Post Reply 
 
Thread Rating:
  • 40 Votes - 2.85 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5

[Diskusi] Sengketa tanah PT KA (2)

Post: #16
RE: Sengketa tanah PT KA di Solo
22-Mar-2010 14:26 PM

g10d
Gio Dariyo


*

Offline

Posts: 1,780
Likes Given: 1
Likes Received: 2 in 2 posts
Joined: Nov 2008
Reputation: 5



(22-Mar-2010 14:21 PM)antimon40 Wrote:  
(22-Mar-2010 14:05 PM)g10d Wrote:  Menurut saya sih biar tanahnya tidak di serobot sama warga, seluruh jalur yang mati dihidupkan lagi.

Kalo jalur yang nggak aktif dihidupkan lg jelas butuh biaya yg tdk sedikit, apalagi prospeknya ga jls.

Back on Topic yukss

Sory OOT
Yang ngebangun jalur kereta api kan seharusnya Pmerintah, kalo PT KA kan cuman tinggal pake doang cmiiw.
Seperti yang tercantum dalam artiken dibawah ini. coba perhatikan kalimat yang di Bold!
sumber:Kompas


Pengin naik kereta ke Pangandaran lagi
Jalur hidup bisa mati, tapi jalur yang mati lebih baik dihidupkan lagi
Find all posts by this user Like Post Quote this message in a reply
Post: #17
RE: Sengketa tanah PT KA di Solo
22-Mar-2010 15:02 PM

eko winarno
Edan Spoor


*

Offline

Posts: 3,292
Likes Given: 0
Likes Received: 5 in 23 posts
Joined: Oct 2009
Reputation: 38



@ mas Ani : sepaham dengan pembahasan anda dan PT.KAI kelihatannya belum berani mengurusi tanah yang di tumbuhi jamur.
ini contoh jalur tiga di Wonogiri sudah jadi sarang burung.



lebih baik angkat balok dari pada di gusur lo..runyam kan, pendekatan secara hukum dan persuasif yang di perlukan. sa'at ini.

Jangan matikan aku bila perlu tambah dan panjangkan jalurku, biarkan kereta melaju di punggungku....SPOR RAIDER

GREEN LIVING
Salam Kereta, Nuwun
Find all posts by this user Like Post Quote this message in a reply
Post: #18
RE: Sengketa tanah PT KA di Solo
22-Mar-2010 17:21 PM

m_ilhami
otomotif teoritis


*

Offline

Posts: 895
Likes Given: 0
Likes Received: 3 in 4 posts
Joined: Mar 2009
Reputation: 3



^^
bukankah kalau jalurnya dihidupkan nanti warga pindah sendiri. Apa nggak stress tuh burung kalau kereta lewat?
Find all posts by this user Like Post Quote this message in a reply
Post: #19
RE: Sengketa tanah PT KA di Solo
22-Mar-2010 18:58 PM

antimon40
Loco Project Designer


*

Offline

Posts: 1,934
Likes Given: 0
Likes Received: 4 in 7 posts
Joined: Jun 2009
Reputation: 9



Yang lebih jadi perhatian harusnya tanah2 PT KA yang berada di jalur aktif, itu harus segera terselesaikan. Kalo ngga diselesaikan bisa2 ntar perjalanan KA terganggu.

Loco Project Designer for better Indonesian Railways New_malu
Find all posts by this user Like Post Quote this message in a reply
Post: #20
RE: Sengketa tanah PT KA di Solo
22-Mar-2010 20:26 PM

eko winarno
Edan Spoor


*

Offline

Posts: 3,292
Likes Given: 0
Likes Received: 5 in 23 posts
Joined: Oct 2009
Reputation: 38



@ mas Ilham : beruntung ka yang lewat 1x sehari tidak bikin stres burung..bejo tuh..
@ mas Antimon ; kalau di perhatikan di petak solo sampai wonogiri justru penyrobotan berada di depan hidung stasiun sehari-hari bukan di jalur yang aktif, seperti contoh ini..



