Posts: 1,292
Threads: 0
Joined: Nov 2013
Reputation:
17
Tarif Parkir di Stasiun KA Mahal
BEKASI (Pos Kota) –Melonjaknya tarif parkir di Stasiun KA Bekasi dikeluhkan warga. Tarif parkir motor Rp5000 sekali masuk yang mulai berlaku Desember 2013 itu jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan parkir yang dikelola warga sebesar Rp3000.“Masa parkir diluar lebih murah, katanyanya seh ada asuransinya,†kata Wahab Firmansyah, warga Tambun Selatan, pengguna Comuter Line. Yang lebih disesalkan lagi parkir semahal itu dikelola oleh pihak swasta PT PT Reska Multi Usaha.J Sihotang, pengguna commuter line juga menyayangkan kenaikan tarif parkir yang dinilainya terlalu tinggi itu. “Apalagi tarif itu dipukul rata dengan mengenakan tarifnya Rp 5000,†ujar warga Bojongrawalumbu ini.“Mestinya ditinjau lagi, karena ini yang parkir itu khan umumnya kelompok masyarakat kecil. Mereka naik kereta dengan menitipkan motornya, juga bisa mengurangi kemacetan di jalan, tapi malah digencet di parkiran.â€ÂUntuk parkir roda empat, di Stasiun KA Bekasi, lokasinya sangat terbatas bahkan kurang memadai karena kecil. Pengaturannya juga terlihat tidak tertata baik. Mobil diparkir tanpa ada tempat keluar sehingga saat keluar lagi sangat sulit.Wakil Kepala Stasiun Bekasi Bambang Setiawan membenarkan pengelola parkir di Stasiun Bekasi PT Reska Multi Usaha. Perusahaan itu merupakan anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia. “Soal kebijakan tarif parkir bukan dickami. Kami tidak tahu besaranya ataupun untuk menyepakatinya,†katanya.Dia tahu bahwa tarif parkir di Stasiun Bekasi memang dipatok flat. Untuk roda dua Rp5000 dan untuk roda empat Rp10 ribu. Soal jumlah kendaraan roda dua yang memarkirkan kendaraanya di Stasiun Bekasi rata-rata 2900 kendaraan setiap hari. Sedangkan untuk roda empat sekitar 120 kendaraan.Dengan tarif tersebut, pada dasarnya PT. Kereta Api Indonesia (Persero) berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan KRL. Angka itu juga dinilai tidak tidak memberatkan apalagi ada jaminan keamanan dan kenyamanan.
Anggota DPRD Kota Bekasi, Ahmad Ustuchri menyesalkan tarif di stasiun sebesar itu. Kenaikan itu memberatkan masyarakat pengguna kereta. “Kenaikanya mencapai 66 persen dari tarif sebelumnya sekitar Rp3000, itu sangat memberatkan,†katanya. “Memang ada pajak 20 persen ke kas daerah, tapi ini kan pelayanan publik jadi jangan terlalu tinggi.Apalagi kereta ini bertujuan menarik pengguna kendaraan pribadi.“Kalau tarif parkir mahal bisa tidak menarik lagi naik kereta. Tarif parkir progresif dan mahal itu seharusnya diterapkan di kawasan bisnis, komersial, atau pusat kota bukan di tempat jasa publik seperti stasiun,†katanya. “Kalau banyak yang naik kereta akan mengurangi kemacetan.â€ÂWalikota Bekasi Rahmat Effendi, membantah kalau ada kontribusinya pengelola parkir di Stasiun KA Bekasi, “Sampai sekarang tidak ada kontribusinya untuk kas daerah,†ujar walikota, sambil mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan meminta pengelola parkir di Stasiun KA Bekasi, mengisi kas daerah.
Posts: 2,796
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
25
^^
ini ide2 stasiun terminus kereta jarak jauh di bekasi, cikarang, tambun, malah bikin daya saingnya dengan moda lain jadi hilang. sudah menjadi nilai lebih moda berbasis rel yang sanggup menembus jantung kota tanpa membebani jalan raya utamanya/tol. kalau lantas dibuang ke pinggiran, bisa penumpang bakal beralih naik moda lain. burung besi saja sekarang sudah bisa terbang lagi dari halim. masak kereta mau start dari cikarang/bekasi?
dan bukankah proyek ddt juga sudah berjalan? jadi tidak perlu kuatir karena nanti krl dengan kereta jenis lain bakal punya jalur sendiri2.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"