Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
KA & Lemparan Batu (Diskusi, Pengalaman, Solusi)
(24-08-2012, 04:28 AM)kuli bangunan Wrote: Ane pernah juga waktu dulu naik gbms dr jak ke lpn...lokasinya juga di daerah cikarang-lemahabang-karawang...korban luka seorang laki2 muda penumpang gbms...luka di kepala kena lemparan batu...akhirnya ka berhenti di sta karawang n si korban dibawa ke pos kesehatan...si korban ga ngelanjutin perjalanannya...!

Saya pernah naik Puwojaya, kalau ga salah duduk di 8A 8B, nah 3 seat belakang saya kacanya kena lempar sebelum masuk Sta Ciledug, tapi ga ada yg terluka, kenapa ya jendela gerbong KA tidak di ganti dengan kaca plastik Polikarbonat yang sulit pecah, mahal sedikit tp awet drpd bolak balik di ganti n membahayakan jiwa konsumennya
RF fajarwe, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Nov 2010.
Reply
(10-09-2012, 10:25 AM)fajarwe Wrote:
(24-08-2012, 04:28 AM)kuli bangunan Wrote: Ane pernah juga waktu dulu naik gbms dr jak ke lpn...lokasinya juga di daerah cikarang-lemahabang-karawang...korban luka seorang laki2 muda penumpang gbms...luka di kepala kena lemparan batu...akhirnya ka berhenti di sta karawang n si korban dibawa ke pos kesehatan...si korban ga ngelanjutin perjalanannya...!

Saya pernah naik Puwojaya, kalau ga salah duduk di 8A 8B, nah 3 seat belakang saya kacanya kena lempar sebelum masuk Sta Ciledug, tapi ga ada yg terluka, kenapa ya jendela gerbong KA tidak di ganti dengan kaca plastik Polikarbonat yang sulit pecah, mahal sedikit tp awet drpd bolak balik di ganti n membahayakan jiwa konsumennya

Takutnya gini om, masyarakat Ina khususnya tukar lempar batu itu penasaran, ntar begitu dilempar pake batu ga pecah ntar dia pake bahan laen apa aja biar pecah lagi...Ngakak
Paling bagus ya diteralis besi kaya India.....Ngeledek

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply
(10-09-2012, 10:25 AM)fajarwe Wrote: Saya pernah naik Puwojaya, kalau ga salah duduk di 8A 8B, nah 3 seat belakang saya kacanya kena lempar sebelum masuk Sta Ciledug, tapi ga ada yg terluka, kenapa ya jendela gerbong KA tidak di ganti dengan kaca plastik Polikarbonat yang sulit pecah, mahal sedikit tp awet drpd bolak balik di ganti n membahayakan jiwa konsumennya

Saya juga di Purwojaya, di sekitar Bekasi pas di jendela saya kena lempar batu. Kagetnya setengah hidup, alhamdulillah tidak apa2, hanya ada noda di jendela.

Setuju sekali dgn om di atas, atau kacanya dibikin 2 lapis seperti di pesawat. Kalau yg luar pecah, masih ditahan oleh kaca lapis kedua.
Dan juga saya prefer jendela kereta dibuat kecil, seperti bbrp gerbong Argo pesawat terbaru. Makin kecil kacanya (seharusnya) makin kecil kemungkinan kena lemparan.

Trip lebaran kemarin, pulang pergi dapet kursi yg kacanya pecah, ditambel pake lakban... Bethe
Reply
(10-09-2012, 02:55 PM)syauqie Wrote:
(10-09-2012, 10:25 AM)fajarwe Wrote: Saya pernah naik Puwojaya, kalau ga salah duduk di 8A 8B, nah 3 seat belakang saya kacanya kena lempar sebelum masuk Sta Ciledug, tapi ga ada yg terluka, kenapa ya jendela gerbong KA tidak di ganti dengan kaca plastik Polikarbonat yang sulit pecah, mahal sedikit tp awet drpd bolak balik di ganti n membahayakan jiwa konsumennya

Saya juga di Purwojaya, di sekitar Bekasi pas di jendela saya kena lempar batu. Kagetnya setengah hidup, alhamdulillah tidak apa2, hanya ada noda di jendela.

Setuju sekali dgn om di atas, atau kacanya dibikin 2 lapis seperti di pesawat. Kalau yg luar pecah, masih ditahan oleh kaca lapis kedua.
Dan juga saya prefer jendela kereta dibuat kecil, seperti bbrp gerbong Argo pesawat terbaru. Makin kecil kacanya (seharusnya) makin kecil kemungkinan kena lemparan.

Trip lebaran kemarin, pulang pergi dapet kursi yg kacanya pecah, ditambel pake lakban... Bethe

