![]() |
|
Soreang-Banjaran - Printable Version +- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com) +-- Forum: Hobby (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=6) +--- Forum: Mblusukan (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=24) +--- Thread: Soreang-Banjaran (/showthread.php?tid=1018) |
Re: Soreang-Banjaran - sepuranjlok - 01-04-2009 Maoe dong sedjarahnja Re: Soreang-Banjaran - Ruben Wicaksono - 01-04-2009 sepuranjlok Wrote: Maoe dong sedjarahnjaWadoeh, saja ngga begitoe tahoe tentang sedjarahnya sta2 di djaloer Tjiwidej-Rantjabali.. Nanti saja cari tentang djaloer itoe lagi..
Blusukan Tjiwidey-Soreang-Bandjaran-Tjibangkonglor - asep_0907 - 10-05-2009 Rekan-rekan RF sekalian, alhamdulilah rencana RF Bandung untuk trekking di jalur mati di daerah Bandung Selatan dapat terlaksana dengan sukses walaupun dengan cuaca yang kurang bersahabat. Acara ini telah saya bicarakan jauh-jauh hari dengan Kang Deden, tapi dikarenakan kesibukan masing-masing akhirnya acara ini dapat terlaksana kemarin hari Sabtu tanggal 9 Mei 2009. Para RF Bandung (sebagian besar anggota IRPS) mulai berkumpul di kantor Daop II Bandung mulai pukul 07.00 WIB. Setelah kumpul semuanya, maka pukul 08.00 WIB kami berangkat menuju Tjiwidey. Kenapa ke Tjiwidey lebih dulu???? alasan kami adalah rel dan bekas-bekas kejayaan kereta api masa lalu di Tjiwidey relatif masih utuh jika di bandingkan kalau kita ambil start dari Bandung, dan juga lebih enak karena kita menyusuri rel (bukan jalan kaki tapi naik motor) dari atas ke bawah jadi motor ndak mengap-mengap. Pukul 09.28 WIB kami tiba di bekas Stasiun Tjiwidey, keadaan stasiun ini kini di gunakan oleh warga sebagai toko material. Stasiun Tjiwidey adalah stasiun besar kendati bangunan stasiunnya relatif kecil, tetapi mempunyai areal tanahnya yang cukup luas. Jalur dari arah Bandung ternyata tidak datang dari arah bawah (Soreang jika kita melalui jalan raya) akan tetapi datang lewat atas (arah Kawah Putih), hal ini dilakukan oleh Belanda untuk menghindari jalan yang terjal langsung sebab dari Soreang track terus menanjak. Keadaan paling ujung arah Soreang (jika kita lewat jalan raya) adalah bekas turntable yang ukurannya relatif kecil, kalau ditaksir sih seukuran lok uap B25 atau C....yang berbatasan langsung dengan sungai Cimuncang, setelah itu ada sub dipo, Tandon air, gudang, rumah dinas, Stasiun Tjiwidey dan terakhir gudang lagi, kalau di taksi mungkin dari ujung ke ujung -/+ 800 m. 15 menit kami di bekas Stasiun Tjiwidey, setelah itu kami menyusuri rel dan -/+ 300 m dari stasiun kami menemukan alat pengaman jika rangkaian KA larat (meluncur). Alat ini di pasang di pinggir rel dan bisa di putar (tutup/buka). Kami terus menyusuri bekas jalur yang kini menjadi sebuah gang hingga diperlintasan bekas jalur tidak mungkin dilalui oleh motor karena perumahan penduduk sangat padat. Setelah kami melewati pasar Tjiwidey, kami berbelok dan masuk ke jalan desa dan sampailah di depan bekas sasiun ke-2 (dari arah Tiwidey) yakni Halte Tjisondari. Bekas halte ini kini digunakan oleh warga untuk gudang pakan ternak. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan menuju jembatan Tjikembulan. Tadinya kami bingung mau lewat mana untuk mendekati jembatan tersebut karena ternyata belakang POM bensin pesawahan dan di pagari oleh penduduk. setelah tanya-tanya, akhirnya kami kembali ke arah Tjiwidey dan masuk lewat gang yang mengarah ke makan keramat. Setelah menyusuri bekas rel yang telah di tembok oleh warga, akhirnya kami tiba di bekas jembatan Tjikembulan. Kontruksi jembatan ini relatif masih utuh hanya bantalan telah habis karena dimakan usia. Setelah foto bersama kami melanjutkan perjalanan. Di sebuah rumah kami melihat hal unik dimana rel yang melintas di depan pagar rumahnya di jadikan portal (hebat pemilik rumah tidak memotong rel!!!!). Pukul 11.34 WIB kami tiba di atas jembatan yang sangat fantastis!!! yakni perpaduan antara jembatan dari beton dan jembatan dari rangka baja, nama jembatan tersebut adalah Tjukanghaur, jembatan ini kini dijadikan jalan oleh warga sekitar. Sayang kami tidak menemukan bekas Halte Tjukanghaur. Selanjutnya dengan menyusuri bekas rel tersebut kami tiba di jembatan selanjutnya, sayang kami tidak tahu nama jembatan tersebut. Setelah itu kami terus bergerak untuk mencari Halte Sedu, kami menduga bekas halte tersebut kini menjadi sebuah bengkel. Pukul 12.21 WIB kami tiba di bekas Stasiun Soreang. Di bekas stasiun ini masih terdapat bekas wesel-wesel, pancuran air buat isi tender lok uap, tendon air. Kini emplasemen bekas stasiun ini menjadi pangkalan truk dang angkot. Setelah puas kami isi HSD dulu di warung makan Padang Dina Jaya lalu setelah itu sholat Dhuhur di Masjid Pemkab Bandung. Pukul 13.30 WIB Kami melanjutkan trekking. Antara Soreang-Bandjaran, kami tidak menemukan bekas halte Tjitaliktik dan Cangkuang hanya kami menemukan sebuah wesel dan bekas 2 jembatan, ketika kami Tanya ke penduduk setempat, mereka bilang daerah itu bukan bekas stasiun/halte????. Pukul 14.37 WIB kami tiba di bekas Stasiun Bandjaran. Saya sangat terkejut, karena bekas gudang kini sudah rata dengan tanah dan juga dibekas emplasemen tumbuh rumah-rumah baru. Kini bekas gudang digunakan untuk stabling angkot. Kami melanjutkan perjalanan dengan menyusuri rel dan pukul 15.27 WIB tiba di Stasiun Dayuehkolot, harusnya antara Stasiun Bandjaran-Dayeuhkolot ada sebuah halte yakni Halte Pamengpeuk, tapi ketika menyusurinya tidak ditemukan. Karena hari sudah sore, kunjungan di bekas Stasiun Dayeuhkolot dipersingkat dan sebagian teman melihat ke bekas jembatan Tjitarum yang jarajnya -/+ 500 m dari stasiun Dayeuhkolot. Kami terus menyusuri rel untuk mencari bekas percabangan arah ke Majalaya dan Bandjaran yang menurut peta percabangannya setelah Halte Bodjongsoang tetapi karena daerah Bodjongsoang dan Buahbatu sudah menjadi perkotaan maka kami tidak menemukan baik percabangan maupun bekas Halte Bodjongsoang dan Buahbatu. Akhirnya kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan menuju Halte di dekat Bandung Super Mall. Pukul 16.20 WIB akhirnya kami finish di tujuan terakhir yakni bekas Halte Tjibangkonglor yang kini menjadi Rumah Makan Padang Takana Juo. Setelah motret-motret akhirnya kami berpisah di sini, sebagian ke Railcafe dan sebagian pulang ke rumah masing-masing. Salam asep tea RE: Blusukan Tjiwidey-Soreang-Bandjaran-Tjibangkonglor - eling - 10-05-2009 thanks atas lreportnya kang....
