![]() |
|
KA Sawunggalih (Sejarah, Pelayanan, Cerita) - Printable Version +- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com) +-- Forum: Kereta Api (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=5) +--- Forum: Lintas Selatan (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=15) +--- Thread: KA Sawunggalih (Sejarah, Pelayanan, Cerita) (/showthread.php?tid=383) |
RE: Perjalanan Menggunakan Sawunggalih Utama - Macuz Sawung - 20-05-2009 (20-05-2009, 06:09 PM)hasan Wrote: tapi exe nya sawunggalih sama exe nya purwojaya beda ya lebih nyaman purwojaya....lebih terawat... K2nya juga iya.. kemaren KA 122 bawa 13 rangkaian kereta dari PWT-KTA RE: Perjalanan Menggunakan Sawunggalih Utama - Agung - 21-05-2009 wah....kalo bawa 13 kereta berarti ada 1/2 kereta yang di LD, trus dilangsir di KTA. RE: Perjalanan Menggunakan Sawunggalih Utama - see_204XX - 21-05-2009 (20-05-2009, 06:09 PM)hasan Wrote: tapi exe nya sawunggalih sama exe nya purwojaya beda ya lebih nyaman purwojaya....lebih terawat...Jawabannya kayak di thread "Jalan2 Naik Purwojaya" Kang....Hehehe...
RE: Perjalanan Menggunakan Sawunggalih Utama - Macuz Sawung - 25-05-2009 tapi sekarang gw lebih suka perjalanan nae Sawunggalih.. tapi kalo KA 121/122 duank.. he,, RE: Perjalanan Menggunakan Sawunggalih Utama - dwipangga - 25-05-2009 Tgl 22 naik KA 120 ke KTA. keretanya habis di PA. maknyus rasanya. hampir gak ada getaran, bener2 nyaman. serasa naik Argo Lawu ![]() tetap the best lah Sawunggalih RE: Perjalanan Menggunakan Sawunggalih Utama - see_204XX - 26-05-2009 (25-05-2009, 06:12 PM)nistra_cakep_deh Wrote: tapi sekarang gw lebih suka perjalanan nae Sawunggalih.. Pasti ada maksudnya ya, Kang....
RE: Perjalanan Menggunakan Sawunggalih Utama - petroex - 26-05-2009 Namanya aja kereta bisnis paling murah, bandingkan dengan SU/FU SLO-YK dengan tarifnya 110.000, atau SU/FU SMT dengan tarif 100.000, sawunggalih cuma 80.000, ya mesti kualitas bergantung pada harga. Saya klo ikut sawunggalih, pasti ktemu ma penumpang gelap yang namanya kecoa, dan itu di tiap gerbong pasti ada. Apalagi kondisi kereta yang "mengenaskan", ibarat pepatah hidup segan mati pun tak mau. Klo boleh bandingkan ma SU/FU SMT, masih kalah jauh. Hampir semua kereta bisnis di jawa saya pernah ikut, dan kesimpulannya kereta yang paling minim adalah Sawunggalih. ![]() Ada pengalaman yang kurang menarik, waktu itu tanggal 23 November 2008 dari jakarta, ikut kereta Sawunggalih. Sampe PWT jam 01.00, kemudian masuk Kroya berhenti hampir satu jam. Itu karena bersimpangan dengan kereta Turangga arah ke BD dan Gajayana ke JKT. Ditambah lagi disalip ma kereta Lodaya ke SLO, dan menunggu kereta Argo Lawu ke SLO. Sungguh mengenaskan nasib kereta dengan tarif murah, selalu jadi kereta nomor dua, harus mengalah ma kereta lain. Klo ngalah ma eksekutif sih itu biasa, tapi ini ma sama2 bisnis (Lodaya) kok ngalah. Padahal masuk Kroya duluan Sawunggalih, tapi berangkat paling akhir. Semoga aja DAOP V mo meningkatkan pelayanan kereta Sawunggalih, minimal