06-07-2014, 12:36 AM
Hehe, sorry, mas, saya lupa pake tag oot waktu nanya, saya emang gak menghubungkan kedua hal itu
Tapi, terima kasih banyak atas infonya
Tapi, terima kasih banyak atas infonya
|
Jalur double-double track manggarai-cikarang
|
|
06-07-2014, 12:36 AM
Hehe, sorry, mas, saya lupa pake tag oot waktu nanya, saya emang gak menghubungkan kedua hal itu
Tapi, terima kasih banyak atas infonya
07-07-2014, 02:28 PM
kemarin sidak ke cipinang ternyata malah sudah di padatkan balastnya kira kira 200 m lah jadi tinggal masuk ke fase berikutnya menaruh bantalan beton yang memang sudah di tumpuk di dekat bangunan pug cipinang. pembangunannya di kerjakan secara parsial sehingga perkerjaan sepotong sepotong disisi timur stasiun rumah dinaspun sudah habis di babat dan saat ini sedang dalam proses pengurukan karena memang tanahnya lebih rendah dari rel eksisting.
tidak terbayangkan keindahan trem uap ketika lalu lalang di bawah jembatan kereta api jatinegara
foto ane yang lainnya ada disini kang ! https://www.flickr.com/photos/36503981@N02/
07-07-2014, 02:54 PM
Sudah tumpuk ballast?
Bagaimana kalau di barat sta BUA? Maklum, lagi liburan, jadi, belum ke BUA lagi
07-07-2014, 08:49 PM
Sorry OOT, tadi sore katanya ada masalah di petak JNG-MRI ya? Kenapa gitu?
Hanya seorang penglaju Jakarta-Bandung
Banyak sekali kenangan manis di antara Stasiun Jatinegara - Stasiun Bandung
11-09-2014, 07:52 PM
BEKASI, KOMPAS.com  Tujuh pelintasan sebidang dengan rel kereta api di Bekasi, Jawa Barat, akan segera ditutup. Penutupan tersebut dilakukan seiring dengan bakal beroperasinya jalur double-double track (DDT) di wilayah itu.
"Kalau DDT sudah beroperasi, bisa lima menit sekali kereta KRL lewat, orang kan nggak mungkin menyeberang, antrean bisa memanjang dan timbul macet," ungkap Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Supandi Budiman, Rabu (10/9/2014). Menurut Supandi, bila tetap dibuka, maka ketujuh pelintasan sebidang tersebut justru akan membahayakan para pengendara. Dia menegaskan, penutupan pelintasan itu merupakan pilihan solusi untuk menghindari hal yang tak diinginkan. Ketujuh perlintasan yang akan ditutup itu berlokasi di Jalan Perjuangan (Simpang Bulan-Bulan), Jalan H Agus Salim (Simpang Pasar Proyek), Kampung Mede, Jalan Mohamad Yamin (belakang Pasar Baru), Jalan Ampera, Jalan Pahlawan (Bulak Kapal), dan Jalan Sasak Jarang (perbatasan Kabupaten Bekasi). Arus kendaraan yang selama ini melintas di tujuh pelintasan sebidang itu rencananya akan dialihkan ke tiga jalan layang (flyover). Namun, saat ini baru satu jalan layang yang sudah ada, yakni flyover KH Noer Ali-Summarecon Bekasi. Dua jalan layang lain akan dibangun, yakni di Bulak Kapal dan di Jalan H Agus Salim. Flyover di Jalan H Agus Salim itu, kata Supandi, akan melintang dari Simpang Bulan-Bulan menuju Jalan H Agus Salim. "Kalau dipotong langsung dari Pasar Proyek, manuver-nya enggak cukup. Jadi, tarikannya dari Simpang Bulan-Bulan," ujar Supandi. Dia menambahkan, proyek ini dilaksanakan berkerja sama dengan pengembang perumahan Green River City. Adapun flyover Bulak Kapal dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Sementara itu, selama pengerjaan DDT belum selesai, Dinas Perhubungan Bekasi akan mulai mengarahkan arus kendaraan di Jalan Perjuangan (Simpang Bulan-Bulan) ke flyover KH Noer Ali-Summarecon Bekasi. Adapun arus kendaraan di Jalan H Agus Salim, Jalan Ampera, Kampung Mede, dan Jalan Moh Yamin akan dialihkan ke underpass Bekasi Jaya. Pengerjaan proyek DDT di Kota Bekasi saat ini sudah dimulai di beberapa titik, antara lain di sisi Kali Bekasi, tepatnya di tepian Jalan Ir H Juanda, di seberang Kantor Pegadaian. Kelanjutan pengerjaan proyek DDT tersebut masih menunggu proses pembebasan lahan milik warga di tiga kelurahan, yaitu Kelurahan Bekasi Jaya, Duren Jaya, dan Aren Jaya. Sumber: http://megapolitan.kompas.com/read/2014/...an.Ditutup
13-09-2014, 09:26 AM
di cipinang sudah mulai meratakan balast selanjutnya mengatur bantalan bantalan ka yang memang sudah di distribusikan di sekitar emplasemen stasiun cipinang. di dekat pjl 55 gorong gorong sudah di tumpuk di dekat jalan bekasi timur raya .