kok beraninya padahal di situ banyak petugas yang tiap hari melihat..aneh.New_sedihtisue

Jangan matikan aku bila perlu tambah dan panjangkan jalurku, biarkan kereta melaju di punggungku....SPOR RAIDER

GREEN LIVING
Salam Kereta, Nuwun
Find all posts by this user Like Post Quote this message in a reply
Post: #21
RE: Sengketa tanah PT KA di Solo
22-Mar-2010 22:41 PM

animaX
Prambanan Ekspres


*

Offline

Posts: 2,149
Likes Given: 4
Likes Received: 1 in 10 posts
Joined: Sep 2009
Reputation: 21



^
^
^
itu yang sekitar Balapan ya? jelas2 jalur aktif lho, meskipun untuk langsir, belajar pengalaman ini jalur-jalur yang jarang dilewati bisa digunakan untuk parkir gerbong barang, 1 kek .... daripada digunakan orang lain

.
Visit this user's website Find all posts by this user Like Post Quote this message in a reply
Post: #22
RE: Sengketa tanah PT KA di Solo
23-Mar-2010 14:44 PM

Toto
Van Tram


*

Offline

Posts: 397
Likes Given: 0
Likes Received: 0 in 2 posts
Joined: Feb 2009
Reputation: 8



(22-Mar-2010 14:26 PM)g10d Wrote:  
(22-Mar-2010 14:21 PM)antimon40 Wrote:  
(22-Mar-2010 14:05 PM)g10d Wrote:  Menurut saya sih biar tanahnya tidak di serobot sama warga, seluruh jalur yang mati dihidupkan lagi.

Kalo jalur yang nggak aktif dihidupkan lg jelas butuh biaya yg tdk sedikit, apalagi prospeknya ga jls.

Back on Topic yukss

Sory OOT
Yang ngebangun jalur kereta api kan seharusnya Pmerintah, kalo PT KA kan cuman tinggal pake doang cmiiw.
Seperti yang tercantum dalam artiken dibawah ini. coba perhatikan kalimat yang di Bold!
sumber:Kompas

Jika memang demikian faktanya, adakah dasar hukum pembayaran tersebut?
Fakta semacam itu terkesan membuat status kepemilikan atas tanah yang dilintasi rel dan tanah tempat bangunan milik PT KA berdiri tidak sama, bahkan nampak rumit jika terjadi sengketa seperti di Solo.

Gambaran posisi kasusnya (suatu ilustrasi), 1 km jalur rel mati di suatu wilayah merupakan tanggung jawab siapa? Apakah PT KA atau Dephub? Atau bisa jadi itu tanah Pemda (Gemeente/ Kotapraja) yang dulu disewa maskapai KA swasta (jika jalur milik maskapai swasta seperti KSM, MSM atau MS) atau disewa SS pada jaman Belanda?New_bingung

Mohon pencerahan.

Salam Spoor,
Find all posts by this user Like Post Quote this message in a reply
Post: #23
RE: Sengketa tanah PT KA di Solo
23-Mar-2010 15:28 PM

g10d
Gio Dariyo


*

Offline

Posts: 1,780
Likes Given: 1
Likes Received: 2 in 2 posts
Joined: Nov 2008
Reputation: 5



@Toto;
Nah kalo masalah itu saya gak bisa jawab. Masalahnya saya cuman mengutif dari artikel doang. Kalo masalah hukum ya kagak mudeng.
Mungkin ada yang bisa bantu untuk memberikan pencerahan?


