Semboyan35 Indonesian Railfans
Kenapa pengeluaran rutin dan pengeluaran pembanguan APBN untuk KA tidak maksimal? - Printable Version

+- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com)
+-- Forum: Peron (https://www.semboyan35.com/forum-4.html)
+--- Forum: PPKA (https://www.semboyan35.com/forum-12.html)
+--- Thread: Kenapa pengeluaran rutin dan pengeluaran pembanguan APBN untuk KA tidak maksimal? (/thread-3123.html)

Pages: 1 2


Kenapa pengeluaran rutin dan pengeluaran pembanguan APBN untuk KA tidak maksimal? - Baskoro - 10-12-2009

Kenapa ya pengeluaran rutin dan pengeluaran pembangunan untuk KA dlm APBN tidak pernah maksimal? padahal jika KA benar2 dimanfaatkan maka akan menunjang berbagai macam bidang dan yang terpenting adalah ekonomi dan transportasi.
Jika pembangunan jalur KA dimaksimalkan dan di alokasikan dengan tepat terutama di daerah2 terpencil dan terisolir seperti daerah kalimantan atau Irian dimana sarana transportasi sangat terbatas. Jika di daerah seperti itu dibangun jalur KA pasti kegiatan ekonomi di daerah tersebut pasti akan terbuka dan mengalami kemajuan.
Dalam hal pengeluaran rutin seharusnya juga dimaksimalkan agar pelayanan yang diberikan KA memuaskan dan menunjang di berbagai macam bidang dan dapat menambah pendapatan negara dari BUMN.
Apakah semua ini karena PT. Kereta Api Indonesia (Persero) yang merupakan perusahaan monopoli sehingga pelayanan dan pembangunannya tidak maksimal?

Ini hanya opini, pemikiran, dan pendapat saya saja. Teman2 silahkan memberi pendapat juga ya...


RE: Kenapa pengeluaran rutin dan pengeluaran pembanguan APBN untuk KA tidak maksimal? - Semutsdt - 10-12-2009

Weh kalo irian jelas susah bos


RE: Kenapa pengeluaran rutin dan pengeluaran pembanguan APBN untuk KA tidak maksimal? - bonbon - 10-12-2009

Yup tergantung ke ekonomian yg bisa di ambil disana, kalo di bikin ngga ada yang naek atau yg naek sedikit malah jadi sia2 duit APBN, kalo angkutan hasil hutan (kayu) ngga mungkin, udah ada sungai, apelagi hasil ilegal logging, masa naek sepur Wek. Mungkin kalo buat angkutan batubara di kalimantan iya.
Irian / Papua penduduknya sedikit, hasil tambang (freeport) ga mungkin mau diangkut pake KA, takut ketahuan lebih banyak emas nya ketimbang tembaga nya:p


RE: Kenapa pengeluaran rutin dan pengeluaran pembanguan APBN untuk KA tidak maksimal? - Charles - 10-12-2009

(10-12-2009, 06:59 AM)Baskoro Wrote: Kenapa ya pengeluaran rutin dan pengeluaran pembangunan untuk KA dlm APBN tidak pernah maksimal? padahal jika KA benar2 dimanfaatkan maka akan menunjang berbagai macam bidang dan yang terpenting adalah ekonomi dan transportasi.
Jika pembangunan jalur KA dimaksimalkan dan di alokasikan dengan tepat terutama di daerah2 terpencil dan terisolir seperti daerah kalimantan atau Irian dimana sarana transportasi sangat terbatas. Jika di daerah seperti itu dibangun jalur KA pasti kegiatan ekonomi di daerah tersebut pasti akan terbuka dan mengalami kemajuan.
Dalam hal pengeluaran rutin seharusnya juga dimaksimalkan agar pelayanan yang diberikan KA memuaskan dan menunjang di berbagai macam bidang dan dapat menambah pendapatan negara dari BUMN.
Apakah semua ini karena PT. Kereta Api (Persero) yang merupakan perusahaan monopoli sehingga pelayanan dan pembangunannya tidak maksimal?

Ini hanya opini, pemikiran, dan pendapat saya saja. Teman2 silahkan memberi pendapat juga ya...

Dalam hal ini banyak sekali pertimbangan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi pembangunan jalur KA di tempat-tempat yang dimaksud (Kalimantan, Irian dsb), yang ujungnya mengarah ke kelebihan dan kekurangan dari rencana pembangunan jalur di tempat-tempat seperti yang telah disebutkan di atas.
Untuk pulau Kalimantan, dikhawatirkan pembangunan jalur KA akan memperlancar aktivitas illegal logging yang akhir-akhir ini semakin gencar dilakukan oleh oknum yang tak bertanggung jawab, sehingga perlu dipikirkan pengawasan dari sektor angkutan barang.
Untuk pulau Irian, karena kontur setempat kurang mendukung (tanahnya sebagian besar tipe rawa-rawa/paya dan adanya pegunungan yang cukup terjal) maka perlu dipikirkan cara untuk mencegah amblasnya rel dan tersendatnya perjalanan akibat kontur yang ekstrim.
Akhir kata, penyebab tak maksimalnya APBN bukan karena monopoli PT KA, tetapi karena terlalu banyak hal yang harus dikaji ulang untuk melakukan hal-hal di atas.

CMIIW.


