RE: Semuanya tentang Prambanan Express - samnawi - 07-11-2011
wah.... kok solusinya kayak orang pesimis.... ya perbaiki dong, masak solusi cuman satu.... PENGHAPUSAN!!!!
RE: Semuanya tentang Prambanan Express - rapih_dhoho - 08-11-2011
Laporin aja ke dahlan Iskan, biar cepat dipikirin solusinya
RE: Semuanya tentang Prambanan Express - animaX - 08-11-2011
Quote:Diturunkan sepihak oleh PT KA, Pramekers protes
Senin, 07/11/2011 | Oleh Anik Sulistyawati
Solo (Solopos.com)--Keluhan pelanggan kereta api (KA) Prambanan Ekspress (Prameks) tidak sebatas pada layanan kereta yang dinilai kurang memuaskan. Pramekers juga mulai mengeluhkan tindakan penurunan penumpang secara sepihak oleh PT KA terhadap pelanggan kartu trayek bulanan (KTB) yang masih mengantongi KTB bulan sebelumnya.
Dewan Penasihat Komunitas Penglaju Jogja Solo (KPJ), Eko Setyanto, menyampaikan bahwa pada tanggal 1 November lalu ada sekitar 14 pelanggan KTB yang diturunkan secara sepihak oleh petugas. Padahal, menurut Eko, meski sudah berganti bulan, KTB itu punya masa tenggang dan berakhir setiap tanggal 8.
“Aturan itu sudah sangat jelas, mengapa kemarin baru tanggal 1 justru ada pelanggan KTB yang diturunkan secara sepihak. Pada tanggal 1 November sore, mereka diturunkan di Stasiun Srowot, Klaten. Pada siang hari, juga ada pelanggan KTB yang akhirnya didenda Rp 10.000 oleh petugas kondektur,†kata Eko.
Sementara itu, PT Kereta Api (KA) tidak membantah keluhan yang disampaikan pelanggan KTB tersebut. Tetapi, di satu sisi PT KA justru akan meninjau ulang pemberlakuan Kartu Trayek Bulanan (KTB) sehubungan dengan adanya pembatasan jumlah penumpang kereta kelas bisnis terutama Prameks.
Pejabat Humas PT KA Daops VI Jogja, Eko Budiyanto, menyampaikan maaf jika ada pelanggan KTB yang masih membawa KTB bulan lalu terpaksa diturunkan di tengah jalan atau di kenakan denda.
“Sehubungan dengan pembatasan jumlah penumpang kereta yang berlaku 21 Oktober lalu, di mana kapasitas maksimal satu gerbong kereta Prameks hanya 150 orang, maka kemungkinan jumlah penumpang reguler ditambah pelanggan KTB bisa saja lebih dari kuota. Kalau pelanggan KTB lama itu nekat naik, ya mohon maaf kalau akhirnya kami turunkan,†kata Eko, kepada Solopos.com, Senin (7/11/2011).
Maka dari itu, lanjut Eko, PT KA akan meninjau ulang pemberlakuan KTB ini. Per bulan, PT KA mencatat pengguna KTB bisa mencapai rata-rata 350 orang. “Nanti akan kami estimasi lagi, akan kami data lagi, dan kami tinjau ulang pemberlakuannya sehingga tidak bentrok dengan aturan pembatasan jumlah penumpang kereta itu. Tidak dicabut tapi akan kami atur ulang.â€
(haw)
aturan yang sudah ada dilanggar sendiri dengan alasan ada aturan pembatasan penumpang.
RE: Semuanya tentang Prambanan Express - animaX - 08-11-2011
![[Image: 339917_125070857601912_100002969946743_1...7214_o.jpg]](http://i712.photobucket.com/albums/ww123/negeribangau/339917_125070857601912_100002969946743_129133_573347214_o.jpg)
RE: Semuanya tentang Prambanan Express - Logawa_exp - 09-11-2011
(08-11-2011, 12:57 PM)animaX Wrote: Quote:Diturunkan sepihak oleh PT KA, Pramekers protes
Senin, 07/11/2011 | Oleh Anik Sulistyawati
Solo (Solopos.com)--Keluhan pelanggan kereta api (KA) Prambanan Ekspress (Prameks) tidak sebatas pada layanan kereta yang dinilai kurang memuaskan. Pramekers juga mulai mengeluhkan tindakan penurunan penumpang secara sepihak oleh PT KA terhadap pelanggan kartu trayek bulanan (KTB) yang masih mengantongi KTB bulan sebelumnya.
