Posts: 16
Threads: 0
Joined: Jul 2013
malem om, lagi-lagi iseng2 saya baca koran online nemu ginian
Quote:BANDUNG, TRIBUN - Sistem angkutan yang efisien dapat berpengaruh pada perkembangan harga. Indikatornya, sistem angkutan hewan ternak yang ada saat ini, kemungkinan besar, menjadi salah satu faktor pemicu tingginya harga jual daging. Itu karena adanya berbagai masalah, seperti kemacetan dan minimnya infrastruktur.
Karena itu, Dinas Peternakan Jabar berharap PT Kereta Api Indonesia (KAI) turut aktif dalam sistem transportasi dan angkutan ternak. Kepala Dinas Peternakan Jabar, Koesmayadi Tatang Padmadinata, berpendapat, ketersediaan sarana transportasi dan distribusi yang efisien dan cepat dapat menekan kenaikan harga jual daging, baik ayam maupun sapi.
"Sistem transportasi dan distribusi menjadi faktor yang memengaruhi perkembangan harga, termasuk daging. Kemacetan yang kerap terjadi di berbagai titik akibat kurangnya infrastruktur, dapat memicu naiknya biaya transportasi. Jadi, memang butuh transportasi yang lebih efisien," paparnya, Selasa (9/7).
Koes, sapaan akrabnya, mencontohkan, akses Cirebon-Bandung, Tasikmalaya-Bandung, kerap terjadi kemacetan. Mengacu pada kondisi itu, Koes menyatakan, tidak ada salahnya, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan reaktivasi angkutan ternak, yang pernah beroperasi beberapa dekade silam. (*)
sumber : tribunnews.com
mungkin om2 bisa sedikit cerita soal kereta ternak, saya masih blm begitu tau soalan KA ternak, kapan boomingnya dan stasiun bongkarnya dimana aja..mungkin udah ada tread yang membahas soal kereta ternak monggo dishare disini aja
walau masih nubie, sudah jadi RF sejak kecil
Posts: 6,717
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
46
Iya tuh dulu KA ternak pernah ada pas jaman PERUMKA...
jadi kangen masa2 kecil dulu, kalo KA ni lewat buru2 tutup idung....
Eh btw koq iki masuke Forum Blusukan?
SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN
Posts: 16
Threads: 0
Joined: Jul 2013
(10-07-2013, 05:33 PM)Joe_cn Wrote: Iya tuh dulu KA ternak pernah ada pas jaman PERUMKA...
jadi kangen masa2 kecil dulu, kalo KA ni lewat buru2 tutup idung.... 
Eh btw koq iki masuke Forum Blusukan?
eh maap gak tau masuk ke forum yg mana tadi, ntar saya bikin lg di forum sebelah hihihihihihii
ada yang tau stasiun bongkar ternak dimana aja om ?
Posts: 6,717
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
46
(10-07-2013, 05:37 PM)Darkcrosserz Wrote: eh maap gak tau masuk ke forum yg mana tadi, ntar saya bikin lg di forum sebelah hihihihihihii 
ada yang tau stasiun bongkar ternak dimana aja om ?
gausah bikin baru om, biar aja nanti om momod pindahan..
ato ente PM aja momodnya, momod yg biasa aktif om GEGE ato om see_203xx...
Kurang tau juga om, mungkin stasiun kandangan ato mungkin yang laen ya?
SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN
Posts: 16
Threads: 0
Joined: Jul 2013
maap om2 berhubung tadi salah forum saya bikin treadh lagi disini, mudah2an gk salah forum lagi
lagi iseng2 saya baca koran online lagi - lagi nemu ginian
Quote:BANDUNG, TRIBUN - Sistem angkutan yang efisien dapat berpengaruh pada perkembangan harga. Indikatornya, sistem angkutan hewan ternak yang ada saat ini, kemungkinan besar, menjadi salah satu faktor pemicu tingginya harga jual daging. Itu karena adanya berbagai masalah, seperti kemacetan dan minimnya infrastruktur.