Pengin naik kereta ke Pangandaran lagi
Jalur hidup bisa mati, tapi jalur yang mati lebih baik dihidupkan lagi
Find all posts by this user Like Post Quote this message in a reply
Post: #24
RE: Sengketa tanah PT KA di Solo
25-Mar-2010 13:08 PM

animaX
Prambanan Ekspres


*

Offline

Posts: 2,149
Likes Given: 4
Likes Received: 1 in 10 posts
Joined: Sep 2009
Reputation: 21



Quote:Terancam dieksekusi, puluhan pensiunan PT KA tolak penjanjian kontrak

22 Maret 2010

Solo (Espos)–Puluhan pensiunan pegawai PT KA yang tergabung dalam Paguyuban Pensiunan Pegawai Kereta Api Penghuni Perumahan Kereta Api (P6 KA) Solo diresahkan dengan munculnya surat peringatan dari PT KA tentang pengosongan rumah dinas (Rumdin).

Peringatan tersebut mencuat setelah P6 KA menolak menandatangani perjanjian baru tentang tarif kontrak rumah yang dinilai sangat memberatkan.

Dalam surat peringatan tersebut disebutkan bahwa jika sampai 31 Maret 2010 penghuni Rumdin PT KA tak segera melunasi pembayaran tarif baru, maka penghuni harus angkat kaki dari Rumdin itu. Bukan itu saja, pelanggaran atas instruksi itu juga akan kena sanksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Salah satu penghuni Rumdin PT KA yang juga pengurus P6 KA, Suwito mengungkapkan, kenaikan tarif baru yang dikeluarkan PT KA dinilai sangat memberatkan. Pasalnya, kenaikan tarif tersebut melonjak berpuluh-puluh kali dibanding tarif sebelumnya.

“Dari tarif Rp 35.000 per bulan, tiba-tiba menjadi Rp 350.000 per bulan. Tentu ini sangat memberatkan,” katanya saat ditemui Espos di Solo, Senin (22/3).

Selain soal tarif baru yang memberatkan, dia juga mempertanyakan nasib pensiunan jika tak mampu membayar tarif yang dinilai mencekik leher itu. Pasalnya, pensiunan PT KA saat ini banyak yang sudah memperbaiki kondisi Rumdin selama berpuluh-puluh tahun menempatinya. Sehingga, keputusan PT KA yang menaikkan tarif baru dinilai sama sekali mengabaikan rasa kemanusiaan.

Menanggapi hal itu, Kepala Humas Daop VI Yogyakarta, Eko Budianto menjelaskan bahwa apa yang telah dilakukan P6 KA itu dinilai tak pantas. Pasalnya, posisi mereka itu secara hukum tak kuat dan secara kemanusiaan sudah sangat diuntungkan dengan menempati Rumdin PT KA selama berpuluh-puluh tahun.

asa


Jelang eksekusi, pensiunan KA rapatkan barisan

24 Maret 2010

Solo (Espos)–Menjelang eksekusi pengosongan rumah dinas (Rumdin) 31 Maret 2010, pensiunan pegawai Kereta Api (KA) se-Nusantara dan juga se-Solo mulai merapatkan barisan. Selain membentuk kelompok kerja (Pokja), melalui organisasi Persatuan Pensiunan Karyawan Kereta Api (Perpenka) dan Forum Komunikasi Persatuan Pegawai KA (FKPPKA), mereka juga akan mencatat dan melaporkan setiap oknum yang membuat resah mereka.

Salah satu Pengurus Paguyuban Pensiunan Pegawai Kereta Api Penghuni Perumahan Kereta Api (P6KA), Suwito mengungkapkan, saat ini sejumlah pensiunan pegawai KA banyak yang ketakutan menyusul datangnya surat pengosongan Rumdin. Bahkan, sejumlah pensiunan di daerah Yogyarakta, ada yang hingga jatuh sakit mendengar kabar itu.

“Semua pensiunan yang sudah tua dan berpenghasilan rendah tanpa memiliki rumah merasa mendapakatkan teror atas instruksi pengosongan Rumdin,” katanya kepada Espos, Rabu (24/3).

Atas kondisi tersebut, katanya, saat ini Perpenka menginstruksikan kepada keluarga pensiunan yang memiliki saudara penegak hukum, mulai pengacara, kepolisian, atau jaksa agar turut mem-back up permasalahan tersebut.

