Posts: 426
Threads: 0
Joined: Aug 2012
Reputation:
5
(04-10-2014, 09:08 PM)pws1996 Wrote: mulai januari 2015 kereta api memang benar benar tidak merakyat.
tarifnya tidak terjangkau bagi rakyat kecil
Rakyat kecilnya dinasihati agar bisa tumbuh gede dong, mas... tumbuh itu ke atas bukan ke samping #kataiklanÂ
Posts: 394
Threads: 0
Joined: Jul 2014
Reputation:
1
apa sekarang masih dibilang tak merakyat ?
Posts: 1,136
Threads: 0
Joined: Jul 2010
Reputation:
1
07-01-2015, 10:01 AM
(This post was last modified: 07-01-2015, 10:04 AM by alin_masuk sepur 5.)
(25-12-2014, 12:44 PM)CC-201-23 Wrote: (25-12-2014, 11:15 AM)alin_masuk sepur 5 Wrote: K2 masih bisa gelar koran.. K3 belum bisa... mungkin rebahannya dibawah kursi aja jangan di lorong.. kalau di lorong sempit semua apalagi space d lorong K3 sempit gitu.. 
K3 skrg ga boleh gelar koran lagi? 
gak boleh mas saya kalau naik K3 baik bengawan dan GBMS atau apa sajalah yang penting YK-PSE bisa keangkut.. saya selalu bawa koran bekas 2 strip lah.. dengan tujuan bisa tidur di kolong bangku K3 yg sempit dan bisa selonjoran menggunakan 1 strip koran.. , 1 strip lagi buat tidur d stasiun pasar senen menunngu commuterline yang jam 5 brgkt k depok,, kan daripada nyebrang ke peron barat PSE baiknya tidur d peron jalur 4 lalu tgl chao ke peron jalur 6,,
kalau K2 atau bahkan K1 selimutnya bahkan bs jadi alas layaknya koran
apalagi K3 sekarang sampai PSE jam2 dini hari gitu..
mungkin harusnya merakyat yang baik barangkali istilahnya.. boleh lesehan d pelataran masjid peron 4, sekalian ibadah shubuh(bagi muslim),, dgn tertata seperti itu sangat mungkin kembali ke istilah merakyat..
(06-01-2015, 09:20 PM)Bayyu kurniawan Wrote: apa sekarang masih dibilang tak merakyat ?
tergantung musimnya mas,, kalau merakyat itu bulan maret-juni 2015, tidak merakyat itu bulan januari-februari 2015...
At last,,, Menanti dioperasikannya DT Purwokerto-Kroya
Posts: 279
Threads: 0
Joined: Feb 2014
Reputation:
0
(07-10-2014, 11:44 AM)CC20606 Wrote: (06-10-2014, 02:00 PM)wahyu_4604_pjl64 Wrote: (06-10-2014, 01:36 PM)Hungry Soul Wrote: Lagi-lagi analogi ajaib ...
Orang kere identik dengan ojek dan angkot gitu? Nah gimana kalau kasusnya ternyata itu bawa barang banyak atau keluarga penuh, di jam kedatangan yang kurang waras? Malah taksi adalah pilihan paling rasional daripada yang lainnya. Taksi itu kendaraan orang yang pintar mengelola benefit and cost, jadi gak perlu jadi kaya untuk bisa naik taksi...
Pernah naik taksi atau tau cara ngitung tarifnya taksi ndak mas? Sering terjadi yang ada jatohnya tarif taksi itu lebih murah daripada ojek atau becak, atau ngangkot sekeluarga dan oper-oper hingga tempat tujuan. Sudah prinsip manusia mempertimbangkan keseimbangan antara manfaat dan biaya.
Kalau masih pengen PSO sangat tepat sasaran dan tidak jadi rebutan semua kalangan ya jangan jual secara online, yang mau beli harus ke loket tunjukkan surat keterangan tidak mampu atau semacamnya. Mundur dong? Ya iya. Siapa suruh dijual online, hehehe.
Nah kalau ternyata gak dapet PSO lagi ya monggo, cuma kalau bikin tarif terutama parsial semoga lebih waras. Serayu JAKK-KAC adalah salah satu contoh penerapan tarif yang kurang waras... 
