Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Memotret di Stasiun KA harus ijin?
#21
Wah baru tau aku kalau mau foto2 itu ahrus ijin dulu Kapan ya...
Argo Lawu selalu di hatiku
Reply
#22
dwipangga Wrote:
dedy vh Wrote:saya sangat sangat tidak setuju sekali kan stasiun itu ruang publik , Diem Lo! sepanjang tidak menggangu kelancaran dan ketertiban di stasiun saya pikir itu tidak masalah Cinta Banget
cie... yg pernah diomelin saat moto di stasiun pujaan.. Ngeledek
Ane pernah moto2 di stasiun CN dan seinget ane gak ijin dulu tuh. tp heranya malah di kawal PKD. malah sempet tdr di jagain ma tuh PKD.

yaaah waktu di sta CN laen ceritanya Gan, waktu itu kan statusnya sebagai tamunya pakde Totok,jadi di jagain sama om PKD.... dan bisa foto2 sepuasnya....
Pisss ahhh...

Reply
#23
Quote: cie... yg pernah diomelin saat moto di stasiun pujaan
emang ente tahu stasiun favorit ane nu ? ane juga pernah tuh di larang di dipo bekasi ,segala argumen ane kemukakan tapi tetap nggak di kasih ijin masuk ke dipo.katanya harus ijin kahumas / kadaop terlebih dahulu.tapi ane akhirnya paham kalau dipo itu buka termasuk ruang yang dapat di akses publik
tidak terbayangkan keindahan trem uap ketika lalu lalang di bawah jembatan kereta api jatinegara
foto ane yang lainnya ada disini kang !
https://www.flickr.com/photos/36503981@N02/
Reply
#24
Saya sangat tidak setuju dengan aturan ini. Saya dan beberapa rekan PT.KA lainnya (apalagi yang railfans) sudah tidak setuju sejak PT. Kencana Lima Security (KL) ditugaskan, terutama di wilayah Jabodetabek. Mereka tidak hanya melarang kita memotret KA dengan perlakuan kasar, mereka juga menuduh penumpang menggunakan KTB kadaluwarsa (padahal masih valid) dan melakukan penyerangan terhadap penumpang hanya karena masalah sepele, padahal penumpang tsb membeli tiket dan tertib berkeretaapi. Mereka bahkan berani melawan petugas PT.KA! Saya pernah lihat, ada railfans memotret KA di stasiun, kemudian ditangkap oleh KL dan dibawa ke pos pengamanan tanpa ditanyai dan diberitahu mengapa ia ditangkap. Sungguh bagaimana orang Indonesia bisa mencintai kereta api jika memotret kereta api dilarang? Bagaiman jika railfans menjadi bukan railfans? Bagaimana nanti jika orang indonesia membenci kereta api dan merusaknya??

Sungguh ironis sekali. Di Jepang, orang bebas memotret KA di stasiun. Bahkan beberapa stasiun memberikan tempat khusus (space di ujung peron dikosongkan khusus untuk orang yang memotret) yang sangat luas dan menaruh atap peneduh pada tempat-tempat tertentu (yang viewnya bagus) di pinggir rel KA untuk memotret. Meskipun demikian, bagi yang tidak ingin memotret di tempat khusus itu, dapat pula memotret di bagian stasiun manapun (tapi biasanya penuh sesak penumpang dan acara memotret bisa terganggu). Itu semua dilakukan oleh perusahaan operator KA agar warga semakin mencintai kereta api dan menjaga keutuhan alat transportasi tersebut. Disana bahkan setiap beberapa bulan diadakan acara Dipo dibuka untuk umum. Di acara itu, disediakan banyak guide yang informatif dan KA-KA diparkir rapi. Disana orang bebas memotret dan berbincang-bincang dengan pegawai.

KAPAN INDONESIA BISA SEPERTI ITU ??
Ketika aku merasa umurku tidak panjang lagi.. Sekarang pun aku dilarang pegang throttle lagi.. Peristiwa itu telah merenggut sebagian dari badanku..
Kumaha ieu teh.. Abdi ngarasa rek tilar dunya..
Reply
#25
mudah mudahan pejabat PT. Kereta Api Indonesia (Persero) membaca trit ini sehingga makin banyak orang yang mencintai kereta api
tidak terbayangkan keindahan trem uap ketika lalu lalang di bawah jembatan kereta api jatinegara
foto ane yang lainnya ada disini kang !
https://www.flickr.com/photos/36503981@N02/
Reply
#26
la waktu mau balik ke jakata 10 /03/09 gue sempat Photographer KA yang lewat maupun yang brenti ngak papa tuh PKDnya pada cuek bebek malah sempat wira-wiri cari gambar walau cuma pakai HP cuma malah orang2 pada ngeliatin
Reply
#27
VALEN_PROGO Wrote:la waktu mau balik ke jakata 10 /03/09 gue sempat Photographer KA yang lewat maupun yang brenti ngak papa tuh PKDnya pada cuek bebek malah sempat wira-wiri cari gambar walau cuma pakai HP cuma malah orang2 pada ngeliatin