Dewan Penasihat Komunitas Penglaju Jogja Solo (KPJ), Eko Setyanto, menyampaikan bahwa pada tanggal 1 November lalu ada sekitar 14 pelanggan KTB yang diturunkan secara sepihak oleh petugas. Padahal, menurut Eko, meski sudah berganti bulan, KTB itu punya masa tenggang dan berakhir setiap tanggal 8.
“Aturan itu sudah sangat jelas, mengapa kemarin baru tanggal 1 justru ada pelanggan KTB yang diturunkan secara sepihak. Pada tanggal 1 November sore, mereka diturunkan di Stasiun Srowot, Klaten. Pada siang hari, juga ada pelanggan KTB yang akhirnya didenda Rp 10.000 oleh petugas kondektur,†kata Eko.
Sementara itu, PT Kereta Api (KA) tidak membantah keluhan yang disampaikan pelanggan KTB tersebut. Tetapi, di satu sisi PT KA justru akan meninjau ulang pemberlakuan Kartu Trayek Bulanan (KTB) sehubungan dengan adanya pembatasan jumlah penumpang kereta kelas bisnis terutama Prameks.
Pejabat Humas PT KA Daops VI Jogja, Eko Budiyanto, menyampaikan maaf jika ada pelanggan KTB yang masih membawa KTB bulan lalu terpaksa diturunkan di tengah jalan atau di kenakan denda.
“Sehubungan dengan pembatasan jumlah penumpang kereta yang berlaku 21 Oktober lalu, di mana kapasitas maksimal satu gerbong kereta Prameks hanya 150 orang, maka kemungkinan jumlah penumpang reguler ditambah pelanggan KTB bisa saja lebih dari kuota. Kalau pelanggan KTB lama itu nekat naik, ya mohon maaf kalau akhirnya kami turunkan,†kata Eko, kepada Solopos.com, Senin (7/11/2011).
Maka dari itu, lanjut Eko, PT KA akan meninjau ulang pemberlakuan KTB ini. Per bulan, PT KA mencatat pengguna KTB bisa mencapai rata-rata 350 orang. “Nanti akan kami estimasi lagi, akan kami data lagi, dan kami tinjau ulang pemberlakuannya sehingga tidak bentrok dengan aturan pembatasan jumlah penumpang kereta itu. Tidak dicabut tapi akan kami atur ulang.â€
(haw)
aturan yang sudah ada dilanggar sendiri dengan alasan ada aturan pembatasan penumpang.
kan peraturan emang dibuat untuk dilanggar 
btw,kenapa ya Penumpang bukannya di priotitaskan malah cenderung skrg dipersulit naik KA ( feelingku sebagai konsumen setia loh yaaa )
kalo ada pembatasan pnp, knp gak nambah rangkaian? kan aneh tuh..
atau emang bener kalo kedepannya angkutan barang akan lebih dominan??
maaf kalo OOT...
salam RF
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
Quote:Penumpang Prameks mengamuk
Oleh JIBI on Wednesday, 2 November 2011 Share on Facebook Twitter Delicious Digg
SOLO: Ratusan penumpang kereta api Prambanan Ekspress mengamuk di Stasiun Srowot, Klaten petang tadi, akibat mereka kesal dengan seringnya terjadi kerusakan pada KA Prameks itu.
Berdasar informasi yang dihimpun, kekesalan penumpang Prameks memuncak setelah tiga hari terakhir kereta penumpang jurusan Solo-Yogyakarta yang bertolak dari Solo pukul 16.45 WIB, atau bertepatan dengan jam pulang kerja, mengalami mogok.
Tidak hanya marah, penumpang pun sempat mengancam akan membakar kereta Prameks. “Penumpang semakin kesal karena mogok terjadi setiap hari dan penumpang dialihkan ke kereta Senja Bengawan yang tidak berhenti di Stasiun Tugu maupun Stasiun Maguwo, sebagaimana kereta Prameks berhenti,†tutur salah seorang Pramekers, Yohanes Tunjung, malam ini.
Kereta Prameks yang sering mogok dan terlambat sudah menjadi persoalan klasik yang sampai saat ini belum ada solusinya.