Taksi ooh taksi , jujur ajah kang, memang gak pernah, tapi pernah baca berita tntang pak jonan waktu di SBI, pak jonan yang komen tntang masalah penumpang KA Eko PSO yang naik taksi, makanya saya ungkapin disini, jadi saya kan cuman nerusin berita itu, sumbernya dari web internal ,,, maap gak bisa diungkap disini  Contoh kasus adalah saya dari PWS mu ke gentan,nah kalo naik taksi tarifnya 15k(argo) tapi karena tbb nya 20k.ya bayar 20k. sedang kalo becak sekitar 10-15k,itu kalo sendiri,kalo keluarga kan gak bisa satu becak,terus angkot saya kurang ngerti angkot di sana
Contoh lain : dari stasiun Yogyakarta mau ke daerah sekitar 3 km dari situ, berdua, nanya ongkos becak 25 ribu !, naik ojek15 rb ! (harus 2 ojek = 30rb), naik taksi ternyata cuma 20 ribu kurang. Itu aja masih sisa bisa angkut 2 orang lagi.
Jadi naik taxi apalagi ber 4 jauh lebih murah dari naik becak dan ojek. Ini harga beberapa bulan lalu sebelum BBM naik.
Dalam kasus ini naik angkot tidak mungkin, karena setelah naik angkot juga harus naik becak / ojek lagi.
Posts: 1,136
Threads: 0
Joined: Jul 2010
Reputation:
1
(07-01-2015, 12:36 PM)bhaskara Wrote: (07-10-2014, 11:44 AM)CC20606 Wrote: (06-10-2014, 02:00 PM)wahyu_4604_pjl64 Wrote: (06-10-2014, 01:36 PM)Hungry Soul Wrote: Lagi-lagi analogi ajaib ...
Orang kere identik dengan ojek dan angkot gitu? Nah gimana kalau kasusnya ternyata itu bawa barang banyak atau keluarga penuh, di jam kedatangan yang kurang waras? Malah taksi adalah pilihan paling rasional daripada yang lainnya. Taksi itu kendaraan orang yang pintar mengelola benefit and cost, jadi gak perlu jadi kaya untuk bisa naik taksi...
Pernah naik taksi atau tau cara ngitung tarifnya taksi ndak mas? Sering terjadi yang ada jatohnya tarif taksi itu lebih murah daripada ojek atau becak, atau ngangkot sekeluarga dan oper-oper hingga tempat tujuan. Sudah prinsip manusia mempertimbangkan keseimbangan antara manfaat dan biaya.
Kalau masih pengen PSO sangat tepat sasaran dan tidak jadi rebutan semua kalangan ya jangan jual secara online, yang mau beli harus ke loket tunjukkan surat keterangan tidak mampu atau semacamnya. Mundur dong? Ya iya. Siapa suruh dijual online, hehehe.
Nah kalau ternyata gak dapet PSO lagi ya monggo, cuma kalau bikin tarif terutama parsial semoga lebih waras. Serayu JAKK-KAC adalah salah satu contoh penerapan tarif yang kurang waras... 
Taksi ooh taksi , jujur ajah kang, memang gak pernah, tapi pernah baca berita tntang pak jonan waktu di SBI, pak jonan yang komen tntang masalah penumpang KA Eko PSO yang naik taksi, makanya saya ungkapin disini, jadi saya kan cuman nerusin berita itu, sumbernya dari web internal ,,, maap gak bisa diungkap disini  Contoh kasus adalah saya dari PWS mu ke gentan,nah kalo naik taksi tarifnya 15k(argo) tapi karena tbb nya 20k.ya bayar 20k. sedang kalo becak sekitar 10-15k,itu kalo sendiri,kalo keluarga kan gak bisa satu becak,terus angkot saya kurang ngerti angkot di sana
Contoh lain : dari stasiun Yogyakarta mau ke daerah sekitar 3 km dari situ, berdua, nanya ongkos becak 25 ribu !, naik ojek15 rb ! (harus 2 ojek = 30rb), naik taksi ternyata cuma 20 ribu kurang. Itu aja masih sisa bisa angkut 2 orang lagi.
Jadi naik taxi apalagi ber 4 jauh lebih murah dari naik becak dan ojek. Ini harga beberapa bulan lalu sebelum BBM naik.
Dalam kasus ini naik angkot tidak mungkin, karena setelah naik angkot juga harus naik becak / ojek lagi. Ada plusnya, kalau naik taksi bisa kasih bagasi ke dalam kabin bagasi di belakang taksi,, kalau naik ojek bisa bahaya bagasi taruh di belakang star motor, kalau mnrt saya pak IJ ini hanya perumpamaan saja, tidak semua..
At last,,, Menanti dioperasikannya DT Purwokerto-Kroya
Posts: 394
Threads: 0
Joined: Jul 2014
Reputation:
1
emg bener mas saat ini lagi ga merakyat wkwk , tp bentar lg kok merakyat bgt malah
Posts: 1,244
Threads: 0
Joined: Aug 2012
Reputation:
32
Monggo yg lagi nunggu2 tiket PSO, sudah dibuka reservasinya..
|