PKD mah sebagian besar bukan dari KL.. Kalaupun yang dari KL, dilatihnya langsung sama pejabat tinggi.. Jadi berkualitas..
Ketika aku merasa umurku tidak panjang lagi.. Sekarang pun aku dilarang pegang throttle lagi.. Peristiwa itu telah merenggut sebagian dari badanku..
Kumaha ieu teh.. Abdi ngarasa rek tilar dunya..
Reply
#28
Indoneshia Kakutetsu Wrote:Saya sangat tidak setuju dengan aturan ini. Saya dan beberapa rekan PT.KA lainnya (apalagi yang railfans) sudah tidak setuju sejak PT. Kencana Lima Security (KL) ditugaskan, terutama di wilayah Jabodetabek. Mereka tidak hanya melarang kita memotret KA dengan perlakuan kasar, mereka juga menuduh penumpang menggunakan KTB kadaluwarsa (padahal masih valid) dan melakukan penyerangan terhadap penumpang hanya karena masalah sepele, padahal penumpang tsb membeli tiket dan tertib berkeretaapi. Mereka bahkan berani melawan petugas PT.KA! Saya pernah lihat, ada railfans memotret KA di stasiun, kemudian ditangkap oleh KL dan dibawa ke pos pengamanan tanpa ditanyai dan diberitahu mengapa ia ditangkap. Sungguh bagaimana orang Indonesia bisa mencintai kereta api jika memotret kereta api dilarang? Bagaiman jika railfans menjadi bukan railfans? Bagaimana nanti jika orang indonesia membenci kereta api dan merusaknya??

Sungguh ironis sekali. Di Jepang, orang bebas memotret KA di stasiun. Bahkan beberapa stasiun memberikan tempat khusus (space di ujung peron dikosongkan khusus untuk orang yang memotret) yang sangat luas dan menaruh atap peneduh pada tempat-tempat tertentu (yang viewnya bagus) di pinggir rel KA untuk memotret. Meskipun demikian, bagi yang tidak ingin memotret di tempat khusus itu, dapat pula memotret di bagian stasiun manapun (tapi biasanya penuh sesak penumpang dan acara memotret bisa terganggu). Itu semua dilakukan oleh perusahaan operator KA agar warga semakin mencintai kereta api dan menjaga keutuhan alat transportasi tersebut. Disana bahkan setiap beberapa bulan diadakan acara Dipo dibuka untuk umum. Di acara itu, disediakan banyak guide yang informatif dan KA-KA diparkir rapi. Disana orang bebas memotret dan berbincang-bincang dengan pegawai.

KAPAN INDONESIA BISA SEPERTI ITU ??

makanya saya agak sungkan mau foto di stasiun yang ada kencana lima nya.kadang petugas KL lebih galak sama orang PTKA..saya lebih respek sama orang PTKA...

saya juga ngerasain pas foto2 di stasiun shinjuku..aman,ga ada yang larang...
~Because Your Smilling Is Our Happiness~
My Railway Photos
My Video Collection

YAHOO!

petr_cech_indo
Reply
#29
Kalo saya waktu baru pertama kali masuk ke staiun Shinjuku, boro-boro mau foto.. Liat denahnya aja bingung! Ada belasan transfer jalur!
Ketika aku merasa umurku tidak panjang lagi.. Sekarang pun aku dilarang pegang throttle lagi.. Peristiwa itu telah merenggut sebagian dari badanku..
Kumaha ieu teh.. Abdi ngarasa rek tilar dunya..
Reply
#30
Indoneshia Kakutetsu Wrote:Kalo saya waktu baru pertama kali masuk ke staiun Shinjuku, boro-boro mau foto.. Liat denahnya aja bingung! Ada belasan transfer jalur!

shinjuku stasiun pusat kan...?
tapi bener loh..foto2 disana enak...ga ada petugas yang larang...
~Because Your Smilling Is Our Happiness~
My Railway Photos
My Video Collection

YAHOO!

petr_cech_indo
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 8 Guest(s)