Semboyan35 Indonesian Railfans
Throtle Pertama - Printable Version

+- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com)
+-- Forum: Peron (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=4)
+--- Forum: PPKA (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=12)
+--- Thread: Throtle Pertama (/showthread.php?tid=1372)



Throtle Pertama - Agus Budhy Nugroho - 26-06-2008

kenapa yah kalau saya perhatikan (untuk CC 203 dan CC 201) pada saat setelah "rem lok" bebas untuk kerja Throtle Pertama tarikannya terasa berat ?... :shock:

padahal RPM Diesel tinggi, apakah GGL generator yang dihasilkan kecil ya sehingga arus listrik yang TM jadi kecil juga ?... :roll:

atau kalo ada yang dapat menjelaskan, dimanakah "letak permainan" arus listrik ini (dari RPM TM rendah hingga RPM TM tinggi) ?. :roll:

mohon pencerahannya.... :geeks:





salam,

== Lok Bima Kunting == Loko Uap


Re: Throtle Pertama - big bro - 10-08-2008

mungkin akselerasinya emang kecil.....

beda ama KRL, jalan langsung...
NGeBUT!!!


Re: Throtle Pertama - eling - 11-08-2008

kalo KRL motor listriknya hampir ada di semua gerbong,jadi akselerasinya cepat....

nah Lok CC tenaga tarikan cuma terpusat didepan (di Lok) narik 8 gerbong atau lebih,jadi wajar aja tarikan awalnya ngos2an Lolol


Re: Throtle Pertama - hedwigus - 11-08-2008

eling Wrote:kalo KRL motor listriknya hampir ada di semua gerbong,jadi akselerasinya cepat....

nah Lok CC tenaga tarikan cuma terpusat didepan (di Lok) narik 8 gerbong atau lebih,jadi wajar aja tarikan awalnya ngos2an Lolol

yang jelas.. KRL lebih ringan... 1 rangkaian terdiri dari 8 kereta @ 33 Ton = 264 Ton dowang.. sementara kereta api punya lokomotif dengan bobot 80 Ton! + kereta @ 33 Ton.