Pejabat Humas PT Kereta Api (KA) Daops VI Jogja, Eko Budiyanto, mengakui hal ini, aksi mengamuk penumpang Prameks sore ini di Stasiun Srowot merupakan akumulasi dari kekesalan karena tiga hari terakhir kereta Prameks selalu mogok.
“Kami memahami kalau penumpang Prameks marah dan mengamuk karena beberapa hari terakhir ini Prameks selalu mogok,†kata Eko.
Eko pun mengatakan Prameks selama ini masih menjadi moda transportasi yang sangat diandalkan. Ikatan emosi Pramekers dengan kereta Prameks itu sendiri sangat kuat.
“Jadi, dengan ketergantungan yang tinggi itu wajar kalau akhirnya mereka marah. Tapi, sudah sering kami sampaikan berkali-kali, kami sudah berusaha maksimal memberikan pelayanan yang terbaik tapi karena persoalannya hampir semua kondisi kereta <I>Prameks<I> itu bermasalah.â€
PT KA Daops VI Jogja memiliki lima armada Prameks, yang terdiri dari tiga KRDE dan dua KRD. “Semuanya bermasalah. Apalagi yang KRDE itu sudah uzur semua. Kereta KRDE itu adalah kereta dari pemerintah yang semula adalah kereta KRL. Kalau persoalannya demikian, saya berharap jangan hanya PT KA yang jadi sasaran, tapi juga pemerintah sebagai penyedia jasa transportasi massal.†(JIBI/Solopos/haw/rsj)
"Sumber Berita"
bisnis-jateng.com/index.php/2011/11/penumpang-prameks-mengamuk/
KRDE uzur ?? itu kan buatan tahun 2005, sedang body buatan tahun 90-an, masih jauh dibanding K3 buatan tahun 66 yg masih jalan dan lok CC201....
Diesel, ALternator sama Mesinnya emang kalo udah 5 tahun dianggap uzur ya?
kalo gitu kenapa gak semua lok CC201 dianggap uzur? trus dihentikan semua aja sekalian...
heran dweh..tau kereta ngga sih sebenarnya ? jangan cuma cari untung donk..
*curhatan penumpang setia KA...
(06-11-2011, 07:51 PM)Jefta Bwan Wrote: (05-11-2011, 08:01 AM)animaX Wrote: Quote:Jika tak bawa untung, Prameks bisa saja dihapus
Sabtu, 05/11/2011 | Oleh Nadhiroh | Dilihat: 780 Kali
Solo (Solopos.com)–PT Kereta Api (KA) menyampaikan kemungkinan kereta api Prambanan Ekspress (Prameks) bisa saja dihapus dari jadwal perjalanan KA seperti halnya kereta Banyubiru dan Pandanwangi jika tidak lagi menguntungkan PT KA (Persero).
Hal ini ditegaskan Pejabat Humas PT KA Daop VI Jogja, Eko Budiyanto, menindaklanjuti banyaknya keluhan pelanggan Prameks yang disebabkan karena pelayanan kereta api Prameks tidak memuaskan.
Seperti diketahui, keluhan para pelanggan bersumber dari kondisi kereta Prameks yang sudah tidak fit lagi. Saat ini, PT KA Daop VI Jogja memiliki 5 set kereta Prameks yang terdiri dari 2 set kereta kereta rel diesel (KRD) yang berwarna ungu dan 3 set kereta rel diesel elektrik (KRDE) yang berwarna kuning. Kereta tersebut dinilai sudah udzur karena dibuat sekitar tahun 1984 dan 1986.
“Semuanya dalam kondisi bermasalah. Sehingga kereta sering mengalami gangguan, kemacetan dan keterlambatan. Di satu sisi, pelanggan kerap melontarkan protes, kurang puas dan kadang berbuat anarkis. Kalau memang sudah tidak lagi menguntungkan PT KA, Prameks itu bisa saja kami hentikan,†kata Eko, kepada Espos, Jumat (4/11/2011).
Kendati kereta komuter itu menjadi angkutan massal yang menghubungkan Solo dan Jogja dan memiliki potensi penumpang yang cukup tinggi, penghapusan kereta Prameks itu bisa saja terjadi jika operasional Prameks terus merugi.
