Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Laporan Perjalanan KA Sawunggalih Utama
#1
Reply
#2
Zaman Gapeka 2013 pernah naik Sawungtama sambung bumelan ke YK krn kehabisan tiket langsung Big Grin
Fanboys are people who are willing to defend and promote the object of their affection. They are rarely objective and disregard facts that contradict their opinions.
Facebook BB: 55FFFBE5
Reply
#3
Lebaran kemarin saya PP naik KA Sawung mas, mantap.
Sayang sekali klo kelas bisnis mau "dimusnahkan", padahal dengan harga yg mirip2 antara kelas bisnis dengan K3 AC saya prefer yg bisnis. Lebih nyaman tanpa berhadap2 an dg penumpang di depan kita.
Silahkan dilanjutken.
Reply
#4
Bismillahirrahmanirahim.
ini adalah kisah saya bersama KA Sawunggalih Utama Pasar Senen-Kutoarjo. Joyride ini sendiri saya lakukan pada musim arus mudik pada 19 juli 2014, tepatnya saat tengah shaum. Oleh karena itu, gambar dan video yang akan ditampilkan sangat terbatas jumlahnya, karena keterbatasan tenaga saat itu.
So, enjoy this my trip:

Sabtu, 19 Juli 2014
Subuh. Setelah selesai saur dan mengerjakan solat berjamaah, akhirnya ane minta dianter ke stasiun bogor guna naik commuter line menuju stasiun pasar senen, lokasi pemberangkatan KA Sawunggalih Utama tersebut. Sebenarnya, bisa ajah sih menggunakan transportasi lainnya, namun karena masalah efisiensi waktu, akhirnya ane pilih commuterline ajah menuju PSE.
Untuk kisah perjalanan commuter line BOO-PSE bisa dilihat disini.

Setibanya dipasar senen, suasana sudah mulai agak lenggang. Yap, beberapa ka unggulan sudah sedari tadi berangkat. Tegal ekspress, tawang jaya, fajar YK dan lain-lain telah lepas PSE. Kini yang terlihat hanya beberapa penumpang saja, mungkin penumpang KA Sawunggalih Utama tersebut dan beberapa penjemput..

[spoiler]
[Image: 15068407487_60d5d56317.jpg][/spoiler]

[spoiler]
[Image: 15068407577_85caceeeb5.jpg][/spoiler]

[spoiler]
[Image: 15068407587_787cab8095.jpg][/spoiler]

[spoiler]
[Image: 15068407667_a171f9b6f7.jpg][/spoiler]

[spoiler]
[Image: 15068407677_76d5dd4c88.jpg][/spoiler]

Begitulah suasana pasar senen diawal-awal musim mudik lebaran 2014. Sungguh saat berbanding terbalik dengan beberapa tahun sebelumnya, dimana penumpang berlesehan ria. Ada yang menunggu tiket, ada yang pasrah gak kebagian tiket dan lain sebagainya, namun berkat kegigihan PT Kereta Api, suasana tersebut hilang, kesan nyaman sudah bisa dirasakan semau penumpang kereta api, termasuk kelas ekonomi sekalipun.

Waktu sudah menunjukan pukul 08.00, penumpang KA Sawunggalih sudah diperbolehkan masuk rupanya. Saat hendak masuk, tentunya harus boarding pass dulu. Siapkan ID card nya bung jangan lupa.

[spoiler]
[Image: 15068261459_351a14cf5e.jpg][/spoiler]

[spoiler]
[Image: 15068261959_b7154861ea.jpg][/spoiler]


Menurut saya, gak terlalu ketat juga sih boarding disini. Pengecekan masih menggunakan sistem manual. Masih mencocokan antara ID di tiket dengan ID yang dibawa, serta memperhatikan raut muka si calon penumpang.
Yowes, ane lolos dari ujian pertama

[spoiler=suasana boading setelah saya]

[Image: 15068261589_2fc60d4107.jpg][/spoiler]

Berhubung sepur yang kita naikin ada dijalur 3, jalur KA Lintas selatan, maka dari itu kita mesti melewati terowangan nyang ada disana. Capek juga sih naik turun tangga seperti ini, padahal kalau pake “tangga berjalan”, bisa lebih bisa irit tenaga, khususnya untuk mereka yang telah lanjut usia

[spoiler=persiapan]

[Image: 15068261739_eaf3079a47.jpg][/spoiler]

