) bisa tau lebih awal jika ada over demand sehingga bisa memutuskan untuk menjalankan rangkaian tambahan dan memiliki waktu yang cukup untuk menjual seluruh rangkaian tambahan tersebut,
- PT. Kereta Api Indonesia (Persero) bisa dapat cash lebih awal (menguntungkan banget ini karena seandainya cash tersebut diinapkan di bank pasti dapat bunga)
nah kalau yang terjadi adalah sebaliknya, dimana makin lama pesan makin mahal, maka keuntungan di atas gak bisa didapatkan dan sedikit banyak akan mengurangi kepercayaan penumpang pada PT. Kereta Api Indonesia (Persero).. sekarang ini PT. Kereta Api Indonesia (Persero) masih aman karena dia monopolis dan punya keunggulan relatif terhadap angkutan darat lainnya, tapi coba ntar kalau tol trans jawa udah jadi dan udah ada perusahaan kereta api lain yang jadi saingan PT. Kereta Api Indonesia (Persero), pasti bakal gulung tikar kalau kebijakannya seperti itu.. ah semoga itu error sistem aja..
KA Sumber Kentjono
Posts: 472
Threads: 0
Joined: Apr 2011
Reputation:
16
(02-08-2012, 11:43 AM)eri4nto Wrote: (02-08-2012, 09:14 AM)see_204XX Wrote: Nah, kalo itu kan menurut teori ekonomi, Om... Dulu waktu saya lulus kuliah pernah dipesan oleh dosen saya, tdk selamanya teori2 yg dipelajari di bangku kuliah berlaku di lapangan. Perlu ada feeling & judgement dr setiap individu / pelaku usaha. Bisa jd Pak Dirut pola bisnisnya dah kyk gitu... :p pola bisnis yang aneh kalau seperti itu karena tidak mendorong orang untuk pesan jauh hari sebelumnya tapi menunggu dekat-dekat hari keberangkatan aja karena ada kemungkinan harga lebih murah.. jadi kebijakan pesan tiket H-90 sia-sia aja diterapkan..
tadinya saya berpikir pesan tiket H-90 nanti akan diiringi dengan harga tiket yang bervariasi dimana makin lama pesan makin murah sehingga orang terdorong untuk pesan tiket lebih awal.. keuntungannya adalah:
- PT. Kereta Api Indonesia (Persero) bisa tau lebih awal jika ada over demand sehingga bisa memutuskan untuk menjalankan rangkaian tambahan dan memiliki waktu yang cukup untuk menjual seluruh rangkaian tambahan tersebut,
- PT. Kereta Api Indonesia (Persero) bisa dapat cash lebih awal (menguntungkan banget ini karena seandainya cash tersebut diinapkan di bank pasti dapat bunga)
nah kalau yang terjadi adalah sebaliknya, dimana makin lama pesan makin mahal, maka keuntungan di atas gak bisa didapatkan dan sedikit banyak akan mengurangi kepercayaan penumpang pada PT. Kereta Api Indonesia (Persero).. sekarang ini PT. Kereta Api Indonesia (Persero) masih aman karena dia monopolis dan punya keunggulan relatif terhadap angkutan darat lainnya, tapi coba ntar kalau tol trans jawa udah jadi dan udah ada perusahaan kereta api lain yang jadi saingan PT. Kereta Api Indonesia (Persero), pasti bakal gulung tikar kalau kebijakannya seperti itu.. ah semoga itu error sistem aja..
Betul banget om, saya juga berpikir seperti itu awalnya. Tapi setelah saya tahu kebijakannya ternyata terbalik, harga dipasang maksimal di awal, saya yakin penumpang yang mau beli jadi menunggu-nunggu harga turun bisa-bisa belinya di H-30 atau "berdoa" semoga penumpang lain sudah banyak yang kena jebakan batman jadi harganya bisa segera turun.
Thomas, James, Percy, Gordon, Emily, Henry, Edward, Toby
Posts: 140
Threads: 0
Joined: Sep 2011
Reputation:
0
kalo saya pilih yang bisa bayarnya H+30 aja (alias ngutang) jadi kalo harganya lebih mahal juga ga papa ....hahahaha
Posts: 4,757
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
0
(02-08-2012, 11:43 AM)eri4nto Wrote: pola bisnis yang aneh kalau seperti itu karena tidak mendorong orang untuk pesan jauh hari sebelumnya tapi menunggu dekat-dekat hari keberangkatan aja karena ada kemungkinan harga lebih murah.. jadi kebijakan pesan tiket H-90 sia-sia aja diterapkan..
tadinya saya berpikir pesan tiket H-90 nanti akan diiringi dengan harga tiket yang bervariasi dimana makin lama pesan makin murah sehingga orang terdorong untuk pesan tiket lebih awal.. keuntungannya adalah:
- PT. Kereta Api Indonesia (Persero) bisa tau lebih awal jika ada over demand sehingga bisa memutuskan untuk menjalankan rangkaian tambahan dan memiliki waktu yang cukup untuk menjual seluruh rangkaian tambahan tersebut,
- PT. Kereta Api Indonesia (Persero) bisa dapat cash lebih awal (menguntungkan banget ini karena seandainya cash tersebut diinapkan di bank pasti dapat bunga)
nah kalau yang terjadi adalah sebaliknya, dimana makin lama pesan makin mahal, maka keuntungan di atas gak bisa didapatkan dan sedikit banyak akan mengurangi kepercayaan penumpang pada PT. Kereta Api Indonesia (Persero).. sekarang ini PT. Kereta Api Indonesia (Persero) masih aman karena dia monopolis dan punya keunggulan relatif terhadap angkutan darat lainnya, tapi coba ntar kalau tol trans jawa udah jadi dan udah ada perusahaan kereta api lain yang jadi saingan PT. Kereta Api Indonesia (Persero), pasti bakal gulung tikar kalau kebijakannya seperti itu.. ah semoga itu error sistem aja..
Semoga Pak Dirut membaca saran2 dr Om & memahami kekeliruannya...
"Everyone can train..." #sloganoperatorsepoertempodoeloe
|