“Kemudian, setiap pensiunan yang merasa didatangi petugas dari KA agar meminta identitas lengkapnya. Setelah itu, diinstruksikan untuk tak membubuhkan tandatangan apapun jika diminta petugas atau oknum itu,” paparnya.

Menurut Suwito, menjelang eksekusi pengosongan, tindakan-tindakan yang dilakukan oleh oknum tertentu akan sangat mungkin terjadi. Pasalnya, kondisi psikologis pensiunan yang tertekan, akan sangat mudah dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin mencari keuntungan sepihak.
Hal serupa juga dilontarkan Sekretris P6KA, Mochtadi. Menurutnya, surat peringatan yang dikeluarkan PT KA agar mengosongkan Rumdin mulai 31 Maret 2010 adalah bentuk intimidasi.

asa

http://www.solopos.com/2010/solo/teranca...trak-17038

kok jadi rumit begini ya New_sedihtisue

.
Visit this user's website Find all posts by this user Like Post Quote this message in a reply
Post: #25
RE: Sengketa tanah PT KA di Solo
25-Mar-2010 14:29 PM

eko winarno
Edan Spoor


*

Offline

Posts: 3,292
Likes Given: 0
Likes Received: 5 in 23 posts
Joined: Oct 2009
Reputation: 38



Rumit karena di bikin sendiri oleh PT.KAI segala sesuatu yang namanya fasilitas/iventaris itu adalah pinjaman sementara yang suatu saat harus dikembalaikan, dan dalam hal ini kerumitan 50:50.serta perjanjian tertulis
- dari awal penghunian rumah dinas harus terjadi perjanjian tertulis antara kaeyawan sama aturan Perusahaan, sehingga esuk harinya tidak terjadi saling lempar kebenaran.
- Kadarkum mantan karyawan juga jauh dari dari kurang karena itu bukan haknya kok mati-matian di bela.
contoh yang lain rumah dinas TNI.

Jangan matikan aku bila perlu tambah dan panjangkan jalurku, biarkan kereta melaju di punggungku....SPOR RAIDER

GREEN LIVING
Salam Kereta, Nuwun
Find all posts by this user Like Post Quote this message in a reply
Post: #26
RE: Sengketa tanah PT KA di Solo
25-Mar-2010 22:29 PM

Toto
Van Tram


*

Offline

Posts: 397
Likes Given: 0
Likes Received: 0 in 2 posts
Joined: Feb 2009
Reputation: 8



(25-Mar-2010 13:08 PM)animaX Wrote:  
Quote:Terancam dieksekusi, puluhan pensiunan PT KA tolak penjanjian kontrak

22 Maret 2010

Solo (Espos)–Puluhan pensiunan pegawai PT KA yang tergabung dalam Paguyuban Pensiunan Pegawai Kereta Api Penghuni Perumahan Kereta Api (P6 KA) Solo diresahkan dengan munculnya surat peringatan dari PT KA tentang pengosongan rumah dinas (Rumdin).

Peringatan tersebut mencuat setelah P6 KA menolak menandatangani perjanjian baru tentang tarif kontrak rumah yang dinilai sangat memberatkan.

Dalam surat peringatan tersebut disebutkan bahwa jika sampai 31 Maret 2010 penghuni Rumdin PT KA tak segera melunasi pembayaran tarif baru, maka penghuni harus angkat kaki dari Rumdin itu. Bukan itu saja, pelanggaran atas instruksi itu juga akan kena sanksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Salah satu penghuni Rumdin PT KA yang juga pengurus P6 KA, Suwito mengungkapkan, kenaikan tarif baru yang dikeluarkan PT KA dinilai sangat memberatkan. Pasalnya, kenaikan tarif tersebut melonjak berpuluh-puluh kali dibanding tarif sebelumnya.

“Dari tarif Rp 35.000 per bulan, tiba-tiba menjadi Rp 350.000 per bulan. Tentu ini sangat memberatkan,” katanya saat ditemui Espos di Solo, Senin (22/3).

