Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Cegah Kecelakaan, Kemenhub Siapkan Sistem ATP
#1
Quote:Cegah Kecelakaan Kereta, Pemerintah Butuh Rp 1 Triliun
Kamis, 10 Maret 2011 | 21:14 WIB
TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

TEMPO Interaktif
, Jakarta - Pemerintah membutuhkan dana sebesar Rp 1 triliun untuk membangun alat proteksi otomatis keselamatan kereta api (Automatic Train Protection/ATP). "Alat ini dapat digunakan untuk mengurangi kecelakaan kereta api yang disebabkan oleh manusia," ujar Direktur Keselamatan Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Hermanto Dwiatmoko, di Jakarta, Kamis (10/3).

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, sebanyak 21 persen kecelakaan pada 2010 disebabkan oleh kelalaian manusia atau human error. Hal ini terjadi karena sistem perkeretaapian di Indonesia masih mengandalkan manusia. “Untuk itu ke depannya, kami ingin melibatkan alat semacam ATP agar dapat mengurangi kecelakaan yang disebabkan manusia,” ujar Hermanto.

Hermanto mengatakan, Kementerian Perhubungan sedang melakukan pengkajian dan studi kelayakan untuk pengadaan ATP di seluruh stasiun dan lokomotif kereta api. Pada tahap awal, alat ATP akan dibangun di setiap stasiun kereta api dengan prioritas di wilayah Jakarta dan sekitarnya serta pada lintasan kereta Jakarta-Surabaya. Sebab, menurut Hermanto, kawasan tersebut angka kecelakaannya tinggi.

Alat proteksi otomatis ini banyak dipakai di negara lain. Misalnya, Jepang dan beberapa negara di Eropa. Pada prinsipnya, ATP adalah alat yang memberi sinyal alarm kepada masinis apabila masinis melanggar signal untuk berhenti. Dengan demikian, kereta akan otomatis berhenti meskipun masinis tidak sempat menghentikan laju Kereta Api.

Pemerintah menetapkan rencana aksi untuk menekan terjadinya kecelakaan transportasi hingga 50 persen dalam kurun waktu lima tahun dari 2010 hingga 2014. ATP menjadi cara yang dipilih kementerian untuk menekan angka kecelakaan tersebut.

Selain itu, menurut Hermanto, rencana aksi untuk menekan jumlah kecelakaan yang dilakukan dengan memperbaiki regulasi, peningkatan kualitas SDM perkeretaapian, dan juga penegakan hukum. “Rencananya akan mulai digunakan pada 2012 dengan anggaran pendapatan dan belanja negara perubahan (APBN-P) 2011, kalau tidak bisa kami usahakan memasukan dalam APBN 2012," kata dia.

semoga era aling aling segera berakhir dan memberi kemajuan pada perkeretaapian Indonesia.
Big Grin
Reply
#2
ini baru keputusan "waras" dan semoga aling2 dihapuskan..
Aku ingin striping dan livery kereta dan loko matching dan nyambung, kaya jaman K3 merah biru + loko merah biru pada era perumka...Ngiler
Reply
#3
Ya tapi kayaknya untuk mengatasi masalah khususnya masalah pendanaan untuk pembelian alat tersebut mungkin dengan menaikkan tarif kali ya ???
RF bambangwitjak, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Nov 2010.
Reply
#4
Wah wah, 1 Triliyun??? Yakin ga tuh...
Reply
#5
(10-03-2011, 10:05 PM)Narendro Anindito Wrote:
Quote:Cegah Kecelakaan Kereta, Pemerintah Butuh Rp 1 Triliun
Kamis, 10 Maret 2011 | 21:14 WIB
TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

TEMPO Interaktif
, Jakarta - Pemerintah membutuhkan dana sebesar Rp 1 triliun untuk membangun alat proteksi otomatis keselamatan kereta api (Automatic Train Protection/ATP). "Alat ini dapat digunakan untuk mengurangi kecelakaan kereta api yang disebabkan oleh manusia," ujar Direktur Keselamatan Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Hermanto Dwiatmoko, di Jakarta, Kamis (10/3).

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, sebanyak 21 persen kecelakaan pada 2010 disebabkan oleh kelalaian manusia atau human error. Hal ini terjadi karena sistem perkeretaapian di Indonesia masih mengandalkan manusia. “Untuk itu ke depannya, kami ingin melibatkan alat semacam ATP agar dapat mengurangi kecelakaan yang disebabkan manusia,” ujar Hermanto.

Hermanto mengatakan, Kementerian Perhubungan sedang melakukan pengkajian dan studi kelayakan untuk pengadaan ATP di seluruh stasiun dan lokomotif kereta api. Pada tahap awal, alat ATP akan dibangun di setiap stasiun kereta api dengan prioritas di wilayah Jakarta dan sekitarnya serta pada lintasan kereta Jakarta-Surabaya. Sebab, menurut Hermanto, kawasan tersebut angka kecelakaannya tinggi.

Alat proteksi otomatis ini banyak dipakai di negara lain. Misalnya, Jepang dan beberapa negara di Eropa. Pada prinsipnya, ATP adalah alat yang memberi sinyal alarm kepada masinis apabila masinis melanggar signal untuk berhenti. Dengan demikian, kereta akan otomatis berhenti meskipun masinis tidak sempat menghentikan laju Kereta Api.

Pemerintah menetapkan rencana aksi untuk menekan terjadinya kecelakaan transportasi hingga 50 persen dalam kurun waktu lima tahun dari 2010 hingga 2014. ATP menjadi cara yang dipilih kementerian untuk menekan angka kecelakaan tersebut.

Selain itu, menurut Hermanto, rencana aksi untuk menekan jumlah kecelakaan yang dilakukan dengan memperbaiki regulasi, peningkatan kualitas SDM perkeretaapian, dan juga penegakan hukum. “Rencananya akan mulai digunakan pada 2012 dengan anggaran pendapatan dan belanja negara perubahan (APBN-P) 2011, kalau tidak bisa kami usahakan memasukan dalam APBN 2012," kata dia.

semoga era aling aling segera berakhir dan memberi kemajuan pada perkeretaapian Indonesia.
Big Grin

nh itu lbh baik drpda ling2,,,,
seandainya ada kereta ke Pangandaran... mungkin bisa lebih hidup pariwisata di wilayah priangan timur, sedikit emisi untuk menyelamatkan bumi kita, naiklah kereta api....
Reply
#6
nah proyek lagi.....makin banyak alat2 pemantau di kabin masinis...
Tersenyuum

Reply
#7
Semoga bukan hanya sekedar wacana...dan jangan sampai yang 1 trilyun ikut dibebankan pada customer yang ujung-ujungnya tarif naik.Biar bagaimanapun idenya bagus juga untuk mengurangi tingkat PLH KA. Yang penting ada jaminan naik KA tingkat keselamatan tinggi sehingga KA menjadi primadona transportasi masyarakat.
Reply
#8
syukur deh kalo ada kebijakan ATP,
mudah2n bisa cepet terealisasi dan bukan hanya wacana pepesan kosong..
Reply
#9
Kalau Rp 1 T untuk pemasangan ATP di seluruh jaringan rel di Indonesia, sebenarnya biayanya itu masih relatif KECIL.
The only thing necessary for the triumph of evil is for good man to do nothing.
(Edmund Burke 1729-1797)
Reply
#10
mau selamat mahal

dilema negeri ababil
koleksi jepretan ane
http://www.flickr.com/photos/jhon_ipenk/


[Image: meshoostggyt-1.jpg]
me whit ss-2v5 PInDAD
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)