![]() |
|
PLH AGAINS - Printable Version +- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com) +-- Forum: Kereta Api (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=5) +--- Forum: Peristiwa Luarbiasa dan PLH (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=40) +--- Thread: PLH AGAINS (/showthread.php?tid=1694) |
Re: PLH AGAINS - Iksan derailment - 24-02-2009 innalilahi wa inna ilahi rojiun.. kalo membaca tentang PLH diatas, dari kedua belah pihak memang sudah menyadari akan penting nya kewaspadaan melintas di perlintasan KA. tapi kenapa kok tetep di langgar?? KA seperti yg kita ketahui, gak mungkin di depan perlintasan mesti berhenti dan mempersilahkan kendaraan lewat duluan, ini bukan diskriminasi. kendaraan yg melintas mestinya jg lebih waspada, biarpun belum ada sirine tanda KA mau lewat jg harus mengurangi kecepatan kendaraanya. (paling gak tengok kanan kiri). PJL gak bisa disalahkan, usut dulu kronologisnya yg akurat!! jangan mau pake hukum rimba dalam menegakkan keadilan... Re: PLH AGAINS - Illia - 24-02-2009 Innalilahi..serem liatnya sampai gerbong rapid doho ngedrift gitu kenceg banget pasti itu Blom lagi liat kondisi pintuk perlintasannya, sampai hancur gitu apa tlat di tutup? atau gmn? Kereta Api VS Bus - ebret_cc20191 - 24-02-2009 Kemaren CC 20108 yang lagi narik Rapi Dhoho nabrak Bus Harapan Jaya trek Surabaya-Tulungagung di pintu perlintasan sekitar 1 km lepas dari stasiun Kediri ke arah Malang, 7 orang penumpang bus tewas dan puluhan lainnya luka-luka, trus 3 gerbong arah depan dari 7 gerbong yang ada anjlok nabrak rumah warga yang ada di pinggir rel. huh... ya Allah semoga tidak terjadi lagi kejadian seperti ini lagi.... Re: PLH AGAINS - ebret_cc20191 - 24-02-2009 Dapat dari detik.com Bus Labrak KA di Kediri Dianggap Lalai, Penjaga Palang Pintu Jadi Tersangka Samsul Hadi - detikSurabaya Bus Harapan Jaya Tabrak Kereta Kediri - Polisi menetapkan Supinto (42), penjaga palang pintu perlintasan kereta api di Jalan Brigjend Katamso, Kota Kediri sebagai tersangka. Dia dianggap lalai dalam menjalankan tugasnya, hingga mengakibatkan kecelakaan antara Bus Harapan Jaya dengan Kereta Api Rapih Dhoho yang menewaskan 7 orang. Penetapan status tersangka dilakukan setelah sebelumnya polisi melakukan pemeriksaan terhadap Supinto selama semalam suntuk. "Ya, dia sudah kami tetapkan jadi tersangka tadi pagi, setelah semalaman jajaran saya melakukan pemeriksaan terhadapnya," kata Kapolresta Kediri AKBP Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi sejumlah wartawan di kantornya, Selasa (24/2/2009). Dalam penetapan status tersangka tersebut, aparat kepolisian menganggap tersangka lalai dengan tidak lekas menutup palang pintu perlintasan, sesaat setelah mendapatkan sinyal kereta api segera lewat. "Jelas itu kesalahan berat. Karena berdasarkan keterangan petugas PPKA (Pengatur Perjalanan Kereta Api) sinyal itu harusnya menjadi tanda bagi petugas perlintasan," ujar Dedi. Akibat perbuatannya, tersangka akan mendapatkan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Dia disangka melanggar Pasal 359 KUHP tentang berbuat lalai hingga mengakibatkan melayangnya nyawa orang lain. Dalam keterangannya, Dedi juga mengatakan jika jumlah tersangka kemungkinan dapat bertambah. Polisi saat ini akan segera memanggil sejumlah pihak yang diduga terkait dalam penyebab terjadinya kecelakaan tersebut. "Sejauh ini masih ada 2 orang yang akan kami panggil, yaitu kepala stasiun dan petugas piket PPKA. Jika memang hasil pemeriksaan memberatkan, bukan tidak mungkin mereka juga akan dijadikan tersangka," tegas Dedi.