Dewan Penasehat Komunitas Penglaju Jogja Solo (KPJ), Eko Setyanto, menyampaikan moda transportasi itu dimonopoli oleh PT KA.
“Jadi, kalau mau dihapus ya silakan saja. Tapi, kereta Prameks sebagai kereta komuter, bebas macet dan bebas polusi tentu disayangkan. Mobilitas masyarakat Jogja dan Solo sangat tinggi, kalau tidak ada Prameks malah akan menambah kemacetan.â€
"Sumber Berita"
solopos.com/2011/ekonomi-bisnis/jika-tak-bawa-untung-prameks-bisa-saja-dihapus-122851
bener tuh. gua juga baru denger kemaren lewat tweet kereta. katanya Prameks mau dihentikan. kalo bisa janganlah. kalo bisa diperbaiki, ya diperbaiki dulu keretanya. penumpang akan maklum kok. kalo okupansi tinggi seperti ini, PT KA tidak akan rugi kok. pasti balik modalnya cepet.
Kayaknya bener nih, PT.KA mau beralih ke Angkutan Barang...
soalnya lebih gampang dan tidak rumit..Tapi ya tetep aja resikonya besar ( kayak kasus Pertamina yang akhirnya memutus kontrak )..
Ya beginilah kalo Pihak-pihak yang berkaitan tidak mau kerja sama...yang rugi ya kami ini para penumpang setia KA...
kalo gini kudu siap-siap ngelirik moda transportasi lain nih...xixixxixi
RE: Semuanya tentang Prambanan Express - animaX - 09-11-2011
(09-11-2011, 05:41 AM)Logawa_exp Wrote: [SPOILER]
(08-11-2011, 12:57 PM)animaX Wrote: Quote:Diturunkan sepihak oleh PT KA, Pramekers protes
Senin, 07/11/2011 | Oleh Anik Sulistyawati
Solo (Solopos.com)--Keluhan pelanggan kereta api (KA) Prambanan Ekspress (Prameks) tidak sebatas pada layanan kereta yang dinilai kurang memuaskan. Pramekers juga mulai mengeluhkan tindakan penurunan penumpang secara sepihak oleh PT KA terhadap pelanggan kartu trayek bulanan (KTB) yang masih mengantongi KTB bulan sebelumnya.
Dewan Penasihat Komunitas Penglaju Jogja Solo (KPJ), Eko Setyanto, menyampaikan bahwa pada tanggal 1 November lalu ada sekitar 14 pelanggan KTB yang diturunkan secara sepihak oleh petugas. Padahal, menurut Eko, meski sudah berganti bulan, KTB itu punya masa tenggang dan berakhir setiap tanggal 8.
“Aturan itu sudah sangat jelas, mengapa kemarin baru tanggal 1 justru ada pelanggan KTB yang diturunkan secara sepihak. Pada tanggal 1 November sore, mereka diturunkan di Stasiun Srowot, Klaten. Pada siang hari, juga ada pelanggan KTB yang akhirnya didenda Rp 10.000 oleh petugas kondektur,†kata Eko.
Sementara itu, PT Kereta Api (KA) tidak membantah keluhan yang disampaikan pelanggan KTB tersebut. Tetapi, di satu sisi PT KA justru akan meninjau ulang pemberlakuan Kartu Trayek Bulanan (KTB) sehubungan dengan adanya pembatasan jumlah penumpang kereta kelas bisnis terutama Prameks.
Pejabat Humas PT KA Daops VI Jogja, Eko Budiyanto, menyampaikan maaf jika ada pelanggan KTB yang masih membawa KTB bulan lalu terpaksa diturunkan di tengah jalan atau di kenakan denda.
“Sehubungan dengan pembatasan jumlah penumpang kereta yang berlaku 21 Oktober lalu, di mana kapasitas maksimal satu gerbong kereta Prameks hanya 150 orang, maka kemungkinan jumlah penumpang reguler ditambah pelanggan KTB bisa saja lebih dari kuota. Kalau pelanggan KTB lama itu nekat naik, ya mohon maaf kalau akhirnya kami turunkan,†kata Eko, kepada Solopos.com, Senin (7/11/2011).