Selain soal tarif baru yang memberatkan, dia juga mempertanyakan nasib pensiunan jika tak mampu membayar tarif yang dinilai mencekik leher itu. Pasalnya, pensiunan PT KA saat ini banyak yang sudah memperbaiki kondisi Rumdin selama berpuluh-puluh tahun menempatinya. Sehingga, keputusan PT KA yang menaikkan tarif baru dinilai sama sekali mengabaikan rasa kemanusiaan.

Menanggapi hal itu, Kepala Humas Daop VI Yogyakarta, Eko Budianto menjelaskan bahwa apa yang telah dilakukan P6 KA itu dinilai tak pantas. Pasalnya, posisi mereka itu secara hukum tak kuat dan secara kemanusiaan sudah sangat diuntungkan dengan menempati Rumdin PT KA selama berpuluh-puluh tahun.

asa


Jelang eksekusi, pensiunan KA rapatkan barisan

24 Maret 2010

Solo (Espos)–Menjelang eksekusi pengosongan rumah dinas (Rumdin) 31 Maret 2010, pensiunan pegawai Kereta Api (KA) se-Nusantara dan juga se-Solo mulai merapatkan barisan. Selain membentuk kelompok kerja (Pokja), melalui organisasi Persatuan Pensiunan Karyawan Kereta Api (Perpenka) dan Forum Komunikasi Persatuan Pegawai KA (FKPPKA), mereka juga akan mencatat dan melaporkan setiap oknum yang membuat resah mereka.

Salah satu Pengurus Paguyuban Pensiunan Pegawai Kereta Api Penghuni Perumahan Kereta Api (P6KA), Suwito mengungkapkan, saat ini sejumlah pensiunan pegawai KA banyak yang ketakutan menyusul datangnya surat pengosongan Rumdin. Bahkan, sejumlah pensiunan di daerah Yogyarakta, ada yang hingga jatuh sakit mendengar kabar itu.

“Semua pensiunan yang sudah tua dan berpenghasilan rendah tanpa memiliki rumah merasa mendapakatkan teror atas instruksi pengosongan Rumdin,” katanya kepada Espos, Rabu (24/3).

Atas kondisi tersebut, katanya, saat ini Perpenka menginstruksikan kepada keluarga pensiunan yang memiliki saudara penegak hukum, mulai pengacara, kepolisian, atau jaksa agar turut mem-back up permasalahan tersebut.

“Kemudian, setiap pensiunan yang merasa didatangi petugas dari KA agar meminta identitas lengkapnya. Setelah itu, diinstruksikan untuk tak membubuhkan tandatangan apapun jika diminta petugas atau oknum itu,” paparnya.

Menurut Suwito, menjelang eksekusi pengosongan, tindakan-tindakan yang dilakukan oleh oknum tertentu akan sangat mungkin terjadi. Pasalnya, kondisi psikologis pensiunan yang tertekan, akan sangat mudah dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin mencari keuntungan sepihak.
Hal serupa juga dilontarkan Sekretris P6KA, Mochtadi. Menurutnya, surat peringatan yang dikeluarkan PT KA agar mengosongkan Rumdin mulai 31 Maret 2010 adalah bentuk intimidasi.

asa

http://www.solopos.com/2010/solo/teranca...trak-17038

kok jadi rumit begini ya New_sedihtisue

Sebenarnya yang lebih memerlukan penanganan dan perhatian adalah status bekas jalur mati yang sekarang ditempati secara liar oleh penduduk di berbagai wilayah. Apalagi saya dengar BPN akan segera melakukan pemutihan sertifikat di berbagai tempat.

Jangan sampai tanah KA terlepas hanya karena PT KA lalai dalam melakukan pengurusan aset-aset tanahnya.

Sampai sekarang, saya belum mendengar bahwa PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dan Dephub serius dalam menangani permasalahan ini.