(bdh/bdh) Re: PLH AGAINS - sulovyo - 24-02-2009 pinguin Wrote:Dapet dari Jawa Pos Maning-maning wartawan tidak "melek perkeretapian".jelas-jelas Dhoho itu Surabaya-Blitar via Kediri.tapi yoweslah gak penting,yang penting kejadian-kejadian seperti ini jangan sampai terulang lagi di masa mendatang. Gege Wrote:Pics PLH di Kediri OMG!!!.....relnya sampai putus kaya kuwi?????? Jalur Kereta Api Kertosono-Kediri - sspraptama - 24-02-2009 Di RS Gambiran Sepuluh Orang KEDIRI- Kemarin korban kecalakaan Kereta Api Rapih Dhoho dan bus di kota Kediri yang dilarikan ke RS Gambiran mencapai sepuluh orang. Diantara sepuluh orang tersebut tiga orang mengalami luka parah, sedangkan lainnya mengalami beberapa luka ringan antara lain luka di bagian kaki. Menurut Setiabudi, 44, Kepala Ruang Instalasi Rawat Darurat (IRD) di RS Gambiran, korban yang dilarikan ke RS Gambiran ada tiga orang yang mengalami luka parah. Antara lain Syamsudin, 50, warga asal Jl. Raya kute Gang Mawar, Kute, Denpasar, Bali. Kedua, Musair, 40, warga asal Dusun Kayonan, Desa Tajung Anom, Nganjuk. Ketiga adalah Nuryanto, 30, warga asal Desa Sentono, Tugu, Trenggalek. Syamsudin dan Musair diketahui adalah penumpang bis. Sedangkan delapan orang lainnya adalah penumpang kereta api. Syamsudin diketahui mengalami luka patah tulang, bagian punggung. Selain itu terdapat jahitan pada bibir bawah, jahitan 5 cm pada muka menggaris dia antara mata. Dan terkelupas bagian alis kiri. Sedangkan Musair kemarin (masih ditangani petugas, red), belum dapat dimintai keterangan. Dan untuk Nuryanto, 30, warga asal Desa Sentono, Tugu, Trenggalek, mengalami patah kaki bagian kiri. Sedangkan tujuh orang lainnya adalah Winoto Raharjo, 23, warga asal Banaran, Kertosono, saat di datangi masih istirahat dengan dibalut selimut. Kedua Anto, 20, warga asal Desa Boro, Kediri, terluka pada kaki bagian kiri. Ketiga adalah Tri Hantono, 19, warga Dusun Jaan, Desa Payang, Kertosono, terluka pada kaki bagian kiri. Keempat adalah Saptulis, 45, warga asal Desa Ngaringan, Gardusari, Blitar, tergores pada bagian kepala. Kelima adalah lukman hakim, 21, warga asal Desa Banaran, Kertosono, saat ditemui sedang tertidur pulas dengan berbalut selimut, sehingga tidak dapat dimintai keterangan. Keenam adalah Jamilah, 60, warga asal Kuto Anyar, Tempat Penampungan Sosial, Tulungagung, terluka pada kaki bagian kiri. Ketujuh adalah Widodo, warga asal Tulungagung, mengalami luka pada pelipis kiri dan kaki bagian kanan, namun saat ditanyai tidak mampu berkata-kata dengan jelas. Saptulis, korban penumpang Kereta Rapih Dhoho menambahkan, sampai saat ini (kemarin, red) masih belum ada sanak keluarga yang datang. Saptulis waktu itu sedang tidak ditemani keluarganya. Akunya, baru dari Sragen tempat suaminya. Naik kereta jurusan Surabaya ke Malang. Saptulis saat diwawancarai, mengalami luka gores di kepalanya. (RADAR Kediri) Re: PLH AGAINS - wong ganteng - 24-02-2009 sulovyo Wrote:apaaaaaaaaa??????????????pinguin Wrote:Dapet dari Jawa Pos relnya putus???????????????? Re: PLH AGAINS - pinguin - 24-02-2009 sulovyo Wrote:Maning-maning wartawan tidak "melek perkeretapian".jelas-jelas Dhoho itu Surabaya-Blitar via Kediri.tapi yoweslah gak penting,yang penting kejadian-kejadian seperti ini jangan sampai terulang lagi di masa mendatang.Kalo ga salah: Penataran: Surabaya - Malang - Blitar - Kediri....muter terus sampe balik lagi ke Surabaya. Kalo Dhoho kebalikannya kan? CMIIW Re: Jalur Kereta Api Kertosono-Kediri - adhie_ka33 - 24-02-2009 Plh Again dg Bis harapan jaya Re: PLH AGAINS - g10d - 24-02-2009 Inalilahi wa inailaihi rojiun... mudah-mudahan ini yang terakhir.... Kalo lihat dari kerusakan pada Loko dan Keretanya sih mungkin Bus yang nabrak kereta, bukan bus ditabrak kereta. soalnya kerusakannya hanya di pinggir bukan di depan dan kereta sampe anjlog ke luar jalur |