Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Dalam Tawang Alun bersama Sang Arwah
#11
(08-07-2013, 05:09 PM)rayka Wrote: Wah sampai di stasiun asal saya ini...
Revisi dikit..
KA yang bersilang dengan Tawang Alun di Temuguruh adalah KA Pandanwangi dari Kalibaru menuu Banyuwangi Baru Playboy

Lanjut...

lah iki, sesepuhnya TGR jadi ga mungkin salah sing silang sama TA apa disitu....Ngakak

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply
#12
yah, stasiun argopuronya g ditulis Sad
Reply
#13
(08-07-2013, 09:09 PM)bondet13 Wrote: yah, stasiun argopuronya g ditulis Sad

Gak berhenti mungkin di sana, jadi om Arwah gak nulis..atau kalau gak masih ketipu sama gelapnya kaca film, jadi malas foto-foto...Ngeledek
Thomas, James, Percy, Gordon, Emily, Henry, Edward, Toby
Reply
#14
EPISODE 2
Argo, Halimun, dan Stasiun Internasional


========================
Episode sebelumnya:
Tawang Alun menunggu bersilang dengan KA Pandanwangi di Stasiun Temuguruh dan kembali berangkat pukul 06.01 ......
========================

Perjalanan ini berlanjut kembali diiringi mentari pagi. Dan saya menyadari bahwa perut mulai teriak minta diisi. Dan kok ya kebetulan sekali ada petugas Restorasi yang berkeliling menjajakan nasi goreng nya. Sebagaimana tradisi saya kalau jalan-jalan, paling tidak harus ada acara "wisata kuliner" dengan menikmati hidangan reska, terutama nasi gorengnya. Okelah, saya beli satu porsi nasi goreng yang ternyata cukup murah, hanya Rp 7.000. Dan langsung saja saya makan buat sarapan, tentu saja dengan tetap duduk di bordes.

Quote:[spoiler=Nasi Goreng Restorasi Alun]
[Image: kb09.jpg][/spoiler]


Nasi goreng yang cukup enak bagi saya yang sedang keroncongan ini, ahahaha. Tak terasa, karena keasyikan makan, saya baru sadar kalau ternyata stasiun ini kembali berjalan pelan dan berhenti lagi di suatu stasiun ....

Quote:[spoiler=The River of Style]
[Image: 48nk.jpg][/spoiler]


Nah, yap, benar. The River of Style alias Kalisetail. Berhenti tepat pukul 06.11, terlihat arus penumpang yang cukup besar di stasiun ini ....dan saya pun sempat mengabadikan keadaan peron dari keadaan penuh hingga lengang kembali ...

Quote:[spoiler=]
[Image: ictm.jpg]


[Image: 44o6.jpg]
[/spoiler]


Berangkat 06.13, Lagi-lagi membelah sawah dan gunung sejenak. Ya udah sini saya foto lagi .....

Quote:[spoiler=Gunung]
[Image: wj8w.jpg][/spoiler]

Belum juga full throttle, udah ngerem aja nih kereta nya. Dan lagi-lagi dia berhenti, di stasiun Sumberwadung pukul 06.19.

Quote:[spoiler=]
[Image: 7awi.jpg]


[Image: 9xao.jpg]
[/spoiler]

Kereta berangkat kembali 06.21, disaksikan beberapa orang yang berdiri di stasiun sana....

Quote:[spoiler=Dadaaaah]
[Image: kkzs.jpg][/spoiler]


Kereta kembali meluncur, membelah sawah menuju ke .... ke arah mana ini ya? wkwkwkwk, agak kehilangan arah saya nih selama masih di Banyuwangi dan sekitarnya, hahahaha. Tak lupa, setidaknya saya ambil beberapa foto di tiap petak antar stasiun pemberhentian, dan kali ini cukup dua saja ya yang ditampilkan dan mewakili temen-temennya .... hehehehe ..... ini kayaknya masih gunung yang sama dengan yang tadi kok. Tapi sekali lagi, saya suka sawah dan gunung .... karena itu keranjingan memfoto dua elemen tersebut walau dengan kualitas kamera yang super seikhlasnya .... Nyengir

Quote:[spoiler=Argo dan Halimun]
[Image: 3rzm.jpg]


[Image: oj7j.jpg]
[/spoiler]

Oh ya, bisakah kalian melilhat kabut di lereng gunung yang saya foto ini? Saya cukup terkesima melihat pemandangan yang begitu indah ini, argo berselimutkan halimun di kaki nya .... *preet* dan lagi-lagi ini adalah sebuah pemandangan yang mustahil dilihat di Ibukota .... Ngikik

Dan tak terasa, lagi-lagi kereta sudah sampai di stasiun pemberhentian berikutnya ....