Salam Spoor,
Find all posts by this user Like Post Quote this message in a reply
Post: #27
Masalah Penyewaan Tanah Eks Jalur KA
26-Sep-2011 07:59 AM

kikansha_otaku
Parahyangan


*

Offline

Posts: 322
Likes Given: 2
Likes Received: 4 in 7 posts
Joined: Sep 2010
Reputation: 2



cuma mau tanya dikit sih....

sejak era PJKA tanah sekitar rel/stasiun di jalur-jalur mati disewakan kepada penduduk, yang kemudian menggunakannya sebagai tempat tinggal atau tempat usaha. padahal di dokumen ripnas, kebanyakan jalur mati dijadwalkan beroperasi kembali per tahun 2030 (dari skala peta tidak terlihat apakah memang jalur lama yang dipakai atau jalur baru dibangun)

nah, ntar cara mengurus penduduk yg udah nyewa lahan sekitar rel itu bagaimana? apakah jalur lama tetap digunakan dan penduduk direlokasi, mungkin dengan bantuan uang tali asih, atau jalur lama ditinggalkan lalu membangun jalur baru?

pilihan di atas saya tanyakan hanya untuk daerah-daerah yg tidak terlalu penting secara ekonomi, misalnya pemukiman warga atau sedikit deretan pertokoan. untuk daerah yang sudah terlanjur berkembang menjadi pusat aktifitas ekonomi sepertinya memang tidak memungkinkan jika jalur kereta yg dulu melewatinya difungsikan kembali.

untuk memperjelas permasalahan tanpa panjang lebar menulis, lebih baik kita dengar pendapat Hyde Ajik, seorang warga, di satu grup diskusi Facebook. beliau mahasiswa Manajemen dan Kebijaksanaan Publik di Universitas Gadjah Mada

Quote:... tetapi perlu di lihat analisis dampak sosialnya terlebih dahulu. di sepanjang jalur kereta api lama telah hidup perekonomian rakyat apakah itu akan di korbankan? selanjutnya melihat stasiun yang berada di kota" besar penumpukan gelandangan dan anak jalanan semakin banyak di stasiun dengan adanya hal tersebut maka harus di pikirkan konsep benar" matang agar rakyat tidak menjadi korban dari adanya proyek tersebut. Kereta api itu untuk rakyat bukan mengyensarakan rakyat...terima kasih

...

... tetap yang di utamakan kepentingan rakyat karena sekarang demokrasi hak tertinggi di tangan rakyat toh juga dengan adanya stasiun membuat banyak anjal dan gelandangan yang akan menambah masalah terlebih lagi dari jasa transportasi bis akan mengalami kerugian....

...

yo gak penyerobotan. mereka juga taat membayar pajak kalau dia tidak membayar pajak dia juga telah kena rasia satpol PPkan...demokrasi ni semakin kompleks tidak hanya main gusur saja tetapi perlu pendekatan yang itu tidak cepat perlu deal-deal politik. aset negara juga milik rakyat...tanpa rakyat negara gak ada...gtu...pakai pendekatan wellfarestate (negara memberikan hadiah ke rakyatnya tanpa mereka harus mengorbankannya?

...

...memang kereta api mempunyai makna untuk mengurangi kemacetan tetapi kan sekian ratus bus yang menggantungkan hidupnya di sana kan ksihan juga jika hrus menganggur kalaupun pindah jalur pastinya akan menambah saingan di jalur sebelumnya dan itu akan membuat perpecahan

...

jangan mikir di ekonomi saja mbak....lihat sepanjang jalan rel kereta di situ juga sudah ada rumah penduduk...mungkin bisa ratusan bahkan ribuan penduduk yang telah berada atau telah membuat tembok di atas jalur itu...kan ya kasihan...