[spoiler=kebawah]

[Image: 15068549719_f6517d13fb.jpg][/spoiler]

[spoiler=dalam terowongan]

[Image: 15068549729_3d07e5eee1.jpg][/spoiler]

[spoiler=nanjak]

[Image: 15068549889_02731e8cb0.jpg][/spoiler]

[spoiler]
kalo gak salah, hal ini yang menjadi cikal bakal pembangunan jalur bawah tanah di stasiun cirebon
[/spoiler]

Lantas, ada apakah di atas sana?
Ternyata ada rangkaian KA menoreh yang tengah menunggu waktu pemberangkatan dijalur 1. Juga sudah tersedia lokomotif penarik rangkaian KA Sawunggalih utama kala itu menggunakan lok tamu, lok yang dulu pernah dicap sebagai si idung besar, cc20134 YK

[SPOILER=antara loko dan menoreh]

[Image: 15255348265_df68ea3fc7.jpg][/SPOILER]

[SPOILER=Badannya menoreh]

[Image: 15255348285_7716617ba3.jpg][/SPOILER]

Lah, tiba-tiba si Lok Merah Biru 20134 mundur ke belakang. Ngak tahu juga deh mau ngapain dia :Huh

[spoiler=mundur]

[Image: 15255348415_e079160555.jpg][/spoiler]

[spoiler]
[Image: 15255348545_ded247f953.jpg][/spoiler]
Disaat 20134 tengah mundur, menoreh akhirnya berangkat juga. ya meskipun telat beberapa menit dari jadwal seharusnya.

[spoiler]
[Image: 15255348555_b3467b3355.jpg][/spoiler]

[spoiler]
[Image: 15255348705_f24cde306b.jpg][/spoiler]

Kini suasana stasiun pasar senen ramai oleh riuhnya penumpang KA 122. Mulai dari anak-anak yang lari-lari penuh ceria, mereka yang lesehan hingga ibu-ibu yang sedang menyusui anak-nya sendiri.
Ditengah hiruk pikuknya suasana kala itu, ternyata di sini sudah ada CSM nya. Sepasang cowok dan cewek. Mereka cukup akyif didunia persepuran kita saat ini, khususnya daop 1

[spoiler]
(gak usah saya sebut namanya yak, pasti udah pada kenal deh)
[/spoiler]

Berikut adalah suasana saat tengah menunggu rangkaian:
[spoiler]
[Image: 15068899417_bbc82ed550.jpg][/spoiler]

[spoiler]
[Image: 15068899427_60c6ae0f36.jpg][/spoiler]

[spoiler]
[Image: 15068899447_d1b0006be4.jpg][/spoiler]

[spoiler]
[Image: 15068899457_7e75bd5c51.jpg][/spoiler]

Setelah menghilang dari jalur 2, tiba-tiba si 20134 muncul kembali di jalur 3 stasiun pasar senen

[spoiler]
[Image: 15232481616_bb273d23d7.jpg][/spoiler]

[spoiler]
[Image: 15232481656_6e8282827f.jpg][/spoiler]

[spoiler=cc20134]
[Image: 15232481666_60ffc97d88.jpg][/spoiler]

Kalau difikir-fikir, kenapa yah gak sekalian ajah ketika lokomotif datang dari JNG dimasukan kejalur 3, kenapa mesti masuk ke jalur 2, terus dilangsir mundur dan kemudian masuk jalur 3? Apakah ada yang tahu alasannya? Huh

Tak lama, terdengar S35 dari kejauhan.
Rupanya jalur 3 kemasukan rangkaian KA Sawunggalih utama. Dia dilangsir mundur oleh lok BB rupanya.Akhirnya, jalur 3 tersedia rangkaian KA Sawunggalih Utama relasi Pasar Senen – Kutoarjo

[spoiler=rangkaian KA Sawunggalih Utama]

[Image: 15255165472_913d6116b3.jpg][/spoiler]

Susunan rangkaian KA 122 Sawunggalih utama Pagi,
Sabtu, 19 Juli 2014:


[spoiler=CC20134 YK]

[Image: 15068870519_88457751b2.jpg][/spoiler]

[spoiler=K2 1, K2 0 81 07 KTA]

[Image: 15068870649_e03cc8eed1.jpg][/SPOILER]

[spoiler=K2 2, K2 0 81 14 KTA]