RE: Kenapa pengeluaran rutin dan pengeluaran pembanguan APBN untuk KA tidak maksimal? - Baskoro - 10-12-2009

Iya bner juga ya mas klo di Irian...memang serba susah tu Irian...tp klo di kalimantan yg saya mksd tu utk angkutan logistik...jalur pengangkutan logistik di sana sangat memprihatinkan...jalan2 antar provinsi tu masih tanah dan bner2 susah dijangkau sehingga harga2 kbutuhan di sana sgt susah...knp g pke jasa angkutan KA...klo mslh kayu kan bsa dibikin UU dari pemerintah pusat atw pemerintah daerah, penjagaan dan pengawasan, dan pemerintahaan yg kuat dan anti suap pasti ga akan memperlancar illegal logging...slain itu kan justru membuka lapangan kerja baru di sana...


RE: Kenapa pengeluaran rutin dan pengeluaran pembanguan APBN untuk KA tidak maksimal? - Semutsdt - 10-12-2009

Kalo dikalimantan sudah akan dibangun jalur ka babaranjang kek didrive 3 sumsel


RE: Kenapa pengeluaran rutin dan pengeluaran pembanguan APBN untuk KA tidak maksimal? - Charles - 10-12-2009

(10-12-2009, 08:36 AM)Baskoro Wrote: Iya bner juga ya mas klo di Irian...memang serba susah tu Irian...tp klo di kalimantan yg saya mksd tu utk angkutan logistik...jalur pengangkutan logistik di sana sangat memprihatinkan...jalan2 antar provinsi tu masih tanah dan bner2 susah dijangkau sehingga harga2 kbutuhan di sana sgt susah...knp g pke jasa angkutan KA...klo mslh kayu kan bsa dibikin UU dari pemerintah pusat atw pemerintah daerah, penjagaan dan pengawasan, dan pemerintahaan yg kuat dan anti suap pasti ga akan memperlancar illegal logging...slain itu kan justru membuka lapangan kerja baru di sana...

Begitu ya kang Bas...
Kalau untuk angkutan logistik dan batubara memang bisa dipertimbangkan untuk dibangun sarana dan prasarananya.
Bagaimana kontur tanah di lokasi rencana pembangunan itu sendiri, apakah mendukung untuk pembangunan infrastruktur KA?


RE: Kenapa pengeluaran rutin dan pengeluaran pembanguan APBN untuk KA tidak maksimal? - Baskoro - 10-12-2009

@Charles: wah klo kontur tanah brarti harus diselidiki lebih lanjut ya...klo kontur tanah di kalimantan kta bapak saya labil mas soalnya tanahnya padat dan lembek terutama di daerah kalimantan barat (yang dilewati sungai Kapuas). Kalau daerah kalimantan yang lain saya belum tau deh mas wong saya jg blm pernah ke sana...Bagaimana kalo dengan P Sulawesi mas? kyanya daerahnya cocok untuk jalur KA...

@Semutsdt: Wah semoga dengan adanya jalur KA babarbanjang perkeretaapian di luar Jawa dan Sumatra khususnya di kalimantan makin berkembang...kalo di Irian udh bner2 ga bisa dilewatin jalur KA ya mas?


RE: Kenapa pengeluaran rutin dan pengeluaran pembanguan APBN untuk KA tidak maksimal? - Charles - 10-12-2009

(10-12-2009, 09:42 AM)Baskoro Wrote: @Charles: wah klo kontur tanah brarti harus diselidiki lebih lanjut ya...klo kontur tanah di kalimantan kta bapak saya labil mas soalnya tanahnya padat dan lembek terutama di daerah kalimantan barat (yang dilewati sungai Kapuas). Kalau daerah kalimantan yang lain saya belum tau deh mas wong saya jg blm pernah ke sana...Bagaimana kalo dengan P Sulawesi mas? kyanya daerahnya cocok untuk jalur KA...

@Semutsdt: Wah semoga dengan adanya jalur KA babarbanjang perkeretaapian di luar Jawa dan Sumatra khususnya di kalimantan makin berkembang...kalo di Irian udh bner2 ga bisa dilewatin jalur KA ya mas?

Bukannya tidak bisa, sebenarnya Irian bisa dibangun jalur KA asalkan tanah rawa yang digunakan harus dibuat memadat agar rel tidak cepat amblas (tanahnya dibuat stabil).
Kalau Kalimantan yang notabene tanahnya labil sepertinya perlu dilakukan pemadatan terlebih dahulu sebelum layak digunakan.
Dan juga bukannya Sulawesi pernah ada jalur KA di wilayah Toraja?
Di Sulsel beberapa bagian tanahnya cocok untuk jalur KA, sedangkan wilayah Sulteng dan Sulut kurang cocok karena memiliki banyak bukit terjal, kalau Sultra (Sulawesi bagian tenggara) saya belum tahu kontur daratannya.

CMIIW.


RE: Kenapa pengeluaran rutin dan pengeluaran pembanguan APBN untuk KA tidak maksimal? - Baskoro - 10-12-2009

brarti di Irian masih ada harapan ya mas walaupun biayanya mahal...stdknya buat di pesisir biar pengangkutan transpotasi khususnya barang jadi lebih mudah, ekonomi berkembang, dan membuka lapangan kerja biar daerahnya ga tertinggal...kyanya mahal dikit ga papa deh daripada duitnya di korup...hahahaha...

klo sulawesi stau saya di Toraja ma Makasar dulu pernah ada tp relnya udh dipretelin Jepang...gmn kalo jalurnya dibikin ulang? apalagi di Makasar kan ada plabuhan jd pengangkutan logistik jadi lebih mudah dan bisa menghemat biaya...