klo kaca berlapis sih ane setuju2 aja
tapi klo kaca jendela model pesawat kek gajayana ane kurang setuju
gimana perjalanan siang yg diliat pemandangan toh ?
kaca kecil2 gitu ga luwes liat pemandangan
Reply
Mungkin kacanya harus di lapis kaca film yg anti pecah,anti batu, anti tembak,....keereeenzzzz Top BangetBerantem
Reply
jelas ini motif orang nanggur dan mencari kegiatan iseng-iseng berhadiah...berhadiah pidana tentunyaNgakak
120 km/hour
Reply
KA Logawa dilempar batu oleh orang tak dikenal Red Bull
Quote: Jumat, 21/09/2012 19:47 WIB
Wanita Hamil Penumpang KA Logawa Kena Lemparan Batu
Seorang wanita penumpang KA Logawa jurusan Purwokerto-Jember terpaksa dikarikan ke rumah sakit di Mojokerto. Pasalnya, kepala wanita yang tengah hamil tua itu berlumuran darah akibat terkena lemparan batu. Menurut saksi mata, pelaku melempar 3 batu ke arah KA dengan ketapel, 2 batu mengenai kaca dan 1 batu lagi tembus masuk ke gerbong dan mengenai kepala korban.
"Sumber Berita"
http://surabaya.detik.com/
[Image: a_sig]
ig : @resdohafizh
My Flickr Photostream
Reply
(22-09-2012, 08:26 AM)Resdohra Wrote: KA Logawa dilempar batu oleh orang tak dikenal Red Bull
Quote: Jumat, 21/09/2012 19:47 WIB
Wanita Hamil Penumpang KA Logawa Kena Lemparan Batu
Seorang wanita penumpang KA Logawa jurusan Purwokerto-Jember terpaksa dikarikan ke rumah sakit di Mojokerto. Pasalnya, kepala wanita yang tengah hamil tua itu berlumuran darah akibat terkena lemparan batu. Menurut saksi mata, pelaku melempar 3 batu ke arah KA dengan ketapel, 2 batu mengenai kaca dan 1 batu lagi tembus masuk ke gerbong dan mengenai kepala korban.
"Sumber Berita"
http://surabaya.detik.com/

Waduh kalo uda begini memang harus ada sosialisasi dan sepertinya tiap DAOP harus bergerak cepat untuk menangani hal ini agar tidak terjadi lagi hal seperti ini di kemudian hari.
mungkin tiap DAOP harus mengirim perwakilannya ke kampung2 yang memang kampung ato daerah itu berdekatan dengan rel KA, dengan cara memberikan nasehat ato teguran karena hal itu bisa membahayakan nyawa orang lain.
Kalo perlu harus ada plang besar ato baliho untuk memperingatkan kepada masyarakat khususnya yang tinggal dekat KA untuk tidak lagi melempar batu.

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply
(22-09-2012, 09:57 AM)Joe_cn Wrote:
(22-09-2012, 08:26 AM)Resdohra Wrote: KA Logawa dilempar batu oleh orang tak dikenal Red Bull
Quote: Jumat, 21/09/2012 19:47 WIB
Wanita Hamil Penumpang KA Logawa Kena Lemparan Batu
Seorang wanita penumpang KA Logawa jurusan Purwokerto-Jember terpaksa dikarikan ke rumah sakit di Mojokerto. Pasalnya, kepala wanita yang tengah hamil tua itu berlumuran darah akibat terkena lemparan batu. Menurut saksi mata, pelaku melempar 3 batu ke arah KA dengan ketapel, 2 batu mengenai kaca dan 1 batu lagi tembus masuk ke gerbong dan mengenai kepala korban.
"Sumber Berita"
http://surabaya.detik.com/

Waduh kalo uda begini memang harus ada sosialisasi dan sepertinya tiap DAOP harus bergerak cepat untuk menangani hal ini agar tidak terjadi lagi hal seperti ini di kemudian hari.
mungkin tiap DAOP harus mengirim perwakilannya ke kampung2 yang memang kampung ato daerah itu berdekatan dengan rel KA, dengan cara memberikan nasehat ato teguran karena hal itu bisa membahayakan nyawa orang lain.
Kalo perlu harus ada plang besar ato baliho untuk memperingatkan kepada masyarakat khususnya yang tinggal dekat KA untuk tidak lagi melempar batu.

udah tuh pelakunya tembak aja di tempat jangan kasih ampun lagi udah keterlaluan mumpung sekarang Polsuska udah ada sebagian yang bawa senjata jenis FN maupun bareta
Reply
(10-09-2012, 04:17 PM)SEMAR. Wrote:
(10-09-2012, 02:55 PM)syauqie Wrote:
(10-09-2012, 10:25 AM)fajarwe Wrote: Saya pernah naik Puwojaya, kalau ga salah duduk di 8A 8B, nah 3 seat belakang saya kacanya kena lempar sebelum masuk Sta Ciledug, tapi ga ada yg terluka, kenapa ya jendela gerbong KA tidak di ganti dengan kaca plastik Polikarbonat yang sulit pecah, mahal sedikit tp awet drpd bolak balik di ganti n membahayakan jiwa konsumennya

Saya juga di Purwojaya, di sekitar Bekasi pas di jendela saya kena lempar batu. Kagetnya setengah hidup, alhamdulillah tidak apa2, hanya ada noda di jendela.

Setuju sekali dgn om di atas, atau kacanya dibikin 2 lapis seperti di pesawat. Kalau yg luar pecah, masih ditahan oleh kaca lapis kedua.
Dan juga saya prefer jendela kereta dibuat kecil, seperti bbrp gerbong Argo pesawat terbaru. Makin kecil kacanya (seharusnya) makin kecil kemungkinan kena lemparan.

Trip lebaran kemarin, pulang pergi dapet kursi yg kacanya pecah, ditambel pake lakban... Bethe

klo kaca berlapis sih ane setuju2 aja
tapi klo kaca jendela model pesawat kek gajayana ane kurang setuju
gimana perjalanan siang yg diliat pemandangan toh ?
kaca kecil2 gitu ga luwes liat pemandangan

Kalau masalah kaca-nya, penggunaan K1 Kaca Pesawat mending untuk daerah yang rawan pelemparan batu saja, untuk daerah yang minim/jarang, mending pake K1 kaca lebar...
Facebook/Path: Nina Nursita Ramadhan
Twitter: @nnrst
Instagram: @ninanursita

Go Follow and Add! 
Lok Merah Biru
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)