Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Meluruskan Berita Media yang menyesatkan ttg PLH
#1
Dear ALL RF Semboyan 35.com...

Tentu kita semua sudah hafal, bagaimana perilaku pers atau media massa yang meliput berita dengan seadanya, ngawur atau tanpa persiapan apalagi tentang kecelakaan / PLH Kereta Api.
apa yang mereka lakukan yang nota bene demi menaikkan rating justru membuat kacau informasi yang sebenarnya, karena sering mereka menghadirkan narasumber atau pengamat yang justru TIDAK TAHU APA ITU KERETA API...Heran
Berita yang muncul, apalagi jika PLH besar seperti PLH Petarukan kmrn, lama-lama melenceng dari jalur dan merembet ke sektor lain yg tidak terkait langsung.
Dan yang paling parah adalah media mulai MEMBENTUK OPINI NEGATIF tentang KERETA API !!!!!!!!!
Imbas langsung jelas menimpa PT.KAI dan Ditjen KA karena mereka yang terlibat langsung dengan operasional KA. Namun jujur saya dan kami para karyawan PT.INKA juga merasa imbasnya saat media mulai menyinggung produk kami ( saya diberitahu oleh atasan bahwa ada media yang menuding bahwa produk INKA jelek, gampang rusak ditabrak ) tanpa tau dasar-dasar yang benar!Bethe

Oleh karena itu kita sebagai RF mulai saat ini harus membantu Para penyelenggara jasa KA dan pendukungnya dengan meluruskan berita yang telah dirilis media. Sebagai RF kita tahu benar apa yang kira-kira terjadi saat itu dan menjelaskan kepada masyarakat awam yang ingin tau, namun tetap menyampaikan untuk menunggu hasil resmi dari KNKT.
Akan tetapi kita harus menjelaskan opini yang berdasarkan fakta atau data bukan kesimpulan!! sesuai kemampuan kita dan jangan mengarang!
Kita harus melawan Opini negatif yang telah disebarkan media agar KA di Indonesia dapat tetep exist dan Masyarakat masih percaya pada KA!!!

MAJU TERUS KERETA API INDONESIA
KALO BUKAN KITA, SIAPA LAGI....

Gege Wrote:Moderator's Note : Judul Post diganti. Trims.

[Image: banner.jpg]
Reply
#2
Itu benar maka dari itu jangan pernah menduga duga sesuatu sebelum hasil pasti itu didapatkan.
memang kadang2 kita ini beropini tapi dari 1 opini merembet ke opini yang lain dan makin lama opini2 itu berkembang ke arah yang ga jelas.

Saya rasa RF disini orang yang sabar menanti keputusan dari KNKT, karena KNKT merupakan orang2 yang ahli di bidangnya menangani masalah2 seperti ini, tugas kita sebagai RF ya seperti kata mas Logawa kita hanya bisa mendukung kelangsungan KA agar di mengembalikan opini di mata masyarakat bahwa kereta bukan moda transportasi yang tidak aman dan tidak nyaman.

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply
#3
Beruntung banget saya jarang nonton TV acara berita, infotainment yg cenderung lebay & hoax jd nggak tertulari virus tsb. Xie Xie
"Everyone can train..." #sloganoperatorsepoertempodoeloe


[Image: 10p0h7r.jpg]





Reply
#4
betul, opini dapat berkembang ke hal-hal yang tidak benar dan tidak penting, padahal belum tau yang sebenarnya.
seperti halnya peristiwa Petarukan kemarin, menurut Berita Masinis ABA ngantuk. Sehingga berita itu bisa saja berkembang di kalangan masyarakat kalau kecelakaan kereta api di sebabkan oleh Masinis itu sendiri. Otomatis niat untuk naik kereta api bisa berkurang...
my Pesbuk
my Blog

Berjuang lulus UN dengan nilai terbaik Hitung...Hitung
Reply
#5
Koran xxx hari ini bilang dlm tajuknya:
"DICARI MASINIS YANG ENGGAK NGANTUK," gambarnya calon masinis yang ndlongop ngantuk sama bawa bantal guling. Gila apa ya? G pernah ngerasain jadi masinis masa berani tulis cari masinis yg nggak ngantuk... Manusia kalo sdh waktunya hrs tidur ya pasti ngantuk dulu baru tidur. Wartawannya geblek ini...
Reply
#6
pers saat ini seperti dibungkam zaman.. dan memunculkan berita tebak-tebakan sj... makany ak pernah dilarang ortu baca koran... krena skrg semua koran isinya isu semua...Ngakak
At last,,, Menanti dioperasikannya DT Purwokerto-Kroya Playboy

Reply
#7
sekarang coba aja mereka ngeliput kerja masinis di lok sambil CR-an malem2 di sepanjang JNG - TG aja ( ga usah jauh-jauh ), paling mereka juga ampun2!!!..terutama para jurnalis, atau pengamat yang suka sok tahu !!

[Image: banner.jpg]
Reply
#8
mungkin harus ada pendidikan jurnalis yang lebih ketat lagi!!
At last,,, Menanti dioperasikannya DT Purwokerto-Kroya Playboy

Reply
#9
Beberapa hari lalu, saya lihat di salah satu stasiun tv cukup ternama, pembaca berita merangkap pewawancara bertanya kepada humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) : "Apakah masinis punya wewenang untuk membelokkan kereta?" Saya pikir ini pertanyaan menyedihkan, mungkin dia nggak tahu bahwa kereta api itu jalannya dituntun rel.
Reply
#10
(06-10-2010, 07:30 PM)pardjono Wrote: Beberapa hari lalu, saya lihat di salah satu stasiun tv cukup ternama, pembaca berita merangkap pewawancara bertanya kepada humas PT. Kereta Api (Persero) : "Apakah masinis punya wewenang untuk membelokkan kereta?" Saya pikir ini pertanyaan menyedihkan, mungkin dia nggak tahu bahwa kereta api itu jalannya dituntun rel.
Dari pertanyaan yg terlontar pun menandakan bahwa dunia jurnalis di Indonesia saat ini masih kurang profesional..Bethe
Mungkin kita sebagai RF harus mulai bisa mengimbangi gempuran berbagai media yg masih "awam" terhadap perkeretaapian dg mengkampanyekan kereta api sebagai sarana transportasi massal yg bisa mengatasi persoalan transportasi yg ada sekarang ini..
Kereta mu, Kereta ku, Kereta kita semua..

[Image: iokl8h.jpg]
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)