RE: Blusukan Tjiwidey-Soreang-Bandjaran-Tjibangkonglor Foto - asep_0907 - 10-05-2009 fotone masih di coba lupa carane upload he...he... Sebelum berangkat sarapan dulu ah...... kapanlagi 20090510134634_ciwidey_1_4a06784ad2b7f.jpg Diperjalanan foto bersama dulu dengan latar belakang bekas jembatan ki :ka, Fauzan, Pura, Tommy, Rizky, Ardijati, Dimas, Bagus Kecil, Denzuko, aku yang motret kapanlagi 20090510134634_ciwidey_2_4a06784adc6df.jpg Bekas turntable kapanlagi 20090510134634_Resize_of_IMG_0121_4a06784ae14a1.jpg Jalur dari stasiun menuju turntable kapanlagi 20090510134634_Resize_of_IMG_0124_4a06784ae6402.jpg foto bersama lagi (ikut di foto juga ah) kapanlagi 20090510134634_ciwidey_3_4a06784aeb10b.jpg Bekas Sub Dipo Stasiun Tjiwidey kapanlagi 20090510143113_Resize_of_IMG_0129_4a0682c19a73c.jpg Bekas Tandon/Penampungan air kapanlagi 20090510143113_Resize_of_IMG_0134_4a0682c19efee.jpg Bekas Gudang kapanlagi 20090510143113_Resize_of_IMG_0147_4a0682c1a3dd6.jpg Bekas Rumah Dinas kapanlagi 20090510143113_Resize_of_IMG_0153_4a0682c1a8c0b.jpg Bekas Stasiun Tjiwidey kapanlagi 20090510143113_ciwidey_4_4a0682c1ada39.jpg Bekas wesel kapanlagi 20090510144250_ciwidey_5_4a06857a14073.jpg Alat pengaman larat kapanlagi 20090510144250_Resize_of_IMG_0166_4a06857a18e5b.jpg Rel kapanlagi 20090510144250_Resize_of_IMG_0167_4a06857a1dc1e.jpg Rel kapanlagi 20090510144250_Resize_of_IMG_0169_4a06857a22a73.jpg Ditumbuhi jagung kapanlagi 20090510144250_Resize_of_IMG_0173_4a06857a2813c.jpg Bekas Stasiun Tjisondari kapanlagi 20090510144250_ciwidey_6_4a06857a2c77b.jpg Bekas Stasiun Tjisondari kapanlagi 20090510144250_Resize_of_IMG_0177_4a06857a314c0.jpg Menuju jembatan Tjikembulan kapanlagi 20090510144250_ciwidey_7_4a06857a36346.jpg kapanlagi 20090510144250_ciwidey_9_4a06857a3b153.jpg Foto bersama kapanlagi 20090510144250_ciwidey_8_4a06857a3ffaf.jpg RE: Blusukan Tjiwidey-Soreang-Bandjaran-Tjibangkonglor - cupexpert - 10-05-2009 wah ngiler.. pengen ikut tapi gak ada motor euy... RE: Blusukan Tjiwidey-Soreang-Bandjaran-Tjibangkonglor - asep_0907 - 10-05-2009 Rel jadi (≖᷆︵︣≖) sebuah rumah kapanlagi 20090510150851_ciwidey_10_4a068b93df159.jpg Narsis Lagi yaa....(suatu kebanggaan sih) kapanlagi 20090510150851_ciwidey_11_4a068b93e3f5f.jpg Jalan menuju bekas jembatan Tjukanghaur kapanlagi 20090510150851_ciwidey_12_4a068b93e8dbd.jpg Bekas jembatan Tjukanghaur kapanlagi 20090510152110_ciwidey_13_4a068e76088f8.jpg he...he.... kapanlagi 20090510150851_ciwidey_14_4a068b93f2a77.jpg entah apa neh nama jembatan ini kapanlagi 20090510150852_ciwidey_15_4a068b94035c5.jpg Bekas jalur KA kapanlagi 20090510150852_ciwidey_16_4a068b9408391.jpg Bekas Stasiun Soreang kapanlagi 20090510150852_ciwidey_17_4a068b940d22b.jpg Bekas pancuran air kapanlagi 20090510152110_ciwidey_18_4a068e760d700.jpg Nameplate Stasiun Soreang kapanlagi 20090510150852_ciwidey_19_4a068b9417473.jpg udah dulu ah upload fotonya, soalnya mau kumpul ama rekan-rekan di Railcafe ![]() ![]() ![]()
RE: Blusukan Tjiwidey-Soreang-Bandjaran-Tjibangkonglor - rendrahabib - 10-05-2009 (10-05-2009, 03:29 PM)asep_0907 Wrote: entah apa neh nama jembatan ini kayaknya ini jembatan terpanjang di jalur ini ya??? wah sayang banget kalo sampe hilang juga namanya (10-05-2009, 03:29 PM)asep_0907 Wrote: Bekas jalur KA Yang mana nih bekas jalur KAnya, yg nanjak bukit ya?? (10-05-2009, 03:29 PM)asep_0907 Wrote: Nameplate Stasiun Soreang wah tinggi juga ya??
RE: Blusukan Tjiwidey-Soreang-Bandjaran-Tjibangkonglor - asep_0907 - 11-05-2009 (10-05-2009, 04:56 PM)rendrahabib Wrote:(10-05-2009, 03:29 PM)asep_0907 Wrote: entah apa neh nama jembatan ini RE: Blusukan Tjiwidey-Soreang-Bandjaran-Tjibangkonglor - we supratman - 11-05-2009 makashih repot nya.
|