Karena itu, Dinas Peternakan Jabar berharap PT Kereta Api Indonesia (KAI) turut aktif dalam sistem transportasi dan angkutan ternak. Kepala Dinas Peternakan Jabar, Koesmayadi Tatang Padmadinata, berpendapat, ketersediaan sarana transportasi dan distribusi yang efisien dan cepat dapat menekan kenaikan harga jual daging, baik ayam maupun sapi.
"Sistem transportasi dan distribusi menjadi faktor yang memengaruhi perkembangan harga, termasuk daging. Kemacetan yang kerap terjadi di berbagai titik akibat kurangnya infrastruktur, dapat memicu naiknya biaya transportasi. Jadi, memang butuh transportasi yang lebih efisien," paparnya, Selasa (9/7).
Koes, sapaan akrabnya, mencontohkan, akses Cirebon-Bandung, Tasikmalaya-Bandung, kerap terjadi kemacetan. Mengacu pada kondisi itu, Koes menyatakan, tidak ada salahnya, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan reaktivasi angkutan ternak, yang pernah beroperasi beberapa dekade silam. (*)
sumber : tribunnews.com
mungkin om2 bisa sedikit cerita soal kereta ternak, saya masih blm begitu tau soalan KA ternak, kapan boomingnya dan stasiun bongkarnya dimana aja..mungkin udah ada tread yang membahas soal kereta ternak monggo dishare disini aja
walau masih nubie, sudah jadi RF sejak kecil
Posts: 16
Threads: 0
Joined: Jul 2013
(10-07-2013, 05:40 PM)Joe_cn Wrote: (10-07-2013, 05:37 PM)Darkcrosserz Wrote: eh maap gak tau masuk ke forum yg mana tadi, ntar saya bikin lg di forum sebelah hihihihihihii 
ada yang tau stasiun bongkar ternak dimana aja om ?
gausah bikin baru om, biar aja nanti om momod pindahan..
ato ente PM aja momodnya, momod yg biasa aktif om GEGE ato om see_203xx...
Kurang tau juga om, mungkin stasiun kandangan ato mungkin yang laen ya?
udah di pm om bravo gege om, masih ofline sih, tapi mudah2an bisa di pindahin
klo seingat saya dulu dibandung sering bongkar ternak di stasiun bandung gudang ato sekarang ciroyom, mungkin ada sedikit referensi yang lain ?
Posts: 658
Threads: 0
Joined: Mar 2013
Reputation:
4
waktu kasus daging sapi tempo hari kan santer terdengar kereta angkutan sapi berpendingin... apa kabarnya yah?
masih menunggu ada K1/K2 Jakarta-TSM
Posts: 1,823
Threads: 0
Joined: Sep 2009
Reputation:
21
(10-07-2013, 05:41 PM)Darkcrosserz Wrote: maap om2 berhubung tadi salah forum saya bikin treadh lagi disini, mudah2an gk salah forum lagi 
lagi iseng2 saya baca koran online lagi - lagi nemu ginian 
[spoiler]Quote:BANDUNG, TRIBUN - Sistem angkutan yang efisien dapat berpengaruh pada perkembangan harga. Indikatornya, sistem angkutan hewan ternak yang ada saat ini, kemungkinan besar, menjadi salah satu faktor pemicu tingginya harga jual daging. Itu karena adanya berbagai masalah, seperti kemacetan dan minimnya infrastruktur.
Karena itu, Dinas Peternakan Jabar berharap PT Kereta Api Indonesia (KAI) turut aktif dalam sistem transportasi dan angkutan ternak. Kepala Dinas Peternakan Jabar, Koesmayadi Tatang Padmadinata, berpendapat, ketersediaan sarana transportasi dan distribusi yang efisien dan cepat dapat menekan kenaikan harga jual daging, baik ayam maupun sapi.
"Sistem transportasi dan distribusi menjadi faktor yang memengaruhi perkembangan harga, termasuk daging. Kemacetan yang kerap terjadi di berbagai titik akibat kurangnya infrastruktur, dapat memicu naiknya biaya transportasi. Jadi, memang butuh transportasi yang lebih efisien," paparnya, Selasa (9/7).
