29-12-2010, 11:19 AM
(This post was last modified: 29-12-2010, 11:27 AM by Dana Komuter.)
Kemarin aku coba hunting ke stasiun yang punya 2 stasiun bertumpuk satu2nya di Indonesia. Apalagi kalau bukan Kampung Bandan yang berlokasi teman2 sudah pada tahu pastinya, yaitu di jakarta.
Mengawali perjalanan aku coba naik KRL Ekonomi dari Jakarta Kota. Awalnya sih mau naik Mikrolet yg via perlintasan KA jAKARTA Gudang. Tapi pas aku iseng ke Jakarta Kota kebetulan pas bener KRL Ekonomi ke Bekasi mau berangkat. Yah aku beli aja karcis Rp 1.500 tsb ke Kamp. Bandan.
Tampak pada foto2 berikut ini :
![[Image: 20101229110151_17_Panorama_dari_Atas_4d1...c318-t.jpg]](http://upload.kapanlagi.com/images/thumb/20101229110151_17_Panorama_dari_Atas_4d1ab2af5c318-t.jpg)
Stasiun Kamp. Bandan dari kejauhan sudah rapih utk Kamp. Bandan atas.
Begitu pun koridor penghubung atara stasiun atas dg stasiun bawah.
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
Meski sejauh ini kita selalu mendengungkan semangat penantian petak rel KA Sukabumi - Lampegan diaktifkan, tapi yang 1 ini harusnya bisa berbarengan pencanangan peresmiannya. Tapi justru jauh dari sorotan publik, terlebih kita sendiri.
![[Image: 20101229110703_26_St._Kpb_Atas_4d1ab3e7c16a4-t.jpg]](http://upload.kapanlagi.com/images/thumb/20101229110703_26_St._Kpb_Atas_4d1ab3e7c16a4-t.jpg)
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
![[Image: 20101229110703_37_Kehadang_K3_4d1ab3e7ed5b5-t.jpg]](http://upload.kapanlagi.com/images/thumb/20101229110703_37_Kehadang_K3_4d1ab3e7ed5b5-t.jpg)
Dari Kampung Bandan atas aku berjalan kaki ke arah barat sejauh -+ 4 atau 5 KM. Masih banyak perumahan liar di pinggirnya. Malahan tetap ada yg namanya jalan penghubung antar kampung yg terapit dg petak rel KA ini. Tapi yg namanya jemuran, umbul2, kursi kayu, dll udah gak ada di petak rel KA ini. Sudah gak terkesan rel mati lagi.
Asal teman2 tahu aja, petak rel KA ini nampaknya akan difungsikan secara ganda. Tadinya aku mgira bakal cuma 1 jalur aja, tapi coba lihat di mana letak wesselnya? Gak ada khan? Berarti tiap perjalanan KRL nantinbya gak akan ada persilangan. Di foto 37 alias paling kanan tampak 2 rangkaian K3 terparkir krn PT. KA masih menganggap petak relnya itu masih bagian dari dipo alias dipo sementara.
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
![[Image: 20101229111455_49_Pada_Nyebrang_4d1ab5bfcf6f6-t.jpg]](http://upload.kapanlagi.com/images/thumb/20101229111455_49_Pada_Nyebrang_4d1ab5bfcf6f6-t.jpg)
Tampak ada KRL AC melintas sedang menempuh perjalanan dari Jakarta Kota hendak ke Bekasi (KRL Ekonomi AC) via stasiun Kampung Bandan. Trus pada foto paling kanan terlihat 2 rangkaian KA Klas Ekonomi yang terjejer di atas lahan milik petak rel KA penghubung Tj. Priok - Jakarta Kota dan sebaliknya nantinya. Sisi kanannya rel kosong milik dipo Jakarta Gudang. Ke kanannya lagi pada foto akan ada jembatan layang KA ke Manggarai via Gambir.
Tapi sayang masih banyak para warga yg membandel dg memanfaatkan petak rel KA percabangan Jakarta Kota ini buat penyeberangan mereka. Padahal kalau pagi dan sore hari lalin KA padat sekali. Entah itu KRL Jabodetabek, lok - lok pd langsir atau pun juga KA - KA jarak jauh.
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
Tapi koq tiba2 ada 3 rangkaian K3? Yang paling kiri pada foto terampir itu rangkaian K3nya Langsam dari Rangkas Bitung yg baru diparkirin ama BB 304 06. Loknya sendiri pulang ke diponya di Tn. Abang via Kamp. Bandan - Angke - Duri.
Mengawali perjalanan aku coba naik KRL Ekonomi dari Jakarta Kota. Awalnya sih mau naik Mikrolet yg via perlintasan KA jAKARTA Gudang. Tapi pas aku iseng ke Jakarta Kota kebetulan pas bener KRL Ekonomi ke Bekasi mau berangkat. Yah aku beli aja karcis Rp 1.500 tsb ke Kamp. Bandan.
Tampak pada foto2 berikut ini :
Stasiun Kamp. Bandan dari kejauhan sudah rapih utk Kamp. Bandan atas.
Begitu pun koridor penghubung atara stasiun atas dg stasiun bawah.
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
Meski sejauh ini kita selalu mendengungkan semangat penantian petak rel KA Sukabumi - Lampegan diaktifkan, tapi yang 1 ini harusnya bisa berbarengan pencanangan peresmiannya. Tapi justru jauh dari sorotan publik, terlebih kita sendiri.
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
Dari Kampung Bandan atas aku berjalan kaki ke arah barat sejauh -+ 4 atau 5 KM. Masih banyak perumahan liar di pinggirnya. Malahan tetap ada yg namanya jalan penghubung antar kampung yg terapit dg petak rel KA ini. Tapi yg namanya jemuran, umbul2, kursi kayu, dll udah gak ada di petak rel KA ini. Sudah gak terkesan rel mati lagi.
Asal teman2 tahu aja, petak rel KA ini nampaknya akan difungsikan secara ganda. Tadinya aku mgira bakal cuma 1 jalur aja, tapi coba lihat di mana letak wesselnya? Gak ada khan? Berarti tiap perjalanan KRL nantinbya gak akan ada persilangan. Di foto 37 alias paling kanan tampak 2 rangkaian K3 terparkir krn PT. KA masih menganggap petak relnya itu masih bagian dari dipo alias dipo sementara.
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
Tampak ada KRL AC melintas sedang menempuh perjalanan dari Jakarta Kota hendak ke Bekasi (KRL Ekonomi AC) via stasiun Kampung Bandan. Trus pada foto paling kanan terlihat 2 rangkaian KA Klas Ekonomi yang terjejer di atas lahan milik petak rel KA penghubung Tj. Priok - Jakarta Kota dan sebaliknya nantinya. Sisi kanannya rel kosong milik dipo Jakarta Gudang. Ke kanannya lagi pada foto akan ada jembatan layang KA ke Manggarai via Gambir.
Tapi sayang masih banyak para warga yg membandel dg memanfaatkan petak rel KA percabangan Jakarta Kota ini buat penyeberangan mereka. Padahal kalau pagi dan sore hari lalin KA padat sekali. Entah itu KRL Jabodetabek, lok - lok pd langsir atau pun juga KA - KA jarak jauh.
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
Tapi koq tiba2 ada 3 rangkaian K3? Yang paling kiri pada foto terampir itu rangkaian K3nya Langsam dari Rangkas Bitung yg baru diparkirin ama BB 304 06. Loknya sendiri pulang ke diponya di Tn. Abang via Kamp. Bandan - Angke - Duri.







[/font]