[Image: 15068870969_bd62018da1.jpg][/SPOILER]

[spoiler=K2 3, K2 0 81 10 KTA]

[Image: 15252559581_4489359e95.jpg][/spoiler]

[spoiler=MP2 0 86 02 KTA]

[Image: 15252559591_f5d9ab9654.jpg][/SPOILER]

[spoiler=K2 4, K2 0 66 07 KTA]

[Image: 15252559601_0156f2d408.jpg][/spoiler]

[spoiler=K2 5, K2 0 82 58 KTA]

[Image: 15252559741_5605a9a3c1.jpg][/spoiler]

[spoiler=K2 6, K2 0 78 11 KTA]

[Image: 15252559851_a1e8eccc1b.jpg][/spoiler]

[spoiler=K2 7, K2 0 81 13 KTA]

[Image: 15252559861_fec083ddec.jpg][/SPOILER]

[SPOILER=K2 LD, K2 0 66 06 KTA]

[Image: 15255673275_b348efa153.jpg][/SPOILER]

oke, samapi disini dulu yah ceritanya.
Besok akan saya updates lagi. Terima kasih yang sudah mau comment Big Grin

(15-09-2014, 06:29 PM)CC-201-23 Wrote: Zaman Gapeka 2013 pernah naik Sawungtama sambung bumelan ke YK krn kehabisan tiket langsung Big Grin
bumelan itu apa om? nama bis tah?
Bingung

(16-09-2014, 08:43 AM)yogisuryawan Wrote: Lebaran kemarin saya PP naik KA Sawung mas, mantap.
Sayang sekali klo kelas bisnis mau "dimusnahkan", padahal dengan harga yg mirip2 antara kelas bisnis dengan K3 AC saya prefer yg bisnis. Lebih nyaman tanpa berhadap2 an dg penumpang di depan kita.
Silahkan dilanjutken.

oya, naik di K2 apa di K1 nya?
ya kalo itu kan keputusannya ada di managemen, kita mah bisa apa atuh?
mumpung rangkaian K2 masih ada, makanya saya mencoba Jr-an ini sepur, agar kelak tahu gimana rasanya naik K2 AC
Reply
#5
Bumelan = Bis ekonomi murah Big Grin
Fanboys are people who are willing to defend and promote the object of their affection. They are rarely objective and disregard facts that contradict their opinions.
Facebook BB: 55FFFBE5
Reply
#6
(16-09-2014, 03:34 PM)triez_RF Cirebon Wrote: Setelah menghilang dari jalur 2, tiba-tiba si 20134 muncul kembali di jalur 3 stasiun pasar senen

[spoiler]
[Image: 15232481616_bb273d23d7.jpg][/spoiler]

[spoiler]
[Image: 15232481656_6e8282827f.jpg][/spoiler]

[spoiler=cc20134]
[Image: 15232481666_60ffc97d88.jpg][/spoiler]

EDITED

mas mau tanya,mngkin prtnyaan aneh..hehe.. kbnykn rf menyingkat panggilan kode loko sprti mas cc20134 pdhl kode d loko cc2017804..itu mksut cc20134 kode apa ya "34"nya??kan ga ada trtera angka 34 d loko? masih penasaran aja saya..hehe..
Reply
#7
(17-09-2014, 08:08 AM)cornering13 Wrote:
(16-09-2014, 03:34 PM)triez_RF Cirebon Wrote: Setelah menghilang dari jalur 2, tiba-tiba si 20134 muncul kembali di jalur 3 stasiun pasar senen

[spoiler]
[Image: 15232481616_bb273d23d7.jpg][/spoiler]

[spoiler]
[Image: 15232481656_6e8282827f.jpg][/spoiler]

[spoiler=cc20134]
[Image: 15232481666_60ffc97d88.jpg][/spoiler]

EDITED

mas mau tanya,mngkin prtnyaan aneh..hehe.. kbnykn rf menyingkat panggilan kode loko sprti mas cc20134 pdhl kode d loko cc2017804..itu mksut cc20134 kode apa ya "34"nya??kan ga ada trtera angka 34 d loko? masih penasaran aja saya..hehe..