Quote:[spoiler=Stasiun Internasional]
[Image: 8n01.jpg]


[Image: pn6q.jpg]
[/spoiler]


Yap, stasiun dalam negeri rasa luar negeri, Glenmore. Saya masih penasaran gimana cara baca nya, apa ngikutin aksen luar negeri (glenmoor) atau aksen Jawa yang apa adanya (glenmore, e seperti pada kata tempe). Awalnya saya berharap petugas stasiun ngasih pengumuman "Anda sudah berada di stasiun Glenmore". Eeh ternyata diem aja tuh, hihihihi Ngikik

Si Alun tiba di Glenmore pukul 06.30, dan meninggalkannya pada 06.32 ....

Quote:[spoiler=Leaving Glenmore]
[Image: 2a5n.jpg]


[Image: md1f.jpg]
[/spoiler]

Kereta melaju kembali, Dan korban kamera hape sak ikhlas'e saya berikutnya adalah ini, entah kebon entah hutan, pokok'e ijo, hahaha ....

Quote:[spoiler=Ijo]
[Image: p9o5.jpg][/spoiler]


Eh, setelah melaju beberapa waktu, ada background gunungnya juga, ya udah deh, sini-sini tak jepret jugaaa .... Ngikik

Quote:[spoiler=Hutan dan Gunung]
[Image: p9o5.jpg]


[Image: 1v4k.jpg]


[Image: zse4.jpg]


[Image: j2gu.jpg]
[/spoiler]

Eh, tau-tau keadaan sekitar berubah, menjadi di sekitar pemukiman kembali ... dan kereta terasa mulai mengurangi kecepatannya ... pasti mau berhenti lagi nih ....

Quote:[spoiler=]
[Image: w8l1.jpg][/spoiler]


Yap, beberapa saat kemudian, kereta semakin pelan dan terdengar suara roda menginjak wesel yang artinya sudah mulai masuk lingkungan stasiun. Dan stasiun yang beruntung itu adalaaaaaah .... *drum roll*


Quote:[spoiler=The New River]
[Image: 6vm3.jpg]


[Image: g8yb.jpg]


[Image: mthf.jpg]
[/spoiler]


Tepat sekali, saudara-saudara. Kalibaru! Mendarat tepat pukul 06.42. Dan ternyata kali ini berhenti cukup lama. Mungkin karena level stasiunnya yang lebih tinggi kali ya? Hahaha. Peluit panjang baru terdengar pukul 06.47, dan kereta lepas landas kembali untuk melanjutkan perjalanan .....

Terasa kereta berjalan dengan kecepatan cukup tinggi, dan tak sengaja saya melihat deretan bukit di depan yang terlihat sangat dekat karena sudah berwarna hijau, bukan biru ....

Quote:[spoiler=]
[Image: 7byd.jpg][/spoiler]


Tidak sabar saya menanti apa lagi yang akan terjadi dalam perjalanan ini .....


(BERSAMBUNG...)
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang

==========

My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013

Lok Merah Biru
Reply
#15
Terowongannya mana? Wek
Fanboys are people who are willing to defend and promote the object of their affection. They are rarely objective and disregard facts that contradict their opinions.
Facebook BB: 55FFFBE5
Reply
#16
EPISODE 3
INDAHNYA ALAM INDONESIAKU

Duh, lama nian trid ini tiada jelas nasibnya, berhubung kesibukan mengabdi ke negara yang tidak bisa disela. Duh, maaf, maaf .... Sedih Berikut saya sajikan episode berikutnya, maaf kalo agak singkat yah ....

Seperti yang sudah saya ceritakan di episode sebelumnya, KA Tawang Alun meninggalkan Stasiun Kalibaru pukul 06.47. Kereta ini melaju dengan cepatnya menyongsong gunung di depan yang berwarna kehijauan dan bukan kebiruan lagi, yang menandakan bahwa gunung itu terletak sudah sangat dekat dengan lokasi kereta ....

Quote:[spoiler=Menyongsong Gunung]
[Image: dcy6.jpg][/spoiler]


Dengan perasaan saya nan sensitif dan peka ini *halah*, saya mulai merasakan bahwa kereta ini mulai menanjak perlahan-lahan, hal ini didukung oleh suasana pemandangan yang juga mulai berganti dari persawahan dan pemukiman menjadi hutan belantara dan pegunungan. Hawa sejuk juga cukup terasa di sepanjang perjalanan walaupun mentari bersinar dengan teriknya. Untung kaca film nya dipasang di Bordes juga, jadi saya gak terlalu kepanasan kena sorot sinar matahari, hahahaha ....

Quote:[spoiler=Hutan Belantara]
[Image: xt3r.jpg]


[Image: 5nwv.jpg]
[/spoiler]

Di pegunungan ini juga saya melihat asap putih yang cukup tebal, entah itu kabut atau memang ada yang lagi bakar-bakar sampah di lereng sana, hihihihi ....