Maka dari itu, lanjut Eko, PT KA akan meninjau ulang pemberlakuan KTB ini. Per bulan, PT KA mencatat pengguna KTB bisa mencapai rata-rata 350 orang. “Nanti akan kami estimasi lagi, akan kami data lagi, dan kami tinjau ulang pemberlakuannya sehingga tidak bentrok dengan aturan pembatasan jumlah penumpang kereta itu. Tidak dicabut tapi akan kami atur ulang.â€
(haw)
aturan yang sudah ada dilanggar sendiri dengan alasan ada aturan pembatasan penumpang.
kan peraturan emang dibuat untuk dilanggar
btw,kenapa ya Penumpang bukannya di priotitaskan malah cenderung skrg dipersulit naik KA ( feelingku sebagai konsumen setia loh yaaa
kalo ada pembatasan pnp, knp gak nambah rangkaian? kan aneh tuh..
atau emang bener kalo kedepannya angkutan barang akan lebih dominan??
maaf kalo OOT...
salam RF
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
Quote:Penumpang Prameks mengamuk
Oleh JIBI on Wednesday, 2 November 2011 Share on Facebook Twitter Delicious Digg
SOLO: Ratusan penumpang kereta api Prambanan Ekspress mengamuk di Stasiun Srowot, Klaten petang tadi, akibat mereka kesal dengan seringnya terjadi kerusakan pada KA Prameks itu.
Berdasar informasi yang dihimpun, kekesalan penumpang Prameks memuncak setelah tiga hari terakhir kereta penumpang jurusan Solo-Yogyakarta yang bertolak dari Solo pukul 16.45 WIB, atau bertepatan dengan jam pulang kerja, mengalami mogok.
Tidak hanya marah, penumpang pun sempat mengancam akan membakar kereta Prameks. “Penumpang semakin kesal karena mogok terjadi setiap hari dan penumpang dialihkan ke kereta Senja Bengawan yang tidak berhenti di Stasiun Tugu maupun Stasiun Maguwo, sebagaimana kereta Prameks berhenti,†tutur salah seorang Pramekers, Yohanes Tunjung, malam ini.
Kereta Prameks yang sering mogok dan terlambat sudah menjadi persoalan klasik yang sampai saat ini belum ada solusinya.
Pejabat Humas PT Kereta Api (KA) Daops VI Jogja, Eko Budiyanto, mengakui hal ini, aksi mengamuk penumpang Prameks sore ini di Stasiun Srowot merupakan akumulasi dari kekesalan karena tiga hari terakhir kereta Prameks selalu mogok.
“Kami memahami kalau penumpang Prameks marah dan mengamuk karena beberapa hari terakhir ini Prameks selalu mogok,†kata Eko.
Eko pun mengatakan Prameks selama ini masih menjadi moda transportasi yang sangat diandalkan. Ikatan emosi Pramekers dengan kereta Prameks itu sendiri sangat kuat.
“Jadi, dengan ketergantungan yang tinggi itu wajar kalau akhirnya mereka marah. Tapi, sudah sering kami sampaikan berkali-kali, kami sudah berusaha maksimal memberikan pelayanan yang terbaik tapi karena persoalannya hampir semua kondisi kereta <I>Prameks<I> itu bermasalah.â€
PT KA Daops VI Jogja memiliki lima armada Prameks, yang terdiri dari tiga KRDE dan dua KRD. “Semuanya bermasalah. Apalagi yang KRDE itu sudah uzur semua. Kereta KRDE itu adalah kereta dari pemerintah yang semula adalah kereta KRL. Kalau persoalannya demikian, saya berharap jangan hanya PT KA yang jadi sasaran, tapi juga pemerintah sebagai penyedia jasa transportasi massal.†(JIBI/Solopos/haw/rsj)
"Sumber Berita"
bisnis-jateng.com/index.php/2011/11/penumpang-prameks-mengamuk/
KRDE uzur ?? itu kan buatan tahun 2005, sedang body buatan tahun 90-an, masih jauh dibanding K3 buatan tahun 66 yg masih jalan dan lok CC201....
Diesel, ALternator sama Mesinnya emang kalo udah 5 tahun dianggap uzur ya?
kalo gitu kenapa gak semua lok CC201 dianggap uzur? trus dihentikan semua aja sekalian...
heran dweh..tau kereta ngga sih sebenarnya ? jangan cuma cari untung donk..
*curhatan penumpang setia KA...
