![]() |
|
Soalan penumpang merokok dalam kereta - Printable Version +- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com) +-- Forum: Peron (https://www.semboyan35.com/forum-4.html) +--- Forum: PPKA (https://www.semboyan35.com/forum-12.html) +--- Thread: Soalan penumpang merokok dalam kereta (/thread-402.html) |
RE: Soalan penumpang merokok dalam kereta - antimon40 - 04-04-2010 (04-04-2010, 10:01 AM)BB 30501 Wrote: ikut nimbrung ya. . . . Walaupun di K3 kalo ada ibu2, anak2, bayi2, nenek2 ya kalo ngrokok jangan sampai mengganggu mereka. Oke??
RE: Soalan penumpang merokok dalam kereta - sochdi - 04-10-2010 (05-02-2009, 01:09 PM)hedwigus Wrote: Begitu juga di Stasion Gambir. Padalah telah diberi area merokok di peron Utara, tetapi tetap saja pada merokok disembarang tempat. PKD yang melihat hanya diam saja. Dulu saat perda anti rokok baru dimulai, sering diumumkan peringatan untuk mematikan rokok di tempat larangan merokok, tetapi sekarang sepertinya sudah tidak terdengar lagi. hmm...di senen juga sama, udah ada tanda dilarang merokok eh malahan yang duduk2 di bawah seenak udelnya ngasep berame2! trus juga sempet liat pas ada rombongan yang mau naik kereta n ada anak balitanya, eh si bapaknya n kakeknya malah enak2an ngasep, ga ngerasa kali ya mereka klo asepnya juga ganggu anak/cucunya sendiri! (12-03-2010, 09:43 AM)Semutsdt Wrote: Walaupun saya perokok berat saya setuju kalo di semua gerbong kereta di larang udud [quote='antimon40' pid='146343' dateline='1270358325'] gw paling ga suka naik k3, salah satu alasannya karena ini, banyak penumpang yang merokok, bahkan di tempat duduknya masing2 tanpa punya kesadaran dengan tetangga sebelah2nya. juga pas naik k2, kadang masih ada juga yang ngasep di tempat duduknya, walopun ga sebanyak yang di k3. makanya gw lbh pilih k1 yang udah dijamin gada yg ngasep di tempat duduk, tapi ada efek lain pas naik k1, dingin banget walopun udah pake jaket n selimut...
RE: Soalan penumpang merokok dalam kereta - IwanParahyangan - 04-10-2010 Sy termasuk yg suka "ngebul" spt lokomotif . Umum-nya Sy merokok lihat-lihat situasi n kondisi dulu, yaitu tempat n situasi di mana pun selain di KA. Nah untuk merokok di KA n yg berhubungan dng KA, "usaha" yg Sy lakukan u mengurangi ketidaknyamanan bagi yg bukan perokok adalah: 1. Di Stasiun, merokok di tempat yg tidak dilarang merokok, Sy mampir ke warung makan, kedai kopi dsb, sambil menunggu kedatangan KA... gambarannya spt di mall yg ada tempat bagi yg ingin merokok, biasanya gabung dng tempat makan n minum....(memang dilematis klu bukan perokok datang jg ke tempat tsb). 2. Di Peron, merokok di area yg diijinkan, spt yg ada di St. Gambir (GMR), di St. Bandung (BD) dsb. 3. Di KA. K1, Sy merokok di bordes, atau di kereta makan + kopi (di KM disediakan asbak + bisa ngeceng prami)... di KRL K1 atau di KRL Ekonomi AC, tentunya tdk merokok sama sekali, tahan deh (ternyata bisa jg ya u tdk merokok). 4. Di KA. K2, Sy merokok utamanya di bordes juga... nah klu penumpang-nya lowong Sy merokok di dalam K2, nyari tempat duduk yg memang sepi penumpang di sekitarnya atau di sebelah penumpang yg merokok juga, jendela Sy buka (buka atau putar pake engkol ke atas?) + kopi. 5. Di KA/KRL K3, klu suasana penumpangnya full berdesakan, berhimpitan, bergelantungan... gak deh gak merokok, nah klu penumpangnya longgar, kasus-nya mirip spt di K2 di atas. Semoga "usaha" yg Sy lakukan di atas ttg merokok, bisa mengurangi ketidaknyamanan bagi orang2 (calon penumpang n penumpang KA/KRL) yg bukan perokok. Mohon maaf apabila "usaha" tsb. ternyata tetap mengganggu kenyamanan. ![]() RE: Soalan penumpang merokok dalam kereta - pardjono - 07-01-2012 Quote:Penegakan Larangan Merokok Dalam Gerbong Diawali Teguran. RE: Soalan penumpang merokok dalam kereta - Bangunkarta - 07-01-2012 sekarang hampir di semua bordes K-1 dikasih stiker untuk tidak merokok.... berhubung saya ini perokok.. palagi kalo nyantai bis makan.... yaaaa saya seh kalo males jaoh2 ke KM.. ya tetep aja seh ngerokok di bordes..... tapi jujur aja ya... rasanya aga jengah aja... soalnya kalo ada petugas yg lewat koq rasanya jadi riweuh dan ane ngerokoknya di sambungan bordes... dan abunya dibuang ke bawah sambungan.... jujur aja yaaa... jadi ga nyaman banget buat ngebul, meski di bordes![]() pernah seh kepikiran buat iseng... "cuman dalam ide aja seh", tuh striker mo ane kasih tulisan W biar stikernya berbunyi NOw SMOKING
RE: Soalan penumpang merokok dalam kereta - brodesman - 08-01-2012 ![]() bagemana kalo aling2 difungsiin ae sebagai smoking area ae, kereta paling depan dan paling belakang daripada nganggur bin kosong dibikin kereta khususon para perokok n 1 kereta bisa menampung 150 rokokmania + ada ), dan distasiun jg bisa jadi pemandangan unik coz bisa liat orang keluar dari tuh kereta diiringi oleh kebul tebal, kayak pelem mapia turun dari van smbil bawa pestol semoga aja tak ada dusta diantara para rokokmania dan rokokphobia dengan juga diberinya fasilitas untuk smokingarea, toh mereka juga pengguna jasa yg juga bayar. (br bayangin kalo aturan ini diberlakukan dari aling2 paling belakang mpei lokomotif, kasian masinis yg rokokmania jg, bisa2 si masinis diusir ma satpamsepur)
RE: Soalan penumpang merokok dalam kereta - jokotingkir - 08-01-2012 la wong kendaraan saja harus lulus uji emisi, standard EURO3 sebentar lagi mungkin harus sudah EURO4 , la kalo manusianya masih bikin polusi kan aneh , apalagi di kereta api yang mengusung semangat hemat energi dan bebas(minim) polusi, sampek muncul ABA Go-Green segala. lokomotif nya saja walaupun di indonesia belum ada juga sudah ada teknologi hybrid, jadi sudah cocok kalau kebijakan ini diterapkan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) termasuk di Kereta Makan yg tidak ada tempat khusus merokoknya. restoran saja memisahkan ruang merokok dan tidak, tapi yang namanya buang kotoran atau polusi memang harus ditempat tertentu macam toilet....., atau biar gak ganggu orang lain yg sama-sama bayar tiket juga, asapnya bisa ditelan saja jadi aman.
RE: Soalan penumpang merokok dalam kereta - hendraibrahim - 08-01-2012 kalo mau merokok ya di toilet aja, biar nggak ganggu orang lain dan bisa menikmati sendiri asap nya RE: Soalan penumpang merokok dalam kereta - nino - 26-01-2012 ![]() RE: Soalan penumpang merokok dalam kereta - POERWOKERTO +75M - 27-01-2012 sy perokok. pengalaman yg sudah2 (waktu naik bima dan gumarang) biasanya kalo "kebelet" semoking, ya ke bordes, nempel ke pintu kereta, trs buka dikit aja pintunya biar asap bisa keluar dan ada angin masuk. Selain itu juga biar abu rokok bisa sy buang ke luar sembari semoking. udh kelar ya tinggal buang keluar. pintu selalu sy buka coz berusaha menghargai OTC yg udh susah payah jaga kebersihan. alternatif lain ya di dlm wc. udh kelar tinggal siram aja abu2 rokok di lantai. beres peringatan: bagi para perokok yg merokok di dlm toilet kereta, pastikan sebelum masuk dan mengunci pintu untuk merokok di dalam toilet, sekali lagi pastikan bahwa pintu toilet tidak macet dan mudah dibuka. supaya anda terhindar terjebak di dalam toilet seperti sy |