coba bantu jawab...angka 34 pada kode cc20134 merupakan nomor urut untuk lokomotif seri 201 (penomoran ini masih yang lama sebelum dikeluarkannya permenhub No 45 tahun 2010 tentang Standar Spesifikasi Teknis Penomoran Sarana Perkeretaapian)....cmiiw
Reply
#8
(16-09-2014, 08:43 AM)yogisuryawan Wrote: Lebaran kemarin saya PP naik KA Sawung mas, mantap.
Sayang sekali klo kelas bisnis mau "dimusnahkan", padahal dengan harga yg mirip2 antara kelas bisnis dengan K3 AC saya prefer yg bisnis. Lebih nyaman tanpa berhadap2 an dg penumpang di depan kita.
Silahkan dilanjutken.

oya, naik di K2 apa di K1 nya?
ya kalo itu kan keputusannya ada di managemen, kita mah bisa apa atuh?
mumpung rangkaian K2 masih ada, makanya saya mencoba Jr-an ini sepur, agar kelak tahu gimana rasanya naik K2 AC
[/quote]

Naik di K2 mas, berhubung saya rombongan ber 5, jd biar lebih irit naik K2 saja Ngakak
Tp mantap lah walaupun berangkat telat 30 menit dr PSE kurang lebih jm 09.00 sampai PWT sekitar jm 14.00 an, ontime lah.
BTW kapan sawung yg bisnis akan pensiun ya?
Reply
#9
[SPOILER]
(17-09-2014, 08:42 AM)Budi Setiawan Wrote:
(17-09-2014, 08:08 AM)cornering13 Wrote:
(16-09-2014, 03:34 PM)triez_RF Cirebon Wrote: Setelah menghilang dari jalur 2, tiba-tiba si 20134 muncul kembali di jalur 3 stasiun pasar senen

[spoiler]
[Image: 15232481616_bb273d23d7.jpg][/spoiler]

[spoiler]
[Image: 15232481656_6e8282827f.jpg][/spoiler]

[spoiler=cc20134]
[Image: 15232481666_60ffc97d88.jpg][/spoiler]

EDITED

mas mau tanya,mngkin prtnyaan aneh..hehe.. kbnykn rf menyingkat panggilan kode loko sprti mas cc20134 pdhl kode d loko cc2017804..itu mksut cc20134 kode apa ya "34"nya??kan ga ada trtera angka 34 d loko? masih penasaran aja saya..hehe..

coba bantu jawab...angka 34 pada kode cc20134 merupakan nomor urut untuk lokomotif seri 201 (penomoran ini masih yang lama sebelum dikeluarkannya permenhub No 45 tahun 2010 tentang Standar Spesifikasi Teknis Penomoran Sarana Perkeretaapian)....cmiiw
[/SPOILER]
Berhubung sudah dijawab oleh rekan kita mas budi, ane gak perlu jelasin yah.
sebelum adanya penomoran baru (nyang sebagian besar dinilai oleh kita adalah nomor alay,), no seri loko yang berlaku adalah seperti saat itu.
semisal cc20134 yang sedang narik KA 122 ini.
angka 34 merupakan no urut kedatangan lok tersebut diindonesia mas bro.

contoh lain:

[spoiler=cc20126r Dpo Induk CN]
[Image: 15261134731_3d734d57e1.jpg][/spoiler]

nah,arti diatas mengandung makna:
Digit ke-1 dan ke-2
Digit ini berupa huruf besar yang menyatakan jumlah gandar penggerak, :
B= dua gandar penggerak
C= tiga gandar penggerak
D= empat gandar penggerak

arrow Digit ke-3
Digit ini berupa angka yang menunjukkan jenis transmisi daya, :
1= diesel mekanik
2= diesel elektrik
3= diesel hidrolik

arrow Digit ke-4 dan ke-5
Digit ini berupa angka yang menunjukkan nomor urut tipe atau kelompok produk lokomotif dengan daya tertentu, :
00= tipe pertama
01= tipe kedua
02= tipe kedua dst

arrow Digit ke-6 dan ke-7
digit ini berupa angka yang menunjukkan nomor urut setiap individu lokomotif seperti 01,02,03, dan seterusnya dari suatu tipe tertentu.