(06-11-2011, 07:51 PM)Jefta Bwan Wrote: (05-11-2011, 08:01 AM)animaX Wrote: Quote:Jika tak bawa untung, Prameks bisa saja dihapus
Sabtu, 05/11/2011 | Oleh Nadhiroh | Dilihat: 780 Kali
Solo (Solopos.com)–PT Kereta Api (KA) menyampaikan kemungkinan kereta api Prambanan Ekspress (Prameks) bisa saja dihapus dari jadwal perjalanan KA seperti halnya kereta Banyubiru dan Pandanwangi jika tidak lagi menguntungkan PT KA (Persero).
Hal ini ditegaskan Pejabat Humas PT KA Daop VI Jogja, Eko Budiyanto, menindaklanjuti banyaknya keluhan pelanggan Prameks yang disebabkan karena pelayanan kereta api Prameks tidak memuaskan.
Seperti diketahui, keluhan para pelanggan bersumber dari kondisi kereta Prameks yang sudah tidak fit lagi. Saat ini, PT KA Daop VI Jogja memiliki 5 set kereta Prameks yang terdiri dari 2 set kereta kereta rel diesel (KRD) yang berwarna ungu dan 3 set kereta rel diesel elektrik (KRDE) yang berwarna kuning. Kereta tersebut dinilai sudah udzur karena dibuat sekitar tahun 1984 dan 1986.
“Semuanya dalam kondisi bermasalah. Sehingga kereta sering mengalami gangguan, kemacetan dan keterlambatan. Di satu sisi, pelanggan kerap melontarkan protes, kurang puas dan kadang berbuat anarkis. Kalau memang sudah tidak lagi menguntungkan PT KA, Prameks itu bisa saja kami hentikan,†kata Eko, kepada Espos, Jumat (4/11/2011).
Kendati kereta komuter itu menjadi angkutan massal yang menghubungkan Solo dan Jogja dan memiliki potensi penumpang yang cukup tinggi, penghapusan kereta Prameks itu bisa saja terjadi jika operasional Prameks terus merugi.
Dewan Penasehat Komunitas Penglaju Jogja Solo (KPJ), Eko Setyanto, menyampaikan moda transportasi itu dimonopoli oleh PT KA.
“Jadi, kalau mau dihapus ya silakan saja. Tapi, kereta Prameks sebagai kereta komuter, bebas macet dan bebas polusi tentu disayangkan. Mobilitas masyarakat Jogja dan Solo sangat tinggi, kalau tidak ada Prameks malah akan menambah kemacetan.â€
"Sumber Berita"
solopos.com/2011/ekonomi-bisnis/jika-tak-bawa-untung-prameks-bisa-saja-dihapus-122851
bener tuh. gua juga baru denger kemaren lewat tweet kereta. katanya Prameks mau dihentikan. kalo bisa janganlah. kalo bisa diperbaiki, ya diperbaiki dulu keretanya. penumpang akan maklum kok. kalo okupansi tinggi seperti ini, PT KA tidak akan rugi kok. pasti balik modalnya cepet. [/SPOILER]
Kayaknya bener nih, PT.KA mau beralih ke Angkutan Barang...
soalnya lebih gampang dan tidak rumit..Tapi ya tetep aja resikonya besar ( kayak kasus Pertamina yang akhirnya memutus kontrak )..
Ya beginilah kalo Pihak-pihak yang berkaitan tidak mau kerja sama...yang rugi ya kami ini para penumpang setia KA...
kalo gini kudu siap-siap ngelirik moda transportasi lain nih...xixixxixi di Solopos edisi Senin/Sabtu kemarin disebutkan pendapatan Prameks sebulan itu Rp 3 M (kotor), setahun= 36 M.
versi Pramekers pendapatan setahun untuk Prameks bisa mencapai 28 M dan margin bersih mencapai 14 M kereta yang sudah susah payah sedih senang sejak tahun 1994 kok mau ditutup. heran aku dengan pejabat PT KA Daop VI yang sekarang ini.
[spoiler]
ada kata-kata nylekit untuk Kahumas Daop VI beliau sudah baca [/spoiler]
Kata Pak Eko Setyanto dari Pramekers:Quote:Sy berani potong kuku. Kalau KaDaop VI berani menutup Pramekes. 100% persen sy jamin tidak berani melikuidasi KA. Prameks. Sy tantang KADAOP VI? Sy tunggu sampai januari tahun depan, pasti gak berani. Pramekers mari kita lihat keberanian DAOP VI.