Quote:[spoiler=Kabut?]
[Image: 72px.jpg][/spoiler]

Setelah sedikit memfoto sisi kanan kereta, gantian saya ke bordes sebelah kiri dan memfoto pemandangan yang terhampar di sana .... yang ini sih jelas terlihat kalau memang ada kabut di kejauhan sana ... Uwooooooo Cup..Cup

Quote:[spoiler=Sisi Kanan]
[Image: xbfg.jpg]


[Image: mcrz.jpg]


[Image: irrt.jpg]


[Image: oq9x.jpg]
[/spoiler]

Dan kalau saya tidak salah ingat, tidak lama setelah saya memotret pemandangan nan luar biasa indah ini, kereta memasuki terowongan Mrawan. Foto? kan udah saya bilang, saya ini bukan fotografer handal, pake kamera seikhlasnya pula. Saya belum menguasai teknik memfoto sambil gelantungan di bordes buat memfoto penampakannya si Mrawan. Hihihi. Lagipula hape saya ini gak ada tempat gantungannya, jadi bahaya banget kalo saya bawa di satu tangan dan tangan satunya pegangan di bordes, takut hape nya kepleset dan menjadi tinggal nama .... Sedih

Berikutnya mulai terlihat pemukiman di tengah pegunungan ....

Quote:[spoiler=Pemukiman]
[Image: pkd1.jpg][/spoiler]

Lanskap secara umum juga berubah, jadi perbukitan yang lebih lapang gitu deeeh, bukan hutan belantara lagi .... Ngiler

Quote:[spoiler=Bukit nan lapang]
[Image: ngoa.jpg]


[Image: 2dtk.jpg]


[Image: 5ite.jpg]


[Image: 1ryp.jpg]
[/spoiler]

========================
Oh, beberapa saat berlalu, ternyata pemandangan sekitar kembali menjadi hutan belantara lagi ....

Quote:[spoiler=Hutan lagee]
[Image: vzql.jpg]


[Image: u5g8.jpg]


[Image: 3kww.jpg]
[/spoiler]


Tak terasa kereta sudah memasuki terowongan berikutnya, terowongan Garahan .... foto? Kan udah dibilang, saya bukan fotografer handal yang bisa gelantungan memfoto mulut terowongan. Dan ini pengalaman pertama saya melewati jalur ini di siang hari, jadi ya cukup ndak siap pas masuk terowongan, hihihihi Ngeledek

Keluar dari terowongan, lewat begitu saja di stasiun Garahan, dan di suatu titik melewati kumpulan pohon ... apa ya? Pokoknya pohon yang panjang dan langsing deh *PLAKKKK* dan ada jalan raya di kejauhan sana. Entah ini jalan lintas provinsi atau jalan alternatif menembus pegunungan ....

Quote:[spoiler=Pepohonan]
[Image: xlt9.jpg][/spoiler]

Sedikit demi sedikit jalur kereta terasa mulai menurun, didukung dengan pemandangan sekitar yang mulai berganti lagi menjadi persawahan dan pemukiman penduduk, tidak lupa dengan background pegunungan di kejauhan sana .... Ngiler

Quote:[spoiler=Tiang Listrik?]
[Image: 8q64.jpg]


[Image: v0me.jpg]
[/spoiler]

Sawah dan ladang mulai benar-benar mendominasi. Para Petani pun tampak sibuk merawat tumbuhan yang ditanamnya dengan penuh cinta dan kasih sayang .... *preet*. Dan di sinilah saya, masih berada di bordes, berlidung dari teriknya sinar matahari yang masih bisa sedikit lolos dari jeratan kaca filter, sambil tersenyum sambil memandang kejauhan sana ...

Quote:[spoiler=Sawah dan Ladang]
[Image: gey6.jpg]


[Image: dny6.jpg]
[/spoiler]

(BERSAMBUNG...)
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang

==========

My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013

Lok Merah Biru
Reply
#17
Mantab Deh Om TR nya...
Oh iya Perjalanan BW-JR skitar Brp jam ya??..
Reply
#18
#mantapbro tr-nya
Dirgahayu Republik Indonesia Ke-68 Merdeka
PALEMBANG KOTA BARI | BERSIH AMAN RAPI & INDAH

[Image: Ampera-Bridge-2.jpg]
Reply
#19
(masih) Ditunggu kelanjutan TRnya om...
Reply
#20
Quote:Saya belum menguasai teknik memfoto sambil gelantungan di bordes buat memfoto penampakannya si Mrawan. Hihihi. Lagipula hape saya ini gak ada tempat gantungannya, jadi bahaya banget kalo saya bawa di satu tangan dan tangan satunya pegangan di bordes, takut hape nya kepleset dan menjadi tinggal nama ....Sedih

kayanya untuk solusi ke depan, kita sbg RF yg kadang suka bordesan ketika nyepur buat mengcapture be2rapa viewnya, wajib deh memiliki gantungan di hp yg kita punya walau sebenarnya untuk zaman sekarang ini sdh gk zaman..Ngakak
kunjungi blog saya di sini Ngeledek


Lok Merah Biru
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)