![]() |
|
KRD BUMI GEULIS - Printable Version +- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com) +-- Forum: Kereta Api (https://www.semboyan35.com/forum-5.html) +--- Forum: Penumpang Komuter (Commuterline, Jakarta MRT, LRT Jabodebek, LRT Jakarta) (https://www.semboyan35.com/forum-21.html) +--- Thread: KRD BUMI GEULIS (/thread-534.html) Pages:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60
61
62
63
64
65
66
67
68
69
70
71
72
73
74
75
76
77
78
79
80
81
82
83
84
85
86
87
88
89
90
91
92
93
94
95
96
97
98
99
100
101
|
RE: KRD BUMI GEULIS - Hendry_Gunawan - 15-06-2013 Tiketnya kemahalan u jarak sukabumi bogor ![]() Harusnya 15rb jga udah cukup Bus Sukabumi Kalideres AC aja 30rb Harusnya kereta lebih murah Tapi klo keretanya udah bagus harusnya bisa jalan rit siang mungkinkah ??
RE: KRD BUMI GEULIS - febri12 - 15-06-2013 (15-06-2013, 06:28 PM)Kang_Jenit Wrote: Nemu berita ini: apa ini yg bakalan pake krd kualanamu yg gak jadi dikirim itu? ![]() but, tertarik dgn pernyataan ini â€ÂSaat ini saya sedang mengusahakan penggantian gerbong Bumi Geulis dari gerbong Jawa Tengah dan Jawa Timur,†, itu maksudnya gimana tuh? RE: KRD BUMI GEULIS - BuGe780 - 16-06-2013 mungkin nunggu limpahan KRD susu/sulam atau prameks cmiiw RE: KRD BUMI GEULIS - zae abjal - 16-06-2013 Mungkin kalau sampe cianjur seah gpp harganya 20ribu.. ![]() *ngarep.com RE: KRD BUMI GEULIS - Alwi S35 Munawar - 18-06-2013 (15-06-2013, 06:33 PM)Hendry_Gunawan Wrote: Tiketnya kemahalan u jarak sukabumi bogor apakah karena ber_AC tidak bersubsidi?
RE: KRD BUMI GEULIS - febri12 - 18-06-2013 (16-06-2013, 12:39 PM)BuGe780 Wrote: mungkin nunggu limpahan KRD susu/sulam atau prameks cmiiw hehe, susi om maksudnya ![]() ya, mungkin diliat dulu juli besok, bakalan jalan lagi pake rangkaian apa buge ini RE: KRD BUMI GEULIS - BuGe780 - 18-06-2013 hehehe, iya gan susi saking napsunya ngetik.. moga aja buge jln lg secepatnya. RE: KRD BUMI GEULIS - ahmadi - 24-06-2013 Gimana kabarnya Buge di BY YK? Apa sudah hidup lagi? Alasan kenapa Buge di bawa ke BY YK juga sampai sekarang bagi saya masih belum terjawab. Ada yang bilang BY MRI nyerah, padahal belum lama ini BY MRI sukses menghidupkan kembali 9 unit KRD (8 kualanamu + 1 cadangan Djoko Tingkir) dengan kondisi yang sebelumnya lebih parah dari Buge. Ada yang eks plh, malah ada yang sudah jadi bangkai lebih dari 5 tahun (KD3 87211) di BY MRI. Bisa dibangkitkan kembali dari kubur dan di rombak menjadi KRD eksekutif. Sungguh luar biasa.. Tapi begitu dapet pasien Buge kok nyerah?? ![]() Baca wacana diatas akan mendatangkan pengganti Buge dari jawa tengah dan jawa timur terus di beri AC. Apa mungkin teknisnya seperti dulu KRD ARS. Dijemput sama KRD NR Djoko Tingkir dari SDT dan SMC terus dibawa ke BY MRI? Kalau masih kurang cari bangkai KRD di BY MRI yang masih bisa diselamatkan? Lalu bagaimana nasib rangkaian yang sudah eksis sekarang? Idealnya Buge nginduk di BOO, seperti dulu jaman KRD Eko. Setelah lepas dinas bisa check up. Mungkin PT.KAI harus mengurangi beban dipo BOO untuk mengurus KRL, supaya bisa urus KRD dan mengalihkan kelebihan beban urus KRL ke dipo DP.(Jadi ingat cerita tergusurnya KRD dari Bukit Duri) Masalah kru mungkin bisa tetap dari THB. RE: KRD BUMI GEULIS - febri12 - 24-06-2013 (24-06-2013, 06:02 PM)ahmadi Wrote: Gimana kabarnya Buge di BY YK? Apa sudah hidup lagi? nah, operator KRL dan sepur tanpa setrum kan udah beda walaupun masih satu induk (KAI), apa ya mau itu KAI bakalan menerapkan sistem spt itu Quote: OOT: RE: KRD BUMI GEULIS - ahmadi - 25-06-2013 (24-06-2013, 09:16 PM)febri12 Wrote: nah, operator KRL dan sepur tanpa setrum kan udah beda walaupun masih satu induk (KAI), apa ya mau itu KAI bakalan menerapkan sistem spt itu Kalau baca plang dipo KRL BOO sih tulisannya PT.KAI, bukan PT.KCJ. Lihat R6 kru KRL pun masih R6 PT.KAI DAOP I. Yang saya bayangkan kalau Buge sudah 2 trip lebih per hari apa masih ada waktu buat bulak-balik BOO-THB + Check Up di THB ? Kalau masih bolak-balik THB konsekuensinya harus punya rangkaian banyak. Itu semua akan menambah biaya perawatan armada, biaya perka KLB, biaya HSD,kru juga harus dobel,dll. Padahal pendapatan Buge cuma segitu-gitunya, itu pun entah nutup entah tidak untuk solar saja. Dari awal pengoperasiannya juga sudah dibilang kalau ini proyek rugi, apa tidak ada usaha untuk mengurangi kerugian? Padahal hanya membenahi birokrasi. Kenapa KRD di DAOP I harus nginduk di THB ? Dulu awalnya semua KRD DAOP I nginduk di Dipo KRL-KRD BUD, kalau tidak salah termasuk WIKU, kecuali KRD Sukabumi di BOO sampai tahun 2006. Setelah terbakarnya 2 dari 4 KRD di Cikampek tahun 2004,ditambah kebanjiran KRL eks Jepun membuat dipo BUD kewalahan urus KRD. Dulu dipo + BY DP belum ada. Awalnya KRD mau dilepas dari BUD ke JNG, tapi ditolak JNG, karena JNG juga kewalahan urus loko. THB tidak bisa menolak, karena armadanya DH semua, sama seperti KRD. Akhirnya semua armada KRD dipindah dari BUD ke THB, BUD hanya menyisakan 1 set KRD NR. Waktu itu yang masih KRD yang masih operasional hanya KRD Nambo & KRD BOO-SI. Nambo dipindah ke THB, BOO-SI tetap di BOO sampai pada tahun 2006 keduanya stop operasional. Dulu waktu jaman KRD eko,tiap lepas dinas masuk dipo BOO dan check up di loss. Sekarang jamannya Buge Check up hanya seminggu 2 kali, ditambah jarang PAL. Jadwal seharusnya tahun 2010, ini baru tahun 2012 baru masuk BY,itupun karena rusak berat. Wajar kalau kondisinya seperti sekarang, check up cuma seminggu 2 kali ditambah PAL 4 tahun sekali. |