![]() |
|
All about D52 Series - Printable Version +- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com) +-- Forum: Kereta Api (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=5) +--- Forum: Kereta Uap (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=19) +--- Thread: All about D52 Series (/showthread.php?tid=88) |
RE: All about D52 Series - antonius_123 - 17-12-2011 rem Westinghouse itu sama dengan rem tekanan angin. Compressor tidak bisa digerakkan roda krn tekanan sudah musti ada sebelum rangkaian berangkat. Kalau tidak ada tekanan kereta dalam keadaan di rem jadi tidak bisa jalan. Ini prinsip westinghouse untuk pengaman fail safe. Begitu gerbong lepas, selang angin putus, tekanan hilang, rem bekerja. Jadi tekanan sudah musti ada sebelum kereta berangkat. Salam RE: All about D52 Series - Yoga Bagus - 17-12-2011 (17-12-2011, 06:49 PM)antonius_123 Wrote: rem Westinghouse itu sama dengan rem tekanan angin. berarti kemungkinan menggunakan tekanan dari ketel uap ya.? RE: All about D52 Series - antonius_123 - 17-12-2011 itulah yang jadi pertanyaan. Apa tekanan uap langsung dipakai untuk rem ato uap dipakai untuk njalanin compressor. Kalau tekanan uap langsung dipakai untuk rem apa ndak rusak karatan semua krn uap kondensatie air semua. RE: All about D52 Series - Yoga Bagus - 18-12-2011 (17-12-2011, 08:05 PM)antonius_123 Wrote: itulah yang jadi pertanyaan. Apa tekanan uap langsung dipakai untuk rem ato uap dipakai untuk njalanin compressor. Kalau tekanan uap langsung dipakai untuk rem apa ndak rusak karatan semua krn uap kondensatie air semua. uap kering juga bisa..? tapi menurut saya kemungkinan besar tetap menggunakan uap dari tekanan boiler..
RE: All about D52 Series - ady_mcady - 18-12-2011 dari wiki mengenai air pump (atau kompresor?): Quote: apakah semacam ini kompresor udara untuk rem lok wap? menurut wiki, alat kompresor ini biasanya diletakkan disamping ketel seperti gambar diatas, atau didalam kotak asap dibagian depan ketel. RE: All about D52 Series - antonius_123 - 18-12-2011 kayaknya ya, pakai kompressor nak gitu. Kelihatannya yang atas zylinder uap, yang bawah yang pakai gisi2 pendingin, kompressor. RE: All about D52 Series - Yoga Bagus - 19-12-2011 hm.. kemungkinan besar pakai kyk pompa / kompresor kuk di atas tuh. BTW yang di atas kn juga tipe lok eropa.. sama kyk D52 RE: All about D52 Series - mdnboy - 23-01-2012 terus terang saya masih agak bingung mengenai mekanisme pembakaran dengan residu untuk lok D52..... gimana sih caranya? RE: All about D52 Series - POERWOKERTO +75M - 23-01-2012 (09-04-2009, 07:28 PM)Rezza Habibie Wrote: monggo yang punya info dan foto about D 42 di post disinih hehehe foto2 klasik ini dapat dari mana ya???? punya siapa??? mohon disertakan keterangan lokasi dan waktu. mohon link-nya donk (07-12-2009, 03:11 PM)denzuko Wrote: info dr milis Kerete api kalo soal rupiah untuk pembiayaan menghidupkan kembali 2 lok ini, sy gak terlalu pusing. 6 milyar rupiah buat 2 loko bukan duit gede kok. rupiah2 yg udh di korupsi jauh lebih gede dari ini. masa cari dana korupsi bermilyar2 aja bisa, cari 6M doank indonesia kagak becus. yg jadi pertanyaan saya adalah: 1. setelah loko hidup, bagaimana prosedur perawatan berkalanya??? tersediakah suku cadangnya di pasar resmi, pasar gelap ato pabriknya jika manakala ada suku cadang yg harus diganti di kemudian hari??? 2. di alokasikan di dipo mana??? JNG kah??? THB kah??? Kalo menurut saya pribadi sih, lebih baik lok ini nantinya bertugas tidak jauh2 dari ambarawa. simple aja sih, disana ada sodaranya juga yg msh hidup, lokasinya masih orisinil (tidak seperti jakarta yg sumpek). jakarta tanpa turis dan atraksi untuk turis tetap bisa bertahan hidup kok. normalisasikan saja sekalian jalur ambarawa-kedungjati supaya lok ini bisa berjalan dari semarang poncol smp ambarawa. jadi penggalangan dananya jangan hanya untuk menghidupkan lok aja. tapi juga menyediakan dipo untuk rumahnya lengkap dengan teknisi dan suku cadang, memberi jalan untuk tugasnya (jgn jd pajangan lagi atau cuma muter2 bentar doank). (21-09-2011, 10:59 PM)Adi Sutjipto Wrote:(20-09-2011, 10:53 PM)pardjono Wrote: @ Pak Adi Sutjipto berhubung ada request, mungkin kita bisa bekerja sama untuk request ini. ya anggap saja kita menggali sejarah untuk semua rekan RF, mengungkap misteri dan fakta yg selama ini mungkin tidak diketahui para RF. Paling tidak ini akan semakin melengkapi bagian2 sejarah perkeretapian Indonesia (15-09-2011, 05:05 PM)pardjono Wrote:(15-09-2011, 04:39 PM)bonbon Wrote:(15-09-2011, 04:05 PM)denzuko Wrote:(10-09-2011, 02:43 PM)bonbon Wrote: dari 100 biji cuman ke sisa 1 ??? trus yg di sumatra selatan ada sisanya nggak ? apa cuman di TMII saja ? yah beginilah indonesia. negeri yg kaya raya tapi miskin. karena sebagian oknum manusianya hanya "hobi" menjadi "penambang" barang2 klasik yg harusnya bisa dipertahankan sebagai saksi sejarah kereta api indonesia. untuk urusan perut dan dompet, harga diri dan hal2 lain memang harus mengalah. begitulah hidup
RE: All about D52 Series - POERWOKERTO +75M - 24-01-2012 (18-08-2011, 10:22 AM)spoor_jadul Wrote:(16-08-2011, 09:55 PM)jeremiah I.H Wrote: Tahun 90-an kabarnya ada D52(mungkin no.86) yg masih aktif tp utk menarik KA wisata di PWT-KTA,trus mangkrak mulai th 1992 di PWT,akhirnya dirucat(?) tragis, gis, gis, gis
|