tidak terbayangkan keindahan trem uap ketika lalu lalang di bawah jembatan kereta api jatinegara
foto ane yang lainnya ada disini kang ! https://www.flickr.com/photos/36503981@N02/
16-09-2014, 08:25 PM
Petak BUA-KLD sudah banyak titik yang diratakan ballastnya dan banyak bantalan ditumpuk. Gimana dengan barat dan timur KLD? Nihil
18-09-2014, 06:05 AM
(11-09-2014, 07:52 PM)RF_ADIP1598 Wrote: BEKASI, KOMPAS.com  Tujuh pelintasan sebidang dengan rel kereta api di Bekasi, Jawa Barat, akan segera ditutup. Penutupan tersebut dilakukan seiring dengan bakal beroperasinya jalur double-double track (DDT) di wilayah itu.Iya... tapi ada banyak kemungkinan tingkat kecelakaan dan kenekadan, antara lain ; 1. Makin byk perlintasan liar krn smua area dah ditutup dg jarak antara flyover atau pun underpass yg 1 dg yg lain terlalu kejauhan. 2. Selama rumah liar warga msh ada di pinggir rel KA gak akan berhenti yg namanya penyeberang jalan dan sekedar santai, apalagi skr lg jamannya selfi... 3. Memang stasiun2 persinggahan pasti akan menyediakan jembatan penyeberangan / JPO, tp gak menutup kemungkinan perilaku sebagian masyarakat yg buruk nyeberang tidak pd tempatnya pasti akan selalu ada. Sebagai contoh nyata >> Di stasiun Tn Abang kala itu wkt keluar masuk msh lwt atas byk yg nekad jalan di rel KA padahal bahaya... Blm lagi di halte busway di Cengkareng byk ibu2 nekad keluar dr halte manjat pagar halte dan nyeberang di prapatan jalan raya Jl Daan Mogot yg rame... 4. Makin byk perlintasan liar makin byk pak oga. ![]() Patut dipertimbangkan itu semua... Dimuali dr kesadaran dr diri kita sendiri seberapa penting keselamatan itu ada....
18-09-2014, 12:49 PM
ralat dikit beberapa waktu lalu saya sempat menduga bahwa ddt lintas jng -mri akan track barunya akan berada di sebelah selatan dari eksisting karena waktu itu saya lihat di sebelah selatan lah lahan yang memungkinkan untuk di buat jalur baru karena di dekat mri disisi utara rel banyak perumahan dinas bertengger cukup dekat dengan jalur lama dan lagi di sebelah timur jembatan ciliwung di sisi selatan rel banguna bangunan liar sudah di ratakan.ternyata itu calon stasiun matraman. jadi nantinya lintas ddt ini membentang di sisi utara rel dari manggarai - cikarang hanya saja saya heran di sisi jembatan busur di kali bekasi kenapa yang di buat pondasi jembatan di sisi selatan ya. dugaaan saya untuk mengurangi radius lengkungan sehingga tidak terlalu tajam.
tidak terbayangkan keindahan trem uap ketika lalu lalang di bawah jembatan kereta api jatinegara
foto ane yang lainnya ada disini kang ! https://www.flickr.com/photos/36503981@N02/ |
|
« Next Oldest | Next Newest »
|