...

tetapi warga yang terkena gusur tidak mendambkannya hehehe berbeda pendapat berti...

apakah karena PJKA sudah menyewakannya pada penduduk, dan penduduk sudah lama menetap di daerah itu, jalur kereta lama menjadi tidak dapat difungsikan? apakah karena lamanya mereka menyewa, para penduduk menjadi pemilik lahan secara de-facto, dan dishub tidak bisa mengambil kembali lahan tersebut?

kini ditambah lagi masalah penghidupan para pengusaha angkutan bus dan pegawai mereka. mereka tidak boleh kehilangan mata pencaharian, bro... kan kasihan... New_heran

jika memang sikap demikian yang akan diambil pemerintah, barangkali lebih baik jika tanah-tanah tersebut dicoret dari aset dishub dan dijual atau dihibahkan pada warga yang sudah menyewanya selama ini agar para warga bisa lebih tenang beraktivitas di lahan tersebut, tetapi

"Out of Topic"

PT. KA lebih untung tetap membiarkan tanah tersebut di dalam daftar asetnya karena mereka bisa terus memungut uang sewa dari penghuni





New_ngakak

sekali lagi permasalahan yg saya ajukan hanya meliputi daerah-daerah yg tidak menjadi pusat kegiatan ekonomi

mari kita diskusikan New_xiexie

visit my blog


Obsesi: Menghapuskan 'Api' dari 'Kereta Api' New_mawar

RF kikansha_otaku, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Sep 2010.
Visit this user's website Find all posts by this user Like Post Quote this message in a reply
Post: #28
RE: [Diskusi] Sengketa tanah PT KA
26-Sep-2011 23:00 PM

fahrizal
Parahyangan


*

Offline

Posts: 333
Likes Given: 0
Likes Received: 0 in 0 posts
Joined: Jan 2011
Reputation: 5



kini jaman sudah beda... semua banyak provokatornya..
memang pelik masalahnya.. seperti halnya aset2 abri yg dihuni oleh pensiunan...sampai2 bawa2 bambu runcing segala.
DDT manggarai-bekasi pembebasan tananhnya masih banyak hambatannya....al dengan para mantan ini itu .
rasanya saat orba dulu nggak ada yg berani demo2an,/kroyok2an nuntut yg bukan haknya

RF fahrizal, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jan 2011.
Visit this user's website Find all posts by this user Like Post Quote this message in a reply
Post: #29
RE: [Diskusi] Sengketa tanah PT KA
27-Sep-2011 12:11 PM

Joe_cn
Yang terbaik tak pernah mati


****

Offline

Posts: 6,574
Likes Given: 8
Likes Received: 25 in 53 posts
Joined: Oct 2009
Reputation: 40



(26-Sep-2011 23:00 PM)fahrizal Wrote:  kini jaman sudah beda... semua banyak provokatornya..
memang pelik masalahnya.. seperti halnya aset2 abri yg dihuni oleh pensiunan...sampai2 bawa2 bambu runcing segala.
DDT manggarai-bekasi pembebasan tananhnya masih banyak hambatannya....al dengan para mantan ini itu .
rasanya saat orba dulu nggak ada yg berani demo2an,/kroyok2an nuntut yg bukan haknya

Betul untuk skala kecil kayak gubug aja susah sekali, apalagi ini skalanya besar, bahkan bisa dibilang nasional....


Temen2 tolong bantu isi Survei ya Disini diklik lalu diisi surveinya, dapat pahala di dunia dan akhirat....New_bye

Find all posts by this user Like Post Quote this message in a reply
Post: #30
RE: [Diskusi] Sengketa tanah PT KA
27-Sep-2011 12:54 PM

fahrizal
Parahyangan


*

Offline

Posts: 333
Likes Given: 0
Likes Received: 0 in 0 posts
Joined: Jan 2011
Reputation: 5



kabarnya... kalau di jakarta ...yg susah diajak kompromi win win...ya udah saja ...dibakar...
alasannya korsleting dll...

RF fahrizal, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jan 2011.
Visit this user's website Find all posts by this user Like Post Quote this message in a reply
Post Reply 


Forum Jump:


User(s) browsing this thread: 1 Guest(s)