Hidup Pramekers.....
kalau tak jadi ditutup berarti statement di koran kemarin cuma luapan mutung nya pak kahumas Daop VI
RE: Semuanya tentang Prambanan Express - see_204XX - 09-11-2011
(09-11-2011, 08:27 AM)animaX Wrote: ~edited~
ada kata-kata nylekit untuk Kahumas Daop VI beliau sudah baca 
~edited~
Link-nya ngadat ya, Om...? Pingin ngerti nich..., send liwat PM yak... 
RE: Semuanya tentang Prambanan Express - Kutukupret - 09-11-2011
(04-11-2011, 02:56 PM)januar ari Wrote: kenapa mesti marah ya!!! klo memang sudah saling membutuhkan, ya klo mogok tinggalin aja cari jalan lain laah
maksudnya Take It Or Leave IT ya mas ?
capitalis (mode : on) donk
yg kek gini gimana transportasi di indo mau maju
pelanggan di anggep apa sih ?
wajar aja lah mereka marah
CAPEDEh....
RE: Semuanya tentang Prambanan Express - animaX - 09-11-2011
SYARAT-SYARAT DAN TARIF ANGKUTAN KA PENUMPANG BAGASI DAN ANGKUTAN TERUSAN EDISI 2011
Syarat-Syarat KTB (Kartu Trayek Bulanan)
1. Kartu Trayek Bulanan diberikan kepada penumpang berlangganan
2. KTB hanya berlaku untuk KA local semua kelas
3. KTB dengan warna dasar kertas berwarna yang akan berganti atau berubah setiap bulan dengan karakteristik sebagai berikut : Dicetak di atas kertas/ karton sekuriti berwarna yang dilengkapi dengan pengaman berupa logo PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Persero, Penomoran menganut system Edmonson, Tiap kartu hanya dapat digunakan dan berlaku untuk satu penumpang,KTB diberikan atas nama pemohon.
4. KTB berlaku selama bulan kalender yang sedang berjalan.
5. Permintaan KTB pertama dilakukan dengan mengisi bentuk 196 / mengajukan surat permintaan kepada kepala stasiun permulaan atau penghabisan dari trayek yang dikehendaki dengan melampirkan fotocopy KTP yang bersangkutan dengan menunjukan kartu identitas asli yang masih berlaku.
6. Setelah masa berlaku habis, KTB harus diserahkan kembali kepada kepala stasiun yang mengeluarkan
7. Permintaan dilanjutkan dengan cara, menukarkan/menyerahkan KTB yang telah dipakai selambat-lambatnya tanggal 8 dari bulan berjalan. Bilamana ketentuan-ketentuan tersebut tidak terpenuhi maka yang bersangkutan dianggap sebagai pemohon baru dan harus mengajukan surat permintaan kembali.
8. Untuk KTB yang hilang tidak diberikan kartu duplikat, dan bea nya tidak dikembalikan. Kartu baru dapat diberikan dengan ketentuan bahwa yang bersangkutang dianggap sebagai pemohon baru dengan membayar bea lagi.
9. Pemegang KTB tidak dapat meminta ganti rugi karena halangan, pemogokan, kelambatan, perubahan dalam perjalanan kereta api dan atau karena kekurangan tempat.
10. Pindah duduk di kelas yang lebih tinggi tidak diperkenankan
11. Pemegang KTB tidak diperkenankan membawa bagasi kecuali bagasi tangan.
12. Tarif tercantum pada buku STB bagian II Bab II-6 untuk kelas ekonomi dan bab III-9 untuk kelas non ekonomi.
13. Khusus untuk pengawalan kiriman hantaran yang harus berada di kereta bagasi dikenakan minimal bea sebesar 10x harga karcis tariff batas bawah 1 perjalanan dalam kelas terendah menurut rangkaian pokok jenis kereta api yang dipergunakan sesuai perjanjian
Sumber: Facebook Kereta Api Commuter Jogja
yang dimaksud disini untuk KTB Prameks (Madiun Jaya??)
RE: Semuanya tentang Prambanan Express - satria banyubiru - 13-11-2011
gak mungkin lah kalau prameks akan di hapus...
|