Koes, sapaan akrabnya, mencontohkan, akses Cirebon-Bandung, Tasikmalaya-Bandung, kerap terjadi kemacetan. Mengacu pada kondisi itu, Koes menyatakan, tidak ada salahnya, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan reaktivasi angkutan ternak, yang pernah beroperasi beberapa dekade silam. (*)
[/spoiler]
sumber : tribunnews.com
mungkin om2 bisa sedikit cerita soal kereta ternak, saya masih blm begitu tau soalan KA ternak, kapan boomingnya dan stasiun bongkarnya dimana aja..mungkin udah ada tread yang membahas soal kereta ternak monggo dishare disini aja 
walau masih nubie, sudah jadi RF sejak kecil 
Kalo dulu sih kalo gak salah kereta ternak ini melayani rute Cipinang - Kandangan. Bongkar muatnya di dua stasiun ini. Terakhir dinas KA ini antara tahun 2000 - 2003 an.
Posts: 658
Threads: 0
Joined: Mar 2013
Reputation:
4
ooh, dipindah kesini toh? berarti posting saya mesti pindah juga
(10-07-2013, 06:56 PM)raihanaulia Wrote: waktu kasus daging sapi tempo hari kan santer terdengar kereta angkutan sapi berpendingin... apa kabarnya yah? 
masih menunggu ada K1/K2 Jakarta-TSM
Posts: 2,972
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
14
[quote ]ada yang tau stasiun bongkar ternak dimana aja om ? [/quote]
untuk daop I ada di stasiun cipinang sebelah timur stasiun jatinegara dahulu stasiun ini sangat sibuk dengan bongkar muatan barang tambang berupa pasir galunggung dan beras. dahulu jaman belanda stasiun ini dipakai buat bongkar muat barang barang konsumsi masyarakat semisal beras dan palawija. dan juga angkutan hewan ternak sapi makanya di dekat stasiun ini berdiri pasar induk beras dan palawija terbesar di jakarta raya. waktu saya kecil saya sering sekali melihat proses bongkar muatan hewan ternak yang langsung di turunkan dari dalam gerbong kayu bergandar 2 dan 4 lalu di naikan kembali ke dalam truk untuk di kirim ke rumah potong hewan yang berada di daerah cipinang juga. namanya cipinang jagal. dulu ada rumah potong hewan di seblah timur stasiun cipinang namun saat ini sudah pindah ke cakung.sekitar 7 tahun hingga 8 yahun yang lalu masih banyak gerbong gerbong ternak yang mangkrak di peron stasiun cipinang dan juga gerbong gerbong angkutan barang tambang galian c seperti pasir. malah ada proses pengaolahan pasirnya menggunakan run belt alias ban berjalan namun seiring dengan habisnya sumber daya alam dari meletusnya gunung galunggung habis pula kesibukan stasiun ini.
dan lagi dulu sebelum angkutan baja coil mati suri dan berpindah mengunakan truk semua rangkaian gerbong pengangkut baja coil dari krakatau steel bermalam di stasiun ini dan ke esokan harinya melanjutkan kembali ke tujuan nya kebanyakan ke arah jawa timur kalimas . dulu setiap pagi dan sore hari banyak para pedagang tanaman di sekitar jakarta timur berebut mengambil emas hijau yang banyak terdapat dalam gerbong gerbong ternak untuk di jadikan pupuk. pokonya setiap rangkaian gerbong ternak tiba setelah muatan ternak di turunkan baru orang mengambil kotoran kotoran ternak buat di jadikan pupuk dan ini berlangsung setiap hari.
stasiun adalah tipe stasiun pulau berbukit dimana gerbong gerbong sebelum mengambil muatan dari daerah disusun dahulu di stasiun ini baru setelah semuanya beres baru berangkat . saat ini stasiun ini tidak melayani proses bongkar muat hanya memecah kepadatan kedatangan kereta dari arah timur sebelum masuk ke stasiun jatinegara dan juga sebaliknya mengurangi kepadatan stasiun jatinegara sebelum berjalan ke arah timur
saya sih berharap stasiun ini berfungsi lagi seperti dahulu namun sepertinya jauh sekali.
|