Semboyan35 Indonesian Railfans
Pecinta Gajayana - Printable Version

+- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com)
+-- Forum: Kereta Api (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=5)
+--- Forum: Lintas Selatan (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=15)
+--- Thread: Pecinta Gajayana (/showthread.php?tid=3584)



RE: Pecinta Gajayana - Zefiro - 14-09-2012

Jadi ini nomer khusus ya om? Termasuk KLB apa ndak?


RE: Pecinta Gajayana - aditnugie - 15-09-2012

(14-09-2012, 10:10 AM)Zefiro Wrote: Jadi ini nomer khusus ya om? Termasuk KLB apa ndak?

"OOT"
Setahu ane kalo udah pake nomor 70xx adalah Perjalanan Luar Biasa. Kenapa Gajayana nomor ganjil jadi Perjalanan Luar Biasa karena ada perubahan jadwal berangkat dari ML. Untuk masalah silangan belum tentu kalah tergantung dari kondisi track dan diatur sama PK/OC Daop. Sebagai contoh waktu ane ikut PLB 7023 yang baru saja ane ceritakan singkat. Pada waktu itu sepanjang KTA - KYA yang bisa dikatakan masuk jam padat 7023 bisa menang silang Mutsel dari BD, saudaranya KA 32 dan menyusul Kahuripan dan Lodaya meskipun kalah silang sama 34 dan 38.


RE: Pecinta Gajayana - Nicodio - 15-09-2012

(15-09-2012, 12:33 AM)aditnugie Wrote: [Spoiler]
(14-09-2012, 10:10 AM)Zefiro Wrote: Jadi ini nomer khusus ya om? Termasuk KLB apa ndak?
[/Spoiler]

"OOT"
Setahu ane kalo udah pake nomor 70xx adalah Perjalanan Luar Biasa. Kenapa Gajayana nomor ganjil jadi Perjalanan Luar Biasa karena ada perubahan jadwal berangkat dari ML. Untuk masalah silangan belum tentu kalah tergantung dari kondisi track dan diatur sama PK/OC Daop. Sebagai contoh waktu ane ikut PLB 7023 yang baru saja ane ceritakan singkat. Pada waktu itu sepanjang KTA - KYA yang bisa dikatakan masuk jam padat 7023 bisa menang silang Mutsel dari BD, saudaranya KA 32 dan menyusul Kahuripan dan Lodaya meskipun kalah silang sama 34 dan 38.
Silang tergantung situasi. Asal tidak sama2 merugikan. Kalau selalu buat menangan, y kasihan kereta yang lain. Misal KA Senja Singosari(SS), harus nunggu didepan sinyal hampir 6 menit sebelum masuk distasiun Talun. Jadwal KA SS berangkat Blitar 05.50, sedangkan perjalan Blitar-Talun 22 menit. Jadi pukul 06.12 mestinya sudah masuk St Talun,tapi Gapeka KA SS masuk St Talun 06.20. Sedangkan, KA Penataran 359 masuk St Talun pukul 06.18. Jadi KA SS menunggu di sinyal,kurang lebih 8 menit



RE: Pecinta Gajayana - rangga.pradipta - 23-09-2012

sekarang gajayana udah ada fasilitas wi-fi belum???


RE: Pecinta Gajayana - eri4nto - 24-09-2012

(11-09-2012, 11:27 PM)aditnugie Wrote: Semalam ane naik 7023 dari YK. Berangkat Yk sudah tlat lumayan yaitu jam 22:05 di belakang Lodaya. Perjalanan di petak KTA - KYA lumayan lancar hanya mengalah silang 2 kali di Soka dengan 34 dan SPH dengan KA 38.Berhubung ane terbuai dengan nyamannya 7023 sampai-sampai tidak mencatat waktu persilangan. Berikut sekilas momen2 persilangannya:
petak Jenar - KTA papasan Malabar
Soka x KA 34 (Ls) dan barang
Gb (Ls) X KA mutsel dan // Kahuripan
SPH x 38 (Ls) dan // Lodaya
PWT (01:00) x 8 dan 106

Setelah itu ane tertidur bangun sudah di CN jam 03:15. Jam 03:30 7023 diberangkatkan kembali setelah KA 35 masuk. Sampai Gmr masuk jalur 2 jam 06:20 dengan kondisi saat itu di jalur 1 sudah ada ABA Go green yang bersiap jadi KLB KA 3 dan jalur 4 ada Purwojaya.

itu yang saya bold (KLB KA 3) maksudnya apa mas?


RE: Pecinta Gajayana - G_Rardz Stramala - 24-09-2012

(24-09-2012, 10:01 AM)eri4nto Wrote:
(11-09-2012, 11:27 PM)aditnugie Wrote: Semalam ane naik 7023 dari YK. Berangkat Yk sudah tlat lumayan yaitu jam 22:05 di belakang Lodaya. Perjalanan di petak KTA - KYA lumayan lancar hanya mengalah silang 2 kali di Soka dengan 34 dan SPH dengan KA 38.Berhubung ane terbuai dengan nyamannya 7023 sampai-sampai tidak mencatat waktu persilangan. Berikut sekilas momen2 persilangannya:
petak Jenar - KTA papasan Malabar
Soka x KA 34 (Ls) dan barang
Gb (Ls) X KA mutsel dan // Kahuripan
SPH x 38 (Ls) dan // Lodaya
PWT (01:00) x 8 dan 106