Nah, contoh pada gambar di atas adalah Lokomotif dengan nomer seri CC 201 26r, kalau kita artikan menjadi :
lokomotif tsb memiliki gandar 3+3, jadi total penggeraknya ada 6 as roda atau memiliki 12 roda. bertransmisi diesel elektrik dan angka terakhir adalah angka 26 di belakangnya yang berarti Lokomotif tsb adalah nomer urut individual yang dikeluarkan oleh PT. Kereta Api Indonesia (Persero). dan menjadi tanggung jawab dipo induk cirebon

nah, untuk masalah r sendiri, ada yang mengartikan repowering yang artinya sudah ditingkatkan kinerja mesinnya, sehingga larinya bisa sejajar dengan 203. ada pula r disini yang artinya rebuilt yang merupakan eks bb203..

*tolong diralat kalau ada yang salah Big Grin

(17-09-2014, 09:02 AM)yogisuryawan Wrote: Naik di K2 mas, berhubung saya rombongan ber 5, jd biar lebih irit naik K2 saja Ngakak
Tp mantap lah walaupun berangkat telat 30 menit dr PSE kurang lebih jm 09.00 sampai PWT sekitar jm 14.00 an, ontime lah.
BTW kapan sawung yg bisnis akan pensiun ya?

mudah-mudahan tidak dalam waktu dekat deh. soalnya belum nyobain K1 sawungg sih Big Grin
berlima? berarti duduknya ada nyang misah yah sendiri. kasihan banget itu bro
Reply
#10
(17-09-2014, 08:42 AM)Budi Setiawan Wrote: coba bantu jawab...angka 34 pada kode cc20134 merupakan nomor urut untuk lokomotif seri 201 (penomoran ini masih yang lama sebelum dikeluarkannya permenhub No 45 tahun 2010 tentang Standar Spesifikasi Teknis Penomoran Sarana Perkeretaapian)....cmiiw

Hmm.. penomoran lama.. oke makasi mas.. ini kadonya Kado

(17-09-2014, 10:51 AM)triez_RF Cirebon Wrote: Berhubung sudah dijawab oleh rekan kita mas budi, ane gak perlu jelasin yah.
sebelum adanya penomoran baru (nyang sebagian besar dinilai oleh kita adalah nomor alay,), no seri loko yang berlaku adalah seperti saat itu.
semisal cc20134 yang sedang narik KA 122 ini.
angka 34 merupakan no urut kedatangan lok tersebut diindonesia mas bro.

contoh lain:

[spoiler=cc20126r Dpo Induk CN]
[Image: 15261134731_3d734d57e1.jpg][/spoiler]

nah,arti diatas mengandung makna:
Digit ke-1 dan ke-2
Digit ini berupa huruf besar yang menyatakan jumlah gandar penggerak, :
B= dua gandar penggerak
C= tiga gandar penggerak
D= empat gandar penggerak

arrow Digit ke-3
Digit ini berupa angka yang menunjukkan jenis transmisi daya, :
1= diesel mekanik
2= diesel elektrik
3= diesel hidrolik

arrow Digit ke-4 dan ke-5
Digit ini berupa angka yang menunjukkan nomor urut tipe atau kelompok produk lokomotif dengan daya tertentu, :
00= tipe pertama
01= tipe kedua
02= tipe kedua dst

arrow Digit ke-6 dan ke-7
digit ini berupa angka yang menunjukkan nomor urut setiap individu lokomotif seperti 01,02,03, dan seterusnya dari suatu tipe tertentu.

Nah, contoh pada gambar di atas adalah Lokomotif dengan nomer seri CC 201 26r, kalau kita artikan menjadi :
lokomotif tsb memiliki gandar 3+3, jadi total penggeraknya ada 6 as roda atau memiliki 12 roda. bertransmisi diesel elektrik dan angka terakhir adalah angka 26 di belakangnya yang berarti Lokomotif tsb adalah nomer urut individual yang dikeluarkan oleh PT. Kereta Api Indonesia (Persero). dan menjadi tanggung jawab dipo induk cirebon

nah, untuk masalah r sendiri, ada yang mengartikan repowering yang artinya sudah ditingkatkan kinerja mesinnya, sehingga larinya bisa sejajar dengan 203. ada pula r disini yang artinya rebuilt yang merupakan eks bb203..

*tolong diralat kalau ada yang salah Big Grin

lah katanya ga usa dijelasin lagi, malah dijelasin sedetail2'a.. hehehe.... makasii mas infonya... berarti mas apal dong yak urutan no. loko lama yang diganti baru.... bener2 RF mas yang satu ini..hehee... Tepuk TanganKado

Dilanjut mas TRnya.. saya siap menyimak hingga tuntas..
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)