Post Reply 
 
Thread Rating:
  • 52 Votes - 3.1 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5

Adakah sisa-sisa jalur Solo-Boyolali?? (12)

Post: #166
RE: Adakah sisa-sisa jalur Solo-Boyolali??
07-Apr-2014 10:40 AM

Danar_arief92
Kambing


*

Offline

Posts: 1
Likes Given: 0
Likes Received: 0 in 0 posts
Joined: Apr 2014
Reputation: 0



(08-Sep-2011 01:02 AM)Toentang Wrote:  Jalur Boyolali-Kartosuro kemungkinan dibongkar pada masa Jepang. Sehingga sangat sulit ditemui bekas-bekasnya. Kalau Kartosuro-Purwosari masih ada beberapa bekasnya.

Jalan raya Solo-Boyolali baru-baru ini sudah selesai dilakukan pelebaran jalan, sehingga bekas jalur KA sudah menjadi jalan aspal. Rencana menghidupkan jalur ini jika memakai jalur lama akan sangat sulit dilakukan.

Dari peta jaman Belanda (maps.kit.nl) bisa ditelusuri bekas jalur ini:


Jalur antara halte/stasiun Gembongan (lingkaran biru kiri) dan stasiun Purwosari (lingkarang biru kanan) melewati daerah Pabelan dan Jajar. Jalur ini dahulu merupakan milik NIS.


Peta jalur KA di daerah Kartosuro dengan percabangan di Halte/Stasiun Gembongan (lingkaran biru bawah) menuju Pabrik Gula Colomadu (lingkaran biru atas). Di peta ini Gembongan tertulis H (Halte) dan juga St (Stasiun). Di peta ini tidak disebutkan adanya Stasiun Kartosuro. Perkiraan saya jika memang ada stasiun Kartosuro, bekas stasiun ini sekarang ada di areal sekitar bekas terminal bus lama.


Stasiun setelah Gembongan ke arah Boyolali adalah Stasiun Bangak (lingkaran biru kanan). Letak Stasiun ini unik karena tidak terletak di jalur utama tapi setelah percabangan. Stasiun Bangak kemungkinan adalah pertemuan antara jalur 1067 dan jalur lori (di peta tertulis decauville) untuk pengumpan barang.
Pada peta di atas juga terdapat Halte Banyudono. Sebelum pelebaran jalan yang telah selesai baru-baru ini, (kemungkinan) bekas jalur KA antara Halte Banyudono dan Sta. Bangak terletak lebih rendah dari jalan raya dan sempat dipakai untuk jalur lambat sampai dengan pertigaan Pengging (lingkaran merah pada gambar di bawah). Pada waktu proses pelebaran jalan, jalur lambat diurug +/-150cm untuk menyesuaikan tingginya dengan jalur utama.


Halte Banyudono terletak setelah Stasiun Bangak.
Setelah pertigaan Pengging (lingkaran merah), rel menyeberang jalan raya dan terletak di utaranya. Dari Pertigaan Pengging sampai masuk Kota Boyolali jalur KA sudah menjadi jalan aspal setelah dilakukan pelebaran jalan yang telah dilaksanakan beberapa tahun lalu.


Letak Stasiun Boyolali (lingkaran biru). Jalur dari arah timur kemudian berbelok menuju barat daya sekarang menjadi jalan raya yang merupakan jalur bus dari arah Solo menuju terminal Boyolali. daerah bekas stasiun sudah menjadi pemukiman padat penduduk dan perkantoran. Bekas bangunan stasiun sulit ditemukan sisa-sisanya.

bang dapet petanya ini dari mana???
kalo ada link.nya mau dong.... hehe New_xiexie
Find all posts by this user Quote this message in a reply
Post: #167
RE: Adakah sisa-sisa jalur Solo-Boyolali??
07-Apr-2014 14:34 PM

stasiunkastephanie
Lala Karmela, Shimokawa Mikuni, AKB48, JKT48, deelel


*

Offline

Posts: 1,702
Likes Given: 19
Likes Received: 41 in 43 posts
Joined: Oct 2009
Reputation: 31



(07-Apr-2014 10:40 AM)Danar_arief92 Wrote:  bang dapet petanya ini dari mana???
kalo ada link.nya mau dong.... hehe New_xiexie

Coba masuk ke trit ini aja, siapa tau ada peta2 jadul yg bisa dipake sbg. referensi mblusukan...New_mawar

Buah dari perjuangan adalah kebahagiaan
Semakin keras kita berjuang bagi hidup kita, semakin manis pula buahnya
Semakin santai perjuangan kita, semakin pahit pula buahnya


FLICKR Stephanie Anastasia stasiunkastephanie
Find all posts by this user Quote this message in a reply
Post: #168
RE: Adakah sisa-sisa jalur Solo-Boyolali??
07-Apr-2014 23:25 PM

Hendra20409
Kutunggu Jandamu


*

Offline

Posts: 840
Likes Given: 1
Likes Received: 35 in 35 posts
Joined: May 2013
Reputation: 4



"Out of Topic"
Waaaawwhh.. Kartosuro mah daerah rumah ane tuh New_xiexie tepatnya di peta kedua dengan nama "Waroengwatoe". Dulu persis banget di belakang rumah ane masih ada lori pengangkut tebu ke PG. Colomadu. Kalo ga salah beroperasi terakhir tahun 94. Sekarang sih semenjak PG tersebut ditutup, bekas lorinya udah ga ada, ketutup aspal. Nah, kalo bekas rel Boyolali-Solo di beberapa titik masih terlihat. Tapi sebagian besar emang udah ketutup aspal maupun trotoar. Yg masih keliatan biasanya rel yg ngelewatin perempatan/lampu merah yg mungkin mengakibatkan aspal tersebut ga awet jadi sering terkikis, jadi keliatan tuh bekas relnya





Find all posts by this user Quote this message in a reply
Post Reply 


Possibly Related Threads...
Thread: Author Replies: Views: Last Post
  Rekonstruksi Rel Stasiun Solo Kota - Solo Jebres animaX 142 50,072 20-Dec-2013 23:34 PM
Last Post: Rahadian Rahmad
  Sisa - Sisa jalur Cabang SCS Pekalongan - Kedungwuni - wonopringgo D30180 54 24,345 16-Oct-2013 17:18 PM
Last Post: gerbong maud...
  JALUR MATI SOLO - GUNDIH - PURWODADI - WIROSARI - DEMAK - BLORA satria banyubiru 19 11,629 01-Feb-2012 20:58 PM
Last Post: harjo kemi
  Tanya Jalur BRUMBUNG-SOLO JEBRES rapih_dhoho 66 20,433 14-Mar-2011 14:04 PM
Last Post: priyanto zig
  Mencari sisa-sisa Sta. SAMARANG NIS dan Sta. SEMARANG GUDANG harjo kemi 75 30,896 20-Sep-2010 23:50 PM
Last Post: mbahjojog

Forum Jump:


User(s) browsing this thread: 1 Guest(s)