Setelah itu ane tertidur bangun sudah di CN jam 03:15. Jam 03:30 7023 diberangkatkan kembali setelah KA 35 masuk. Sampai Gmr masuk jalur 2 jam 06:20 dengan kondisi saat itu di jalur 1 sudah ada ABA Go green yang bersiap jadi KLB KA 3 dan jalur 4 ada Purwojaya.

itu yang saya bold (KLB KA 3) maksudnya apa mas?

mungkin maksudnya KA 3 yang sampe duluan di Gambir mau balik ke Manggarai....Xie Xie


RE: Pecinta Gajayana - eri4nto - 24-09-2012

@g_rardz_stramala oh gitu ya, makasih atas penjelasannya hehe


RE: Pecinta Gajayana - aditnugie - 24-09-2012

(24-09-2012, 12:14 PM)G_Rardz Stramala Wrote:
(24-09-2012, 10:01 AM)eri4nto Wrote:
(11-09-2012, 11:27 PM)aditnugie Wrote: Semalam ane naik 7023 dari YK. Berangkat Yk sudah tlat lumayan yaitu jam 22:05 di belakang Lodaya. Perjalanan di petak KTA - KYA lumayan lancar hanya mengalah silang 2 kali di Soka dengan 34 dan SPH dengan KA 38.Berhubung ane terbuai dengan nyamannya 7023 sampai-sampai tidak mencatat waktu persilangan. Berikut sekilas momen2 persilangannya:
petak Jenar - KTA papasan Malabar
Soka x KA 34 (Ls) dan barang
Gb (Ls) X KA mutsel dan // Kahuripan
SPH x 38 (Ls) dan // Lodaya
PWT (01:00) x 8 dan 106

Setelah itu ane tertidur bangun sudah di CN jam 03:15. Jam 03:30 7023 diberangkatkan kembali setelah KA 35 masuk. Sampai Gmr masuk jalur 2 jam 06:20 dengan kondisi saat itu di jalur 1 sudah ada ABA Go green yang bersiap jadi KLB KA 3 dan jalur 4 ada Purwojaya.

itu yang saya bold (KLB KA 3) maksudnya apa mas?

mungkin maksudnya KA 3 yang sampe duluan di Gambir mau balik ke Manggarai....Xie Xie

Betul. Itu maksud saya KA 3 udah smpai duluan di Gmr terus mau pulang ke MRI


RE: Pecinta Gajayana - bramoy - 24-09-2012

(12-09-2012, 01:16 PM)CC-201-23 Wrote:
(12-09-2012, 10:45 AM)bramoy Wrote:
(07-09-2012, 11:41 PM)Logawa_ATB Wrote: [quote='slamtrack' pid='337000' dateline='1346776252']
Sehubungan perjalanan gambir s/d malang cukup lama dan melelahkan gimana kalo seandainya nantinya ka gajayana ada fasilitas ka tidurnya / misalnya laksana model ka bima dulu.... Kapan ya... Bobok

Hmmmmm...., wani piro....? NgakakNgakak
Emang mau dibuat kereta tidur model kyk apa, Kang...? Semakin lebar space semakin mahal lho...
Misalnya saja nich..., harga produksi 1 kereta (harga pokok + profit) Rp 16.000.000,00 terus dibagi 50 seat didapat per seat Rp 320.000,00. Lha kalo harga produksinya sama tp dibuat kereta tidur dgn kapasitas 30 org akan diperoleh angka Rp 535.000,00 (pembulatan). Mau...?

Kalo saya lebih prefer jika kursi diberi foot rest daripada gerbong tidur karena kondisi interior sudah cukup nyaman. Jika perlu tempat bagasi yang berada di ujung kereta itu diperkecil dan kamar mandi dibuat seperti argo anggrek deket sambungan sehingga space lebih longgar. Smoga aja yang nglola bisa terinspirasi dari bis-bis malem kelas kakap.
Bukankah selama ini di K1 kursinya sudah ada sandaran kaki ya?[quote]

Sandaran kaki sih tahu, kalo ga salah namanya armrest ( sandaran lengan tapi lengan kaki alias paha, hohoho ). Dulu Argo Anggrek gerbong pinky pernah ada, tapi semenjak diretrofit ke purple tahun 2008 malah dihilangkan, parahnya di Go Green ngga dipasangkan lagi. Setelah karpet kemudian armrest, ilang semua.

Nah, itu yang ingin saya harapkan di Gajayana, pake karpet dan armrest (paha), ditambah lagi pake bogie boltersless dan suspensi udara. Kalo Argo ANggrek sebelum GG sering anjlok, mungkin karena suspensi udaranya kurang bergeser ke tepi, tetapi pada GG dengan adanya kotak itu otomatis suspensi udaranya berada di tumpuannya dan lebih mendekat ke tepi gerbong sehingga bisa mengurangi resiko kreta anjlok. Sehingga kelak bisa diterapin dijalan yang berliku. Memang bener gini ya, CMIIW deh.


RE: Pecinta Gajayana - eri4nto - 24-09-2012

@bramoy oh maksudnya leg rest ya? yg kayak di ABA pinky dulu. ya itu bs jd alternatif peningkatan layanan kalau ka tidur dinilai kemahalan. reclining seat dgn leg rest, foot rest, dan head rest cekung.. nyaman bgt tuh bwt perjalanan panjang ke malang, hehee..