layak untuk dinaiki sesuai dengan kelasnya, kelas "BISNIS", Semoga.... RE: Perjalanan Menggunakan Sawunggalih Utama - see_204XX - 26-05-2009 (26-05-2009, 02:05 AM)petroex Wrote: Namanya aja kereta bisnis paling murah, bandingkan dengan SU/FU SLO-YK dengan tarifnya 110.000, atau SU/FU SMT dengan tarif 100.000, sawunggalih cuma 80.000, ya mesti kualitas bergantung pada harga. Saya klo ikut sawunggalih, pasti ktemu ma penumpang gelap yang namanya kecoa, dan itu di tiap gerbong pasti ada. Apalagi kondisi kereta yang "mengenaskan", ibarat pepatah hidup segan mati pun tak mau. Klo boleh bandingkan ma SU/FU SMT, masih kalah jauh. Hampir semua kereta bisnis di jawa saya pernah ikut, dan kesimpulannya kereta yang paling minim adalah Sawunggalih.Kurasa tarif 80.000 dr PSE ke KTA itu lumrah...Yach, sekarang tinggal SDM yg ngerawat tu kereta. Ada sense of belonging dan cinta pada pekerjaannya apa nggak...? (26-05-2009, 02:05 AM)petroex Wrote: ...Ada pengalaman yang kurang menarik, waktu itu tanggal 23 November 2008 dari jakarta, ikut kereta Sawunggalih. Sampe PWT jam 01.00, kemudian masuk Kroya berhenti hampir satu jam. Itu karena bersimpangan dengan kereta Turangga arah ke BD dan Gajayana ke JKT. Ditambah lagi disalip ma kereta Lodaya ke SLO, dan menunggu kereta Argo Lawu ke SLO. Sungguh mengenaskan nasib kereta dengan tarif murah, selalu jadi kereta nomor dua, harus mengalah ma kereta lain. Klo ngalah ma eksekutif sih itu biasa, tapi ini ma sama2 bisnis (Lodaya) kok ngalah. Padahal masuk Kroya duluan Sawunggalih, tapi berangkat paling akhir.Kadang saya jg bingung, apa gara2 dah deket dgn sta. akhir yg ujung2nya harus ngalah dgn KA2 yg msh jauh trayeknya ato itu bagian dr suatu regelmen ato sikap pengambilan keputusan dr seorang PPKA yg tdk sesuai dgn keinginan konsumen...? RE: Perjalanan Menggunakan Sawunggalih Utama - genx_Q - 26-05-2009 (23-04-2009, 07:32 PM)dwipangga Wrote: Tgl 16 April naik Sawunggalih pagi dr JNG ke KM.... awal perjalanan nyaman2 aja, AC lumayan dingin, pelayanan yg ramah....... tergantung amal dan perbuatan kang...wkakaka... ngemeng2 eksa nya sawunggalih ada brape neh........? RE: Perjalanan Menggunakan Sawunggalih Utama - Rezza Habibie - 26-05-2009 (26-05-2009, 02:05 AM)petroex Wrote: Namanya aja kereta bisnis paling murah, bandingkan dengan SU/FU SLO-YK dengan tarifnya 110.000, atau SU/FU SMT dengan tarif 100.000, sawunggalih cuma 80.000, ya mesti kualitas bergantung pada harga. Saya klo ikut sawunggalih, pasti ktemu ma penumpang gelap yang namanya kecoa, dan itu di tiap gerbong pasti ada. Apalagi kondisi kereta yang "mengenaskan", ibarat pepatah hidup segan mati pun tak mau. Klo boleh bandingkan ma SU/FU SMT, masih kalah jauh. Hampir semua kereta bisnis di jawa saya pernah ikut, dan kesimpulannya kereta yang paling minim adalah Sawunggalih. ya kan nomer KA nya sawunggalih lebih kecil dari KA2 yang disalip/silang yg disebutin di atas kang,makanya wajib menunggu,PPKA pun nggak brani mbrangkatin,lha nomer KA nya lebih kecil kok... |